Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Poster Menggunakan Smartphone Untuk Meningkatkan Pemahaman Sejarah Siswa Pada Pembelajaran Sejarah Kelas X IPS 5 SMA Negeri 15 Batam Elisa Elisa; Bedriati Ibrahim; Suroyo Suroyo
CHRONOLOGIA Vol 5 No 1 (2023): Chronologia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jhe.v5i1.11724

Abstract

This research produces a learning tool or media which is to improve students' understanding of history in learning history with indicators that students are capable of interpreting, exemplifying, classifying, summarizing, concluding, differentiating, and explaining. This development research uses the ADDIE model with the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. The validation results of material experts with an average score of 4.53, question experts with an average score of 4.6, media experts with an average score of 4.83 in the ''Very Eligible'' category, while for the assessment of class X IPS 5 students of SMA Negeri 15 Batam as a user obtained a value with an average score of 4.65 ''Very Eligible'' used in the learning process. The results of the tests carried out by students at the pretest with a value of 57.8 and continued with the posttest with a result of 85.7. That way it shows students can recall the material that has been studied and answer correctly the questions given by the teacher. The Normalized Gain value was 68.9 in the "Effective Enough" category. From this information, it shows that the use of posters to increase students' understanding of history is ''Quite Effective'' used in history learning.
Philosophy of Pacu Jalur: Sustainable of Character Development in Pacu Jalur Values on the Pancasila Student Profile Suroyo Suroyo; Bima Maulana Putra; Bedriati Ibrahim; Antonia Soriente
Salus Cultura: Jurnal Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55480/saluscultura.v3i1.89

Abstract

Pacu Jalur is a rowing competition which is held every year in Kuantan Singing District, Riau Province. The values contained in the runway have a picture that can become the prevailing values in society. This research is descriptive qualitative research with interview technique as the research data instrument, besides that observation and documentation are also conducted to support the data collected by interview technique. The population of this research is the people who take part in the track race, while the key informants of this study are the participants of the spur-of-the-road festival using purposive sampling as a sampling technique. The results show that the values of sustainable character development that are being promoted by the Ministry of Education and Culture regarding the profile of Pancasila students, where character education focuses more on the values listed in Pancasila, so that the values on the Pancasila student profile have the values contained in the philosophical values. contained in the track race. This is also because the Pacu Jalur has adopted the values of the ancestors that contain social meaning and high integrity, so that the philosophical values in Pacu Jalur have a similar meaning to the profile of Pancasila students.
PENERAPAN METODE CONSEPT SENTENCE DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS KELAS VIII 1 DI SMP NEGERI 18 PEKANBARU Dwi Ayu; Bedriati Ibrahim; Suroyo Suroyo
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 3 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v6i3.413-418

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan rendahnya hasil belajar IPS siswa kelas VIII 1 SMP Negeri 18 Pekanbaru yang terjadi karena kurang bervariasinya guru dalam penggunaan metode pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini ialah dapat meningkatkan hasil belajar siswa sesuai dengan Kriteria Ketuntasan Maksimum (KKM). Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus dengan teknik pengumpulan data dengan teknik observasi, tes dan dokumentasiHasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil rata-rata aktivitas guru menggunakan metode Consept Sentence pada siklus 1 sebesar 69,64% sebesar tergolong kriteria cukup, kemudian mengalami peningkatan menjadi 82,14% pada siklus 2 dengan kriteria baik. Rata -rata aktivitas belajar siswa pada siklus 1 537,5 dengan kriteria baik, kemudian meningkat pada siklus 2 dengan rata-rata skor 581,5 dengan kriteria baik. Hasil belajar klasikal siswa siklus 1 sebesar 63,3% dengan kriteria cukup, kemudian meningkat pada siklus 2 sebesar 90% dengan kriteria baik dan telah mencapai keberhasilan ketuntasan belajar klasikal yaitu ≥ 85%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan metode pemvelajaran Consept Sentence dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS di Kelas VIII 1 SMP Negeri 18 Pekanbaru
Peningkatan Karakter Siswa melalui Pendekatan Pembelajaran Aktif dengan Metode Bermain Peran di SDN 003 Pangkalan Kerinci Yulita Yulita; Suciati Suciati; Suroyo Suroyo
Instructional Development Journal Vol 5, No 3 (2022): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idj.v5i3.26217

