Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Systematic Literature Review: Faktor Risiko yang Mempengaruhi Kejadian Katarak Pada Lansia Kadek Elvina Kusuma Putri; Naila Fathiya Isnanto; Muhammad Maulana; Rani Himayani
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2025): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v1i2.19

Abstract

Katarak adalah opasitas lensa yang menjadi faktor utama yang menyebabkan kebutaan di dunia, termasuk di Indonesia. Menurut data World Health Organization (WHO) tahun 2023, sekitar 18 juta orang menderita kebutaan bilateral akibat katarak, dan di Indonesia 77,7% kasus kebutaan yang disebabkan oleh katarak yang tidak diobati terjadi pada orang berusia >50 tahun. Tinjauan pustaka ini ditujukan untuk menelusuri faktor risiko utama yang berperan dalam kejadian katarak pada lansia, dengan merujuk pada literatur yang diterbitkan di berbagai jurnal ilmiah, baik nasional maupun internasional antara tahun 2018–2025. Analisis terhadap 10 literatur menunjukkan bahwa usia lanjut, jenis kelamin, pekerjaan, diabetes, dan hipertensi adalah faktor utama yang mempengaruhi kejadian katarak. Selain itu, trauma mata dan kebiasaan merokok sebagai faktor sekunder mempercepat perkembangan penyakit.
Meningkatkan Potensi Diri Menjadi Pemimpin Muda Yang Inspiratif Siswa SMA Negeri 1 Cabangbungin Sarmin, Sarmin; Soedjatmoko, Soedjatmoko; Ririn Uke Saraswati; Ranuyoga Asryandi; Andrie Alamin; Muhammad Harun Ma’rifatullah6; Khoirunisa, Khoirunisa; Naidi Wizaya; Muhammad Maulana
Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Vol. 2 No. 3 (2025): Juli: Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/transformasi.v2i3.1956

Abstract

The Community Service (PKM) activity with the theme "Improving Self-Potential to Become an Inspiring Young Leader" is one of the implementations of the Tridharma of Higher Education program implemented by STIE Ekadharma Indonesia. The main objective of this activity is to provide a real contribution to the community, especially students, in efforts to develop self-potential and leadership from an early age. This activity targets grade XII IPS 4 students at SMA Negeri 1 Cabangbungin with a total of 33 participants. In this activity, participants are given a deep understanding of the importance of recognizing and developing their potential, including abilities, talents, interests, creativity, and superior character that can be the foundation for becoming an inspiring and competitive young leader. The material presented in the seminar is designed to equip participants with applicable strategies and insights, such as how to recognize their strengths, build self-confidence, and improve communication and leadership skills. The material delivery process is carried out interactively to encourage active student participation and create a fun and meaningful learning atmosphere. This activity also reflects the spirit of collaboration between higher education institutions and schools in preparing young people who are ready to face future challenges. Evaluation results indicate that this activity was highly effective, demonstrated by the high level of participant enthusiasm, a strong understanding of the material presented, and a positive response to the speakers. This activity is expected to inspire and motivate young people to continue developing themselves and making positive contributions, both within the school environment, on campus, and in the wider community.
Pelatihan Penerapan Harga Pokok Penjualan (HPP) Produk UMKM Pada Dusun Putak Loa Duri Ilir Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Karta Negara: Pengabdian Sukirma; Akhmad Al Aidhi; Catur Kumala Dewi; Faizal Reza; Muhammad Maulana; Nurfitriani; Imam Nazarudin Latif; Andi Indrawati; Sunarto
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2297

Abstract

Training on the application of Cost of Goods Sold (COGS) calculation was conducted in Dusun Putak Loa Duri Ilir, Loa Janan District, Kutai Kartanegara Regency, to improve the understanding of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) and the tourism awareness group (Pokdarwis) in setting accurate and competitive product selling prices. This activity employed a participatory training method covering material on calculating raw material costs, indirect costs, and determining selling prices based on the desired profit margin. Participants gained insights into the importance of COGS in preventing business losses, estimating profits, and remaining competitive in the market. The results indicated an increase in participants’ ability to calculate COGS in detail and set selling prices aligned with production costs. This training is expected to serve as a foundation for sustainable business development and enhance the competitiveness of local products in the market.
Perbandingan Efikasi Kortikosteroid Topikal dengan Siklosporin A Topikal dalam Pengobatan Dry Eye pada Sindrom Sjögren Maretta, Alvina Christy; Ruth Leria Noverika; Rani Himayani; Muhammad Maulana; Intan Kusumaningtyas; Maureen Angelica
JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol 12 No 1 (2025): JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol. 12.1 (2025)
Publisher : BAPIN-ISMKI (Badan Analisis Pengembangan Ilmiah Nasional - Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53366/jimki.v12i1.833

