Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Efektivitas Kompetensi Guru Bahasa Indonesia dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 1 Sopai Tulak, Aril Maryogi; Gasong, Dina; Baan, Anastasia
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.901

Abstract

Kurikulum Merdeka, yang diterapkan sejak 2022, memperkenalkan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi dengan fokus pada penyesuaian metode pengajaran sesuai kebutuhan individu siswa, mendukung prinsip pembelajaran berpusat pada siswa (student-centered learning). Penelitian ini mengevaluasi efektivitas kompetensi profesional dan pedagogi guru Bahasa Indonesia dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi berbasis Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 1 Sopai. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dengan analisis mendalam tentang kompetensi guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen terkait kurikulum serta materi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 1 Sopai berdampak positif, terutama dalam meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Guru-guru terlibat aktif dalam pelatihan dan pengembangan profesional, yang memungkinkan penerapan metode pembelajaran berdiferensiasi. Namun, tantangan seperti perbedaan kesiapan guru, keterbatasan sumber daya, dan sistem evaluasi yang perlu disempurnakan masih ada. Upaya untuk meningkatkan kompetensi guru melibatkan eksplorasi metode baru, kolaborasi antar guru, dan pelatihan interaktif. Dukungan tambahan, termasuk penyediaan fasilitas yang memadai dan pengembangan kurikulum yang fleksibel, diperlukan untuk mengoptimalkan implementasi pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kurikulum Merdeka berpotensi meningkatkan kualitas pendidikan dengan pendekatan yang lebih personal dan responsif terhadap kebutuhan siswa, namun keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada kompetensi dan dukungan terhadap guru.
Pengaruh Pengelolaan Kelas Terhadap Kreativitas Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas VIII di SMPN 1 Rembon Agustina, Agustina; Baan, Anastasia; Tanduk, Rita
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.905

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pengelolaan kelas terhadap kreativitas belajar siswa kelas VIII di SMPN 1 Rembon. Adapun tujuan penelitian ini yaitu: (1) mendeskripsikan pengaruh pengelolaan kelas terhadap kreatifitas belajar bahasa Indonesia pada siswa Kelas VIII di SMPN 1 Rembon, (2) mendeskripsikan strategi guru dalam pengelolaan kelas terhadap kreatifitas belajar bahasa Indonesia pada siswa Kelas VIII di SMPN 1 Rembon. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini yaitu observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Pembahasan hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan belajar yang teratur dan dikelola dengan baik dapat meningkatkan fokus dan keterlibatan siswa, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap kreativitas mereka. Temuan ini konsisten dengan penelitian sebelumnya dan menegaskan pentingnya pengelolaan kelas yang efektif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan kelas yang efektif memainkan peran penting dalam meningkatkan kreativitas belajar siswa. Oleh karena itu, guru disarankan untuk mengembangkan strategi pengelolaan kelas yang inovatif guna memaksimalkan potensi kreativitas siswa.
Penerapan Media Pembelajaran Interaktif dalam Meningkatkan Keterampilan Berbicara Bahasa Indonesia Siswa Kelas VII di SMP Negeri 1 Denpina Ira, Veronika; Baan, Anastasia; Tanduk, Rita
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.906

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk: (1) mengetahui kemampuan guru dalam menerapkan media pembelajaran interaktif dalam meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Indonesia siswa kelas VII SMP Negeri 1 Denpina, (2) mengetahui peningkatan keterampilan berbicara siswa kelas VII SMP Negeri 1 Denpina melalui media pembelajaran interaktif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan metode pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas VII SMP Negeri Denpina, Lembang Ma’dong. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII A yang berjumlah 23 orang SMP Negeri Denpina, Lembang Ma’dong. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa Observasi, Tes, Angket dan Dokumentasi. Teknik Analisis Data berupa Reduksi Data Data Display Penarikan Kesimpulan/Verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa: (1) Kemampuan guru dalam menerapkan media pembelajaran pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Denpina tergolong baik. Hal ini terlihat dengan adanya peningkatan nilai rata-rata siswa yang diperoleh saat post-tes lebih tinggi dari nilai rata-rata saat pre-tes; (2) Dengan media pembelajaran interaktif, siswa kelas VII SMP Negeri 1 Denpina mampu meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Indonesia dengan lancar penuh keyakinan, berbicara dengan kosakata dan artikulasi yang tepat. Hasil nilai total rata-rata menunjukkan nilai 81,85 yang berada pada kategori baik.
Utilization of Digital Media Based on Local Wisdom in Learning Folk Poetry: A Qualitative Study on Junior High School Students Senniaty Sarira, Faskalia; Baan, Anastasia; Gasong, Dina
Jurnal Kependidikan Media Vol. 13 No. 3 (2024): JURNAL KEPENDIDIKAN MEDIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jkm.v13i3.17919

