Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Penguatan Kapasitas Guru Penggerak dalam Pembelajaran Berpusat pada Siswa melalui Kegiatan Lesson Study for Learning Community (LSLC) Shahibul Ahyan; Baiq Fatmawati; Baiq Fitri Rahmawati; Baiq Hikmah Widiawati
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 1 (2025): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v7i1.2513

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada guru yang tergabung pada Komunitas Guru Penggerak (KGP) Lombok Timur dalam melaksanakan pembelajaran yang berpusat pada siswa melalui kegiatan Lesson Study for Learning Community (LSLC). Pengabdian ini melibatkan 27 guru penggerak jenjang SD dan SMP di Kabupaten Lombok Timur. Ada empat tahapan pelaksanaan pengabdian ini yaitu focus group discussion, sosialisasi dan workshop desain pembelajaran berpusat pada siswa melalui kegiatan Lesson Study for Learning Community (LSLC), melakukan plan bersama, serta praktek buka kelas dan forum refleksi pembelajaran. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa 85% peserta memahami dengan baik mengenai LSLC. Disamping itu, peserta sangat antusias dan terlibat aktif dalam setiap pelaksanaan kegiatan. Pada saat pelaksanaan buka kelas, proses pembelajaran yang dilakukan sudah berpusat pada siswa. Siswa terlibat aktif selama proses pembelajaran berlangsung. Strengthening the Capacity of Teachers in Student-Centered Learning through Lesson Study for Learning Community (LSLC) Activities This service aims to provide an understanding to teachers who are members of the East Lombok Community of Teacher Movers (KGP) in implementing student-centered learning through Lesson Study for Learning Community (LSLC) activities. This service involved 27 mobilizing teachers at the elementary and junior high school levels in East Lombok Regency. There are four stages of implementing this service, namely focus group discussions, socialization and workshops on student-centered learning design through Lesson Study for Learning Community (LSLC) activities, conducting joint plans, as well as open class practices and learning reflection forums. The results of the service showed that 85% of the participants had a good understanding of LSLC. In addition, participants were very enthusiastic and actively involved in every activity implementation. During the open class implementation, the learning process was student-centered. Students were actively involved during the learning process.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis: Suatu Meta Analisis Husnul Mukti; Ni Ketut Suarni; I Gede Margunayasa; B Fitri Rahmawati
Journal of Education and Instruction (JOEAI) Vol. 7 No. 1 (2024): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v7i1.8650

Abstract

Kemampuan berpikir kritis sangat dibutuhkan di abad 21. Oleh karena itu, pembelajaran harus memberikan pengalaman yang mampu menstimulus kemampuan berpikir kritis siswa. Salah satu model pembelajaran yang disinyalir berpengaruh positif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa adalah model pembelajaran berbasis masalah (PBL). Sudah banyak penelitian yang dilakukan dan memberikan hasil yang beragam, sehingga belum dapat memberikan gambaran yang akurat. Oleh karena itu, studi ini dilakukan untuk mengekstraksi hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya untuk kemudian dianalisis untuk melihat pengaruh yang diberikan model PBL terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Metode penelitian yang dilakukan adalah meta analisis dengan menganalisis artikel yang peroleh melalui beberapa meta data. Hasil dari seleksi diperoleh sebanyak 20 artikel quasi eksperimen yang kemudian diekstraksi untuk mendapatkan data berupa jumlah sampel, mean, dan standar deviasi. Analisis data menggunakan metode Hedges untuk mendapatkan effect size dari keseluruhan data. Hasil analisis menunjukkan bahwa effect size yang diperoleh sebesar 1.050, dengan Confidence Interval (CI) 0,565-1,534 dan p value < 0,001 atau < α (0,05). Dengan demikian, hasil studi meta analisis ini membuktikan bahwa model PBL memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Kata Kunci: model pembelajaran berbasis masalah, kemampuan berpikir kritis, pengaruh, meta analisis
Workshop Desain Media Pembelajaran Berbasis Android dalam Menghadapi Implementasi Kurikulum Merdeka Fauzi, Lalu Muhammad; Gazali, Muhammad; Hayati, Nila; Satriawan, Rody; Rahmawati, B. Fitri; Dewi, Gustianti
Al-Mu'awanah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/almuawanah.v3i2.14385

