Claim Missing Document
Check
Articles

PT AIR MINERAL AMANAH INSANILLAHIA KECAMATAN LIMAKAUM KABUPATEN TANAH DATAR TAHUN 1998-2020 Rafadli Deas; Rusdi Rusdi
Jurnal Kronologi Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.7 KB) | DOI: 10.24036/jk.v3i4.342

Abstract

Artikel ini membahas tentang perkembangan PT Air Mineral Amanah Insanillahia di Kecamatan Lima kaum Kabupaten Tanah Datar Tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan PT Air Mineral Amanah Insanillahia serta stategi yang digunakan sejak pertama berdiri hingga saat ini. Penelitian ini mengunakan metode penelitian sejarah yang melalui 4 tahap yaitu, pertama heuristic yaitu kegiatan mengumpulkan data. kedua yaitu kritik sumber yaitu pengujian terhadap mengkritik sumbar yang telah di peroleh. Tahap keempat Penulisan karya ilmiah berdasarkan hasil penelitian. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa awalnya owner perusahaan ini merupakan distribuktor Air Minum Dalam Kemasan atas dukungan partisipasi aktif dari PEMDA Tanah Datar pada tanggal 14 oktober 1998 didirikan PT Air Mineral Amanah Insanillahia oleh H.Darwin. Produk yang telah di produksi oleh PT Insaniallahi seperti air kemasaan dengan netto 240 ml,330 ml,600 ml,150 ml dan 19 liter. Area distribusi PT.Amanah Insanillahia meliputi Pekanbaru, Padang, Medan, Jambi, dan Kecamatan Tanah Datar. Kehadiran PT Amanah Insanillahia memberikan dampak positif yaitu membuka peluang pekerjaan bagi masyarakat sekitar.
Perkembangan Anyaman Perkembangan Anyaman Lapik Terawang Dan Dampaknya Terhadap Kehidupan Sosial Ekonomi Desa Koto Dian, Kota Sungai Penuh (1996-2020) Tejja Ari Putma; Rusdi Rusdi
Jurnal Kronologi Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.001 KB) | DOI: 10.24036/jk.v4i1.368

Abstract

Abstract This Study examines the webbing of Lapik Terawang in the village of Koto Dian 1996-2020. Development webbing of lapik terawang started 1996 until 2020. There are problem in this reseacrh is how is the development of webbing lapik terawang in the village of koto dian from 1996 to 2000. The aim of this study to explain how the development of lapik terawang and their impact on socio-economic life in koto dian village from 1996 to 2020. This reseacrh uses historical reseacrh methods with research seps Heusristic, Source Criticism, Data Interpretation, and Historiography. The result of this researh is that lapik terawang weave begn to experience develoopment in 1996. Its development began with the increasing number of housewives who became craftsmen. Initialy, the marketing strategu was carried out door to door until 2004 marked by the establishment of one of the ‘’Pandan baiduri woven groups”. In 2020, entering covid-19, the number of merketing mats has decreased, so what is being done is to collaborate with rumah kreatif sungai penuh to add it to one of the online saleas applications. With the development of the woven crafts lapik terawang it also has an impact on the socio-economic life of the koto dian village community. Penelitian ini mengkaji tentang perkembangan anyaman lapik terawang di Desa Koto Dian tahun 1996-2000.Perkembangan anyaman lapik terawang dimulai pada tahun 1996 hingga 2020.Adapun permasalahan dalam penelitian ini yaitu bagaimana perkembangan anyaman lapik terawang, di Desa Koto Dian dari tahun 1996 hingga 2020.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perkembangan anyaman lapik terawang dan dampaknya terhadap kehidupan sosial ekonomi di Desa Koto Dian dari tahun 1996 – 2020. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan langkah-lagkah; Heuristik, kritik, Interpretasi Data, dan Historiografi. Hasil penelitian inianyaman lapik mulai mengalami perkembangan pada tahun 1996.Perkembangannya diawali dengansemakin banyaknya ibu-ibu rumah tangga yang menjadi pengrajin. Pada awalnya strategi pemasaran dilakukan dari pintu ke pintu hingga tahun 2004 ditandai dengan berdirinya salah satu kelompok anyaman pandan baiduri pemasaran dilakukan dengan meletakkan lapik terawang di depan rumah.Pada tahun 2020 memasuki wabah pandemi covid-19 anyaman lapik sudah menurun jumlah pemesanannya sehingga strategi yang dilakukan adalah bekerjasama dengan Rumah Kreatif Sungai Penuh untuk memasukkan ke salah satu aplikasi penjualan online.Dengan berkembangnya kerajinan anyaman lapik terawang juga memberikan dampak terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat desa Koto Dian.
PROPORTION OF CONDENSED TANNIN IN DIGESTIVE PART OF SHEEP GIVEN PROTEIN MEALS AND POLYETHYLENE GLYCOL (PEG) ON LEUCAENA PALLIDA LEAVES BASE DIET Rusdi Rusdi; Kaharuddin Kasim
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 13, No 3 (2006)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.626 KB)