Abstract

Learning folk poetry in Indonesian subjects has its own challenges, especially in instilling a deep understanding to students. This study aims to explore the utilization of local wisdom-based digital media in improving students' understanding of folk poetry. Using a qualitative research approach with a case study method, this research was conducted at SMP Negeri 4 Sesean Satap involving teachers and students as the main participants. Data were collected through observation, in-depth interviews, and analysis of learning documents. The results show that the use of digital media that integrates local cultural elements, such as audio-visual folk poetry and interactive applications, can increase students' engagement and understanding in learning. Students find it easier to interpret the meaning of folk poetry when the material is presented through more contextual and interesting media. In addition, teachers also benefit in delivering the material more effectively. The conclusion of this study confirms that the utilization of digital media based on local wisdom can be an innovative solution in learning folk poetry. The implication of this research leads to the development of learning media that is more adaptive and in accordance with the needs of students in areas with high cultural wealth.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS XI SMAN 2 TANA TORAJA Nelvan, Meltianus; Baan, Anastasia
Jurnal Kependidikan Media Vol. 13 No. 3 (2024): JURNAL KEPENDIDIKAN MEDIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jkm.v13i3.17921

Abstract

Kesulitan belajar merupakan kesukaran atau kurangnya pemahaman yang dialami siswa dalam mencapai tujuan belajar, yang ditandai dengan adanya hambatan serta penguasaan pengetahuan dan prestasi belajar yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan apa saja yang dialami siswa dalam belajar. Hasil penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu minat belajar, 62% subjek yang tidak tertarik belajar Bahasa Indonesia. Pada kecakapan belajar 69% subjek tidak menyimak pelajaran dengan baik saat kegiatan belajar berlangsung. dan cara mengajar guru 52% subjek tidak bertanya ketika guru sedang menjelaskan.
PENGARUH MINAT BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 MAKALE SELATAN TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA Oktavianus, Randiys; Baan, Anastasia
Jurnal Kependidikan Media Vol. 13 No. 3 (2024): JURNAL KEPENDIDIKAN MEDIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jkm.v13i3.17923

Abstract

Minat belajar Bahasa Indonesia merupakan suatu sifat pada diri siswa yang membawa pengaruh terhadap hasil belajar siswa, sebab dengan minat siswa akan termotivasi untuk mempelajari materi Bahasa Indonesia yang diberikan. Sebaiknya , tanpa minat siswa tidak mungkin melakukan sesuatu atau belajar dengan baik. Minat juga juga merupakan bentuk rasa lebih suka dan rasa ketertarikan pada suatu hal atau aktivitas. Siswa yang berminat kepada pelajaran akan tampak termotivasi terus untuk tekun belajar, berbeda dengan siswa yang sikapanya hanya menerima pelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) minat belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Makale Selatan; (2) hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Makale Selatan. Penenlitian ini mengunakan rancangan ekperimen semu. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Makale Selatan. Sampel penelitian diambil dari semua anggota populasi atau seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Makale Selatan yang terdiri atas 3 kelas dengan jumlah siswa 71 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik angket dan tes uraian data penelitian diambil dengan menggunakan : (1) instrumen tes hasil belajar berbentuk uraian tes dengan jumlah 6 item; (2) instrumen minat belajar berbentuk angket dengan 25 item. Persyaratan instrument tes meliputi 2 hal yaitu: (1) validitas instrument tes dan (2) reliabilitas instrument tes. Untuk pengolahan data hasil penelitian digunakan SPSS.21 dengan 2 macam bentuk teknik, yaitu teknik Statistic Deskriptif dan teknik Statistik Inferensial. Hasil analisis statistic deskriptif menunjukkan bahwa : (1) minat belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Makale Selatan termasuk cukup dengan rata-rata 72,48, standar deviasi 5,29 ; (2) hasil belajar Bahasa Indonesia yang diperoleh siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Makale Selatan termasuk sedang atau cukup dengan rata-rata 65,46 dan standar deviasi 7,79. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh nilai probabilitas (sig)= 0,000 dan nilai taraf signifikansi α = 0,05, nialai probabilitas(sig) tersebut kemudian dibandingkan dengan nilai taraf signifikansi α = 0,05. Jika nilai probabilitas (sig) < α, maka ditolak. Ternyata 0,000 < 0,05 dengan demikian   ditolak dan diterima, sehingga kesimpulannya “ada pengaruh minat belajar terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Makale Selatan. Berdasarkan hasil penelitian ini , disarankan : (1) Untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Makale Selatan maka diharapkan guru dapat memotivasi siswa agar minat belajar siswa dapat miningkat karena dengan demikian hasil belajar juga akan meningkat, (2) Disarankan kepada peneliti lain agar dapat mengadakan penelitian lanjutan yang berhubungan dengan variabel yang diteliti dalam penelitian ini agar diperoleh kajian yang lebih baik sehingga diperoleh manfaat peneliti yang lebih memuaskan.
PENDAMPINGAN UMKM (USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH) DI LEMBANG TO’PAO KECAMATAN REMBON Matana, Hernita; Baan, Anastasia; Reman, Reman
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.38593

