Claim Missing Document
Check
Articles

PARADIMA POSITIF DAN SAKSAMA PADA MANAJEMEN SEKOLAH BERBASIS KEWIRAUSAHAAN Tedy Ardiansyah; Dipa Teruna
Research and Development Journal of Education Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v9i1.16642

Abstract

Kewiraushaan adalah masalah yang pelik di Indonesia ini hampir semua penduduk di Indonesia masih jauh untuk melakukan kegiatan wirausaha. Sama halnya dengan permasalahan disekolah sama rumitnya dalam melakukan wirausaha. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar variabel-variabel yang menyangkut kewirausahaan dan manajemen sekolah, yang kedua untuk mengetahui model yang tepat dalam menerapkan manajemen berbasis kewirausahaan dimana hal ini dibentuk dari dua sumber yang berbeda yaitu Google Scholar (GS) dan Semantic Scholar (SS). Metode penelitian yang digunakan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis sistematik literatur, dimana data yang didapatkan berkisar 348 data artikel atau paper. Pemilahan data menggunakan sistem PRISMA dan adapun pengolahan menggunakan tools Nvivo 12 plus. Hasil dari penelitian ini menunjukan hanya 4 artikel yang menunjukan hubungan yang kuat atau strong untuk manajemen sekolah berbasis kewirausahaan. Adapun model terbentuk menjadi dua bagian dimana masing-masing model mempunyai keunikan dan kekhasan sendiri dan diharapkan dari model tersebut dapat membantu kewirausahaan di sekolah untuk kinerja wirausaha disekolah maupun referensi teori dalam melakukan wirausaha di sekolah
Model of Post-Pandemic Human Resource Strategy in Indonesian Private Companies Dipa Teruna; Tedy Ardiansyah
Majalah Ilmiah Bijak Vol 20, No 1: March 2023
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/bijak.v20i1.3036

Abstract

Human resources are a problem that is often faced by every company, especially when coupled with the COVID-19 pandemic. Companies must continue to survive by getting benefits with the right human resource strategy, but the paradoxical reality is that hundreds of companies have closed their businesses due to increasingly serious problems. be it internal or external. The purpose of this research is to find out how big the relationship is between each informant and what indicators influence each of these variables. This research was carried out with a phenomenological qualitative approach, in which phenomenologists describe the essence of the big things from each person's part of their life experience. Phenomenologists must describe in detail where they obtain or experience a phenomenon from each individual. Five informants with decades or decades of experience and the highest positions in a company were given samples. The method used in data processing uses Nvivo12 tools. The research instrument adopts findings from previous research and theoretical studies in order to make it easier to help with problems in the human resource strategy. The results obtained showed that 4 informants had strong and moderate correlation values for each informant, and only 1 informant did not have a strong relationship. The map analysis test includes indicators that have more than one similarity from each piece of information, as well as a descriptive test that strengthens the relationship to these variables.
Pengaruh Influencer, Media Sosial (TikTok dan Instagram) terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Bakso Putro Solo Tania Nurul Salsabilah; Tedy Ardiansyah
Jurnal USAHA Vol 4, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/juuk.v4i2.2379

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengevaluasi dampak dari influencer (X1), sosial media (TikTok dan Instagram) (X2) terhadap keputusan pembelian konsumen (Y) di Bakso Putro Solo. Studi ini mengaplikasikan pendekatan kuantitatif, dengan menghimpun informasi melalui metode kuesioner skala likert terhadap 97 responden. Teknik analisis data lainnya mencakup uji validitas dan reliabilitas, uji hipotesis, uji asumsi klasik, dan analisis koefisien determinasi (R2). Hasil pengujian hipotesis uji T juga menunjukkan bahwa kedua faktor independent memiliki dampak signifikan pada variabel dependen. Uji F mengungkapkan pengaruh bersama-sama variabel influencer dan variabel (Tiktok dan Instagram) sebagai media promosi terhadap keputusan pembelian. Dengan nilai R square sebesar 0,555, maka dua variabel independent yang dimasukkan dalam persamaan regresi menjelaskan 55,5% variasi dalam keputusan pembelian. Sementara itu, faktor-faktor di luar lingkup penelitian ini mempengaruhi 44,5% sisanya.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU KONSUMEN DALAM PEMBELIAN PROPERTI KHUSUSNYA BAGI PEGAWAI MILENIAL Mohamad Burman Ardiansyah; Tedy Ardiansyah
Jurnal USAHA Vol 4, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/juuk.v4i2.2520

