Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Desain Pengganti Penggerak Motor Bakar Torak (110 CC) pada Sepeda Motor Otomatic dengan Motor Listrik Type Bldc (Brushless DC) Hasan, Indra; Hakim, Legisnal; Denur
SURYA TEKNIKA Vol 9 No 2 (2022): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v9i2.4382

Abstract

Penelitian ini berfokus pada desain penggerak sepeda motor listrik dimana sepeda motor yang digerakkan oleh motor bakar dikonversi menjadi sepeda motor yang digerakan oleh dinamo listrik BLDC (Brushless Direct Current) serta menghitung berapa torsi dan daya yang dihasilkan pada dinamo bldc. Langkah pertama adalah studi literatur dan pemilihan konsep yang dimana sepeda motor tipe matic yang digerakan dengan motor bakar di konversikan menjadi penggerak yang digerakan oleh dinamo listrik bldc. Mendesain rangka kedudukan penggerak motor listrik menggunakan aplikasi desain, kemudian mendesain penggerak motor listrik,mendesain wiring sepeda motor listrik. Hasil yang didapatkan pada torsi motor bldc adalah 3.8 n.m,dan daya pada motor bldc adalah 2.7 hp, dan putaran pada motor bldc ialah 3750 rpm, torsi pada pulley adalah 6.3 n.m dan torsi pada gear 2 adalah 22.3 n.m dan torsi pada gear 4 adalah 79.19 n.m. Hasil akhir pada penelitian ini adalah pembuatan desain konversi penggerak sepeda motor listrik dengan beberapa urutan desain meliputi,desain kedudukan rangka,desain penggerak listrik,desain wiring dan bodi.
Implementasi FMEA pada Kegagalan Komponen Pneumatic Brake System Kendaraan Berat Hakim, Legisnal; Japri; Yuhelson; Hasan, Indra
SURYA TEKNIKA Vol 9 No 2 (2022): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v9i2.4408

Abstract

Fungsi rem pada kendaraan adalah untuk membatasi gerakan pada komponen rem yang bertujuan untuk memperlambat serta menghentikan roda penggerak sehingga kendaraan jadi berhenti. Penelitian ini menggunakan metode Failure Mode Effect Analisis ( FMEA ) untuk mengetahui penyebab kegagalan pada system pengereman kendaraan berat jenis mobil trailer, hasil analisis perhitungan nilai FMEA dengan RPN (Risk Priority Number) di dapatkan 2 componen pneumatik yang paling sering mengalami kegagalan yaitu Componen Control valve trailer brake sebesar 189, dan component Chamber Brake 147, hasil analisis dengan menggunakan FTA(Fault Tree Analysis) faktor yang mempengaruhi kegagalan pada komponen pneumatik brake system adalah faktor manusia & mesin.
Rancang Bangun Alat Press Ban Sistem Pneumatik untuk Sepeda Motor Hasan, Indra; Denur, Denur; Hakim, Legisnal
SURYA TEKNIKA Vol 10 No 1 (2023): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v10i1.4940

Abstract

Perkembangan teknologi otomotif sangat pesat sekali, hal ini dapat kita jumpai pada kendaraan saat ini yang banyak menggunakan teknologi yang sangat canggih, yaitu dari segi mesin, kelistrikan, maupun fitur-fitur terbarunya, terutama pada kendaraan roda dua. maka dari itu masyarakat pengguna dituntut untuk lebih selektif memilih kendaraan baik dari segi kualitas maupun dari segi kuantitas. Salah satu contoh permasalahan yang dialami mekanik disaat bekerja adalah memisahkan ban dari velg secara manual, dikarenakan dibengkel pada umumnya memisakan ban dari velg masih menggunakan 2 besi pipih, ini kurang efisien dikarenakan akan merusak velg, memakan waktu yang lama dan mengeluarkan tenaga yang besar. Dalam hal ini peneliti membuat inovasi baru yaitu Alat Press Ban Pneumatik, yang dapat memisahkan ban dari velg yang lengket.
Influence of fiber content and applied load on the wear mechanisms of oil palm frond fiber/phenol-formaldehyde composites with functional fillers Istana, Budi; Hasan, Indra; Winangun, Kuntang
Journal of Engineering Researcher and Lecturer Vol. 4 No. 3 (2025): Regular Issue
Publisher : Researcher and Lecturer Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58712/jerel.v4i3.198

Abstract

The tribological behavior of oil palm fiber (OPF)-reinforced polymer composites was investigated with varying fiber contents (10, 20, and 30 wt.%) under different applied loads (20, 40, and 60 N) at a sliding speed of 2.5 m/s. Experimental results show that wear rate decreases significantly with increasing fiber content up to 20 wt.% at all loads, reaching minimum values of 1.2, 2.1, and 3.9 ×10-4 mm³/Nm at 20, 40, and 60 N, respectively. Beyond 20 wt.%, wear rate increases, indicating fiber agglomeration and interfacial defects at higher loadings. A second-degree polynomial regression model was developed to predict wear rate as a function of fiber content and load. Model analysis and contour mapping identified an optimum wear resistance region centered at 20 wt.% fiber content and ~35–45 N load. The improved wear performance at this composition is attributed to enhanced fiber–matrix adhesion, improved stress transfer, and reduced microstructural discontinuities. These findings suggest that OPF composites with 20 wt.% reinforcement provide optimal wear resistance under moderate load conditions, making them promising candidates for tribological applications such as automotive and industrial components.