Abstract

Pembelajaran di SD Negeri 003 dalam pengamatan bahwa sebagain besar guru pada kelas tinggi sudah menerapkan pembelajaran active learning dengan pendekatan role playing sesuai dengan yang ada pada silabus dan perangkat pembelajaran yang dibuat oleh guru. kenyataan dilapangan dan observasi, guru sudah menerapkan pembelajaran aktif yang bersifat kognitif. Namun pembelajaran pada aspek afektif/sikap seperti pendidikan karakter masih belum dilakukan. Sehingga, penulis berargumentasi jika guru telah menerapkan pembelajaran mata pelajaran kognitif, apakah pembelajaran pada pendidikan karakter juga dapat menimbulkan pengaruh pada karakter siswa di sekolah maupun luar sekolah. Pendekatan penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang mengarah pada penelitian lapangan (field research). Dengan menitikberatkan pada proses pencarian setiap data yang ada di lapangan, penulis dapat memperoleh gambaran yang lengkap tentang informasi yang dibutuhkan dari permasalahan yang dibuat dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Dengan tujuan agar semua materi yang dipelajari bersifat komprehensif, natural, dan logis. Dengan tujuan untuk memberi gambaran pembelajaran berbasis pembelajaran aktif dengan teknik role playing dalam pembentukan karakter pada siswa di SDN 003 Pangkalan Kerinci. Dalam penelitian ini informan adalah warga sekolah dari SD Negeri 003 Pangkalan Kerinci yang terdiri dari 2 guru kelas dan lima orang perwakilan siswa. Instrumen penelitian dalam ini menggunakan instrument wawancara, observgasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menjelaskan jika penerapan bermain peran dalam pendidikan katakter dapat meningkatkan nilai tanggungjawab pada siswa, selain itu, nilai lainnya yaitu kerjasama dan kemandirian memiliki peningkatan terhadap pendidikan karakter khususnya karakter kemandirian, kerjasama dantanggungjawab. Sedangkan, hambatan dalam penerapan bermain peran dapat dilihat ketika siswa sulit dan tidak ingin mengikuti bermain peran, selain itu, keberhasilan di nilai efektif jika siswa dapat mengikuti bermain peran sesuai dengan instruksi dari guru pada pelajaran di kelas.TRANSLATE with x EnglishArabicHebrewPolishBulgarianHindiPortugueseCatalanHmong DawRomanianChinese SimplifiedHungarianRussianChinese TraditionalIndonesianSlovakCzechItalianSlovenianDanishJapaneseSpanishDutchKlingonSwedishEnglishKoreanThaiEstonianLatvianTurkishFinnishLithuanianUkrainianFrenchMalayUrduGermanMalteseVietnameseGreekNorwegianWelshHaitian CreolePersian //  TRANSLATE with COPY THE URL BELOW Back EMBED THE SNIPPET BELOW IN YOUR SITE Enable collaborative features and customize widget: Bing Webmaster PortalBack//
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah san Profesionalisme Guru terhadap Prestasi Belajar Siswa SD Negeri 001 Japura Sarinur Hepa; M. Gorky Sembiring; Suroyo Suroyo
Instructional Development Journal Vol 5, No 3 (2022): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idj.v5i3.25824

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis 1) pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap prestasi belajar siswa, 2) pengaruh profesionalisme guru terhadap prestasi belajar siswa, dan 3) pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan profesionalisme guru terhadap prestasi belajar siswa SD Negeri 001 Japura. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis korelasional dengan variabel independen adalah kepemimpinan kepala sekolah dan profesionalisme guru, sedangkan variabel dependen adalah prestasi belajar siswa. Penelitian ini dilakukan pada guru dan siswa kelas tinggi SD Negeri 001 Japura dengan populasi 20 guru dan 100 siswa. Sampel yang digunakan adalah semua guru dan sebanyak 20 siswa. Hasil penelitian persamaan regresi sederhana yaitu 1) kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh tidak signifikan  terhadap prestasi belajar siswa sebesar 0,04%, 2) profesionalisme guru berpengaruh sinifikan terhadap prestasi belajar siswa sebesar 2,2%. Hasil persamaan regresi berganda yaitu kepemimpinan kepala sekolah dan profesionalisme guru berpengaruh tidak signifikan terhadap prestasi belajar siswa sebesar 2,7% berarti 97,3% dipengaruhi faktor lain.TRANSLATE with x EnglishArabicHebrewPolishBulgarianHindiPortugueseCatalanHmong DawRomanianChinese SimplifiedHungarianRussianChinese TraditionalIndonesianSlovakCzechItalianSlovenianDanishJapaneseSpanishDutchKlingonSwedishEnglishKoreanThaiEstonianLatvianTurkishFinnishLithuanianUkrainianFrenchMalayUrduGermanMalteseVietnameseGreekNorwegianWelshHaitian CreolePersian //  TRANSLATE with COPY THE URL BELOW Back EMBED THE SNIPPET BELOW IN YOUR SITE Enable collaborative features and customize widget: Bing Webmaster PortalBack//
DEVELOPMENT OF MULTICULTURALISM ON ETHNIC AND RELEGION IN INDONESIA: PERKEMBANGAN MULTIKULTURALISME PADA ETNIS DAN AGAMA DI INDONESIA Suroyo; Bima Maulana Putra; Yuliantoro; Bedriati Ibrahim
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 7 No 1 (2023): Santhet : Jurnal Sejarah, Pendidikan, dan Humaniora
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v7i1.2716

