Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pembelajaran Sejarah Terintegrasi PPK, Literasi, Keterampilan Abad XXI (4c), dan HOTS Rahmawati, B. Fitri; Hadi, Muhammad Shulhan; Zidni, Zidni
Fajar Historia: Jurnal Ilmu Sejarah dan Pendidikan Vol 5 No 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/fhs.v5i2.4534

Abstract

The change in the learning paradigm that integrates Strengthening Character Education (PPK), Literacy, 4c, and HOTS is a real challenge for history learning. Therefore, it is necessary to know how the teacher's perception of it is. The aim is to explore in-depth what teachers think about it. The research method that will be used is a qualitative method with a phenomenological approach. The technique of determining the informants used the purposive sampling technique (samples aimed). The data collection technique used is in-depth interviews. The informants of this study were history teachers at SMA Negeri Lombok Timur, totaling 20 people. The data analysis technique used is the technique stated by Moustakas, namely the textural and structural description technique. The results of this study indicate that all teachers positively welcome the implementation of this integrated learning even though many obstacles are still being faced. According to them, this model is ideal so that the implementation is still in the stage of trying to achieve it. For history teachers, this integrated learning is a way to change the image of history learning which has seemed boring, only contains memorization and stories. With the emphasis on character, literacy, 4c, and HOTS both in planning, implementation, and assessment, the old-style learning process can be improved. Strengthening education has long been implemented even before the implementation of this integrated learning. As for literacy, there are still many obstacles faced because students' interest in literacy is still low. 4c and HOTS skills are still in the process of being achieved and efforts are being made by teachers.Perubahan paradigma pembelajaran yang mengintegrasikan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), Literasi, 4c dan HOTS menjadi tantangan nyata bagi pembelajaran sejarah. Oleh karena itu perlu mengetahui bagaimana persepsi guru tentang itu. Tujuannya adalah untuk mengeksplorasi secara mendalam apa yang dipikirkan guru terkait hal tersebut. Adapun metode penelitian yang akan digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling (sampel bertujuan). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam (indept interview). Informan penelitian ini adalah guru sejarah di SMA Negeri Lombok Timur yang berjumlah 20 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik yang dinyatakan Moustakas yakni teknik deskripsi tekstural dan struktural. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua guru menyambut positif pemberlakuan pembelajaran terintegrasi ini meskipun banyak kendala yang masih dihadapi. Menurut mereka model ini sangat ideal sehingga dalam implementasi masih dalam tahap upaya untuk mencapainya. Bagi guru sejarah, pembelajaran terintegrasi ini menjadi cara untuk mengubah citra pembelajaran sejarah yang selama ini terkesan membosankan, hanya berisi hapalan dan cerita-cerita. Dengan adanya penekanan-penekanan terhadap karakter, literasi, 4c dan HOTS ini baik dalam perencanaan, implementasi maupun penilaian, maka proses pembelajaran gaya lama dapat diperbaiki. Penguatan pendidikan karakter sudah lama diterapkan bahkan sebelum diberlakukannya pembelajaran terintegrasi ini. Sedangkan untuk literasi, masih banyak kendala yang dihadapi karena minat litersi siswa masih rendah. Keterampilan 4c dan HOTS masih dalam proses pencapaian dan upaya-upaya yang terus dilakukan oleh guru.
Nilai-Nilai Sejarah Kemaliq Lingsar dan Peranannya Bagi Kehidupan Masyarakat Desa Lingsar Lombok Barat Zidni Zidni; Suhupawati Suhupawati; B. Fitri Rahmawati; Muhammad Shulhan Hadi
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v7i2.3660

