Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

KEEFEKTIFAN METODE LATIHAN TERBIMBING DENGAN MEDIA GAMBAR SERI PADA KETERAMPILAN MENULIS CERITA FABEL PADA KELAS VII SMP NEGERI 1 WONOMULYO Siti Jahania; Nur Hafsah Yunus; Andriani Andriani
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 4, No 2 (2022): Peqguruang, Volume 4, No.2, November 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v4i2.1295

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui Keefektifan Metode Latihan Terbimbing Dengan Media Gambar Seri Pada Keterampilan Menulis Cerita Fabel . Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII B untuk kelas eksperimen berjumlah 32 orang dan kelas VII C untuk kelas control berjumlah 32 orang SMP Negeri 1 Wonomulyo. Instrumen pada penelitian ini yaitu lembar observasi aktivitas siswa, angket respon siswa, dan tes keterampilan menulis cerita fabel . data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan  analisis statistic deskriptif dan inferensial. Dari Hasil analisis statisti, diperoleh nilai rata rata pretes pada kelas eksperimen yaitu  48,91, dan kelas control yaitu 50.63, sedangkan nilai rata rata posttest pada kelas eksperimen 73,97 dan kelas control yaitu 51,56. Dilihat dari aktifitas siswa diperoleh rata rata persentase sebesar 85% dan respon siswa setelah pembelajaran sebesar 90% Sehingga disimpulkan bahwa metode pembelajaran Latihan terbimbing dengan media gambar seri  berpengaruh atau efektif terhadap hasil belajar peserta didik.
EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DENGAN PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS BIOGRAFI Nur hafsah Yunus; Andriani Andriani; Masnur Masnur
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 5, No 2 (2023): Peqguruang, Volume 5 Nomor 2 November 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v5i2.4719

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kurikulum merdeka dengan menerapkan model pembelajaran yang menjadi prioritas kurikulum tersebut yaitu model project based learning dan digunakan pada mata pelajaran bahasa Indonesia.. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian non-equivalent control group design yaitu kelompok eksperimen mendapatkan perlakuan tertentu sedangkan kelompok kontrol diberikan perlakuan seperti keadaan biasanya. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas X MAN 2 Polewali Mandar yang pengambilan sampel berdasarkan kemampuan awal peserta didik. Hasil penelitian diperoleh menggunakan SPSS versi 26 for windows, nilai rata-rata pre-test kelas kontrol yaitu 60,55 dan nilai rata-rata post-test adalah 71,82. Sedangkan kelas eksperimen nilai rata-rata pre-test yaitu 60,12 dan nilai rata-rata post-test adalah 78,58 dengan persentase 83,1% yang mana mencapai tingkat ketuntasan di atas 80%. Hal ini menandakan penerapan model project based learning sangat efektif. Analisis statistik inferensial yaitu hipotesis H1 diterima berdasarkan hasil yang diperoleh thitung (2,801) > ttabel (2,015)  maka H0 ditolak dan H1 diterima sehingga kedua kelas tersebut memiliki keterampilan menulis yang berbeda berdasarkan perlakuan yang diterapkan.
ANALISIS IDIOM DALAM FILM DILAN 1990 KARYA PIDI BAIQ (SUATU TINJAUAN SEMANTIK) Hasriah Hasriah; Nur Hafsah Yunus; Andriani Andriani
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 4, No 2 (2022): Peqguruang, Volume 4, No.2, November 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v4i2.1021

Abstract

Hal yang melatarbelakangi penelitian ini adalah idiom digunakan oleh penutur bahasa untuk berkomunikasi dengan siapapun. Idiom sengaja dilakukan untuk menyampaikan sesuatu secara tidak langsung kepada lawan bicara. Banyak idiom yang ditemukan dalam film maupun novel yang belum dimengerti maknanya. Kata idiom sangat sulit dipahami secara kognitif karena mebutuhkan pemahaman yang luas dalam sebuah makna tersendiri. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan idiom yang terdapat dalam film Dilan 1990 Karya Pidi Baiq. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati, teknik analisis data yang digunakan yaitu: 1) reduksi data, 2) display data, 3) verifikasi. Hasil penelitian yang diperoleh: idiom penuh 11 data, idiom sebagian 14 data, ungkapan 1 data, idiom dari bagian tubuh 2 data dan idiom dari verba 1 data. Jumlah keseluruhan idiom yang ditemukan terdapat 39 data. Dari hasil penelitian ini juga dapat diketahui bahwa jenis idiom yang paling dominan digunakan dalam film Dilan 1990 adalah idiom berdasarkan segi keeratan unsur-unsurnya dalam membentuk makna terlebih khusus idiom sebagian. Hal ini dipengaruhi oleh penggunaan bahasa aktif yang selalu digunakan oleh para karakter dalam konstruksi kalimat.
Analisis Tindak Tutur Direktif dan Ekspresif Pada Proses Pembelajaran Guru Bahasa Indonesia Di SMK Negeri 2 Polewali Muh. Muhtading S; Nur Hafsah Yunus; Aco Nasir
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 7, No 2 (2025): Peqguruang, Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v7i2.6290

