Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Dalam Meningkatkan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Bantuas Ramadhan, Suci; Alzidan, Yazid Fachri; Wikaldi, Muhammad; a, Mutiara; Djaya, Rahma; Wati, Salma; Farhana, Fitria
TAFANI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2024): TAFANI
Publisher : LP2M UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/tafani.v3i2.7633

Abstract

Salah satu permasalahan yang ada di masyarakat Kelurahan Bentuas, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda adalah kurangnya rasa menyadari adanya potensi di sekitar mereka yang mungkin bisa mereka gunakan sebagai sumber daya tambahan agar berguna bagi pendidikan dan pemberdayaan masyarakat Kelurahan Bentuas. Pelaksanaan KKN UINSI ini meliputi berbagai rangkaian kegiatan yang dapat dikategorikan dibeberapa bidang utama yaitu bidang pendidikan, bidang keagamaan, dan dalam bidang social. Kegiatan tersebut terlaksana dengan baik dengan target peserta yang terpenuhi bahkan melebihi target yang ditentukan. Dalam bidang keagamaan, kegiatan yang dilaksaanakan meliputi mengajar di TPA Baitul Khair, mengadakan acara dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1445H, memanagement tugas di langgar dan masjid. Begitupula dalam bidang social kegiatan yang dilaksanakan meliputi gotong royong dengan membersihkan lingkungan bersama di RT-02 dan RT-05, berpartisipasi dalam menyukseskan perayaan HUT RI dengan menjadi panitia pelaksana jalan sehat dan lomba-lomba yang diadakan di RT-04, RT-05, di TPA Baitul Khair RT-03, dan di SD 021 Palaran.
The Influence of Self-Efficacy, Vocational Training, and Career Guidance Towards Work-Readiness among Twelfth-Grade Vocational School Students Majoring in Accounting and Finance Institution in Bekasi City Ramadhan, Suci; Sumiati, Ati; Zulaihati, Sri
Asian Journal of Applied Education (AJAE) Vol. 3 No. 3 (2024): July 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ajae.v3i3.10223

Abstract

This study aims to determine the influence of self-efficacy, vocational training, and career guidance on work-readiness among twelfth-grade vocational school students majoring in accounting and finance institution in Bekasi City. This study uses a quantitative method with a questionnaire instrument. The population of this study was twelfth-grade vocational school students majoring in accounting and finance institution in Bekasi City with an affordable population of 313 students. The results of this study show that (1) self-efficacy has a positive and significant effect on work-readiness, (2) vocational training has a positive and significant effect on work-readiness, (3) career guidance has a positive and significant effect on work-readiness, and (4) self-efficacy, vocational training, and career guidance simultaneously have a significant effect on work-readiness.
Religious Moderation in Family Resilience: Preventing Radicalism in Indonesia’s Digital Era Ramadhan, Suci; Zulkifli; Sonia Nawali
Al-Wasatiyah: Journal of Religious Moderation Vol. 4 No. 1 (2025): Al-Wasatiyah: Journal of Religious Moderation
Publisher : Pusat Kajian Moderasi Beragama dan Ideologi Pancasila UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/jrm.v4i1.94

Abstract

The emergence of radicalism in the context of Indonesia's digital era poses a significant concern for family institutions. Family resilience systems and understanding of religious moderation values ​​are important to build simultaneously. This study examines the integration and internalization of religious moderation values within family institutions, intending to mitigate the propagation of radicalism in Indonesia during its digital era. This study employs a qualitative research method with a conceptual approach. The data utilized in this study are secondary data derived from journal articles, online mass media, books, reports, and documents obtained through literature reviews. Then, the data analysis method uses interactive qualitative based on Froma Walsh's family resilience theory. The findings of this study suggest that the notion of family resilience, grounded in the integration and internalization of religious moderation, can be operationalized through the establishment of a moderate religious system pattern, an intricate nuclear family structure, and transparent interpersonal communication. This study offers a pragmatic reference for families seeking to enhance their resilience against the threat of deviant religious beliefs in Indonesia's digital era. Furthermore, it can serve as a policy consideration regarding the internalization of religious moderation values within the family institution in the Pusaka Sakinah program at the Ministry of Religious Affairs.
Relationship Patterns of Extremist Convicted Husbands and Wives in Indonesia Bidayati, Kholis; al-Maliki, Muhammad Alwi; Ramadhan, Suci
HUMANISMA : Journal of Gender Studies Vol. 8 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/humanisma.v8i1.8550

Abstract

This paper examines the relationship patterns of extremist married couples in Indonesia. The analysis was carried out using the descriptive analysis method on the data collected through literature searches by utilising previous research reports from certain agencies and mass media reports related to convicted extremist couples in Indonesia. The results showed that there were two patterns of relationships formed between husband-and-wife terrorist couples. In the early phase of pre-ISIS (Islamic State of Iraq and Syria) women, the wife played more of a role as a follower of her husband (own property), while in the next phase (ISIS Cluster), there was a shift in the relationship between husband and wife terrorist couples, where the relationship that occurs is senior-junior partner; the wife is not just a follower but rather actively and independently in making decisions to become part of extremists to terrorists, both as seniors and juniors from their husbands. This shows the changing role of women in acts of terror, in line with changes in the husband-wife relationship of extremist couples. These phenomena can influence each other. The independence that women have begun to show in their involvement in the extremist world requires the state, apparatus, and society to see women from a different perspective. Women are not always the victims of extremist acts in the family.
Analisis Pengendalian Kualitas Produk Semen Dengan Metode Six Sigma Pada PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk P-12 Ramadhan, Suci; Zaqi Al Faritsy, Ari
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 18 No. 1 (2023): Jurnal ARTI : Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v18i1.486

