Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS PUISI RAKYAT MELALUI METODE PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING KELAS VII MTs DDI PARIANGAN KABUPATEN POLEWALI MANDAR St Husnawati; Andriani Andriani; Wahyuddin Wahyuddin
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 7, No 1 (2025): Peqguruang, Volume 7 Nomor 1 Mei 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i2.5289

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks puisi rakyat di kalangan siswa, yang memerlukan pemilihan metode pengajaran yang efektif dan penyajiannya yang menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan menulis teks puisi rakyat melalui penerapan metode pembelajaran problem solving. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan melalui pendekatan siklus yang mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta hasil. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes, observasi, dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis kuantitatif. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari siklus I yang berada pada 49 menjadi 80 di siklus II. Dengan demikian, penerapan metode pembelajaran problem solving untuk meningkatkan kemampuan menulis teks puisi rakyat pada siswa kelas VII MTs DDI Pariangan dinyatakan berhasil. 
ANALISIS IDIOM DALAM FILM DILAN 1990 KARYA PIDI BAIQ (SUATU TINJAUAN SEMANTIK) Hasriah Hasriah; Nur Hafsah Yunus; Andriani Andriani
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 4, No 2 (2022): Peqguruang, Volume 4, No.2, November 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v4i2.1021

Abstract

Hal yang melatarbelakangi penelitian ini adalah idiom digunakan oleh penutur bahasa untuk berkomunikasi dengan siapapun. Idiom sengaja dilakukan untuk menyampaikan sesuatu secara tidak langsung kepada lawan bicara. Banyak idiom yang ditemukan dalam film maupun novel yang belum dimengerti maknanya. Kata idiom sangat sulit dipahami secara kognitif karena mebutuhkan pemahaman yang luas dalam sebuah makna tersendiri. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan idiom yang terdapat dalam film Dilan 1990 Karya Pidi Baiq. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati, teknik analisis data yang digunakan yaitu: 1) reduksi data, 2) display data, 3) verifikasi. Hasil penelitian yang diperoleh: idiom penuh 11 data, idiom sebagian 14 data, ungkapan 1 data, idiom dari bagian tubuh 2 data dan idiom dari verba 1 data. Jumlah keseluruhan idiom yang ditemukan terdapat 39 data. Dari hasil penelitian ini juga dapat diketahui bahwa jenis idiom yang paling dominan digunakan dalam film Dilan 1990 adalah idiom berdasarkan segi keeratan unsur-unsurnya dalam membentuk makna terlebih khusus idiom sebagian. Hal ini dipengaruhi oleh penggunaan bahasa aktif yang selalu digunakan oleh para karakter dalam konstruksi kalimat.
Kontribusi Penerimaan Pajak Sarang Burung Walet Terhadap Penerimaan Pajak Daerah Di Kabupaten Polewali Mandar Andriani Andriani; Yusuf Daud; Aco Parawansa
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 6, No 1 (2024): Peqguruang, Volume 6 Nomor 1 Mei 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i1.4585

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kontribusi penerimaan pajak sarang burung walet terhadap penerimaan pajak daerah. Jenis  penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan mix methods. Teknik perhitungan yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian ini dengan analisis deskriptif menunjukan bahwa kontribusi penerimaan pajak sarang burung walet di kabupaten polewali mandar dikategorikan dengan kriteria sangat kurang.dalam hal ini dapat dilihat bahwa dari kontribusi pajak sarang burung walet terhadap penerimaan pajak daerah pada tahun 2018-2022 dengan rata-rata sebesar 0,44%. Dalam hal ini dipengaruhi  ketidak terbukaan wajib pajak,wajak yang sulit ditemui dan penetapan surat izin usaha.
Analisis Tindak Tutur Lokusi Ilokusi dan Perlokusi pada Novel Bukan Dylan Karya Naya A Nurul Anisa Aulia; Andriani Andriani; Sulihin Azis
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 7, No 2 (2025): Peqguruang, Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v7i2.6511

