Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Analisis Faktor Risiko Kejadian Keracunan Pestisida Anorganik Pada Enzim Cholinesterase Dalam Darah Petani MG Catur Yuantari; Cinta Nur Trya
VISIKES: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 19, No 2 (2020)
Publisher : Dian Nuswantoro Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/visikes.v19i2.4197

Abstract

Background and objectives: improved agricultural farmers using pesticides. The pesticide was toxic materials so it was harmful to health and the environment. The purpose of this research was to know the factors associated with the occurrence of inorganic pesticides poisoning against the enzyme cholinesterase in the blood on the farmers.Methodology: this research used analytic observational research-using the crossed sectional studied design. The sample in this research was the 45 respondents. A researched instrument in the form of a structured questionnaire, the taking of a blood sample to test cholinesterase, with the ethics commission with a number of 128/EC/FKM/2017. Results the statistical results could be concluded that there was no relationship between age (p 0. 18), educational leveled (p 0,546), age (p 0. 279), the number of pesticides (p 0. 58), how management (p 1. 000), the completeness of ppe (personal protective equipment) (p 1. 000) on the incidence of pesticides poisoning in inorganic horticultural farmers in the village of Batur, Getasan, Semarang regency. However, the relationship between dose (p 0. 006) and the incidence of pesticide poisoning in organic horticulture farmers in the village of Batur, Getasan, Semarang regency.Conclusions: the farmers should pay more attention to the completeness of the personal time off work, suggested the existence of health services for the management and construction of health workers and for other researchers expected the presence of further researched towards the factors associated with the incidence of pesticide poisoning with larger populations as well as the wider scopeKeywords: Cholinesterase, Horticulture Farmers, Pesticide Poisoning
Hubungan umur, masa kerja dan kuliah online dengan produktifitas dosen pada masa pandemi covid-19 di Universitas “X” kota Semarang. Supriyono Asfawi; MG Catur Yuantari; Yusthin M Manglapy; Yohanes Pratama; Rini Wulandari Hariono; Wening Wiworo Palupi
VISIKES: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 21, No 1 (2022): VISIKES
Publisher : Dian Nuswantoro Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/visikes.v21i1Supp.5963

Abstract

During the COVID-19 pandemic, the teaching and learning process must continue, work from home is one solution for its implementation. The obligation of lecturers to carry out the Tri Dharma of Higher Education must still be carried out as a benchmark for the success and productivity of lecturers. This study aims to see the level of productivity of lecturers during the covid-19 pandemic at the "X" university in Semarang city. The results show that lecturer productivity as measured by the Lecturer Workload (BKD) parameter is in the good category with the number of respondents for 29 lecturers (53%), the rest in the lesser category. But overall productivity is better during the pandemic.
IDENTIFIKASI RISIKO BAHAYA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PEKERJA MEUBEL UD. MITA FURNITURE KALINYAMATAN JEPARA TAHUN 2013 Hudayana Hudayana; MG Catur Yuantari
VISIKES: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 13, No 1 (2014): Visikes
Publisher : Dian Nuswantoro Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.416 KB) | DOI: 10.33633/visikes.v13i1.1119

