p-Index From 2021 - 2026
5.194
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Jurnal Bunga Rampai Usia Emas Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal CARE Catharsis Edcomtech Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Cakrawala Dini : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Basicedu AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini GOLDEN AGE: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Child Education Journal Jurnal PAUD: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Inovasi dan Teknologi Pembelajaran (JINOTEP) Kajian dan Riset Dalam Teknologi Pembelajaran Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Graha Pengabdian Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education Journal (Birle Journal) Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Visionary : Penelitian Dan Pengembangan Di Bidang Administrasi Pendidikan International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) Dharmas Education Journal (DE_Journal) JP2KG AUD (Jurnal Pendidikan, Pengasuhan, Kesehatan dan Gizi Anak Usia Dini) Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Jurnal Basicedu Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Mutiara Pendidikan JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Proceedings Series of Educational Studies Multidisciplinary Indonesian Center Journal Jurnal Pendidikan Progresif Indonesian Journal of Social Science and Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Pengembangan Permainan Edukatif Ular Tangga “Eduta” Untuk Menstimulasi Aktivitas Gerak Anak Usia 5-6 Tahun Maryamah, Elisa; Pramono; Tirtaningsih, Munaisra Tri
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.14219

Abstract

Snakes and ladders game is a board game divided into several boxes and in the box contains a picture of a number of ladders and snakes that connect to other boxes using ball numbers to determine how many steps the pieces must take. The purpose of the study was to determine the ability of children's motor activity through educational games and the feasibility of the educational game snakes and ladders "eduta". This study uses the Research and Development (R&D) method by synthesizing several proven research and development models, namely the Ploom Model (2007), the Kemp Model (2004), the Hanafin and Pack Model (1998) and the Borg and Gall model (1989, p.624) the development steps used include: 1) Needs analysis stage; 2) The desired aspirational model stage for early childhood education educators; 3) developing an initial or hypothetical model; 4) conducting expert testing of this prototype; 5) conducting small-scale testing of the test usage model, and 6) conducting field trials. Data obtained from experts include game experts, motor experts, and user experts (teachers). The instruments used in this research method are questionnaires and observation sheets. The data analysis techniques used are qualitative and quantitative analysis. The results of expert validation are as follows: (1) 93.725% stated by motor experts that the educational game of snakes and ladders is very valid, efficient, safe, and interesting to use, (2) 89.805% stated by game experts that the educational game of snakes and ladders is very valid, efficient, safe, and interesting, (3) 77.75% stated by user experts that the educational game of snakes and ladders is very valid, efficient, safe, and interesting. In the small group test, the following data were obtained: (1) 98.3% this educational game of snakes and ladders is safe for children aged 5-6 years, and in the large group test, the following data were obtained: (2) 97.8% this educational game of snakes and ladders is very suitable for use for children aged 5-6 years.
Development of a Child-Friendly School Training Center (CFSTC) Model to Improve Teachers’ Ability to Handle Aggressive Behavior of Kindergarten Children: A Quasi-Experimental Study Yafie, Evania; Atmoko, Adi; Tirtaningsih, Munaisra Tri; Widianingsih, Rina Mukti; Azizah, Suti Mega Nur
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i3.6898

Abstract

This study developed and evaluated a Child Friendly School Training Center (CFSTC) Model aimed at improving teachers’ skills in managing aggressive behavior in kindergarten children. Utilizing a quasi-experimental design, nine teachers at TK Kemala Bhayangkari 11 Tumpang underwent training and were assessed through pre- and post-tests. The results demonstrated significant improvements in teachers’ understanding of child-friendly practices. Scores for “Introduction to Child Friendly School” increased from 71.5 to 85 (t = 3.923; p = 0.001), “Types of Aggressive Behavior” from 68 to 79 (t = 4.134; p = 0.000), and “Causes of Aggressive Children” from 70 to 83 (t = 3.123; p = 0.025). Validity and reliability tests (r-count > 0.25; Cronbach’s alpha > 0.60) confirmed robust measurement. The CFSTC Model’s structured modules, group discussions, and simulations enhanced teachers’ ability to identify aggression and implement child-friendly interventions. These findings underscore the efficacy of targeted professional development in fostering safe, empathetic learning environments. By integrating child-friendly strategies, educators can more effectively address early aggressive behaviors and support socioemotional growth. This study provides evidence that a structured training approach can be instrumental in reducing aggression and improving the overall classroom climate in early childhood education.
MPLEMENTASI PERMAINAN KARTU KREATIF SEBAGAI MEDIA BELAJAR PADA ANAK USIA DINI Pramono, Pramono; Putra, Yudhitia Dian; Sutama, I Wayan; Tirtaningsih, MunaisraTri; Galuh, Ajeng; Badzlin, Safira
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.18779