Abstract

Pendahuluan: Sjögren's syndrome merupakan penyakit autoimun sistemik kronis yang menyerang kelenjar eksokrin, terutama kelenjar air mata dan saliva, sehingga menyebabkan dry eye (keratoconjunctivitis sicca) dan mulut kering (xerostomia). Gejala mata kering dialami oleh sebagian besar penderita Sjögren dan dapat berdampak signifikan terhadap kualitas hidup. Salah satu tantangan utama dalam penanganannya adalah memilih terapi topikal antiinflamasi yang efektif dan aman. Dua terapi yang umum digunakan adalah kortikosteroid topikal dan siklosporin A topikal, namun efektivitas dan tolerabilitas keduanya masih menjadi perdebatan. Oleh karena itu, tinjauan ini bertujuan untuk membahas efektivitas, keamanan, dan tolerabilitas kedua agen tersebut dalam mengatasi dry eye pada pasien Sjögren’s syndrome. Metode: Tinjauan literatur ini menggunakan pendekatan naratif yang diperoleh dari database PubMed, Scopus, dan Google Scholar untuk publikasi tahun 2015–2025. Kriteria inklusi mencakup artikel berbahasa Inggris atau Indonesia yang meneliti penggunaan salah satu atau kedua terapi tersebut pada DE akibat Sjögren. Artikel mengenai DE non-autoimun atau terapi sistemik tanpa fokus topikal dikecualikan. Literatur yang relevan dianalisis secara kualitatif untuk menilai efektivitas dan keterbatasan masing-masing terapi. Pembahasan: Berbagai penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kortikosteroid topikal dan siklosporin A topikal memiliki efektivitas berbeda dalam penanganan dry eye pada pasien dengan sindrom Sjögren. Kortikosteroid seperti fluorometholone dan loteprednol terbukti memberikan perbaikan gejala yang lebih cepat terutama pada fase akut peradangan, namun penggunaannya dibatasi oleh risiko efek samping jangka panjang seperti peningkatan tekanan intraokular dan risiko katarak. Di sisi lain, siklosporin A menunjukkan keunggulan dalam menurunkan aktivitas inflamasi secara bertahap, aman untuk terapi jangka panjang, dan efektif dalam mengurangi infiltrasi sel imun seperti sel dendritik di permukaan kornea. Beberapa studi juga mendukung bahwa kombinasi kortikosteroid dan siklosporin A dapat memberikan efek sinergis, mempercepat perbaikan gejala tanpa mengorbankan keamanan jangka panjang. Dengan demikian, pemilihan terapi perlu disesuaikan dengan fase penyakit, tingkat keparahan gejala, serta pertimbangan risiko dan manfaat dari masing-masing agen. Simpulan: Kortikosteroid topikal efektif meredakan gejala cepat pada fase inflamasi akut dry eye sindrom Sjögren, namun hanya dianjurkan untuk penggunaan jangka pendek. Siklosporin A lebih aman untuk terapi jangka panjang karena efek imunomodulasinya. Kombinasi keduanya memberikan hasil sinergis. Pemilihan terapi sebaiknya disesuaikan dengan fase penyakit dan profil risiko pasien.
Studi literatur tentang Infeksi Sistem Saraf Pusat pada Populasi Anak (Meningitis, Ensefalitis dan Meningoensefalitis) Natasha, Messya; Roro Rukmi Windi Perdani; Muhammad Maulana; Prambudi Rukmono
Journal of Golden Generation Health Vol. 2 No. 1 (2026): In Progress 2026 : Journal of Golden Generation Health
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggh.v2i1.348