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja bertujuan melindungi para pekerja dan orang lain di tempatkerja, menjamin agar setiap sumber produksi dapat dipakai secara aman dan efisien sertamenjamin proses produksi berjalan lancar. UD. Mita Furniture Jepara merupakan industrimeubel dimana mengolah meubel yang masih kasar menjadi meubel yang siap pakai atausudah menjadi furniture. Selama satu tahun terakhir terjadi kecelakaan di bagian produksiantara lain jarinya terkena gergaji mesin, sedangkan dibagian pengamplasan dan finishingkakinya terjepit pada saat mengangkat barang furniture. Tujuan penelitian ini adalah untukmengidentifikasi manajemen risiko bahaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) padapekerja meubel UD. Mita Furniture Kalinyamatan Jepara. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif observasional dengan metode survey danpendekatan yang digunakan adalah pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel dalam penelitianini diambil secara acak (random) dimana setiap proses diwakili 3 pekerja disetiap bagian.Hasil identifikasi menunjukkan dibagian produksi cidera yang pernah dialami oleh para pekerjayaitu jari terpotong karena terkena gergaji, luka sayat yang disebabkan jari terkena gergaji,jari terkena mesin serut, jari terkena mesin pres, tangan terkena mesin grinda, kaki tertimpakayu, kaki atau tangan tersusup kayu dan tersetrum listrik. Disamping itu para pekerja jugamengalami batuk-batuk, pusing, pendengaran terganggu, sakit punggung, kaki kesemutandan nyeri otot.Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa jari terpotong memiliki tingkat risiko yang tertinggidan yang memiliki risiko rendah adalah kesemutan. Saran yang dianjurkan bagi perusahaanmelakukan pemasangan penutup atau pelindung pada mesin gergaji, memberikan sarungtangan baja, serta lebih ditingkatkan lagi pengawasan dalam penggunaan APD.Kata kunci : Identifikasi Bahaya, Furniture, Pekerja Furniture, K3.
ANALISIS FAKTOR MANUSIA TERHADAP KEJADIAN KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJA DI UNIT SPINNING V INDUSTRI TEKSTIL Saarah Tiwi Anjani; MG. Catur Yuantari
VISIKES: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 18, No 1 (2019): VISIKES
Publisher : Dian Nuswantoro Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.013 KB) | DOI: 10.33633/visikes.v18i1.2423

Abstract

Work accident can occur in all areas of work, including work in the areas of textileand spinning (spinning of yarn). X Factory is a national company that has 5 unitsof spinning production process that has changed the raw cotton into yarn with thehelp of various machine work and machine operators. The purpose of this studywas to analyze the factors the causes of human factors side of events work accidenton worker in Spinning Unit V X Factory.This type study was quantitative approach by using cross sectional study design.The population in this study was the workers in the unit spinning V Factory Beamas many as 446 people with samples as much as 79 respondents. Study instrumentused questionnaires and processed using the spearman rank test.Statistical results can be concluded that there was no relationship between thelevel of knowledge (p 0.669), work experience (p 0.571), the level of physicalcondition (0.397) and work motivation (p 0.629) with a work accident on worker inSpinning unit V. However, there was a relationship between the level of psychologicalconditions (p 0.047) against a work accident on worker in Spinning unit VX Factory.Every worker at X Factory mandatory regulations regarding safety and occupationalhealth that exist within the company. Especially workers in the productionthat always work using equipment or machine work, to always implement theHSE culture while working to avoid an unwanted stuff while working.Keywords: accidents, workers-unit Spinning V, human factors
KAJIAN LITERATUR: HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN DIABETES MELITUS Maria Goretti Catur Yuantari
JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama Vol 9, No 2 (2022): JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jkm.v9i2.672

Abstract

Diabetes adalah penyakit kronis atau menahun yang berupa gangguan metabolik yang ditandai dengan kadar gula darah yang melebihi batas normal. Diabetes tidak hanya menyebabkan kematian prematur diseluruh dunia, penyakit ini juga menjadi penyebab utama kebutaan, gagal ginjal dan penyakit jantung. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat hubungan antara pola makan dengan kejadian diabetes melitus. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan cara memaparkan kembali materi yang sudah pernah diterbitkan kemudian diringkas. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa data sekunder. Jumlah artikel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5 jurnal yang masuk dalam kriteria inklusi. Dari 5 jurnal yang telah dianalisis semua menunjukan ada hubungan antara pola makan dengan kejadian diabetes melitus. Pola makan tidak teratur, makanan yang tidak sehat dan tidak baik menjadi penyebab terjadinya diabetes melitus.  Asupan gizi yang tidak tidak seimbang serta tidak mempunyai keteraturan makan dengan porsi yang telah ditentukan menyebabkan kadar gula darah dalam tubuh tidak terkontrol.
Model Pemanfaatan Teknologi Informasi Perancangan Strategis E-Posyandu MY. Teguh Sulistyono; S. Hadiati Nugraini; MG Catur Yuantari; Dyah Ernawati
JOINS (Journal of Information System) Vol 3, No 2 (2018): Edisi November 2018
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.056 KB) | DOI: 10.33633/joins.v3i2.2193