Abstract

Dunia anak adalah dunia bermain, belajarnya anak sebagian belajar melalui bermain permainan yang mereka lakukan. Belajar melalui bermain inilah pola hubungan yang paling ideal antara belajar dan bermain. Bermain sambil bermain adalah lebih mengutamakan belajar daripada permainan. Bermain hanya sebatas sarana, bukan sebagai tujuan. Permainannya bisa dalam bentuk apa saja, salah satunya permainan kartu kreatif untuk meningkatkan rasa percaya diri anak. Kartu kreatif  memberikan manfaat memberikan atau menciptakan inovasi pembelajaran yang efektif dan menyenangkan dan. Dalam aktivitas gerak memberikan banyak kegiatan untuk mengembangkan kreatifitas pada anak usia dini, menggunakan bergabai aktivitas dengan motorik kasar maupun motork halus. Adapun permainan yang dipilih disesuikan dengan tingkat pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Ketercapaian semua kegiatan aktivitas pada anak tidak lepas dari perhatian jangka Panjang yang diperagakan oleh anak, mulai dari Gerakan-gerakan tangan dan Gerakan-gerakan lainya serta perpaduan atau pengorganisasian antara gerakan motorik kasar dan motorik halus.Pelaksanaan pembuatan kartu kreatif  bagi orang tua dan guru PAUD Matahari Tegalgondo yang bertujuan untuk memenuhi permintaan pendidik paud matahari dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan aktivitas gerak dalam pemebalajaran pengembangan fisik motorik anak usia dini. Permainan kartu kreatif sebagai media belajar pada anak usia dini sangat membantu pada proses pembelajaran aktivitas gerak pada anak usia dini di PAUD Matahari
POP-UP BOOK: “DONGENG PETUALANGAN LILY DAN CELENGAN AJAIB” SEBAGAI MEDIA LITERASI FINANSIAL UNTUK ANAK USIA DINI USIA 5-6 TAHUN Sherly Karlina Nurocmah; Yudithia Dian Putra; Munaisra Tri Tirtaningsih
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol 2 No 1: Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v2i1.1776

Abstract

Penguatan literasi finansial pada anak usia dini menjadi salah satu fondasi penting untuk membentuk perilaku pengelolaan keuangan yang bijak sejak awal, namun pada praktiknya, pembelajaran literasi finansial di Lembaga PAUD masih disampaikan secara verbal, bersifat abstrak, dan minim penggunaan media yang menarik sehingga anak mengalami kesulitan dalam memahami konsep kebutuhan dan keinginan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Pop-Up Book: “Dongeng Petualangan Lily dan Celengan Ajaib” sebagai media pembelajaran literasi finansial untuk usia 5-6 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan implementasi, dan evaluasi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, validasi ahali, serta ujian coba skala kecil dan besar. Hasil validasi menunjukkan bahwa media memperoleh nilai 92,5% dari ahli materi (sangat valid), 95% dari ahli media (sangat valid), dan 96,25% dari ahli pengguna (sangat praktis). Uji coba pembelajaran menunjukkan peningkatan pemahaman anak terhadap konsep kebutuhan dan keinginan, meningkatnya antusiasme, serta keterlibatan aktif selama proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, media pop-up book dinilai layak, menarik, dan efektif digunakan dalam pembelajaran literasi finansial di PAUD.
Beyond Cultural Values: Identifying Proximal Predictors of Early Literacy Skills in Indonesian Kindergarteners Astuti, Wuri; Yafie, Evania; Tirtaningsih, Munaisra Tri; Iriyanto, Tomas; Pratiwi, Ajeng Putri
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 15, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpp.v15i4.pp2802-2824

