Articles
Evaluasi Penerapan Mysimpeg Menggunakan Metode Hot-Fit Di RSUD Aji Muhammad Parikesit
Patrizia, Jihan;
Mardahlia, Dewi;
Johan, Herni
Jurnal Media Informatika Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Media Informatika Edisi Mei - Agustus
Publisher : Jurnal Media Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Berdasarkan Studi Pendahuluan berupa wawancara dilakukan kepada perwakilan unit SIMRS RSUD Aji Muhammad Parikesit, dari 1.087 karyawan yang bekerja di Rumah Sakit sebagai total pengguna sistem informasi Mysimpeg, hanya terdapat 73,14% yang menginput pembaharuan data dan terhubung dengan absensi pada sistem informasi tersebut. Keterlambatan informasi perihal pelaporan jumlah pegawai baru menyebabkan keterlambatan terbitnya akses absensi pegawai berdampak pada pegawai tidak dapat menginput data di sistem informasi karena tidak memiliki akses pada penggunaan sistem informasi Mysimpeg selain itu, keterlambatan informasi pegawai keluar dan berhenti yang berdampak pada keterlambatan pemblokiran akses sistem informasi Mysimpeg dan sistem informasi lainnya di Rumah Sakit. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, pendekatan cross-sectional bertujuan mengetahui hasil evaluasi penerapan sistem informasi Mysimpeg menggunakan Metode Hot-Fit di RSUD Aji Muhammad Parikesit. Sampel sebanyak 99 orang responden berfokus pada karyawan di RSUD Aji Muhammad Parikesit Tenggarong. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner dengan skala likert. Analisis diolah dengan menggunakan sistem informasi komputer. Berdasarkan hasil uji Fisher, didapatkan hasil bahwa tidak adanya kesesuaian hasil evaluasi terhadap kualitas informasi dibuktikan dengan nilai signifikansi (ɑ-value 0,586) dan adanya kesesuaian hasil penggunaan sistem dengan nilai signifikansi (ɑ-value 0,000) terhadap evaluasi penerapan Sistem Informasi Mysimpeg yang dilaksanakan di RSUD Aji Muhammad Parikesit Tenggarong. Disarankan bagi RSUD Aji Muhammad Parikesit untuk membuat kebijakan dan menjadikan penggunaan sistem informasi Mysimpeg sebagai salah satu standar mutu bagi unit kepegawaian dalam rangka pengarsipan dokumen pribadi pegawai secara elektronik.
Hubungan Kualitas Pelayanan Kefarmasian Terhadap Tingakt Kepuasan Pasien di UPTD Puskesmas Remaja Samarinda
Fasirah, Nur;
Umar, Zulkifli;
Mardahlia, Dewi
Jurnal Media Informatika Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Media Informatika Edisi Mei - Agustus
Publisher : Jurnal Media Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kefarmasian sebagai pusat pelayanan obat yang aman untuk mengoptimalkan hasil pengobatan dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Pelayanan kefarmasian sering kali mendapatkan stigma yang kurang baik seperti keluhan pasien kurangnya kursi tunggu diarea pengambilan obat, petugas yang kurang ramah, komunikasi yang singkat kepada pasien menjadikan kurangnya kejelasan informasi obat yang diberikan kepada pasien.. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan kualitas pelayanan kefarmasian terhadap tingkat kepuasan pasien di Pusekesmas Remaja Samarinda. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penarikan sampel dengan purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan untuk pengambilan data berupa kuesioner menggunakan skala likert. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, didapatkan hasil bahwa hipotesis diterima yaitu kualitas pelayanan kefarmasian (???? = 0,000) terdapat hubungan yang signifikan terhadap tingkat kepuasan pasien di UPTD Puskesmas Remaja Samarinda. Saran yang dapat diberikan adalah perlu meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung pelayanan kefarmasian, komunikasi, edukasi yaitu menjelaskan secara detail tentang cara penggunaan obat, efek samping, dan interaksinya dengan obat lain., kecepatan pelayanan, dan keramahan petugas.