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengidentifikasi dan Menganalisis Bentuk Tindak Tutur Direktif dan Ekspresif yang digunakan oleh guru Bahasa Indonesia dalam proses pembelajaran di SMK Negeri 2 Polewali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi video terhadap dua guru Bahasa Indonesia yang aktif mengajar di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur direktif yang paling banyak digunakan guru berbentuk perintah, permintaan, larangan, ajakan, dan pemberian instruksi. Sementara itu, tindak tutur ekspresif yang muncul berupa pujian, kritik, nasihat, ucapan terima kasih, serta ungkapan empati dan motivasi. Penggunaan kedua jenis tindak tutur ini memainkan peran penting dalam membangun komunikasi efektif antara guru dan siswa, meningkatkan partisipasi siswa, serta menciptakan suasana pembelajaran yang lebih hidup dan komunikatif. Temuan ini menunjukkan bahwa pemahaman pragmatik dalam praktik pembelajaran sangat penting untuk meningkatkan kualitas interaksi di kelas
Analisis Kesantunan Berbahasa Dalam Tuturan Ceramah Ustadzah Oki Setiana Dewi Nur Hafsah Yunus; Aco Nasir; Suhartina Suhartina
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 6, No 1 (2024): Peqguruang, Volume 6 Nomor 1 Mei 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i1.4595

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini ialah kurangnya penelitian terhadap kesantunan berbahasa yang sering digunakan dalam situasi formal seperti pada saat berceramah, terutama pada bagaimana kesantunan berbahasa ceramah ustadzah Oki Setiana Dewi. Jenis penelitian ini ialah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesantunan berbahasa pada ceramah ustadzah Oki Setiana Dewi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini ialah dengan metode dokumentasi atau perekaman. Sedangkan langkah-langkah teknik analisis data dalam penelitian ialah pengumpulan data, menggambarkan, mengemukakan, atau menguraikan berbagai data yang telah ada, kemudian Interpretatif, menafsirkan data-data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuturan ceramah Ustadzah Oki Setiana Dewi mengandung prinsip kesantunan berbahasa pada (1) bidal kebijaksanaan, (2) bidal kemurahhatian, (3) bidal keperkenanan, (4) bidal kerendahhatian, (5) bidal kesetujuan, dan (6) bidal kesimpatian.
ANALISIS PELANGGARAN KESANTUNAN BERBAHASA SISWA KELAS VIII MTS HUSNUL KHATIMAH Nur hijrah; Nur Hafsah Yunus; Kurnia Kurnia
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 7, No 2 (2025): Peqguruang, Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v7i2.6284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk pelanggaran kesantunan berbahasa yang dilakukan oleh siswa kelas VIII di MTs Husnul Khatimah. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh siswa kelas VIII, dan sampel yang digunakan adalah total dari seluruh populasi (sampel total). Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, serta perekaman suara dan video. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa melakukan pelanggaran terhadap prinsip-prinsip kesantunan berbahasa sebagaimana dikemukakan dalam teori maksim kesantunan oleh Geoffrey Leech.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS SIMULASI TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA BERITA SISWA KELAS VII MTS HUSNULKHATIMAH Andi Isnaeni; Nur Hafsah Yunus; Kurnia Kurnia
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 8, No 1 (2026): Peqguruang, Volume 8 Nomor 1 Mei 2026
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v8i1.6296