Abstract

Beyond Cultural Values: Identifying Proximal Predictors of Early Literacy Skills in Indonesian Kindergarteners. Objectives: Early literacy development in young children is influenced by many interrelated factors within the family and cultural environments. In this study, we have also taken into account family values, parent–child relationships, and literacy activities in relation to children’s emergent reading in kindergarten. Methods: In the current study, a multiple regression design research approach was employed with 100 participants (early childhood teachers and parents). The information was collected by official questionnaires. The questionnaire included measures of familial sociocultural value orientation, parent–child interaction, literacy-related activities at home, and children’s early literacy skills, assessed through parent self-report items developed and adapted from established early literacy and home literacy environment instruments. To determine the predictive capability of the factors, multiple regression analysis was conducted as the technique for data analysis. Findings: The current research aims to identify the degree to which family socio-cultural values, parent-child interaction, and home literacy activities can predict outcomes in early literacy for children in kindergartens in Pasuruan, East Java, Indonesia. The results showed that parent-child interaction and home literacy activity variables have a strong positive effect on children's performance in early literacy. In contrast, family socio-cultural values alone did not demonstrate a direct statistical effect in the model. Conclusion: It would appear from our findings that active involvement and literacy-related pursuits are more influential in building early reading skills than attitudes towards learning within the family as a whole. Our recommended solution would be increasing parent-child interaction activities and engaging in literacy pursuit programs. However, these activities must be situated within culturally salient family contexts. The main originality of the study is that it simultaneously examines three family-based variables in a given cultural context, which reinforces the hypothesis that early literacy is influenced by a social and cultural framework. Keywords: early literacy, family socio-cultural values, parent–child relationship, literacy practices, preschool education.
Pengembangan Media Matras Labirin "BuSay" untuk Menstimulasi Kemampuan Fisik Motorik pada Anak Usia 5-6 Tahun Aini, Rizqi Nur; Pramono, Pramono; Tirtaningsih, Munaisra Tri
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 9 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v9i1.1900

Abstract

Mengembangkan potensi anak salah satunya mengembangkan kemampuan fisik motorik yang bisa dikatakan penting dalam menentukan tumbuh kembang anak secara keseluruhan. Berdasarkan dari observasi yang telah peneliti lakukan terhadap 2 lembaga yaitu TK AL-ALIM dan TK ABA IV bahwa ada beberapa anak yang kurang tahu mengenai nama-nama buah atau sayur, penerapan kegiatan pembelajaran anak cenderung kurang semangat karena masih menerapkan kegiatan seperti menggunting, menempel dan kurang menarik pada penggunaan media dalam pembelajaran masih sederhana dan belum memiliki media atau permainan khusus yang mengasah fisik motorik. Berkaitan dengan permasalahan diatas, maka peneliti melakukan penelitian “Pengembangan Media Matras Labirin “BuSay” Untuk Menstimulasi Kemampuan Fisik Motorik Pada Anak Usia 5-6 Tahun”. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan media yang diuji kelayakannya dalam menstimulasi kemampuan fisik motorik anak untuk mendorong dan mengedukasi dalam kualitas teknis serta tampilan yang variatif. Selain itu, kelayakan media oleh dua ahli materi, dua ahli media, ahli pengguna dan hasil uji coba. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (RnD) dengan model pengembangan menurut teori Pramono (2019). Lembar validasi ahli materi, ahli media, dan ahli pengguna (guru) sebagai instrumen pengumpulan data yang kemudian dianalisis menggunakan skala linkert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Matras Labirin “BuSay” sangat layak dikembangkan yang dilihat dari presentase nilai 86% dari dua ahli materi, 89% dari dua ahli media dan 93% dari ahli pengguna (guru). Berdasarkan skala linkert, rata-rata total persentase nilai dari ahli materi, ahli media, dan ahli pengguna sebesar 89% dimana >82% ? 100%, sehingga media Matras Labirin “BuSay” termasuk dalam kategori sangat layak.
Abhinaya Circuit Video Media in Online Learning to Train Physical-Motor Ability of Early Childhood: A Developmental Studies Ramadhanty, Erfira; Wulandari, Retno Tri; Tirtaningsih, Munaisra Tri
Jurnal Pendidikan Anak Vol 4 No 1 (2022): Child Education Journal: April
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/cej.v4i1.2824