Abstract

Posyandu adalah pelayanan dibidang kesehatan ibu dan anak sebagai ujung tombak terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak karena dengan melihat data-data baik dari BPS, Kementrian Kesehatan RI dan INFID (International NGO Forum On Indonesian Development) tercatat laju pertumbuhan penduduk per tahun akan terus menurun dari 1,38 % menjadi 0,62 % sampai tahun 2035, hal ini disebabkan karena turunnya tingkat kelahiran yang lebih cepat daripada tingkat kematianserta angka kematian ibu dan anak yang dikarenakan masalah kesehatan untuk 1.000 penduduk di tahun 2010 mencapai 32,5%. Untuk menanggulangi masalah tersebut diatas selain diperlukan Pos Pelayanan terpadu juga dibutuhkan sarana dan prasarana kesehatan seperti tempat pelayanan kesehatan dan tenaga kesehatan yang memadai, sehingga kedua komponen tersebut dapat membantu dalam menanggulangi naiknya ratio kematian ibu dan kematian anak di Indonesia. Karena turunnya angka kematian ibu dan anak dapat menaikkan derajat kesehatan ibu dan anak, sehingga generasi muda penerus bangsa dapat terlahir dari ibu yang sehat. Dalam bidang pelayanan Posyandu selama ini masih kurang memadai, hal ini pelayanan yang dilakukan masih menggunakan dokumen-dokumen yang hanya dapat diakses oleh kader posyandu saja, dan tidak dapat menghasilkan laporan yang langsung dipertanggungjawabkan kepada lembaga terkait seperti Puskesmas yang hasil pelapora tersebut akan dilaporkan kepada Dinas Kesehatan sebagi pertanggungjawaban kepada Pemerintah. Hal itu yang menyebabkan informasi kesehatan terutama kesehatan ibu dan anak terkadang sering terlambat dilaporkan sehingga penanganan terhadap masalah kesehatan yang sangat penting kadang terlambat. Untuk menangani hal tersebut diatas maka dibutuhkan peran teknologi informasi untuk membantu dalam hal pemberian informasi kepada phak yang terkait agar segala penanganan yang sifatnya penting dapat tertangani dengan baik. Penelitian ini membangun sebuah model pemanfaatan teknologi informasi perancangan strategis e-posyandu untuk memabantu Dinas Kesehatan dalam memonitoring kesehatan masyarakat khususnya kesehatan ibu dan anak melalaui Puskesmas yang didalamnya terdapat posyandu sebagai layanan terdepan dalam penanganan terhadap kesehatan ibu dan kesehatan anak. Model pemanfaatan teknologi informasi perancangan strategis e-posyandu ini dalam penelitian menggunakan jenis data kualitatif yang didapat melalui penyebaran kuesioner terhadap kader posyandu yang tersebar di seluruh Indonesia. Kemudian data tersebut akan diolah untuk menghasilkan model pemanfaatan teknologi informasi perancangan strategis yang nantinya akan dibangun sebuh sistem E-Posyandu yang implementasinya berguna bagi kader posyandu dan petugas kesehatan dalam melakukan pelayanan kesehatan. Hasil akhir dari penelitian ini adalah memanfaatkan teknologi informasi dalam bentuk model perancangan strategis E-Posyandu sebagai bentuk kepedulian peneliti kepada kesehatan ibu dan anak agar pelayanan kesehatan dapat merata serta informasi yang dihasilkan dapat dipergunakan sebagai bahan pertanggungjawaban kepada Pemerintah untuk membantu dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan ibu dan anak di Indonesia.
Analisis Ketersediaan Sarana Sanitasi dengan Tingkat Kenyamanan Pengunjung di Tempat Wisata Maria Goretti Catur Yuantari; Yudia Ardi Andrean
Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia Vol 21, No 3 (2022): Oktober 2022
Publisher : Master Program of Environmental Health, Faculty of Public Health, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jkli.21.3.329-334