Abstract

Studi ini menyoroti keterampilan membaca siswa, yang tercermin dalam hasil pretest yang menunjukkan bahwa mayoritas peserta berada pada kategori "Kurang". Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi keefektifan model pembelajaran berbasis simulasi dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas VII mts Husnul Khatimah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan eksperimen murni (pre-test–post-test design for one group). Pengumpulan data dilakukan melalui tes dan observasi, yang kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji statistik nonparametrik (Wilcoxon signed-rank test), mengingat data yang terkumpul tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keterampilan membaca siswa yang signifikan, dengan rata-rata skor pre-test sebesar 62,35 dan skor post-test sebesar 81,18. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang berarti lebih kecil dari 0,05 yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan secara statistik. Temuan dari observasi juga mengonfirmasi bahwa siswa aktif terlibat dalam setiap tahap simulasi, mulai dari pemahaman materi, diskusi, latihan membaca teks berita, hingga melakukan presentasi dan memberikan tanggapan dengan lisan. Oleh karena itu, model pembelajaran berbasis simulasi terbukti ampuh serta mendorong partisipasi aktif, meningkatkan rasa percaya diri, dan mengasah keterampilan komunikasi mereka. Dengan begitu, cara ini dapat dikatakan sebagai acuan tingkatan belajar yang kontekstual dan aplikatif untuk menambah kemampuan membaca berita siswa-siswi.
IMPLEMENTASI PRINSIP KESANTUNAN BERBAHASA ANTARA PENJUAL DAN PEMBELI DALAM TRANSAKSI LIVE STREAMING MEDIA SOSIAL Nur Hafsah Yunus MS; Abdul Muttalib; Putri Awalia
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 6, No 2 (2024): Peqguruang
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i2.5373

Abstract

Bahasa mempunyai peranan yang sangat penting bagi manusia untuk berinteraksi atau berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam tuturan bahasa Indonesia, tuturan dianggap santun jika penutur menggunakan kata-kata yang santun, tuturannya tidak mengandung ejekan secara langsung, tidak memerintah secara langsung, serta menghormati orang lain. Namun di zaman modern ini kesantunan tidak lagi diperhatikan secara penuh. Kadang terlihat dalam komonikasi dalam jual beli daring atau online shoop yang tetapi menggunakan bahasa secara santun tapi memiliki makna yang berbeda yang dirasakan oleh mitra tutur. Jenis penelitian yang dipakai oleh penulis yaitu metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah tuturan kesantunan berbahasa antara penjual dan pembeli dalam transaksi live streaming media social di Sulawesi barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data penelitian yang digolongkan menjadi dua, yaitu pematuhan dan pelanggaran terhadap prinsip kesantunan terdapat 20 data. Pematuhan terdapat 15 data yaitu maksim kebijaksanaan 4 data, maksim kedermawana 3 data, maksim kesepakatan 2 data, maksim kerendahan hari 2 data, maksim simpati 2 data dan maksim pujian 2 data. Pelaanggaran terdapat 5 data yaitu maksim kebijaksanaan 2 data, maksim kedermawanan 1 data, maksim kerendahan hati 1 data, maksim simpati 1 data.
ANALISIS KARAKTER TOKOH UTAMA PADA NOVEL KAU, AKU BUKAN KITA KARYA MIRA PASOLONG miftahul janna; Nur Hafsah Yunus MS., S.Pd.,M.Pd Hafsah
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 4, No 1 (2022): Peqguruang, Volume 4, No.1, Mei 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v4i1.2458

Abstract

Miftahuljannah 2021. Analisis Karakter Tokoh utama Pada Novel Kau,Aku Bukan Kita Karya Mira Pasolong. (di bimbing oleh Nur Hafsah Yunus dan Muh.Muzani Zulmaisar).Penelitian terhadap novel Kau,aku bukan kita dilatar belakangi oleh keinginan untuk mengetahui karakter apa saja yang terdapat pada tokoh utama dalam novel. Karakter tokoh tersebut tentu berbeda-beda dan beragam. Penemuan tersebut juga memiliki tujuan guna memberikan penggambaran berkarakter penokohan juga mendapatkan kepada novelet Kau, Aku Bukan Kita Katya Mira Pasolong. Penemuan tersebut merupakan penemuan deskripsi kualitatif. Data penelitian ini berupa kata-kata, kalimat, paragraph dan wacana yang berbentuk nasari atau dialog yang mengandung adanya karakter tokoh. Sumber data dalam penelitian ini adalah Kau, Aku Bukan Kita. Data di kumpukan dengan teknik simak, baca, tulis dan pustaka. Data yang sudah terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode redukasi data, penyajian data, dan verifikasi data. Penelitian analisis menunjukkan bahwa Kau, aku Bukan Kita Karya Mira Paolong memiliki tema tentang perjodohan. Tokoh utama dalam novel adalah tokoh Rara, Pandi, Dan Randi. Alur yang digunakan adalah alur maju-mundur. Latar yang terdapat dalam novel terdiri atas latar tempat, latar waktu dan latar social. Karakter tokoh yang terkandung dalam novel Kau, aku Bukan Kita. Terdiri dari 2 bentuk karakter tokoh. Bantuk karakter tokoh meliputi karakter lemah dan karakter kuat.Kata Kunci : Novel, Karakter tokoh utama