Abstract

Infeksi Sistem Saraf Pusat (SSP) pada anak, seperti meningitis, ensefalitis, dan meningoensefalitis, masih menjadi ancaman serius di dunia dan di Indonesia dengan catatan ribuan kasu di tiap tahun serta risiko kematian dan kecacatan otak yang tinggi. Studi literatur ini menjelaskan data epidemiologi dari WHO dan rumah sakit di Indonesia, etiologi yang berasal dari virus herpes hingga bakteri Streptococcus pneumoniae, faktor risiko seperti usia bayi atau keadaan imun yang lemah, serta patofisiologi yang memicu pembengkakan otak dan tekanan tinggi di kepala. Gejala khas dari infeksi sistem saraf pusat yaitu demam, leher kaku, kejang, dan perubahan sadar dengan penegakkan diagnosis menggunakan analisis cairan otak (CSF) untuk membedakan penyebab dari penyakit tersebut seperti bakteri (peningkatan neutrofil  dan kadar glukosa rendah) dan  viral (yang didominasi limfosit). Pengkbatan empiris dapat diberikan ceftriaxone-vancomycin atau acyclovir agar hasil kondisi pasien anak lebih baik dan mengurangi komplikasi permanen.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pendidikan Bahasa Inggris, Literasi Teknologi, Kesehatan, dan Pemenuhan Fasilitas Umum di Dusun Cempaka Putih Jupriadi, Lalu; Dian Lestari; Ana Lestari Asmara; Muhammad Maulana; Robi Atun Isnaini; Muslihaturrohmatina; Nabilah Fikriyah; Wahyu Nuya Aidir Candra; Sahadasih; Satria Wawan Saputra
DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2025): DEDIKASI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : YAYASAN HAMJAH DIHA bekerjasama dengan PENA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Qamarul Huda Badaruddin Tahun Akademik 2025/2026 di Dusun Cempaka Putih, Desa Aik Darek, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui bidang pendidikan bahasa Inggris, literasi teknologi, kesehatan masyarakat, serta pemenuhan fasilitas umum. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi lapangan, koordinasi dengan tokoh masyarakat, pelaksanaan program kerja, dan evaluasi kegiatan. Program yang dilaksanakan antara lain English Class di TPQ dan posko KKN, pengajaran literasi teknologi di sekolah, pemeriksaan kesehatan dan edukasi hipertensi, sosialisasi pencegahan pernikahan dini, kegiatan keagamaan, gotong royong lingkungan, serta pembuatan papan identitas RT dan Kepala Dusun. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat belajar anak-anak terhadap bahasa Inggris, meningkatnya pemahaman siswa terhadap pemanfaatan teknologi secara edukatif, meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan, serta terpenuhinya fasilitas umum yang menunjang kegiatan pendidikan dan administrasi lingkungan. Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat serta menjadi sarana penerapan ilmu pengetahuan dan penguatan kepedulian sosial mahasiswa.
Dry Eye Pasca Operasi Katarak yang diberikan Diquafosol Sodium Natasya Jasmine Azzahra; Muhammad Maulana
Medula Vol 16 No 2 (2026): Medula
Publisher : CV. Jasa Sukses Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53089/medula.v16i2.1780

Abstract

Dry eye is one of the most common complications following cataract surgery, primarily caused by tear film instability, ocular surface epithelial damage, and altered mucin secretion. This condition may reduce visual comfort, delay postoperative recovery, and negatively impact patients’ quality of life. Recent literature from the last five years indicates that 3% Diquafosol sodium, a P2Y₂ receptor agonist, provides substantial therapeutic benefits by promoting tear and mucin secretion, enhancing ocular surface integrity, and supporting epithelial repair after surgical trauma. Multiple studies report that Diquafosol, either as monotherapy or in combination with sodium hyaluronate, significantly improves tear breakup time (TBUT), reduces corneal and conjunctival staining, and enhances Schirmer test scores. Improvements in subjective symptoms, including dryness, irritation, and discomfort, were also noted in many postoperative individuals. Perioperative administration initiated prior to surgery and continued during the healing phase has demonstrated superior outcomes compared to postoperative use alone. However, heterogeneity among study designs, variation in treatment duration, and inconsistent subjective symptom improvement remain limitations in current evidence. Overall, available scientific findings support Diquafosol sodium as an effective and safe therapeutic option for managing postoperative dry eye and suggest its incorporation into standard management protocols, especially for patients with pre-existing dry eye or those at high risk.
PENDEKATAN ATTACHMENT SEBAGAI SALAH SATU UPAYA PENCEGAHAN JUVENILE DELINQUENCY Kasmanto Rinaldi; Afrizal Afrizal; Muhammad Maulana
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2022): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2022
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v2i2.2612

