Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pendampingan Pengembangan Organisasi Berdasarkan Pendekatan Diagnosis Organisasi Model 7S Mckinsey Mangundjaya, Wustari Larasati; Hutapea, Bonar
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan (Januari - Maret 2025)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Resarch National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpmpt.v3i1.797

Abstract

Setiap organisasi perlu berkembang, tetapi tidak semua mengetahui cara melakukan pengembangan organisasi sehingga perlu dilakukan proses pendampingan pengembangan organisasi. Dalam hal ini, model pendekatan diagnosis 7S McKinsey bertujuan untuk membantu organisasi memahami dan mengatasi tantangan internal dalam melakukan pengembangan organisasi dengan pendekatan yang sistematis dan terstruktur. Model 7S McKinsey mencakup tujuh elemen utama: Strategy, Structure, Systems, Style, Staff, Skills, dan Shared Values yang saling berhubungan dan memengaruhi keberhasilan organisasi. Melalui proses pendampingan dengan cara workshop, para profesional OD (pengembangan organisasi) yang berjumlah 15 orang, memeroleh kesempatan untuk mempraktekkan Model 7S McKinsey dengan klien nyata untuk mengidentifikasi kondisi organisasi maupun mencari intervensi pengembangan organisasi yang tepat. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman manajemen mengenai kondisi organisasi serta faktor-faktor yang memengaruhi kinerja. Pendampingan dalam pengembangan organisasi diharapkan dapat menjadi alat yang berguna bagi organisasi dalam mencapai tujuan strategis dan meningkatkan kinerja secara menyeluruh.
Pendampingan Pengembangan Organisasi Berdasarkan Pendekatan Diagnosis Organisasi Model 7S Mckinsey Mangundjaya, Wustari Larasati; Hutapea, Bonar
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Terapan (Januari - Maret 2025)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Resarch National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpmpt.v3i1.797