Abstract

Latar belakang: Ketersediaan sarana dan prasarana pariwisata yang layak akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung lokal maupun mancanegara di tempat wisata. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara ketersediaan sarana sanitasi terhadap tingkat kenyamanan pengunjung di tempat wisata.Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pengunjung Kota Lama Semarang, yang diambil dengan teknik sampling kuota didapat sebanyak 100 Jumlah responden. Penelitian ini dilaksanakan di tempat wisata Kota Lama Semarang pada bulan Februari-April 2020. Analisis statistik bivariat menggunakan uji Rank Spearman.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara ketersediaan sarana sanitasi dengan tingkat kenyamanan pengunjung dengan kekuatan hubungan kuat (nilai p-Value<0,022 dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,742).Simpulan: Semakin baik ketersediaan sarana sanitasi maka semakin meningkat pula kenyamanan pengunjung. Fasilitas sanitasi seperti tempat sampah, lampu penerangan, rambu petunjuk, toilet dan tempat parkir sudah tersedia. Namun, ketersediaan tempat parkir di Kota Lama perlu ditata kembali dengan tidak menggunakan tempat pejalan kaki sebagai tempat parkir. ABSTRACT Background: Proper tourism facilities and infrastructure will be the main attraction for local and foreign visitors at tourist attractions. This study aimed to analyze the relationship between the availability of sanitation facilities and visitors' comfort level at tourist attractions.Method: This type of research is analytic observational with a cross-sectional design. The population in this study were visitors to the Kota Lama Semarang, which were taken using a quota sampling technique of 100 respondents. This research was carried out at the Kota Lama Semarang tourist spot in February-April 2020. Bivariate statistical analysis used the Spearman Rank test.Result: The results showed a relationship between the availability of sanitation facilities and comfort level, and the strength of the relationship was strong (p-Value <0.022 and correlation coefficient value of 0.742).Conclusion: The better the availability of sanitation facilities, the more comfortable the visitors will be. Sanitation facilities such as trash cans, lighting, signposts, toilets, and parking lots are available. However, the availability of parking spaces in Kota Lama needs to be reorganized by not using pedestrian areas as parking spaces.
Hubungan Kuliah Daring dengan Produktivitas Mahasiswa di Masa Pandemi Covid-19 Supriyono Asfawi; MG Catur Yuantari; Yusthin M. Manglapy
ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kegiatan belajar mengajar dari rumah menjadi salah satu solusi untuk tetap melaksanakan proses pembelajaran dimasa pandemi Covid-19. Salah satu metode yang digunakan adalah kuliah daring untuk pencapaian prestasibelajar. Mengubah kebiasaan dengan cepat tentu tidak mudah, seperti halnya mengubah kebiasaan tatap mukamelalui dunia maya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan denganproduktivitas mahasiswa fakultas kesehatan pada masa pandemi di Universitas Dian Nuswantoro Semarang.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan sampel sebanyak 155 mahasiswayang pernah mengikuti perkuliahan tatap muka sebelumnya. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioneronline yang disebarkan melalui WhatsApp group class. Hasil analisis menunjukkan bahwa 52,9% produktivitasmahasiswa pada masa pandemi Covid-19 berada pada kategori sesuai. Hasil uji korelasi rank spearmanmenunjukkan bahwa faktor yang berhubungan signifikan dengan produktivitas mahasiswa adalah kemudahanmengikuti perkuliahan, dukungan keluarga, dan kenyamanan perkuliahan dengan p-value < 0,001, sedangkanuntuk faktor peralatan perkuliahan dan online preferensi kuliah dengan produktivitas mahasiswa p = 0,001,penghematan biaya dengan produktivitas mahasiswa p = 0,004, sedangkan masalah jaringan dengan produktivitasmahasiswa p = 0,485. Sehingga dapat menjadi faktor utama penentu kebijakan di perguruan tinggi, adanya kuliahdaring akan menjadi solusi ketika kuliah reguler atau gabungan keduanya tidak dapat dilaksanakan. Kata Kunci: Pandemi Covid-19, Kuliah Daring, Produktivitas Mahasiswa
Hubungan Kuliah Daring dengan Produktivitas Mahasiswa di Masa Pandemi Covid-19 Supriyono Asfawi; MG Catur Yuantari; Yusthin M. Manglapy
ARKESMAS [Arsip Kesehatan Masyarakat] Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : UHAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/arkesmas.v7i2.10001