Abstract

NURUL ANISA AULIA, 2025. Analisis Tindak Tutur Lokusi, Ilokusi, dan Perlokusi pada  Novel ”Bukan Dylan” Karya Naya A. (dibimbing oleh Andriani dan Sulihin Azis).Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi dalam Novel «Bukan Dylan» Karya Naya A. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan desain penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah tuturan atau percakapan antar tokoh dalam dialog Novel ”Bukan Dylan” Karya Naya A. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik pengamatan, catat, rekam, menggunakan korpus data yang dilakukan dengan penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil dan pembahasan pada percakapan antar tokoh dalam dialog Novel ”Bukan Dylan” Karya Naya A. menunjukkan bahwa tindak tutur dalam novel ini memiliki variasi yang kompleks. Tindak tutur lokusi muncul dalam bentuk pernyataan, pertanyaan, dan perintah. Tindak tutur ilokusi ditemukan dalam 5 jenis yaitu asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif. Adapun tindak tutur perlokusi terbagi menjadi dua yaitu verbal dan nonverbal yang masing-masing menunjukkan dampak nyata terhadap lawan tutur, baik berupa reaksi emosional maupun tindakan. Setiap bentuk tindak tutur dalam novel ini mencerminkan relasi sosial antar tokoh, posisi kekuasaan, hingga dinamika emosi dan konflik personal. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan tindak tutur dalam Bukan Dylan bukan hanya memperkuat struktur naratif, tetapi juga berfungsi sebagai cermin dari kehidupan sosial remaja yang penuh tekanan, pencarian jati diri, dan proses pendewasaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian pragmatik dalam analisis sastra Indonesia.Kata Kunci :Tindak Tutur, Lokusi, Ilokusi, Perlokusi, Novel, Bukan Dylan.
Analisis Tindak Tutur Lokusi Ilokusi dan Perlokusi pada Novel Bukan Dylan Karya Naya A Nurul Anisa Aulia; Andriani Andriani; Sulihin Azis
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 7, No 2 (2025): Peqguruang, Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v7i2.6511

Abstract

NURUL ANISA AULIA, 2025. Analisis Tindak Tutur Lokusi, Ilokusi, dan Perlokusi pada  Novel ”Bukan Dylan” Karya Naya A. (dibimbing oleh Andriani dan Sulihin Azis).Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi dalam Novel «Bukan Dylan» Karya Naya A. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan desain penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah tuturan atau percakapan antar tokoh dalam dialog Novel ”Bukan Dylan” Karya Naya A. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik pengamatan, catat, rekam, menggunakan korpus data yang dilakukan dengan penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil dan pembahasan pada percakapan antar tokoh dalam dialog Novel ”Bukan Dylan” Karya Naya A. menunjukkan bahwa tindak tutur dalam novel ini memiliki variasi yang kompleks. Tindak tutur lokusi muncul dalam bentuk pernyataan, pertanyaan, dan perintah. Tindak tutur ilokusi ditemukan dalam 5 jenis yaitu asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif. Adapun tindak tutur perlokusi terbagi menjadi dua yaitu verbal dan nonverbal yang masing-masing menunjukkan dampak nyata terhadap lawan tutur, baik berupa reaksi emosional maupun tindakan. Setiap bentuk tindak tutur dalam novel ini mencerminkan relasi sosial antar tokoh, posisi kekuasaan, hingga dinamika emosi dan konflik personal. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan tindak tutur dalam Bukan Dylan bukan hanya memperkuat struktur naratif, tetapi juga berfungsi sebagai cermin dari kehidupan sosial remaja yang penuh tekanan, pencarian jati diri, dan proses pendewasaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian pragmatik dalam analisis sastra Indonesia.Kata Kunci :Tindak Tutur, Lokusi, Ilokusi, Perlokusi, Novel, Bukan Dylan.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMAHAMI KARAKTER TOKOH MELALUI MODEL DRAMATIC LEARNING PADA PESERTA DIDIK KELAS VIII MTs. DDI KANANG Rabiah Rabiah; Sulihin Asis; Aco Nasir
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 3, No 2 (2021): Peqguruang, Volume 3, No.2, Nopember 2021
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v3i2.1647