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dimaksudkan untuk menyelidiki faktor-faktor yang memengaruhi perilaku konsumen dalam pembelian properti, khususnya di kalangan pegawai milenial. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dampak variabel budaya, sosial, dan psikologi pada keputusan pembelian properti. Data primer dikumpulkan dari 35 responden melalui penyebaran kuesioner. Analisis deskriptif dilakukan untuk memahami karakteristik empat variabel utama: budaya, sosial, psikologi, dan keputusan pembelian. Hasilnya menunjukkan variasi yang signifikan dalam variabel-varibel tersebut. Uji t dilakukan untuk menilai dampak setiap variabel pada keputusan pembelian. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa budaya, sosial, dan psikologi memiliki pengaruh yang signifikan secara parsial terhadap keputusan pembelian.  ABSTRACTThis research is intended to investigate the factors influencing consumer behavior in property purchases, especially among millennial employees. The main objective of this research is to evaluate the impact of cultural, social, and psychological variables on property purchasing decisions. Primary data was collected from 35 respondents through questionnaire distribution. Descriptive analysis was conducted to understand the characteristics of four main variables: culture, social, psychological, and purchasing decisions. The results indicate significant variations in these variables. A t-test was conducted to assess the impact of each variable on purchasing decisions. The findings of this research show that culture, social, and psychology have a significant partial impact on purchasing decisions.
PENGARUH KINERJA DITINJAU DARI IKLIM ORGANISASI DAN KOMPETENSI PEGAWAI DISDIKBUD KABUPATEN PATI Ajeng Kusuma Wardani; Tedy Ardiansyah
Jurnal USAHA Vol 4, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/juuk.v4i2.2383

Abstract

ABSTRAK Ada berbagai macam faktor yang dapat memberikan dampak terhadap kinerja pegawai, dan faktor tersebut dikenal dengan faktor iklim organisasi. Pada dasarnya, iklim organisasi mengacu pada keseluruhan sikap, nilai, norma, dan emosi karyawan dalam suatu organisasi. Apabila iklim organisasi tidak mendukung dan memudahkan pekerjaan pegawai, maka dapat menimbulkan permasalahan di kemudian hari. Aspek penting lainnya yang perlu dipertimbangkan ketika melihat peningkatan kinerja adalah tingkat kompetensi. Penelitian menunjukkan bahwa tingkat kompetensi di antara karyawan sangatlah minim, dan mereka memerlukan keterampilan teknis, konseptual, dan fungsional yang komprehensif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan proporsional kinerja berdasarkan iklim organisasi dan kompetensi pada pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempunyai pengaruh proporsional terbesar terhadap kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati. Untuk mencapai tujuan tersebut digunakan survei eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Temuan dan pembahasan penelitian mengungkapkan bahwa lingkungan kerja, kompetensi, dan iklim organisasi semuanya berperan penting dalam mempengaruhi kinerja karyawan. ABSTRACT There are various factors that can have an impact on employee performance, and these factors are known as organizational climate factors. Basically, organizational climate refers to the overall attitudes, values, norms and emotions of employees in an organization. If the organizational climate does not support and facilitate employee work, it can cause problems in the future. Another important aspect to consider when looking at improving performance is the level of competency. Research shows that the level of competency among employees is minimal, and they require comprehensive technical, conceptual and functional skills. The aim of this research is to determine the proportional differences in performance based on organizational climate and competency among employees of the Pati Regency Education and Culture Office. In addition, this research aims to identify factors that have the greatest proportional influence on the performance of the Pati Regency Education and Culture Office. To achieve this goal, an explanatory survey with a quantitative approach was used. The research findings and discussion reveal that the work environment, competence, and organizational climate all play an important role in influencing employee performance.. 
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, TEAM WORK DAN SIKAP KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI TOKO COSMETIC FAMILY usie utari; Tedy Ardiansyah
Jurnal USAHA Vol 4, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/juuk.v4i2.2387