Abstract

This study aims to develop an Abhinaya Circuit video game media suitable for training gross motor skills in early childhood. This research uses Research and Development research. The method applied in this research refers to the Borg and Gall method, which consists of 10 research steps. In this study, only eight steps were applied; (1) conducting a needs analysis, (2) planning, (3) developing a product design at the beginning, (4) validating the developed product design, (5) revising the product design, (6) conduct trials, (7) revise the product (8) Production. The collected data in this study using observation, interview, and documentation techniques. Data analysis in the form of descriptive quantitative. The results of this study were obtained: (1) the feasibility test results of the Abhinaya Circuit video media were carried out by two validators, namely media expert lecturers and early childhood physical-motoric lecturers. The media expert validator research results are 83.6% with valid criteria and can be used with a little revision. The results of the instrument validation of children's motor physicists were 94.6%, with very valid criteria so that they could be used without revision. (2) The results of product trials in terms of 3 aspects of safety, convenience, and attractiveness (zig-zag running, crawling, throwing balls, cranks, shuttle runs) obtained a total percentage of 94.6%, which was included in the feasible category. Based on the results of the research that has been done, it can be concluded that the Abhinaya circuit media is safe, easy and interesting and can be used as an alternative to stimulate gross motor skills in early childhood, especially children aged 4-6 years.
PENGEMBANGAN TARI KREASI PITIK WALIK SEBAGAI STIMULASI KECERDASAN KINESTETIK ANAK USIA 5-6 TAHUN DI KOTA BATU Nur Khaliza Sinthia Aryani; Pramono; Munaisra Tri Tirtaningsih
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol 2 No 1: Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v2i1.2279

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan tari kreasi 'Pitik Walik' sebagai media stimulasi kecerdasan kinestetik anak usia 5–6 tahun di Kota Batu. Metode penelitian yang digunakan adalah model penelitian dan pengembangan (R&D) dengan tahapan: studi pendahuluan, perancangan produk, validasi ahli, dan uji coba produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari 'Pitik Walik' layak digunakan sebagai stimulasi kecerdasan kinestetik anak, dengan peningkatan yang signifikan terutama pada aspek keseimbangan dan kelenturan. Kegiatan tari ini menggabungkan unsur budaya lokal dengan gerak tubuh yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran seni tari tradisional yang dikreasikan dapat menjadi alternatif stimulasi yang menyenangkan dan efektif dalam pengembangan fisik anak.
HUBUNGAN KETERLIBATAN KELUARGA, SEKOLAH, DAN TINGKAT IDENTITAS SOSIAL ANAK USIA DINI DALAM LINGKUNGAN INKLUSIF DI TK NEGERI PEMBINA BATU Martathifah, Talitha Hanum; Sutama, I Wayan; Tirtaningsih, Munaisra Tri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3945

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara keterlibatan keluarga dan sekolah terhadap pembentukan identitas sosial anak usia dini dalam lingkungan inklusif. Identitas sosial merupakan aspek penting dalam perkembangan sosial anak yang dapat dibentuk melalui interaksi dalam kelompok sosial seperti keluarga dan sekolah. Penelitian dilakukan di TK Negeri Pembina Batu yang menerapkan pendidikan inklusif, dengan pendekatan kuantitatif korelasional. Sampel terdiri dari 56 responden yang terdiri dari guru dan orang tua, ditentukan dengan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket skala Likert yang divalidasi dan diuji reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson. Hasil menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara keterlibatan keluarga dan sekolah dengan identitas sosial anak (r keluarga = 0,622; r sekolah = 0,598; p < 0,05). Penelitian ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam menciptakan lingkungan sosial yang mendukung keberagaman dan inklusi. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada pendekatan terintegrasi terhadap dua lingkungan utama anak, yakni rumah dan sekolah, dalam konteks pendidikan inklusif usia dini.
An Innovative Management Model for Early Childhood Education Learning Based on a Culture of Self-Reliance in the Digital Era Aisyah, Eny Nur; Arifin, Imron; Putra, Yudithia Dian; Tirtaningsih, Munaisra Tri; Kustiawan, Usep; Huwaina, Nurrul
JURNAL AL-TANZIM Vol 10, No 2 (2026)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/al-tanzim.v10i2.12988

Abstract

This study aims to develop and analyse an innovative management model for early childhood learning grounded in local culture, leveraging digital technology. The research focuses on developing a learning management system integrated with the values of cultural wisdom “Kedirian” through an interactive digital storytelling application. The approach used is research and development (R&D) with the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Data were collected through observation, interviews, and pre- and post-tests. The results of the study indicate that implementing this innovative management model significantly increases children’s active participation, strengthens their understanding of character values, including honesty, cooperation, and patience, and develops their socio-emotional skills in early childhood. The main product of this research is the Dongeng Digital Nusantara Kediri application, which uses Generative AI to present local fairy tales such as the Legend of Mount Kelud and Calon Arang in interactive visual and audio formats. These findings emphasise the importance of integrating technology and culture in early childhood learning management to shape a young generation with character, rooted in local culture, in the digital era.