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Lembang To'Pao, Kecamatan Rembon, yang dikenal sebagai penghasil kopi dan merupakan jalur akses menuju objek wisata Ollon. Meskipun banyak kios kecil yang menjual berbagai produk, UMKM di daerah ini belum berkembang optimal. Oleh karena itu, tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui pendekatan pendidikan masyarakat, pelatihan, pendampingan, dan advokasi. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan mengenai pengelolaan usaha yang baik, pelatihan keterampilan pemasaran digital, serta pendampingan intensif untuk membantu UMKM mengatasi tantangan yang dihadapi, seperti pengelolaan keuangan dan pemasaran produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman manajerial dan kemampuan pemasaran digital pelaku UMKM. Selain itu, pendampingan membantu mereka mengakses modal dan memperbaiki pengelolaan usaha. Kesimpulannya, pendekatan yang terintegrasi ini berhasil meningkatkan kapasitas UMKM dan membuka peluang pasar yang lebih luas, memberikan dampak positif pada ekonomi lokal di Lembang To'Pao.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI MELALUI PEMBUATAN PUPUK BIOSAKA BERBASIS SUMBER DAYA LOKAL Pagiu, Chrismesi; Baan, Anastasia; Sikanna, Junaltin
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.40940

Abstract

Kelurahan Talion merupakan salah satu wilayah di Kecamatan Rembon, yang wilayahnya cukup luas dan kebanyakan masyarakatnya berprofesi sebagai petani. Namun dalam pelaksanaannya mengalami kendala dalam hasil pertanian yang biasa rusak karena penggunaan pupuk kimia yang berlebihan. Dari permasalahan ini maka mahasiswa KKN menyarankan untuk mengganti penggunaan pupuk kimia dengan Pupuk Biosaka. Tujuan diadakannya program ini untuk mengajak masyarakat di Kelurahan Talion membuat Pupuk Biosaka dengan memanfaatkan daun-daunan atau rerumputan sehingga mengurangi penggunaan pupuk anorganik di masyarakat yang dapat merusak lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah sosialisai yang bekerjasama dengan penyuluh pertanian dan melibatkan partisipasi kelompok tani serta masyarakat Kelurahan Talion. Tanaman yang diberi Pupuk Biosaka akan menghasilkan kualitas yang bagus karena kandungan nutrisinya memberi kesuburan pada tanaman. Dengan adanya pembuatan Pupuk Biosaka ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk lebih memilih menggunakan pupuk organik. 
The Kada Tominaa in Toraja Rituals Using Metaphorical Expression Analysis Baan, Anastasia; Allo, Markus Deli Girik; Patak, Andi Anto; Zita, Cris T.; Asrifan, Andi
International Journal of Law and Society Vol 4 No 3 (2025): International Journal of Law and Society (IJLS)
Publisher : NAJAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59683/ijls.v4i3.207

Abstract

Kada Tominaa (Ethics Advice) is a distinctive form of Toraja oral literature expressed in ritual contexts, especially in Rambu Solo’ (funeral) and Rambu Tuka' (thanksgiving). It serves as both ritual poetry and a cultural medium that conveys ethical teachings, cosmological beliefs, and communal values across generations. This research employed a qualitative descriptive approach to analyse the literary expressions of Kada Tominaa. Data were collected from ritual speeches delivered by traditional speakers (Tominaa) and supported by interpretations from community elders. The analysis focused on specialised vocabulary, metaphorical meanings, and sociocultural functions embedded in ritual discourse. The study reveals that Kada Tominaa employs specialised vocabulary rarely used in daily Toraja conversation, including Ombo’ (born), Kombong Mentolino (becoming human), Tangkean Suru’ (family prayers), and Tibaen Passoeanna (let him go there). These terms carry layered metaphorical meanings, symbolising the interconnectedness of life and death, human responsibility, communal solidarity, gratitude, leadership, and spiritual continuity. The vocabulary serves as a cultural repository, preserving ancestral wisdom while reinforcing Torajan identity and social cohesion. The findings highlight that Kada Tominaa is more than ceremonial speech; it is a vital medium of cultural continuity that integrates language, metaphor, and ritual performance. By embodying ethical principles and cosmological perspectives, Kada Tominaa sustains the Toraja worldview and ensures the transmission of traditions across generations.