Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Peran Perceived Organizational Support dan Psychological Capital Sebagai Moderator pada Hubungan Antara Job Insecurity dan Turnover Intention Harahap, Muhammad Armedi Eka Purdini; Salendu, Alice
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.969 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i1.3775

Abstract

Penelitian yang melihat hubungan job insecurity dengan turnover intention hingga saat ini masih menunjukkan hasil yang tidak konsisten sehingga penelitian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi teoritis dengan melihat peran moderasi faktor eksternal individu yakni perceived organizational support dan faktor internal individu psychological capital pada hubungan job insecurity dan turnover intention dalam satu model moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan teori conservation of resource yang merepresentasikan job insecurity sebagai stresor kerja sehingga berdampak pada turnover intention, serta perceived organizational support dan psychological capital sebagai sumber daya yang dibutuhkan dalam menghadapi kondisi tersebut. Sampel penelitian terdiri dari 170 orang dari pegawai Bank X yang merupakan perusahaan berbasis agama dengan masa kerja satu tahun. Penelitian ini menggunakan teknik analisis moderasi model 2 pada SPSS Hayes PROCESS Macro. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perceived organizational support dan psychological capital secara bersamaan tidak berperan memoderasi hubungan job insecurity dan turnover intention. Hal ini terjadi karena indikasi dari tingkat job insecurity dan turnover intention karyawan Bank X yang rendah, dan secara bersamaan partisipan merasakan perceived organizational support yang baik dan memiliki psychological capital yang tinggi, sehingga tidak memberikan efek moderasi pada kedua hubungan tersebut.
Participative Leadership dan Kreativitas Karyawan: Peran Mediasi Budaya Inovatif Organisasi Siregar, Cania Putri Rira; Salendu, Alice
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.873 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i1.4697

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan participative leadership dengan kreativitas karyawan melalui peran mediasi dari budaya inovatif organisasi. Responden dalam penelitian ini adalah karyawan yang bekerja pada berbagai sektor organisasi BUMN dengan jumlah responden total sebanyak 150 individu. Data responden dikumpulkan melalui survei online dengan menyebarkan kuesioner berisi 3 skala yang mengukur variabel participative leadership, budaya inovatif organisasi, dan variabel kreativitas karyawan. Analisis data dilakukan menggunakan Hayes Process MACRO model mediasi pada software SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa participative leadership berhubungan dengan kreativitas karyawan secara positif signifikan. Temuan lainnya pada penelitian ini adalah budaya inovatif organisasi memediasi hubungan tidak langsung participative leadership dengan kreativitas karyawan secara positif dan signifikan
Psychological Capital dan Innovative Behavior: Peran Ambidextrous Organizational Culture Sebagai Moderator Alia Shinta Dewi; Alice Salendu
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.054 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i12.11361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek moderasi dari ambidextrous organizational culture pada hubungan antara psychological capital dengan innovative behavior. Penelitian ini mengambil data melalui survei online dengan karakteristik partisipan yang bekerja di wilayah DKI Jakarta dengan masa kerja 1 tahun (N=126) yang dipilih berdasarkan convinience sampling. Penelitian ini menggunakan teknik analisa data moderation model (PROCESS Model 1) dengan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa psychological capital dan innovative behavior berkorelasi positif (r = 0.575, p < 0.01) dan terdapat pengaruh yang signifikan antara psychological capital terhadap innovative behavior (Sig. 0.000 < 0.05; R square 0.362). Sedangkan ambidextrous organizational culture tidak signifikan memoderasi hubungan antara psychological capital dengan innovative behavior (Sig. 5.245 > 0.005).