Abstract

ABSTRAK Kegiatan belajar mengajar dari rumah menjadi salah satu solusi untuk tetap melaksanakan proses pembelajaran dimasa pandemi Covid-19. Salah satu metode yang digunakan adalah kuliah daring untuk pencapaian prestasibelajar. Mengubah kebiasaan dengan cepat tentu tidak mudah, seperti halnya mengubah kebiasaan tatap mukamelalui dunia maya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan denganproduktivitas mahasiswa fakultas kesehatan pada masa pandemi di Universitas Dian Nuswantoro Semarang.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan sampel sebanyak 155 mahasiswayang pernah mengikuti perkuliahan tatap muka sebelumnya. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioneronline yang disebarkan melalui WhatsApp group class. Hasil analisis menunjukkan bahwa 52,9% produktivitasmahasiswa pada masa pandemi Covid-19 berada pada kategori sesuai. Hasil uji korelasi rank spearmanmenunjukkan bahwa faktor yang berhubungan signifikan dengan produktivitas mahasiswa adalah kemudahanmengikuti perkuliahan, dukungan keluarga, dan kenyamanan perkuliahan dengan p-value < 0,001, sedangkanuntuk faktor peralatan perkuliahan dan online preferensi kuliah dengan produktivitas mahasiswa p = 0,001,penghematan biaya dengan produktivitas mahasiswa p = 0,004, sedangkan masalah jaringan dengan produktivitasmahasiswa p = 0,485. Sehingga dapat menjadi faktor utama penentu kebijakan di perguruan tinggi, adanya kuliahdaring akan menjadi solusi ketika kuliah reguler atau gabungan keduanya tidak dapat dilaksanakan. Kata Kunci: Pandemi Covid-19, Kuliah Daring, Produktivitas Mahasiswa
The influence of nutritional literacy and adolescent eating habits: A literature review Fikroh, Yadya'ul; Nurjanah, Nurjanah; Rimawati, Eti; Yuantari, MG Catur; Khoironi, Adian
Science Midwifery Vol 13 No 1 (2025): April: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v13i1.1869

Abstract

Adolescents are prone to nutrition problems due to low nutrition literacy and unhealthy eating patterns. In Indonesia, the prevalence of chronic energy deficiency (CED), central obesity, and anemia in adolescents is still high, potentially increasing infectious diseases in adulthood. The literature review method was used in this study through a systematic search through BioMed, Googe Scholar, Pubmed, Science Direct, and SAGE databases. Articles that met the inclusion criteria and were published between 2020-2024 and were relevant to nutrition literacy, eating habits, and nutritional status of adolescents were further analyzed. Analysis of the 7 selected articles showed that good nutrition literacy was positively associated with healthier food choices. However, good nutrition literacy is not sufficient without a supportive environment and behavioral skills. Nutritional literacy and adolescent diets are influenced by factors such as socioeconomic status, maternal education, and access to health services. A comprehensive approach through school education, family roles, and policies that contribute to improving nutrition literacy in adolescents is needed. Preventing obesity and non-communicable diseases in the future is important by strengthening nutrition literacy. Prioritizing applicable skills such as healthy cooking, and reading food labels in support of sustainable behavior change is recommended for future interventions.