Evaluasi Penerapan Mysimpeg Menggunakan Metode Hot-Fit Di RSUD Aji Muhammad Parikesit
Patrizia, Jihan;
Mardahlia, Dewi;
Johan, Herni
Jurnal Media Informatika Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Media Informatika Edisi Mei - Agustus
Publisher : Jurnal Media Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Berdasarkan Studi Pendahuluan berupa wawancara dilakukan kepada perwakilan unit SIMRS RSUD Aji Muhammad Parikesit, dari 1.087 karyawan yang bekerja di Rumah Sakit sebagai total pengguna sistem informasi Mysimpeg, hanya terdapat 73,14% yang menginput pembaharuan data dan terhubung dengan absensi pada sistem informasi tersebut. Keterlambatan informasi perihal pelaporan jumlah pegawai baru menyebabkan keterlambatan terbitnya akses absensi pegawai berdampak pada pegawai tidak dapat menginput data di sistem informasi karena tidak memiliki akses pada penggunaan sistem informasi Mysimpeg selain itu, keterlambatan informasi pegawai keluar dan berhenti yang berdampak pada keterlambatan pemblokiran akses sistem informasi Mysimpeg dan sistem informasi lainnya di Rumah Sakit. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, pendekatan cross-sectional bertujuan mengetahui hasil evaluasi penerapan sistem informasi Mysimpeg menggunakan Metode Hot-Fit di RSUD Aji Muhammad Parikesit. Sampel sebanyak 99 orang responden berfokus pada karyawan di RSUD Aji Muhammad Parikesit Tenggarong. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner dengan skala likert. Analisis diolah dengan menggunakan sistem informasi komputer. Berdasarkan hasil uji Fisher, didapatkan hasil bahwa tidak adanya kesesuaian hasil evaluasi terhadap kualitas informasi dibuktikan dengan nilai signifikansi (ɑ-value 0,586) dan adanya kesesuaian hasil penggunaan sistem dengan nilai signifikansi (ɑ-value 0,000) terhadap evaluasi penerapan Sistem Informasi Mysimpeg yang dilaksanakan di RSUD Aji Muhammad Parikesit Tenggarong. Disarankan bagi RSUD Aji Muhammad Parikesit untuk membuat kebijakan dan menjadikan penggunaan sistem informasi Mysimpeg sebagai salah satu standar mutu bagi unit kepegawaian dalam rangka pengarsipan dokumen pribadi pegawai secara elektronik.
Hubungan Waktu Tunggu Penyediaan Rekam Medis Terhadap Kepuasan Pasien Di UPTD. Puskesmas Muara Wis
Maria Sartika;
Mardahlia, Dewi;
Nurhasanah, Nurhasanah
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Media Informatika Edisi September - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstract− Waiting time is the time used by patients to get doctor's health services. The minimum service standard for a patient's medical record is less than 10 minutes. Based on a preliminary study conducted on medical record officers at UPTD. Muara Wis Health Center from 10 medical record documents found that 6 medical record documents were not in accordance with standards and 4 medical record documents were in accordance with standards. This study uses a quantitative method with a Cross-Sectional approach to analyze the relationship between waiting time for the provision of medical record documents and patient satisfaction at UPTD. Muara Wis Health Center, the sample consisted of 60 respondents who were selected using the Accedental Sampling technique, data collection instruments in the form of observations and questionnaires on the Likert scale, and the analysis was carried out through descriptive analysis and chi-square tests processed using computer application software. Based on the average results of the waiting time for the provision of medical record documents at UPTD. The Muara Wis Health Center takes 10 minutes and 40 seconds from 60 medical record documents. The calculation of the provision of medical records to patients begins when the patient registers until the medical record is available at the polyclinic. Suggestions for UPTD. Muara Wis Health Center in order to shorten the waiting time for officers to provide medical record files and re-evaluate their performance periodically.