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research) yang dilakukan di dalam kelas. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas VIII.1I, sampel pada penelitian ini sebanyak satu kelas yang terdiri dari 23 siswa. Data dikumpulkan melalui tes dan observasi. Analisis data menggunakan analisis Analisis Statistik Inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) penerapan model dramatic learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran Bahasa Indonesia. Peningkatan tersebut dapat dilihat antara siklus pertama dengan siklus kedua pembelajaran yang telah dilakukan, (2) terjadi peningkatan hasil belajar siswa pada pelajaran menentukan karakter tokoh menggunakan model dramatic learning. Peningkatan hasil belajar tersebut adalah sebesar 29.69% peningkatan tersebut diperoleh dari hasil pencapaian evaluasi dari siklus pertama ke siklus kedua peningkatan keaktifan belajar siswa mencapai 35.7% yang diperoleh dari setiap pembelajaran pada masing-masing siklus. 
KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM MENANGGULANGI STUNTING KECAMATAN TANDUKKALUA’ KABUPATEN MAMASA Eti Yusrianti; Andriani Andriani; Agustinus Sudi
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 8, No 1 (2026): Peqguruang, Volume 8 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v8i1.5632

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebijakan pemerintah dalam menanggulangi Stunting Kecamatan Tandukkalua Kabupaten Mamasa. Selain itu, juga untuk mengetahui faktor apa yang menyebabkan Stunting di Kecamatan Tandukkalua Kabupaten Mamasa. Peneltian ini menggunakan jenis penelitian deskripsi kualitatif. Artinya, peneltian ini berusaha memperoleh pemahaman yang otentik mengenai pengalaman orang-orang, sebagaimana dirasakan. Sumber data penelitian ini adalah aparat desa, kader posyandu, bidan, dan masyarakat di Desa Talimbung, Kecamatan Tandukkalua, Kabupaten Mamasa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Kebijakan pemerintah dalam menangani stunting di Kecamatan Tandukkalua mencakup berbagai program komprehensif yang fokus pada peningkatan akses layanan kesehatan, edukasi gizi, dan bantuan pangan. Melalui program posyandu dan puskesmas, pemerintah berupaya menyediakan pemantauan kesehatan rutin, pemberian makanan tambahan, serta penyuluhan kesehatan bagi ibu hamil dan menyusui. Program bantuan pangan bagi keluarga miskin disertai dengan edukasi mengenai gizi yang seimbang juga menjadi bagian dari kebijakan ini. (2) Penelitian ini mengidentifikasi beberapa faktor utama penyebab stunting di Kecamatan Tandukkalua, yaitu faktor gizi, kesehatan, lingkungan, dan sosial-ekonomi. Faktor gizi mencakup kurangnya akses terhadap makanan bergizi, kebiasaan pemberian makanan yang tidak sesuai, kondisi ekonomi rendah, dan kurangnya pengetahuan tentang gizi yang baik.  
DAMPAK KEBERADAAN PASAR MODERN TERHADAP UMKM DI KECAMATAN POLEWALI Sulihin Azis; Andriani Andriani; Ibnu Aulia Ikhsan
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 7, No 2 (2025): Peqguruang, Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v7i2.5686