Abstract

Kemaliq Lingsar merupakan tempat yang dianggap suci oleh masyarakat sasak baik yang beragama Islam maupun Hindu. Kemaliq Lingsar merupakan bukti peninggalan sejarah penyebaran agama islam di daerah Lingsar yang berada di komplek Pure Lingsar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan tentang sejarah Kemaliq Lingsar, nilai-nilai yang terdapat pada Kemaliq Lingsar, dan peranan Kemaliq Lingsar bagi kehidupan masyarakat di Desa Lingsar Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, analisis data, dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kemaliq Lingsar merupakan bangunan bersejarah yang berada di dalam komplek pure lingsar. Kemaliq dibangun pada abad ke-15 M oleh Datuk Milir. Kemaliq ini kemudian dipugar oleh Anak Agung Karang Asem Bali tahun 1714 karena berada satu komplek dengan Pura Gaduh yang dibangun sebagai tempat beribadahnya umat Hhindu. Kemaliq lingsar memiliki nilai sosial, nilai agama dan nilai budaya bagi kehidupan masyarakat Lingsar. Selain itu Kemaliq Lingsar memiliki peran dalam agama, sosial, dan ekonomi dalam kehidupan masyarakat Lingsar.
Penerapan Metode Pembelajaran Penemuan Terbimbing (Guided Discovery) Untuk Meningkatkan Minat Belajar Statistika B. Fitri Rahmawati; Husnul Mukti; Zidni Zidni; Suhupawati Suhupawati
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 8 No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v8i2.5688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode penemuan terbimbing untuk meningkatkan minat dan aktivitas belajar siswa pada mata kuliah statistika pada siswa pendidikan sejarah. Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan kelas Kemmis dan Taggart, yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi untuk mengukur penerapan metode penemuan terbimbing dan aktivitas belajar siswa serta angket untuk mengukur minat siswa. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, baik kuantitatif maupun kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode penemuan terbimbing dapat meningkatkan minat dan aktivitas belajar siswa. Pada siklus I, keterlaksanaan metode pembelajaran mencapai 75%. Meningkat menjadi 80% pada siklus kedua; aktivitas belajar siswa mencapai 60% dan pada siklus II 80%. Minat siswa mencapai 60% dan meningkat menjadi 80% pada siklus II. Hasil penelitian ini menyiratkan praktik mengajar bahwa metode penemuan terbimbing dapat digunakan sebagai alternatif untuk mengembangkan minat siswa dan menyediakan lingkungan belajar yang kondusif untuk aktivitas, keterlibatan, dan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran.
Citra Pembelajaran Sejarah dalam Persepsi Siswa B. Fitri Rahmawati; Muhammad Shulhan Hadi; Hubaidiyah Hubaidiyah
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 9 No 1 (2022): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v9i1.7497

Abstract

The purpose of this research is to describe students' perceptions of history learning. The method used in this research is descriptive qualitative. This research was conducted at the Madrasah Aliyah Nurussalam Tetebatu, East Lombok for students of class XI IIS. Data collection techniques using interviews, observation, open questionnaires and documentation. Data were analyzed using data analysis techniques by Miles and Huberman, namely data reduction, data display and data verification. The results of this study show a picture of the image of learning history based on student perceptions which can be seen from the subject matter, learning media, learning resources, learning methods and learning evaluation. According to students, historical material is quite easy to understand, but there are obstacles such as difficulty understanding foreign terms, boring learning, class hours at the end so students fall asleep. Teachers have also used learning media such as textbooks, blackboards and markers. Such media is considered boring and not varied. Students expect learning outside the classroom that utilizes the environment as a learning medium. Likewise with learning resources, which are still less varied. Teachers are more dominant in using books as learning resources, while environmental media which is the hope of students, have not been used optimally. While the learning methods most widely used by teachers are lecture methods, discussion methods and question and answer methods. Meanwhile, to evaluate history lessons, the teacher uses the method used by the teacher in the form of assignments, daily tests and end-of-semester exams. 
Everyone is Teacher Here: Alternatif Metode Pembelajaran Efektif untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Yunanda Putri Ariska; B. Fitri Rahmawati; Muhammad Shulhan Hadi
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 10 No 1 (2023): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v10i1.23980

Abstract

This research aims to determine the effectiveness of the Everyone Is A Teacher Here learning method on students' critical thinking abilities in the history subject class XI MA Mu'allimat NWDI Pancor. This research uses a quantitative approach with experimental methods. The type of experiment used is quasi-experimental because the researcher cannot control other variables that might have an influence on the research. The experimental design used was a posttest only control group design, namely a design that did not conduct a pretest on research subjects. This was done considering that the learning outcomes between the experimental and control groups were relatively the same. Data collection uses observation to obtain data regarding the implementation of learning using the everyone is teacher here method and students' critical thinking abilities. Data was obtained using an instrument in the form of an observation sheet. Data analysis uses inferential statistical analysis, namely using Mann Whitney nonparametric statistics because the data is not normally distributed. Testing was carried out using SPSS 25.0. The results of hypothesis testing show that the Everyone Is A Teacher Here learning method is effective in improving students' critical thinking skills with a significance value (2-tailed) of 0.000 <0.05, which shows that there is a significant difference between the average results of the experimental class and the control class.
Workshop pembuatan aplikasi arsip elektronik Fauzi, Lalu Muhammad; Gazali, Muhammad; Mukti, Husnul; Hayati, Nila; Rahmawati, Baiq Fitri
ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masayarakat Vol 3 No 1 (2022): ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/ab.v3i1.5824

Abstract

Each archive can help one's memory of a particular manuscript as an information center. As a source of documentation, archives can be used by organizational leaders in making appropriate decisions regarding the problems at hand as an official proof of responsibility for the administration's administration. Teachers are not only required to march in understanding the subject matter, but teachers must also be able to archive important documents as part of implementing learning. It is considered essential to provide workshops or training in electronic archive applications. The workshop was carried out for one whole day with details of the provision of materials, the practice of making electronic applications, and mentoring of participants after the workshop activities were completed. The workshop will be held on Saturday, August 28, 2021, at SDN 4 Perigi. The results of the workshop provide an illustration that participants have been able to create electronic archive applications using the Auto Play Media Studio 8.0 application