ANALISIS SISTEM PENYIMPANAN OBAT DI GUDANG UTAMA FARMASI RSUD INCHE ABDOEL MOEIS SAMARINDA
Saputri, Windi Indah;
Purwaningsih, Erwin;
Mardahlia, Dewi
Jurnal Media Informatika Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Media Informatika Edisi Mei - Agustus
Publisher : Jurnal Media Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sistem Penyimpanan obat merupakan salah satu kegiatan penunjang rumah sakit yang sangat penting dalam menentukan ketersediaan obat yang efektif dan efisien. Dalam pengelolaan obat terdapat siklus kegiatan mulai dari perencanaan, pengadaan, penyimpanan, pendistribusian, penghapusan dan pengendalian obat.Tujuan dilakukannya pengelolaan obat yakni agar terciptanya persediaan obat dalam jumlah dan waktu yang tepat dengan biaya minimal namun tetap berkualitas.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif untuk mengetahui sistem penyimpanan obat di gudang utama farmasi RSUD Inche Abdoel Moeis Samarinda dengan jenis data yang digunakan adalah data primer yang berupa hasil wawancara dan data sekunder berupa hasil observasi langsung serta telaah dokumen. Informan dalam penelitian ini diantaranya Ka. IFAR, Apt. Gudang, Ka. Tu, Bagian Kepegawaian dan Diklat serta Bagian Penujang sehingga total informan ialah 5 orang.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem penyimpanan obat di gudang utama farmasi RSUD Inche Abdoel Moies Samarinda masih belum efektif hal ini di dapat dilihat dari beberapa variable input, proses, maupun output yang belum maksimal seperti SDM yang masih kurang, sarana yang belum memadai seperti gudang yang masih minim yang dapat menyebabkan penumpukan obat. Diharapkan RSUD Inche Abdoel Moeis Samarinda agar lebih memperhatikan sistem penyimpanan obat digudang utama farmasi mulai dari kuantitas dan kualitas SDM, ukuran gudang penyimpanan obat yang belum memadai serta evaluasi dalam tata cara penyimpanan obat untuk menjaga mutu serta kualitas obat.
Analisis Sistematika Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Yang Terakreditasi Di UPTD Puskesmas Teluk Dalam Tenggarong Seberang
Mutiara, Sherly;
Mardahlia, Dewi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55338/jpkmn.v6i2.5708
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistematika pengelolaan pelayanan kesehatan yang terakreditasi di UPTD Puskesmas Teluk Dalam Tenggarong Seberang guna mengembangkan metode agar pelayanan kesehatan tidak menurun. Penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dengan pembimbing lapangan, serta pembagian kuesioner terkait kepuasan pasien. Selain itu, digunakan analisis data dengan diagram Fishbone dan metode matriks Reinke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pelayanan kesehatan yang terakreditasi di UPTD Puskesmas Teluk Dalam Tenggarong Seberang telah dilaksanakan dengan baik. Namun, masih terdapat beberapa kelemahan dalam sistematika pengelolaan, seperti kurangnya pengawasan dalam mengelola kebutuhan yang memadai. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan dan pengembangan dalam sistematika pengelolaan pelayanan kesehatan yang terakreditasi di puskesmas tersebut.
Analisis Kinerja Pelayanan di Klinik Mitra Keluarga Samarinda
Ananda, Ekie Syarmith;
Mardahlia, Dewi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55338/jpkmn.v6i2.6334
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi waktu pelayanan di Klinik Mitra Keluarga Samarinda yang dinilai masih kurang optimal, meskipun telah menggunakan sistem pendaftaran elektronik. Melalui pendekatan deskriptif dengan observasi, wawancara, dan analisis fishbone, ditemukan bahwa faktor utama penyebab ketidakefisienan adalah kurangnya jumlah staf dan terbatasnya sumber daya pendukung. Rekomendasi yang dihasilkan berupa rekrutmen tenaga tambahan, pelatihan staf, serta pengembangan sistem informasi terintegrasi. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengelolaan pelayanan kesehatan agar dapat meningkatkan mutu layanan dan kepuasan pasien.