Abstract

The use of technology in the world of education is a must where digital technology is currently an important part in supporting teaching and learning activities. Professional teachers have the obligation to plan learning, carry out quality learning processes, as well as assess and evaluate learning outcomes, so to carry out these obligations the first step a teacher must take is to design all learning tools. To improve this, it is considered important to provide workshops or training on Android-based learning media design. The workshop was carried out for one full day with details of the provision of materials, practice of making electronic applications and mentoring of participants after the workshop activities were completed. With the aim of increasing teacher competence in designing and utilizing android-based learning media in the learning process in the classroom. The workshop will be held on Saturday, August 6, 2022 at SMAN 2 Selong. The results of the workshop illustrate that participants have been able to create android-based learning media applications.
Implementation of Merdeka Curriculum Concept, Challenges and Benefits in Elementary School Education Aziz, Abdul; Mukti, Husnul; Rahmawati, B. Fitri; Hadi, Yul Alfian
IJE : Interdisciplinary Journal of Education Vol. 3 No. 2 (2025): July Interdisciplinary Journal of Education (IJE)
Publisher : Sumber Belajar Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61277/ije.v3i2.210

Abstract

This study aims to analyze the concept, challenges, and benefits of implementing the independent curriculum at the elementary school level through a literature review approach. The independent curriculum is presented as a reform towards relevant and more student-centered learning, emphasizing flexibility and the development of Pancasila student profiles.  Based on the literature review, it was found that there were challenges in its implementation, such as lack of teacher understanding, limited resources, and resistance to change. However, this curriculum also brings significant benefits, such as increased student learning motivation, teacher creativity, and the possibility of holistic learning outcomes. This study recommends ongoing support, such as intensive training and development of learning communities, to overcome these challenges. Therefore, the autonomous curriculum is expected to be implemented optimally, creating an adaptive and high-quality ecosystem for elementary educatio
Project-Based Learning (PjBL) berbasis Sejarah Lokal: Model Efektif untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Siswa dalam Pembelajaran Sejarah Rahmawati, B. Fitri; Suhupawati, Suhupawati; Zidni, Zidni; Saputra, Bambang Eka
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 9, No 3 (2025): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v9i3.8744

Abstract

Critical and creative thinking skills are competencies needed in the 21st century. Therefore, a learning model is needed that can improve both competencies, namely the local history-based project-based learning (PjBL) model. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the local history-based Project-based Learning (PjBL) model in improving students' critical and creative thinking skills in history learning. This study used a quasi-experimental method with a pretest-posttest control group design. The study was conducted in class X with a sample of 170 people. Data collection used observation using an assessment rubric for students' critical and creative thinking skills, while data analysis used Manova with the help of SPSS 25.0. The results showed that the critical thinking skills of the group that learned using the local history-based PjBL model were better than the group that learned using the conventional model (mean PjBL group = 71; mean conventional group = 60). Likewise, the creative thinking skills of students in the local history-based PjBL group were better than students who learned using the conventional model (mean PjBL group = 81; mean conventional group = 59). This result is reinforced by the results of the Manova test where the F value for Pillai's Trace, Wilks' Lambda, Hotelling's Trace, and Roy's Largest Root is 2466.745 with significance (Sig.) = 0.000 <0.05. Likewise with the Tests of Between-Subjects Effects for critical thinking (F = 1222.236; p <0.001) and creative thinking (F = 4483.554; p <0.001) which means that the integrated PjBL model of Local History is effective in improving students' critical thinking and creative thinking skills both simultaneously and partially.
Pengaruh Model Pembelajaran VCT (Klarifikasi Nilai) Terhadap Motivasi dan Prestasi Belajar IPS Pada Siswa SMP Islam Terampil Pancor Kopong Rahmawati, B. Fitri; Zidni, Zidni
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 1 No 2 (2017): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v1i2.590

