Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI REMAJA DALAM NGKONSUMSI JUNK FOOD DI SEKOLAH Ismiati Ismiati; Syarifah Asyura; Nanda Fitriana; Kesumawati Kesumawati; Ella Frisella; Herawati Herawati; Pardi Pardi; Kurnia Rahmayanti; Putri Serianti; Melda Sofia; Abdul Mukti
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5242

Abstract

Makanan cepat saji merupakan salah satu istilah yang diberikan untuk makanan yang disajikan dengan sangat cepat seperti junk food. Junk Food adalah makanan yang  mengandung tinggi kalori yang meliputi garam, gula, dan lemak dalam konsentrasi tinggi di dalamnya namun sangat rendah akan nilai gizinya. Beberapa kategori makanan yang termasuk ke dalam junk food yaitu makanan cepat saji yang di goreng, makanan ringan asin, makanan penutup manis, permen karet dan lainnya. Makanan seperti hamburger, pizza dan lainnya di anggap sehat atau junk food tergantung terhadap cara penyajiannya. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi remaja dalam mengkonsumsi junk food. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif yang bersifat survey deskriptif dengan pendekatan cros secsional. Populasi penelitian ini siswa kelas X di  Pesantren Darul Ulum Banda Aceh, Pengambilan sampel secara stratifikasi random berjumlah 80 responden. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 20-26 April 2025. Analisa data menggunakan uji Chi-square. Hasil: Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap dan ajakan teman sebaya terhadap kebiasaan mengkonsumsi junk food di Pesantren Darul Ulum Banda Aceh. Saran: Diharapkan adanya peran aktif pihak sekolah melakukan penyuluhan kesehatan terutama tentang manfaat makanan sehat bagi tubuh terhadap siswa/siswi.Kata Kunci : Remaja, junk food, pengetahuan, sikap, teman sebaya
ANALISIS JALUR PEER ATTACHMENT, SELF CONTROL, SELF-ESTEEM, DAN AGRESIVITAS PADA REMAJA Kurnia Rahmayanti; Melda Sofia; Cut Nursadrina; Herawati Herawati; Syarifah Asyura; Pardi Pardi; Putri Serianti; Ismiati Ismiati; Nurul Salwa
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.5332

Abstract

AbstrakAgresivitas remaja dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kausal antara peer attachment, self-control, self-esteem, dan agresivitas dengan menggunakan analisis jalur pada desain cross-sectional. Data diperoleh dari 185 siswa SMK di Kota Bogor dengan instrumen terstandar. Hasil menunjukkan peer attachment berpengaruh langsung menurunkan agresivitas (? = -0.123), self-control memiliki pengaruh negatif paling kuat (? = -0.595, p < 0.001), sedangkan self-esteem berpengaruh tidak langsung melalui peningkatan self-control (? = -0.192). Temuan ini menegaskan peran kunci self-control serta pentingnya intervensi psikososial untuk memperkuat hubungan teman sebaya, regulasi emosi, dan self-esteem positif.Kata kunci: peer attachment, self-control, self-esteem, agresivitas, remaja
HUBUNGAN POLA ASUH DENGAN STATUS GIZI BALITA DI ACEH SELATAN Rossi Aulia Pratiwi; Ismiati Ismiati; Syarifah Asyura; Dhiya Salsabila
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5601

Abstract

HUBUNGAN POLA ASUH DENGAN STATUS GIZI BALITA DI ACEH SELATAN
PENTINGNYA PERAN GIZI SEIMBANG BAGI REMAJA DALAM MENUNJANG PROSES PEMBELAJARAN DI SEKOLAH Ismiati Ismiati; Syarifah Asyura; Nanda Fitriana; Rossi Aulia Pratiwi; Ibrahim Ibrahim; Rauzatun Nisa
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5770

Abstract

Gizi merupakan zat atau elemen yang terkandung di dalam makanan dan dapat dimanfaatkan secara langsung oleh tubuh. Agar kebutuhan gizi itu bisa terpenuhi maka perilaku mengkonsumsi makanan yang sehat dan bernutrisi oleh para remaja harus teratur. Masa remaja merupakan masa transisi yang ditandai dengan adanya perubahan fisik, emosi dan psikis. Masa ini merupakan periode peralihan dari masa anak ke masa dewasa. Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan tersebut, remaja sangat membutuhkan gizi seimbang dalam proses pertumbuhan dan perkembangan. Gizi seimbang merupakan susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat gizi dengan jenis dan jumlah yang sesuai kebutuhan tubuh, serta menerapkan prinsip pangan beraneka ragam, aktivitas fisik, perilaku hidup bersih, dan menjaga berat badan ideal. Adapun tujuan penelitian ini agar mengetahui peran gizi seimbang bagi remaja dalam meunjang proses pembelajaran di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode literatur review, yaitu penelitian yang dilakukan untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber untuk mencari literatur seperti jurnal, buku, artikel koran, internet atau website. Peran gizi seimbang bagi para remaja dalam menunjang proses pembelajaran di sekolah sangatlah penting karena Peran gizi bagi perkembangan dan pertumbuhan pada masa balita sangatlah penting, karena asupan nutrisi yang cukup dan bervariasi serta tidak melewatkan sarapan sebelum berangkat ke sekolah terbukti dapat meningkatkan konsentrasi, daya ingat, serta mencegah kelelahan fisik di sekolah. Selain itu, kebiasan anak hebat Indonesia adalah makan-makanan yang sehat dan bergizi. Makanan yang sehat dan bergizi yang mengandung nutrisi yang seimbang seperti karbohidrat, protein, lemak yang sehat, vitamin, mineral untuk energi dan imunitas .
PENGEMBANGAN FORMULA MINUMAN FUNGSIONAL BERBASIS SENYAWA ORGANIK ALAMI UNTUK PENCEGAHAN ANEMIA Syarifah Asyura; Ismiati Ismiati; Nanda Fitriana; Rossi Aulia Pratiwi; Ibrahim Ibrahim; Silmi Kaffah; Nurhayati Nurhayati; Siti Samaniyah; Syarifah Yanti Astrina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5783