ANALISIS KEBUTUHAN DAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS SEMEMI KOTA SURABAYA
Mardahlia, Dewi;
Umar, Zulkifli;
Qurrotu’aini, Zuhrotusy-Syarifah;
Uyang, Indah Triesna
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 4 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pelayanan kesehatan merupakan suatu upaya yang diselenggarakan sendiri atau organisasi untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan perorangan, keluarga, keluarga dan ataupun masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan dan pengetahuan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas Sememi Kota Surabaya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Analisis deskriptif. Sampel diambil secara purposif sampling, dengan mengambil responden di masing-masing kelurahan yang termasuk wilayah kerja Puskesmas Sememi yaitu Sememi, Kandangan, Tambakosowilangun dan Romo kalisari. Masing-masing kelurahan diambil 25 orang responden, sehingga total responden dalam penelitian ini adalah 100 orang responden. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa proritas masalah yang perlu diselesaikan adalah program Kampung ASI dan Pelayanan Pijat Bayi. Kebutuhan masyarakat terhadap program ASI Eksklusif sudah sangat besar (100%), namun masyarakat masih banyak yang belum mengetahui (65%). Kampung ASI juga merupakan salah satu program unggulan di Puskesmas Sememi. Sedangkan pelayanan pijat bayi merupakan program pendukung yang juga sangat dibutuhkan masyarakat, dan sudah disediakan oleh Puskesmas. Akan tetapi masih banyak masyarakat yang belum mengetahuinya sehingga masih sedikit masyarakat yang memanfaatkan pelayanan tersebut. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah masyarakat menyatakan membutuhkan program/pelayanan Kampung ASI dan Pelayanan Pijat Bayi namun lebih dari 50% masyarakat tidak tahu sehingga tingkat partisipasi masyarakatnya menjadi kurang optimal.
Pelaksanaan Retensi dan Pemusnahan Berkas Rekam Medis di UPT. Puskesmas Wonorejo Samarinda
Amalia Putri, Rizka;
Mardahlia, Dewi;
Nurhasanah, Nurhasanah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3052
Pemusnahan rekam medis merupakan salah satu Upaya yang dilakukan oleh pihak puskesmas dengan tujuan mengurangi penumpukan berkas rekam medis diruang penyimpanan. Adapun Metode yang digunakan yaitu metode deskrptif kualitatif yang berfokus pada permasalahan berdasarkan pengamatan dan wawancara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana menyimpan dan menghapus dokumen medis. di UPT. Puskesmas Wonorejo Samarinda. Berdasarkan hasil observasi dilapangan didapatkan bahwa Puskesmas wonorejo telah mengikuti seluruh syarat retensi dan pemusnahan yang telah ditentukan oleh permenkes. Puskesmas wonorejo telah megikuti seluruh alur prosedur retensi dan pemusnahan sesusai dengan permenkes dan telah dilaksnakan dengan baik. Puskesmas masih harus melakukan retensi rekam medis inaktif secara periodik.
Analisis Distribusi Sumber Daya Manusia Kesehatan Berdasarkan Standar Ketenagaan Di Klinik Kusuma Kota Samarinda
Haeda, Nur;
Mardahlia, Dewi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3164
Klinik merupakan sebuah sarana kesehatan yang menawarkan pelayanan medik dasar dan atau khusus, dengan melibatkan berbagai tenaga kesehatan professional dan dikelola oleh tim medis yang kompeten. Klinik yang memberkan pelayanan secara optimal memerlukan sumber daya manusia yang mumpuni. Organisasi kesehatan dunia (WHO) mengidentifikasi indonesia sebagai salah satu negara yang mengalami krisis tenaga kesehatan haal ini dapat diartikan menjadi dua hal yaitu kekurangan jumlah tenaga kesehatan secara keseluruhan dan distribusi tenaga kesehatan yang tidak merata. Kekurangan tenaga sumber daya manusia di Klinik Kusuma menjadi permasalahan yang utama bagi klinik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui permasalahan mengenai sumber daya manusia berdasarkan faktor man, Machine, method, dan material. Metode penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Diagram fishbone digunakan untuk mengindentifikasi masalah. Hasil analisis hambatan di Klinik Kusuma Kota Samarinda ditemukan beberapa Faktor yaitu faktor Man terdiri dari kekurangan tenaga SDM. Faktor Machine terdiri dari belum ada kebijakan mengenai perekrutan tenaga SDM. Faktor method petugas masih kurang terampil. Faktor material tidak sesuai dengan profesi petugas. Berdasarkan beberapa permasalahan tersebut maka dapat dilakukan strategi dengan menambah bagian tenaga SDM terutama bagian administrasi rekam medis; menyusun kebijakan mengenai perekrutan tenaga SDM; melakukan sosialisasi kepada petugas; melakukan evaluasi secara berkala.