Abstract

Kualitas sebagai salah satu bentuk jaminan yang diberikan dan harus dipenuhi oleh perusahaan kepada pelanggan, hal ini karena kualitas suatu produk merupakan salah satu kriteria yang menjadi pertimbangan pelanggan dalam memilih produk. Six Sigma adalah sebuah proses bisnis yang dapat dikaitkan dengan sebuah kinerja guna meningkatkan Values Perusahaan. PT ITP merupakan Perusahaan semen di Indonesia. Saat ini Perusahaan ini memproduksi semen berjenis Portland Composite Cement. Dalam Proses Pembuatannya, terdapat Proses Pengantongan semen kedalam kemasan. Proses Pengantongan Semen merupakan tahapan akhir dalam proses produksi semen, terdapat kerusakan kantong Sak Semen Sobek sebesar 61,90% dan cacat kantong sak semen pudar sebesar 38,10%. Dari hasil tingkat kecacatan yang diketahui tersebut kemudian dilakukan perhitungan peta kendali p didapat jumlah produksi selama satu periode sebanyak 49.680.000 unit dan jumlah cacat 1.050.000 unit. Usulan yang bisa dilakukan dalam meminimalkan terjadinya cacat produk kantong semen yaitu menambahkan ventilasi udara disekitar tempat pembuatan cetakan agar sirkulasi udara lancar; melakukan penjadwalan waktu kerja karyawan dengan shift kerja, Kemudian memberikan instruksi SOP yang benar untuk menjelaskan tentang kriteria bahan baku yang baik sebelum melakukan produksi kantong semen.
Inisiatif Eco-Paving Block dari Sampah Plastik untuk Lingkungan Berkelanjutan di Desa Ciangsana, Kabupaten Bogor Suci Ramadhan; Agus Putrono; Ahmad Ridwan; Ahmad Hafizudin; Sopian Saori; Abdul Jabar Al Hudri
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i2.1837

Abstract

Kebutuhan akan penggunaan plastik dan meningkatnya volume sampah plastik menimbulkan masalah besar bagi lingkungan, tidak terkecuali yang terjadi di Desa Ciangsana Kabupaten Bogor. Perlu adanya implementasi konkret dalam mendaur ulang sampah agar dapat mengatasi penumpukan sampah plastik, salah satunya melalui pembuatan eco-paving block. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang sampah plastik dan menjelaskan cara mengolahnya menjadi eco-paving block sebagai solusi permasalahan sampah plastik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini menggunakan metode demonstrasi yang diikuti oleh peserta kegiatan ini meliputi Kepala Desa Ciangsana, Kepada Dusun, Ketua RT dan RW, POKJA, LPM, BPD dan beberapa perwakilan masyarakat desa. Kegiatan ini dilakukan melalui empat tahapan utama yaitu 1) persiapan 2) pelaksanaan 3) evaluasi. Melalui kegiatan penyuluhan ini, seluruh peserta kegiatan menyadari pentingnya mengolah kembali sampah plastik agar tidak menyebabkan masalah lingkungan yang semakin parah. Di samping itu, para peserta juga telah memahami proses pembuatan eco-paving block yang ramah lingkungan sebagai solusi masalah sampah plastik. Program PKM di Desa Ciangsana ini berhasil mengedukasi masyarakat dan perangkat desa mengenai konversi sampah plastik menjadi eco-paving block, sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan dan memicu implementasi rencana tindak lanjut di tingkat desa.
Analysis of Fatwa Regarding Sharia Credit Cards and Their Relevance to the Development of Islamic Banking in Indonesia and Bahrain Suci Ramadhan; Toguan Rambe; Badai Husain Hasibuan; Abdul Aziz Harahap
Ulul Albab: Jurnal Studi dan Penelitian Hukum Islam Vol 7, No 1 (2023): Vol. 7, No. 1, October 2023
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jua.v7i1.23425

Abstract

This research aims to analyze fatwas on Sharia credit cards and their relevance to the development of Islamic banking in Indonesia and Bahrain. This qualitative study uses a text and context approach. The main data used are fatwas from DSN-MUI and the Sharia Supervisory Board of Bank Islam Bahrain regarding Sharia credit cards, supported by books, scientific articles, and reports on the development of Islamic banking. Data were collected through documentation techniques and analyzed using descriptive analysis. This study concludes that Sharia credit cards, as outlined in the fatwas of the National Sharia Council of the Indonesian Ulema Council (DSN-MUI) and the Sharia Supervisory Board of Bank Islam Bahrain (SSB-BIsB), are permissible as transaction tools based on legal principles, contract provisions, wage and service provisions, penalties, and limits in accordance with Sharia principles. Specifically, in Bahrain, fatwas must refer to the standards of the Accounting and Auditing Organization for Islamic Finance Institutions (AAOIFI). Currently, the use of Sharia credit cards in Bahrain is experiencing significant growth, while in Indonesia, public interest in using Sharia credit cards remains relatively low. The findings of this research can serve as policy studies for fatwa institutions and Islamic banking to enhance the growth of Sharia credit cards as a Sharia financing instrument for the public, particularly in Indonesia.