Abstract

Anak merupakan karunia tuhan yang maha esa, yang harus senantiasa dilindungi karena anak sejatinya adalah generasi penerus bangsa. kenakalan yang dilakukan anak atau yang disebut dengan kenakalan anak adalah perilaku menyimpang yang mana diluar dari kebiasaan yang ada di dalam masyarakat dan hal itu melanggar hukum. topik ini dipilih mengingat banyaknya kasus kenakalan anak yang terjadi di panti asuhan fajar amanah, sehingga diperlukanlah penyuluhan terkait hal ini. metode pengabdian yang dilaksanakan dibagi dalam beberapa tahap, yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksaaan. edukasi kepada anak terkait dampak kenakalan penting dilakukan karena umumnya anak tidak mengetahui dampak dari kenakalan itu, selain itu edukasi terkait anak nakal dan pencegahannya perlu diberikan pada pengurus panti agar dapat mencegah terjadinya kenakalan anak. oleh karena itu kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan atau sosialisasi guna untuk mengedukasi anak dan pengurus panti mengenai pendekatan attachment sebagai salah satu upaya pencegahan juvenile delinquency Kata Kunci: Anak, Attachment, Kenakalan
PEMBINAAN TERHADAP SISWA YANG MELAKUKAN CYBER BULLYING Kasmanto Rinaldi; Bintang Johan Permana; Fauziah Rahmi; Muhammad Akmal; Muhammad Iqbal; Muhammad Maulana; Mutiara Rengganis AR
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 3 No. 1 (2023): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2023
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v3i1.3064

Abstract

Dalam penyuluhan ini kami memilih topik yaitu “Pembinaan Terhadap Siswa Yang Melakukan Cyber Bullying“ alasan kami memlih topik tersebut karna dalam hasil penelitian yang kami lakukan banyak faktok yang menunjukan remaja melakukan cyberbulling di kota pekanbaru yaitu berkembangnya inovasi teknologi dengan sangat pesat, kontrol sosial yang semakin melemah, Hukum yang tidak diketahui oleh para remaja, dan cara berperilaku remaja yang suka meniru. SMAN 14 Pekanbaru merupakan tempat dimana kami akan melakukan penyuluhan. Penyuluhan pembinaan terhadap siswa yang melakukan cyberbullying merupakan cara yang digunakan untuk menambah pengetahuan tentang pembinaan terhadap siswa yang melakukan cyberbullying untuk pencegahan agar bertujuan mengubah atau mempengaruhi pelaku yang melakukan cyberbullying dan membina agar korban cyberbully tidak merasa takut dan merasa aman. Penyuluhan ini bertujuan untuk memberitahukan bagaimana penghukuman untuk pelaku cyberbullying. Riset ini dijalankan guna memperoleh informasi berupa faktor-faktor apa saja yang dapat menyebabkan cyber bullying. Pada masa ini terdapat beberapa fasilitas yang dapat mendukung terjadinya cyberbullying yang dilakukan oleh remaja diantaranya adalah permainan yang menggunakan internet, sosial media, dan beberapa media komunikasi digital lain. Setiap tahunnya terus terjadi peningkatan kasus-kasus cyberbullying yang dilakukan oleh para remaja. Oleh karena itu faktor-faktor yang menyebabkan para remaja melakukan tindakan cyberbullying ini sangat penting untuk diketahui. Sehingga dengan mengetahui faktor-faktor tersebut, diharapkan kasus cyberbullying dapat diberantas secara efektif dengan mengetahui kebijakan kriminal.
STRATEGI PEMETAAN UMKM SEBAGAI UPAYA PENGUATAN EKONOMI DESA MALANG RAPAT Haris Setyawan; Muhammad Maulana; Dhimas Prasetyo; Calista Oktavia Tondang; Nurlaila Sari; Nur Intan Ratuloli; Alia Anggeraini; Raveliana .; Syarifah Beya Ananda; Dody Irawan
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 8.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor strategis dalam pembangunan ekonomi desa. Desa Malang Rapat memiliki berbagai potensi usaha lokal yang berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan masyarakat. Namun, belum tersedianya data UMKM yang terstruktur menjadi kendala dalam perencanaan pengembangan usaha. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dilaksanakan dengan fokus pada pemetaan UMKM guna mengidentifikasi potensi, persebaran, serta permasalahan yang dihadapi pelaku usaha. Metode yang digunakan meliputi observasi, survei, wawancara, dan dokumentasi. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa sektor kuliner dan perdagangan mendominasi aktivitas UMKM di Desa Malang Rapat, dengan kendala utama pada aspek pemasaran dan legalitas usaha. Pemetaan ini menghasilkan database UMKM desa yang dapat menjadi dasar perumusan kebijakan dan program pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.