Abstract

Anemia defisiensi besi masih menjadi masalah kesehatan masyarakat global dengan prevalensi tinggi pada remaja putri, wanita usia subur, ibu hamil, dan anak-anak. Menurut World Health Organization, anemia berkontribusi terhadap penurunan produktivitas, gangguan kognitif, serta peningkatan risiko komplikasi kehamilan. Pendekatan berbasis pangan melalui pengembangan minuman fungsional merupakan strategi preventif yang lebih praktis dan berkelanjutan dibandingkan suplementasi jangka panjang. Penelitian ini bertujuan mengembangkan formula minuman fungsional berbasis senyawa organik alami untuk mendukung pencegahan anemia. Formulasi mengombinasikan sumber zat besi nabati, vitamin C sebagai enhancer penyerapan besi non-heme, serta senyawa bioaktif antioksidan seperti flavonoid dan polifenol. Tahapan pengembangan meliputi seleksi bahan, optimasi komposisi, analisis kandungan zat besi dan vitamin C, pengujian sifat fisikokimia, serta uji aktivitas antioksidan dan organoleptik.
Analisis Kandungan Flavonoid dan Efek Hipoglikemik Ekstrak Kulit Buah Mangga Lokal (Mengifera indica) Terhadap Penderita Pra Diabetes di Banda Aceh Syarifah Asyura; Ismiati Ismiati; Nazilatul Munawwarah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 9 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.5873

Abstract

Penelitian ini menganalisis kandungan flavonoid pada ekstrak kulit mangga lokal serta efek hipoglikemiknya pada penderita pra-diabetes di Banda Aceh. Metode yang digunakan meliputi analisis flavonoid dan uji klinis dengan pengukuran kadar glukosa darah. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak kulit mangga mengandung flavonoid tinggi dan mampu menurunkan kadar glukosa darah secara signifikan. Temuan ini menunjukkan potensi kulit mangga sebagai pangan fungsional untuk pencegahan diabetes tipe 2. Kata kunci: Kulit buah mangga, flavonoid, hipoglikemik, pra-diabetes, pangan fungsional, Banda Aceh
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH PESISIR KECAMATAN LHOONG KABUPATEN ACEH BESAR Ismiati Ismiati; Syarifah Asyura; Rury Widyasari; Yulisyo Ningsih
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 10 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.5874

Abstract

Abstrak Kebijakan penggunaan dana desa dalam upaya penanganan stunting Nomor 16 tahun 2018 tentang penggunaan dana desa tahun 2019 Pasal 6. Upaya peningkatan gizi masyarakat serta pencegahan anak kerdil (stunting). Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah lima tahun) akibat kekurangan gizi kronis (menahun) sehingga menyebabkan tinggi badan anak tidak sesuai dengan usianya. Hasil studi status gizi Indonesia (SSGI) prevalensi status gizi balita stunted (TB/U dan PB/U) nasional sebesar 24,4% sedangkan provinsi aceh sebesar 33.2% dan kabupeten aceh besar prevalensinya sebesar 32,4. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting di wilayah pesisir Kecamatan Lhoong Kabupaten Aceh Besar. Metode Penelitian: Penelitian bersifat deskriptif analitik dengan menggunakan desain case control. Pengumpulan data di lakukan pada tanggal 22-27 Juni tahun 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak balita yang di wilayah pesisir kecamatan Lhoong yang berjumlah 834 orang anak balita. sampel menggunakan rumus minimal sampel lameshow, pengambilan sampel dengan cara acak sistematis dengan hasil 42 orang anak balita. yang status gizi katagori Stunting 21 orang dan anak balita normal 21 orang. Instrument penelitian menggunakan kuesioner, pengukuran TB/PB menggunakan mikrotoice dengan pengolahan data statistik yaitu uji Chai-Square. Hasil Penelitian: Berdasarkan uji statistik diperolah bahwa ada hubungan antara riwayat penyakit infeksi dengan kejadian stunting (p-value =0.0504) , tidak ada hubungan antara riwayat sanitasi dengan kejadian stunting (p-value= 0.350) dan tidak ada hubungan antara riwayat pemberian imunisasi dasar lengkap dengan kejadian stunting (p-value=0.504). Kesimpulan dan saran: Adanya hubungan yang signifikan antara riwayat penyakit infeksi dengan kejadian stunting, Tidak ada hubungan yang signifikan antara riwayat sanitasi dengan kejadian stunting dan Tidak ada hubungan yang signifikan antara riwayat pemberian imunisasi dasar lengkap dengan kejadian stunting di wilayah pesisir Kecamatan Lhoong Kabupaten Aceh Besar. Kata Kunci: Riwayat Penyakit Infeksi, Riwayat Sanitasi dan Riwayat Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap dengan kejadian stunting.
KUALITAS GIZI MAKANAN SIAP SAJI YANG DIKONSUMSI REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Ismiati Ismiati; Syarifah Asyura; Nanda Fitriana; Kesumawati Kesumawati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 9 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.5875