Abstract

Sebuah kajian telah dilakukan untuk melihat potensi sumber protein untuk mengurangi pengaruh negative tannin dibandingkan dengan PEG, melalui evaluasi konsentrasi tannin bebas dan tannin terikat dalam saluran pencernaan ternak. Sebanyak 24 anak domba dilibatkan dan ditempatkan secara acak dalam faktorial 2X2 sebanyak 6 ulangan. Ternak diberikan makanan campuran daun pallida selama empat minggu melalui automatic feeders. Hasil penilitian menunjukkan bahwa tepung ikan kelihatannya mengikat tannin bebas dalam saluran pencernaan melalui pembentukan ikatan protein- atau serat-tannin yang lebih tinggi dibandingkan dengan tepung bulu.  PEG secara konsisten mengikat tannin bebas melalui peningkatan proporsi tannin yang terikat dalam bentuk ikatan serat-tannin. Olehnya itu, tepung ikan dan PEG berpotensu untuk menekan pengaruh negatif tannin.
PENGGUNAAN TEPUNG DUCKWEED (Lemnaceae spp) DALAM RANSUM TERHADAP BERAT RELATIF HATI DAN PANKREAS AYAM PEDAGING Ummiani Hatta; Rusdi Rusdi; Rosmiaty Arief
Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 16, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.321 KB)

Abstract

The research aimed to study the effect of adding duckweed smash to broiler chicken feed on relative weight of its liver and pancreas. The number of chicken used was 100 broilers. The study employed a Completely Randomized design with five replicates in which five broilers were used for each replicate.  The treatments included basal feed (R0), 97% basal feed with 3% duckweed smash (R1), 94% basal feed with 6% duckweed smash (R2), 91% basal feed with 9% duckweed smash (R3), and 88% basal feed with 12% smash duckweed (R5). The addition of the duckweed smash on broiler feed significantly increased both the relative weight of the broiler liver and pancreas.  
Hubungan Peran Kader Dengan Pelaksanaan Kegiatan Posyandu Lansia Rusdi Rusdi; Eko Rianto; Devy Puspita
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.134 KB)

Abstract

To realize the development program of government policy through health services for the elderly in the elderly posyandu, activities in an effort to provide excellent health services, the role of cadres is very much needed in the elderly posyandu activities. Elderly Posyandu cadres prepare the implementation of posyandu, mobilize the community to attend and participate in posyandu activities, and assist health workers in registration, counseling, and various other public health businesses. The purpose of this study was to determine the relationship of the role of cadres with the implementation of elderly posyandu activities in the work area of ​​Samarinda Wonorejo Health Center. The method used in this study was descriptive analytic, and used a cross sectional design. The sampling technique used by Non Probability Sampling with a sample of 20 respondents data was collected using a questionnaire and observation sheet. The results of the Fisher exact test showed that the Significant value (Sig) of the Fisher Exact Test was 0.037 <α (0.05). So that Ha is accepted which means that there is a relationship between the role of cadres of the elderly posyandu activities and the implementation of the Elderly Posyandu activities in the Wonorejo Samarinda Community Health Center. The role of cadres is related to the elderly posyandu activities. Puskesmas are expected to provide special training for cadres to improve their roles and duties in the implementation of elderly posyandu activities.
PENGARUH TAX AVOIDANCE DAN KEBIJAKAN DIVIDEN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN LEVERAGE SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2016-2018) Muhammad Rizal Saragih; Rusdi Rusdi
SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION : Economic, Accounting, Management and Business Vol. 5 No. 4 (2022): SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION: Economic, Accounting, Management, & Business
Publisher : Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pustek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/sjr.v5i4.587