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan motivasi dan prestasi belajar di IPS subjek sebelum dan setelah diterapkan model pembelajaran VCT. jenis penelitian ini adalah pra eksperimen, ada satu kelas, itu kelas eksperimen tanpa kelas kontrol, untuk mengumpulkan data penelitian, peneliti memberikan pre test dan post test, dan non tes dalam bentuk kuesioner. Penelitian dilaksanakan di kelas SMP IT Islam Pancor Kopong VIII pada tahun akademik 2015/2016. Total sampel penelitian ini adalah 18 siswa, variabel penelitian terdiri dari variabel dependen, itu VCT (nilai memperjelas) dan variabel bebas adalah motivasi dan prestasi belajar IPS subjek. Instrumen penelitian ini adalah tes untuk prestasi belajar, jenis tes adalah pilihan ganda, 20 item, dan non tes adalah kuesioner untuk motivasi siswa, 44 butir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada prestasi perbedaan siswa antara sebelum dan sesudah Model VCT digunakan. Yang dilihat dari rata-rata post test lebih tinggi dari pre test, dan hipotesis dianalisis, itu hipotesis diterima. Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa menggunakan model VCT adalah efek motivasi dan prestasi siswa pada siswa tahun kedua SMP IT Islam Pancor Kopong pada tahun akademik 2015/2016.
Pengaruh Metode Bertimbal Balik (Reciprocal Teaching) Terhadap Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas XI IPS SMA Negeri 2 Aikmel Tahun Pelajaran 2018/2019 Nurfitri, Celine; Badarudin, Badarudin; Rahmawati, B. Fitri
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 2 No 2 (2018): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v2i2.1371

Abstract

The preliminary study shows that History is an unattractive, boring, difficult subject, etc. that shows students actually don't like the lesson. This situation can be aggravated if the teacher who teaches it is monotonous, too theoretical, and abstract, lack of textbooks, plus an ever-changing curriculum. Students' critical thinking skills can be very diverse, especially can be seen from the lack of active participation of students in learning, the low response and courage of students to express opinions. Facing this reality, researchers want to try reciprocal teaching method that is assumed to have a positive effect on students' critical thinking skills. The purpose of this study was to determine the effect of Reciprocal teaching models on students' critical thinking skills in History subjects in the XI IPS class in SMAN 2 academic year 2017/2018. This type of research is experimental research. The experimental group was given treatment using the Reciprocal Teaching method while the control group using conventional methods. Data on the results were collected through observation sheet. data analysis was performed with t-test formula. Based on the results of data analysis obtained t-count = 6.370 and t-table 2.00 with dk 58 and a significance level of 5% so that the null hypothesis is rejected and the alternative hypothesis is accepted, which means there is a positive and significant influence using the reciprocal method (Reciprocal Teaching ) on students' critical thinking skills in History subjects in class XI IPS students of SMAN 2 Aikmel academic year 2018/2019.
Identifikasi Permasalahan-Permasalahan dalam Pembelajaran IPS Rahmawati, B. Fitri; Zidni, Zidni
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2019): Juni
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v3i1.1844