Abstract

Pertumbuhan ekonomi dan perkembangan zaman yang semakin cepat di Indonesia, membuat peningkatan pasar modern di negara ini mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini didasari oleh banyaknya masyarakat yang menjadikan pasar modern sebagai tempat berbelanja. Tumbuh pesatnya pasar modern ini mempunyai dampak positif dan dampak negatif terhadap toko kelontong di sekitarnya. Pasar modern merupakan pasar yang dikelola dengan manajemen modern, biasanya terdapat di kawasan perkotaan, sebagai penyedia jasa dan barang dengan mutu serta pelayanan yang baik kepada konsumen yang umumnya adalah masyarakat golongan menengah ke atas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak keberadaan Pasar Modern Terhadap UMKM di Kecamatan Polewali.  Adapun informan pada penelitian ini sebanyak 10 orang.Keberadaan  pasar modern di daerah Kecamatan Polewali membawa dampak yang sangat besar bagi pelaku UMKM yang ada disekitarnya, ini sejalan dengan penelitian maupun hasil wawancara yang telah dilakukan oleh peneliti. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Kecamatan Polewali ini dapat disimpulkan bahwa pendapatan dan jumlah pelanggan yang diperoleh pelaku UMKM mengalami penurunan akibat keberadaan pasar modern.
DAMPAK KEBERADAAN PASAR MODERN TERHADAP UMKM DI KECAMATAN POLEWALI Sulihin Azis; Andriani Andriani; Ibnu Aulia Ikhsan
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 7, No 2 (2025): Peqguruang, Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v7i2.5686

Abstract

Pertumbuhan ekonomi dan perkembangan zaman yang semakin cepat di Indonesia, membuat peningkatan pasar modern di negara ini mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini didasari oleh banyaknya masyarakat yang menjadikan pasar modern sebagai tempat berbelanja. Tumbuh pesatnya pasar modern ini mempunyai dampak positif dan dampak negatif terhadap toko kelontong di sekitarnya. Pasar modern merupakan pasar yang dikelola dengan manajemen modern, biasanya terdapat di kawasan perkotaan, sebagai penyedia jasa dan barang dengan mutu serta pelayanan yang baik kepada konsumen yang umumnya adalah masyarakat golongan menengah ke atas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak keberadaan Pasar Modern Terhadap UMKM di Kecamatan Polewali.  Adapun informan pada penelitian ini sebanyak 10 orang.Keberadaan  pasar modern di daerah Kecamatan Polewali membawa dampak yang sangat besar bagi pelaku UMKM yang ada disekitarnya, ini sejalan dengan penelitian maupun hasil wawancara yang telah dilakukan oleh peneliti. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Kecamatan Polewali ini dapat disimpulkan bahwa pendapatan dan jumlah pelanggan yang diperoleh pelaku UMKM mengalami penurunan akibat keberadaan pasar modern.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI MELALUI STRATEGI CRITICAL INCIDENT PADA SISWA KELAS X MULTIMEDIA SMKS ARMIDA ABDULLADIN Eka Fitriawati; Andriani Andriani; Naim Irmayani; Abdul Muttalib
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 4, No 1 (2022): Peqguruang, Volume 4, No.1, Mei 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v4i1.2535

Abstract

Landasan dari ujian ini tergantung pada akibat dari persepsi yang dibuat oleh para ilmuwan bahwa kemampuan mengarang siswa kelas X SMKS Armida Abdulladin sangat rendah, khususnya pada materi syair. Jenis eksplorasi yang digunakan adalah penelitian kegiatan ruang belajar (Vehicle). Alasan penelitian ini adalah untuk menggambarkan peningkatan kemampuan mengarang syair melalui prosedur Episode Dasar siswa kelas X SMKS Armida Abdulladin. Prosedur pengumpulan informasi dalam penyelidikan ini adalah pemeriksaan persepsi dan tes. Instrumen pemeriksaan yang digunakan adalah persepsi, dokumentasi dan tes. Metode penyelidikan informasi adalah dengan membedah informasi, mengurangi informasi, memperkenalkan dan menutup hasil pemeriksaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tergantung dari hasil pemeriksaan terukur yang dilakukan oleh analis, nilai normal kemampuan menyusun syair pola dasar siswa dengan teknik Basic Episode adalah 73,18, setelah dilakukan sistem pembelajaran pada siklus II skor normal siswa meningkat menjadi 87,00. sehingga pada akhirnya pemanfaatan Prosedur Kejadian Dasar dapat lebih mengembangkan kemampuan mengarang syair siswa kelas 10 SMKS Armida Abdulladin. Meskipun terjadi perubahan mentalitas dan berada pada derajat penguasaan materi antara 89% berada pada kelas yang dapat diterima putus dari siklus I dan siklus II sehingga seharusnya ujian ini efektif.