Abstract

Setiap organisasi perlu berkembang, tetapi tidak semua mengetahui cara melakukan pengembangan organisasi sehingga perlu dilakukan proses pendampingan pengembangan organisasi. Dalam hal ini, model pendekatan diagnosis 7S McKinsey bertujuan untuk membantu organisasi memahami dan mengatasi tantangan internal dalam melakukan pengembangan organisasi dengan pendekatan yang sistematis dan terstruktur. Model 7S McKinsey mencakup tujuh elemen utama: Strategy, Structure, Systems, Style, Staff, Skills, dan Shared Values yang saling berhubungan dan memengaruhi keberhasilan organisasi. Melalui proses pendampingan dengan cara workshop, para profesional OD (pengembangan organisasi) yang berjumlah 15 orang, memeroleh kesempatan untuk mempraktekkan Model 7S McKinsey dengan klien nyata untuk mengidentifikasi kondisi organisasi maupun mencari intervensi pengembangan organisasi yang tepat. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman manajemen mengenai kondisi organisasi serta faktor-faktor yang memengaruhi kinerja. Pendampingan dalam pengembangan organisasi diharapkan dapat menjadi alat yang berguna bagi organisasi dalam mencapai tujuan strategis dan meningkatkan kinerja secara menyeluruh.
Peran Penggunaan Artificial Intelligence terhadap Psychological Well-Being Pada Mahasiswa di Universitas X Gunawan, Anjanette Amelia; Hutapea, Bonar; Tan, Edwin; Budiman, Melinda Lian; Chandra, Callista; Mooy, Miracle Sweety
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pesat teknologi artificial intelligence telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan tinggi. Mahasiswa sebagai generasi digital kini banyak memanfaatkan teknologi berbasis artificial intelligence dalam kegiatan akademik seperti penulisan, pencarian literatur, hingga manajemen waktu belajar. Namun, peningkatan penggunaan artificial intelligence juga menimbulkan pertanyaan mengenai dampaknya terhadap psychological well-being mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran penggunaan artificial intelligence terhadap psychological well-being pada mahasiswa Universitas X. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 61 mahasiswa aktif berusia 18–25 tahun yang menggunakan teknologi berbasis artificial intelligence. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu adaptasi dari General Attitude Towards Artificial Intelligence Scale (20 item, α = .923) dan adaptasi dari Psychological Well-Being Short Scale (18 item, α = .923). Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara penggunaan artificial intelligence dan psychological well-being (r = 0.521, p < 0.001), dengan kontribusi sebesar 27.2% terhadap psychological well-being mahasiswa (R² = 0.272). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat penggunaan artificial intelligence yang adaptif dan konstruktif, semakin tinggi pula tingkat psychological well-being mahasiswa. Dengan demikian, artificial intelligence tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu akademik, tetapi juga dapat mendukung psychological well-being mahasiswa di era pembelajaran digital.
Peran Penggunaan Artificial Intelligence terhadap Psychological Well-Being Pada Mahasiswa di Universitas X Gunawan, Anjanette Amelia; Hutapea, Bonar; Tan, Edwin; Budiman, Melinda Lian; Chandra, Callista; Mooy, Miracle Sweety
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pesat teknologi artificial intelligence telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan tinggi. Mahasiswa sebagai generasi digital kini banyak memanfaatkan teknologi berbasis artificial intelligence dalam kegiatan akademik seperti penulisan, pencarian literatur, hingga manajemen waktu belajar. Namun, peningkatan penggunaan artificial intelligence juga menimbulkan pertanyaan mengenai dampaknya terhadap psychological well-being mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran penggunaan artificial intelligence terhadap psychological well-being pada mahasiswa Universitas X. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 61 mahasiswa aktif berusia 18–25 tahun yang menggunakan teknologi berbasis artificial intelligence. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu adaptasi dari General Attitude Towards Artificial Intelligence Scale (20 item, α = .923) dan adaptasi dari Psychological Well-Being Short Scale (18 item, α = .923). Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara penggunaan artificial intelligence dan psychological well-being (r = 0.521, p < 0.001), dengan kontribusi sebesar 27.2% terhadap psychological well-being mahasiswa (R² = 0.272). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat penggunaan artificial intelligence yang adaptif dan konstruktif, semakin tinggi pula tingkat psychological well-being mahasiswa. Dengan demikian, artificial intelligence tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu akademik, tetapi juga dapat mendukung psychological well-being mahasiswa di era pembelajaran digital.
Co-Authors Achmad, Rendy Alfiannoor Ahmad Gimmy Prathama Siswadi Andreas Agung Kristanto, Andreas Agung Angeline Chandra Angelita Rusli Audrey, Cresentia Budiman, Melinda Lian Byosvelma Michelle Blessya Tucunan Caroline Loe, Caroline Cecilia Angelina Chandra, Callista Cherika Cherika Cherika Cherika Chobthamkit, Phatthanakit Christianto, Rafael Grady Cokorda Bagus Jaya Lesmana, Cokorda Bagus Jaya Dewi, Francisca Iriani Roesmala Dewina Ayundita Eveline Eveline F, Rahmadita Anisa Febisahfitri, Rieanda Fernandez, Elaine Frances Fransisca Fransisca Fredrick Dermawan Purba H, Erdi Husnul Hashim, Intan Hashimah Mohd Husna, Nursadhrina Irina Pendjol Ishak, Mai Sumiyati Jaladin, Rafidah Aga Mohd Jamaluddin, Samudera Fadlilla Jessie Vania Juceplin Halim Kevin Djasa Kevin, Laurentius Khan, Aqeel Litha Sari Arfina Pane Lufityanto, Galang Luh Ketut Suryani Mirabella Mirabella Mooy, Miracle Sweety Nathania, Felicia Novy Gosan Octavianti, Regina P. Tommy Y. S. Suyasa Pitriani, Pipit R. Ghasa Marjani Raden Roro Nadya Dwi Haryani Rahkman Ardi Raynata Danielle Mulya Regina Natashya Regina Natashya Ricka Noviana Ricka Noviana Ridfah, Ahmad Rozmi Ismail Sartika Zumria Selvia, Amira Sonny Andrianto Sri Tiatri Sunu Prasetyo Susanthy Soedaryo Susanthy Soedaryo Syifa Fauzia Tan, Edwin Tasya Qurrata Ayun Tricia, Estevania Vallerie Meijer Victoria Elizabeth Zefanya Runtu Vivi Derianti Widyazali, Jose Wisayanti, Suci Wustari Mangundjaya Yohana Intan Simbolon Yusoff, Ahmad Mustaqim Zhi, Alfred Chan Huan Zwagery, Rika Vira