Abstract

Makanan cepat saji memiliki kandungan tinggi kalori, lemak, kolesterol, garam dan rendah vitamin, mineral serta serat. Semakin sering dikonsumsi, maka semakin tinggi risiko terhadap kejadian gizi lebih dan obesitas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas gizi makanan siap saji yang dikonsumsi remaja di sekolah menengah atas. Metode penelitian ini yaitu cross sectional dengan melibatkan responden yang berjumlah 204 subjek di kota Banda Aceh yang diambil dengan metode multistage random sampling. Data konsumsi makanan cepat saji diperoleh dari formulir FFQ (Food Frequency Questionnaire) 1 bulan terakhir. Data status gizi remaja diperoleh dari pengukuran tinggi badan menggunakan stadiometer dan berat badan dengan timbangan injak, kemudian dilakukan analisis menggunakan aplikasi WHO Anthroplus. Uji statistik untuk analisis data menggunakan Chi-Square. Hasil penelitian ini didapatkan rata-rata responden mengonsumsi dengan frekuensi 7 kali dalam 1 bulan. Responden yang sering mengonsumsi makanan cepat saji memiliki status gizi lebih dengan persentase sebesar 22,3% dan status gizi obesitas sebesar 13,6%. Kata Kunci: Kualitas Gizi, Makanan Siap Saji, Remaja
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN MAKANAN PADA REMAJA SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) Ismiati Ismiati; Syarifah Asyura; Nanda Fitriana; Kesumawati Kesumawati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 10 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i2.5876

Abstract

Makanan yang sehat adalah makanan yang mengandung nilai gizi seimbang yang di dalamnya mengandung karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral dan serat dalam memenuhi kebutuhan harian tanpa bahan yang berbahaya. Namun, masih banyak para remaja yang suka mengkonsumsi makanan yang berisiko terhadap Kesehatan seperti makanan cepat saji yang tinggi kalori, lemak, gula, dan garam. Salah satu penyebab pemilihan makanan pada remaja adalah pengetahuan tentang gizi seimbang dan citra tubuh atau keputusan dalam memilih makanan yang akan dikonsumsi. Tujuan: mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan makanan pada remaja pada Sekolah Menengah Atas (SMA). mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan makanan jajanan. Metode : Jenis penelitian kuantitatif dengan metode observasional analitik pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Responden dalam penelitian ini sebanyak 140 siswa. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil: berdasarkan jenis kelamin sebagian besar perempuan sebanyak 120 (85,18%), Sebagian besar siswa memiliki pengetahuan gizi seimbang yang baik yaitu sebanyak 85 (60,72%), 80 (57,14%) siswa menunjukkan citra tubuh positif dan pemilihan makanan yang baik sebanyak 78 (55,71%). Berdasarkan hasil analisis chi square, jenis kelamin dengan perilaku pemilihan makanan jajanan (p-value=0,726), pengetahuan gizi seimbang dengan pemilihan makanan (p-value = 0,000) dan hasil analisis antara citra tubuh dengan pemilihan makanan (p-value = 0,000). Kesimpulan : faktor yang mempengaruhi pemilihan makanan jajan pada remaja yaitu pengetahuan gizi seimbang,dan citra tubuh. Kata kunci : Remaja, Faktor determinan, pemilihan makanan
PENGARUH GAYA HIDUP TERHADAP POLA MAKAN DAN STATUS GIZI MAHASISWA PRODI GIZI Ismiati Ismiati; Syarifah Asyura; Nanda Fitriana
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 9 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.5878

Abstract

Mahasiswa mengalami tantangan dalam menjaga pola makan yang sehat akibat keterbatasan waktu, stres akademik, dan aktivitas yang padat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola makan dengan status gizi pada mahasiswa di Universitas Ubudiyah Indoneisa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 80 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) untuk menilai pola makan dan pengukuran indeks massa tubuh (IMT) untuk menilai status gizi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pola makan buruk (67,5%) dan status gizi normal (72,5%). Uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan status gizi (p = 0,043). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pola makan berpengaruh terhadap status gizi mahasiswa yang bekerja paruh waktu, sehingga diperlukan kesadaran akan pentingnya konsumsi makanan bergizi secara seimbang dalam menjaga status gizi yang optimal. Kata Kunci: Gaya hidup, Pola Makan, Status Gizi, Mahasiswa,