Abstract

This study aims to analyze the effect of tax avoidance and dividend policy on firm value with leverage as a moderating variable. The population of this research is manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2016-2018 consisting of 166 companies, while the sample of this study is 18 companies with sampling using purposive sampling method. The research method used is descriptive statistics, testing classic assumptions and hypothesis testing multiple linear regression analysis The results showed that tax avoidance has no effect on firm value, dividend policy has an effect on firm value, leverage does not moderate tax avoidance on firm value, leverage does not moderate dividend policy on firm value, and tax avoidance and dividend policy have an influence on firm value.
Pelatihan Pelatih Indoor dan Field Permainan Hockey Tingkat Daerah Provinsi Kalimantan Barat Suriani Sari; Ilham Surya Fallo; Anang Qosim; Mira Fuzita; Heri Rustanto; Stephani Yane; Walsen Duli Agus Lauh; Abdillah Abdillah; Ashadi Cahyadi; Ade Rahmat; Rusdi Rusdi; Adiyudha Permana; Asmutiar Asmutiar; Muhammad Sabransyah; Rio Wardhani
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2022): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v6i2.3286

Abstract

Pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya untuk peningkatan sumber daya manusia dalam hal ini pelatih yang berstandar memiliki lisensi. Adanya peningkatan sumber daya manusia (SDM) tersebut maka cabang olahraga hockey akan semakin bermasyarakat di Kalimantan Barat. Program pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan melalui kerjasama mitra dengan induk pengurus Provinsi olah raga hockey Kalimantan Barat yaitu Federasi Hockey Indonesia (FHI) Provinsi Kalimantan Barat. Metode yang digunakan yaitu metode ceramah, metode demonstrasi, dan metode drill. Evaluasi keberhasilan latihan dilakukan guna mendapatkan informasi tentang sejumlah SDM yang telah mengikuti kegiatan pelatihan wasit tingkat daerah Provinsi Kalimantan Barat, melalui penjelasan, demonstrasi, praktik dan pengulangan gerakan teknik dasar permainan Hockey. Hasil pengabdian yang dicapai adalah meningkatnya pemahaman insan penggiat olahraga Hockey tentang program latihan hockey.
Pengolahan Getah Gambir Menjadi Industri Batik Sebagai Strategi Pengemabangan Petani Gambir Di Lumpo Pesisir Selatan 2013-2019 Sovi Apriillia Mardia; Rusdi Rusdi
Jurnal Kronologi Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v4i3.485

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Pengolahan Getah Gambir Menjadi Industri Batik Sebagai Strategi Pengembangan Perekonomian Petani Gambir Di Lumpo Pesisir Selatan (2013-2019). Perkembangan Industri Batik dimulai pada tahun 2017 hingga 2020. Adapun permasalahan dalam penelitian ini yaitu bagaimana strategi pengolahan dan pengembangan batik gambir menjadi batik, di Nagari Ampuan Lumpo dari tahun 2013 hingga 2019. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan Pengolahan Getah Gambir Menjadi Industri Batik Sebagai Strategi Pengembangan Perekonomian Petani Gambir Di Lumpo Pesisir Selatan (2013-2019). Penulisan mengenai Pengolahan Getah Gambir Menjadi Industri Batik Sebagai Strategi Pengembangan Perekonomian Petani Gambir Di Lumpo Pesisir Selatan (2013-2019). Penelitian ini menggunakan metode yang digunakan adalah metode sejarah melalui pengumpulan data atau heuristik, kritik, interpretasi, dan penulisan. Dalam memperoleh data primer atau sekunder, penulis melakukan dengan dua cara yaitu studi kepustakaan (library research) dan studi lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Rumah Batik di Ampuan Lumpo didirikan pada tahun 2013. Pengolahan batik diawali dengan getah gambir yang menjadi pewarna pada kain batik. Beberapa tahap dalam pengolahan Gambir menjadi pewarna batik yakni, proses pencucian, proses perebusan, proses penyaringan dan percetakan gambir sehingga menjadi pewarna. Pada awalnya berdiri rumah batik Lumpo selaku founder Novita Hertini lebih menfokuskan untuk mengembangkan SDM (Sumber Daya Manusia) dengan bekerjasama dengan pemerintah untuk melaksanakan pelatihan membatik hal ini membawa hasil bertambah para pekerja batik. Memasuki tahun 2017 Batik Lumpo mulai mengalami perkembangan hal ini ditandai dengan berdirinya peresmian rumah batik Lumpo yang mendaptkan izin usaha dari pemerintah kabupaten Pesisir Selatan. Periode 2018-2019 batik Lumpo selalu eksis di tengah masyarakat dan mulai mendapatkan penghargaan dari presiden Republik Indonesia hingga menembus pasar nasional. Hadirnya rumah Batik Lumpo tentunya membuat perekonomian masyarakat khususnya petani Gambir dan para pekerja batik dapat meningkat kesejahteraan hidupnya hal ini dapat dilihat dari petani gambir dan para pekerja di Rumah Batik Lumpo dapat menyekolahkan anak-anaknya. Kata Kunci : Pengolahan, Getah Gambir, Industri Batik
Raja Ali Haji (Pengembang Bahasa Melayu Dalam Bentuk Sastra) 1847-2004 Sania Hidayah; Rusdi Rusdi
Jurnal Kronologi Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v4i3.500

