Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Kampanye Sekolah Ramah Teman sebagai Upaya Pencegahan Bullying dalam Mewujudkan Lingkungan Sekolah yang Aman Tasya Audya; Sulia Ningsih; Inaya Saputri; Natasa Amelia; Rosi Kurnia Desta Lestari; Teri Rama Yani
Jurnal Pengabdian Cendekia Vol. 2 No. 1 (2026): In Press
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/jpc.v2i1.137

Abstract

Bullying di lingkungan sekolah dasar merupakan permasalahan serius yang dapat berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan akademik peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan yang melibatkan seluruh warga sekolah sejak dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melaksanakan sosialisasi program Sekolah Ramah Teman sebagai upaya awal pencegahan bullying dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang aman di SD Negeri 30 OKU. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tiga tahap utama, yaitu: (1) survei dan observasi kondisi awal lingkungan sekolah, (2) tahap persiapan yang mencakup penyusunan materi dan koordinasi dengan pihak sekolah, serta (3) pelaksanaan kegiatan sosialisasi. Sosialisasi dilakukan dengan pendekatan partisipatif melalui presentasi interaktif, diskusi kelompok, dan penyebaran materi edukatif yang berkaitan dengan bullying serta penguatan perilaku saling menghargai. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru dan siswa mengenai bentuk, dampak, dan upaya pencegahan bullying, yang disertai dengan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh warga sekolah. Program Sekolah Ramah Teman diharapkan dapat menjadi fondasi awal bagi pengembangan kegiatan pencegahan bullying yang berkelanjutan di lingkungan sekolah dasar.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA BATUMARTA 1 MELALUI PROGRAM TERPADU BERBASIS LITERASI, EDUKASI, DAN LINGKUNGAN Nurwahyu, Nurwahyu; Lestari, Marisa Kurnia; Depriansyah, Vidho; Korniyawan, Andy Winanda; Ningsih, Sulia
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 02 (2026): MARET 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk mendorong pemberdayaan masyarakat desa melalui pendekatan edukatif, partisipatif, dan berkelanjutan. Di Desa Batumarta 1, masih dijumpai sejumlah permasalahan yang menghambat proses pemberdayaan masyarakat, antara lain rendahnya tingkat literasi media digital yang berdampak pada kurangnya pemahaman etika bermedia sosial, terbatasnya sarana informasi dan pembelajaran di lingkungan desa, pengelolaan kebersihan lingkungan yang belum optimal akibat minimnya fasilitas pembuangan sampah, serta rendahnya kemampuan dasar bahasa Inggris pada anak-anak dan remaja. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya upaya terpadu yang melibatkan aspek literasi, edukasi, dan lingkungan. Sebagai bentuk solusi, kegiatan KKN ini dilaksanakan melalui program terpadu berbasis literasi, edukasi, dan lingkungan yang meliputi sosialisasi literasi media mengenai etika penggunaan media sosial, pembuatan papan edukasi sebagai sarana informasi dan pembelajaran, optimalisasi kebersihan lingkungan melalui penyediaan sarana pembuangan sampah, serta pelaksanaan kelas bahasa Inggris interaktif dengan memanfaatkan media pembelajaran. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahapan observasi, perencanaan program, sosialisasi, edukasi, praktik langsung, dan evaluasi. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap etika bermedia sosial, meningkatnya akses masyarakat terhadap informasi dan pembelajaran, tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatnya minat dan partisipasi peserta dalam pembelajaran bahasa Inggris dasar. Secara keseluruhan, program KKN terpadu ini memberikan kontribusi positif terhadap pemberdayaan masyarakat Desa Batumarta 1 melalui penguatan literasi, peningkatan kualitas edukasi, dan perbaikan kondisi lingkungan secara kolaboratif dan berkelanjutan.