Abstract

Multiculturalism is a phrase that refers to people's viewpoints on the world's diversity, as well as cultural policies that promote acceptance of difference. Diversity in life is an unavoidable condition, as proven by the facts mentioned above Indonesia. Hostilities had arisen across almost the whole territory of the Unitary State of the Republic of Indonesia at this time, signifying a range of differences. To attain true peace, a modern-day paradigm of ethnic and religious diversity, with a focus on religious pluralism in Indonesia, must be constructed. Using a descriptive qualitative approach and library research methodology with data collection technique, this study will collect information about books important to core intercultural education principles. Indonesian society has existed from the dawn of time. During this multicultural nation's life, our nation is engaged in a large and long-term undertaking to reestablish the spirit of oneness in diversity. Bhinneka Tunggal Ika isn't just an abstract principle here; it's also a shared respect of togetherness and pluralism. Nationality is more than a combination of bloodshed and residence. The goal of this document format, which is a documentation research technique, is to collect numerous references in the form of books, articles, documents, and other materials related to the fundamental principles of ethnic and religious multiculturalism in Indonesia. Gaining cultural understanding and ethnic literacy does not always imply that attitudes of racism, prejudice, and discrimination are abolished, and this approach undervalues the huge significance of racism. Individuality and group diversity will be stressed in educational practices, which will be vulnerable and culturally sensitive, and will consider all points of view and values to be equal. The popular belief is that the saying "Bhinneka Tunggal Ika" is only a slogan, but variety is a reality.
Pengaruh Metode Team Quiz Terhadap Minat Belajar Siswa pada Pembelajaran Sejarah di Kelas XI IPS SMA Negeri 2 Kubu Babussalam Karin Salina; Suroyo Suroyo; Yanuar Al Fiqri
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 1, No 2 (2024): September 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v1i2.2905

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah bahwa ada masalah yang dihadapi siswa/siswi saat mempelajari mata pelajaran sejarah di kelas XI IPS, sebagian siswa minat belajar masih kurang, lalu pada saat proses pembelajaran berlangsung siswa mengalami kejenuhan dan model pembelajaran yang digunakan sudah seringkali digunakan, sehingga kurang mendukung keaktifan siswa saat proses pembelajaran berlangsung . Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah : (1) Bagaimana penerapan metode Team Quiz pada pembelajaran sejarah di kelas XI IPS SMA Negeri 2 Kubu Babussalam ? (2) Apakah berpengaruh metode Team Quiz terhadap minat belajar siswa pada pembelajaran sejarah di kelas XI IPS SMA Negeri 2 Kubu Babussalam? (3) Seberapa besar pengaruh metode Team Quiz terhadap minat belajar siswa pada pembelajaran sejarah di kelas XI IPS SMA Negeri 2 Kubu Babussalam?. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penyebaran angket kepada responden kelas XI IPS SMA Negeri 2 Kubu Babussalam yang berjumlah 53 siswa serta teknik pengumpulan data angket/kuisioner dan dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji Normalitas, Homogenitas dan Uji t dengan menggunakan Variabel Team Quiz (X) dan Variabel Minat Belajar (Y). Berdasarkan hasil analisis  statistik  Normalitas,Homogenitas dan Uji t,diperoleh kesimpulan bahwa ada pengaruh metode Team Quiz terhadap minat belajar siswa pada pembelajaran sejarah di kelas XI IPS SMA Negeri 2 Kubu Babussalam. Dilihat dari rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol. Pada kelas eksperimen dengan menggunakan metode Team Quiz, minat belajar siswa memiliki rata-rata 81,6. Adapun kelas kontrol memiliki skor rata-rata minat belajar siswa 78,7.
Pemanfaatan Lubang Resapan Biopori Sebagai Solusi Alternatif untuk Pengelolaan Limbah Organik Rumah Tangga Desa Pulau Kecil Suroyo Suroyo; Bintang Dwi Kurniawan; Anastasya Anastasya; Iis Mawati; Reva Asti; Findi Almaynia Putri; Vivi Febri; Haikal Naufal Andira; Sawaluddin Marmis; Aihssyah Affitriyah; Fadil Ahmad Dzaky
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024): Juli-September 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i3.970

Abstract

Desa Pulau Kecil di Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, menghadapi permasalahan dalam pengelolaan sampah organik rumah tangga yang tercampur dengan sampah non-organik, sehingga menyebabkan pencemaran lingkungan. Untuk mengatasi permasalahan ini, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan lubang resapan biopori sebagai solusi alternatif. Lubang resapan biopori adalah teknologi sederhana yang dirancang untuk meningkatkan penyerapan air tanah dan mempercepat proses penguraian bahan organik menjadi kompos. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pembuatan 40 lubang biopori di Desa Pulau Kecil. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa volume sampah organik berhasil dikurangi sebesar 30% dalam waktu enam bulan. Penerapan teknologi ini tidak hanya berdampak positif dalam mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga meningkatkan kualitas tanah dan kesuburan tanaman. Artikel ini menyoroti pentingnya pelatihan, pemetaan lokasi strategis, serta kolaborasi dengan masyarakat dan pemerintah desa untuk memastikan keberhasilan program dan keberlanjutan lingkungan. Penerapan lubang resapan biopori diharapkan dapat meningkatkan kesadaran lingkungan dan memberikan manfaat ekonomi melalui pemanfaatan kompos.