Abstract

RAJA ALI HAJI BIN HAJI AHMAD (PENGEMBANG BAHASA MELAYU DALAM BENTUK SASTRA) 1847-2004 Sania Hidayah1, Rusdi2 Fakultas Ilmu Sodial, Universitas Negeri Padang Saniahidayah134@gmail.com Abstract This article is a historical study that discussed about Development of Malay language in literary form by Raja Ali Haji. Raja Ali Haji was the central figure of the Malay nation who developed the Malay language in the form of literature which made the Malay language as the forerunner of the Indonesian Language. This research is a qualitative research using historical methods consisting of four stages, namely heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. The results of this study concluded that many contemporaries of Raja Ali Haji often made the best works, such as Gurindam Dua Belas, Tuhfat Al-Nahfis and the Book of Malay Language Knowledge which led the Malay language to be an introduction to Indonesian. Raja Ali Haji is a major figure who shines as bright as the works he created to have a positive impact in the field of language and literature until he received the title of National Hero and Mr. Indonesian on November 5, 2004 by President Susilo Bambang Yudhoyono in commemoration of heroes' day. Keywords: Biography, Raja Ali Haji, Language, Malay Literature. Abstrak Artikel ini merupakan kajian sejarah yang membahas mengenai Perkembangan Bahasa Melayu dalam Bentuk Sastra oleh Raja Ali Haji. Raja Ali Haji merupakan tokoh sentral bangsa Melayu yang mengembangkan bahasa Melayu dalam bentuk sastra yang menjadikan bahasa Melayu menjadi cikal-bakal Bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode sejarah yang terdiri dari empat tahap, yakni heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa banyak penulis sezaman dengan Raja Ali Haji yang kerap menorehkan karya-karya terbaik, seperti Gurindam Dua Belas, Tuhfat Al-Nahfis serta Kitab Pengetahuan Bahasa Melayu yang mengantarkan Bahasa Melayu menjadi pengantar Bahasa Indonesia. Raja Ali Haji merupakan tokoh utama yang bersinar sebanding dengan karya-karya yang diciptakannya memberikan dampak positif dalam Bidang bahasa dan sastra hingga mendapat gelar Pahlawan Nasional dan Bapak Bahasa Indonesia pada 5 November 2004 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di peringatan hari pahlawan. Kata Kunci: Biografi, Raja Ali Haji, Bahasa, Sastra Melayu.
Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat Suku Duano di Kelurahan Tanjung Solok Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2012-2020 Iza Sapitri; Rusdi Rusdi
Jurnal Kronologi Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v4i3.530

Abstract

This study discusses the Socio-Economic Life of the Duano Tribe Community in Tanjung Solok Village, Tanjung Jabung Timur Regency and the role of the government in advancing the economy of the Suano Tribe community. The purpose of this study is to describe the socio-economic conditions of the Duano Tribe community, such as livelihood, culture, language, education, religion and to explain the extent to which the government's role in advancing the economy of the Duano Tribe community is. This research includes historical qualitative research using historical methods in the form of interviews, archive studies, and literature studies. From the discussion, it can be seen that, (1) the Duano Tribe is a society whose life depends on nature. The Duano people usually live in coastal areas so that their livelihood is as fishermen. In interacting, the Duano people use Malay as the majority used in Tanjung Solok Village. The unique tradition of the Duano Tribe is to catch or pluck the axis. (2) there are several government efforts in advancing the economy of the Duano Tribe community, such as the Samudra Program and the Five Year Program given by the government to the Duano Tribe fishermen. The assistance is in the form of Pompong or armpits, fishing gear and house repairs. Keywords: Duano Tribe, Socio-Economic, Government