Abstract

Mata pelajaran IPS merupakan salah satu mata pelajaran yang dibelajarkan secara terintegarasi di tingkat SMP. Pembelajaran terintegrasi ini menimbulkan persoalan tersendiri dalam pembelajaran IPS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi permasalahan-permasalahan dalam pembelajaran IPS. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Informan yang digunakan adalah guru-guru dan siswa dari tujuh sekolah SMP/MTs. Metode pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diidentifikasi empat permasalahan yakni perilaku disruptif siswa, kurangnya sarana dan prasarana pembelajaran, guru kurang memahami materi di luar bidang ilmunya serta metode pembelajaran yang kurang variatif. Perilaku disruptif siswa yang teridentifikasi adalah berkeliaran dan bermain-main ketika pembelajaran berlangsung, susah diatur, tidak mengerjakan tugas yang diberikan, membuat keributan di dalam kelas, tidak memperhatikan, dan mengantuk. Sedangkan sarana-dan prasarana pembelajaran yang dianggap masih kurang adalah buku dan media pembelajaran. Guru juga merasa kesulitan dalam memahami materi pelajaran di luar bidangnya dan metode pembelajaran yang digunakan kurang variatif karena lebih banyak menggunakan metode ceramah.
Persepsi Guru Sejarah Terhadap Eksistensi Museum Negeri NTB Sebagai Sumber Belajar dan Media Pembelajaran Nurhajjah, Nurhajjah; Badarudin, Badarudin; Rahmawati, B Fitri
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 4 No 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v4i1.2254

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi guru sejarah tentang eksistensi museum Negeri Nusa Tenggara Barat sebagai sumber dan media pembelajaran sejarah. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriftif. Penelitian ini berfokus pada persepsi guru sejarah tentang keberadaan museum Negeri Nusa Tenggara Barat dalam pembelajaran sejarah di Madrasah Aliyah Kecamatan Aikmel. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Teknik triangulasi sumber dan metode peneliti gunakan untuk menguji keabsahan data. Analisis data dapat dilakukan dengan cara interaktif dan berlangsung terus menerus sampai tuntas. Hasil dari penelitian ini adalah Eksistensi Museum Negeri NTB dapat memberikan manfaat sebagai sumber dan media dalam pembelajaran sejarah. Terdapat beragam manfaat yang diperoleh dalam pembelajaran sejarah ketika memanfaatkan museum sebagai sumber dan media pembelajaran yaitu: 1) siswa memiliki pengalaman yang konkrit dalam belajar sejarah, karena museum memiliki koleksi mengenai bukti-bukti dari peristiwa sejarah yang dipelajari. Hal ini dapat memberikan hasil belajar yang lebih bermakna; 2) guru memiliki referensi tambahan dalam membelajarkan sejarah, sehingga dapat melengkapi kekurangan sumber pembelajaran; 3) guru dapat menerapkan metode karya wisata sebagai alternatif untuk menciptakan pembelajaran yang lebih bervariasi; 4) siswa menjadi lebih termotivasi untuk belajar sejarah; 5) menghilangkan rasa bosan dalam belajar sejarah.
Penggunaan Media Interaktif Power Point Dalam Pembelajaran Daring Rahmawati, B. Fitri; Badarudin, Badarudin; Hadi, Muhammad Shulhan
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 4 No 2 (2020): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v4i2.3135

Abstract

Merebaknya pandemi Covid 19 mengubah model pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran daring. Pembelajaran daring lebih banyak dilakukan secara tidak langsung (asynchronous) sehingga membutuhkan media pembelajaran yang dapat mendukung penyampaian materi dari guru kepada siswa. Salah satu media yang dapat digunakan adalah media interaktif power point. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan media interaktif power point terhadap hasil belajar sejarah. Metode yang digunakan adalah pre eksperimen dengan model one shot case study dimana tidak ada kelas kontrol dan tidak ada pretes. Keefektifan terlihat dari rerata skor hasil belajar yang diperoleh siswa dibandingkan dengan skor KKM yang telah ditetapkan (75). Uji analisis menggunakan rumus one sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan nilai sig. (2-tailed) = 0,001 < 0,05 = α yang berarti penggunaan media interaktif power point efektif terhadap hasil belajar sejarah siswa di MAN 1 Lombok Timur. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat direkomendasikan untuk menggunakan media interaktif power point sebagai alternatif media pembelajaran daring.