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui tingkat kinerja karyawan yangdipengaruhi oleh 3 variabel yaitu lingkungan kerja, kerjasama tim, dan sikap kerja diToko Cosmetic Family. Tools yang digunakan dalam penelitian ini adalah SPSSdengan analisis Regresi Linier Berganda. Dari 3 variabel tersebut diperoleh koefiensideterminasi sebesar 36,4%. Uji F diperoleh sebesar 10,744 dengan nilai signifikasi0,000 < 0,05 maka H0 pun ditolak yang berarti bahwa indikator lingkungan kerja,kerjasama tim, dan sikap kerja berpengaruh secara simultan terhadap Tingkat KinerjaKaryawan. Kemudian uji T yang dilakukan pada variabel Lingkungan Kerjamenghasilkan nilai sebesar 0,529 dengan jumlah signifikasi 0,599 > 0,05 yang berartiH0 pun diterima dan disimpulkan bahwa variabel tersebut tidak memiliki pengaruhterhadap Kinerja Karyawan. Selanjutnya untuk Team Work disimpulkan tidak memilikipengaruh yang tinggi pada Kinerja Karyawan dimana nilai t yang di hitung adalahsebesar -0,759 dengan besaran signifikasi adalah 0,452 > 0,05 yang berarti H0 punditerima. Dan yang terakhir adalah Sikap Kerja yang memiliki nilai t senilai 4,905 dannilai signifikasi 0,000 < 0,05 H0 pun diterima yang berarti bahwa variabel Sikap Kerjaadalah variabel yang paling dominan dan memiliki pengaruh yang besar terhadapKinerja Karyawan di Toko Cosmetic Family
Analisis Pengaruh Kreativitas dan Inovasi Terhadap Kesuksesan Wirausaha di Indonesia Selti Sephia; Tedy Ardiansyah
Jurnal USAHA Vol 4, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/juuk.v4i2.2357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta mengetahui pengaruh kreativitasdan inovasi terhadap kesuksesan wirausaha di Indonesia agar dapat membantumengembangkan ide atau inovasi baru wirausahawan di Indonesia. Metode dalamPenelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan sumber data primer yangdiperoleh dari survei dengan menyebarkan kuisioner ke media sosial. Hasil dariPenelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden melakukan pertunjukanpositif terhadap peran kreativitas dan inovasi dalam kesuksesan wirausaha.Kreativitas dianggap sangat penting, tingkat kreativitas responden dalamberwirausaha cukup tinggi, dan penerapan inovasi sering dilakukan. Kontribusiinovasi terhadap kesuksesan wirausaha juga dianggap tinggi. Sebagian besarresponden menganggap diri mereka cukup sukses dalam berwirausaha.Responden dalam penelitian ini adalah wirausahawan yang ada di Indonesiadengan jumlah responden 34 orang. Penyedia wirausaha di Indonesia mampumembangun kreativitas dan inovasi yang lebih lagi, sehingga wirausahawan diIndonesia dapat mengembangkan usahanya untuk mencapai kesuksesan.
ANALISIS SWOT DALAM STRATEGI PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING UMKM Wirah Oktaviani; Tedy Ardiansyah
Jurnal USAHA Vol 4, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/juuk.v4i2.2362

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui analisis SWOT pada UMKM “Seblak Rumahan”,yang mana bergerak di bidang kuliner, khususnya kerupuk dan berbagai toping sebagai pelengkapnya .Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan juga dokumentasi. Untuk menganalisis data menggunakan matrik IFAS, EFAS, SWOT. Berdasarkan hasil analisis SWOT yang dilakukan terhadap peluang, ancaman, kekuatan dan kelemahan Bisnis Seblak Rumahan, disimpulkan bahwa hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa Bisnis Seblak Rumahan mempunyai peluang yang besar karena banyaknya permintaan terhadap produk yang terus meningkat.   
Nano Influencer Analysis of Purchasing Interest in Micro and Small Business Products Ardiansyah, Tedy; Nurjanah; Purwaningsih, Dewi; Hasan, Rahmawati
Ilomata International Journal of Management Vol. 5 No. 4 (2024): October 2024
Publisher : Yayasan Sinergi Kawula Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61194/ijjm.v5i4.1385

Abstract

This research aims to examine the influence of the nano influencer model innovation (ni) on purchasing decisions (kp) through consumer behavior (pk) and purchase interest (mb) on micro and small business or MSME products carried out in the media. In addition, this research also explores the mediating role of consumer behavior (pk) and purchase interest (mb) in relation to decision making (kp). using primary data collected in this research through a questionnaire clicked through Google Form by a total of 125 respondents. Sampling was carried out deliberately, with a focus on students who had experienced or had experience as influencers. Research findings show that ni, kp, and mb have a significant influence on kp in the Jakarta Bogor Depok Tanggerang Bekasi or JABODETABEK area. In addition, a significant influence of pk was found, and mb was identified as the main mediating factor between ni and kp, which were correlated with each other. This research presents the latest information and analysis regarding factors that can help students become nano influencers.
Service Quality, Training, and Development Mutual Support with Service Technology in Indonesia Private Companies Ardiansyah, Tedy; Teruna, Dipa
Majalah Ilmiah Bijak Vol. 21 No. 1: Maret 2024
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/bijak.v21i1.3645

Abstract

In the technological era, every company is required to be able to serve its customers efficiently and quickly. However, not all services can be provided by technology. Because of this, companies are required to strike a strike a balance between humans (human touch) and technology. The aim of this research is to determine the relationship between informants and other informants for service quality, training, and development, to find out the model of informants using service quality, training, and development, and to find out comparisons. a one-industry model between banking and insurance for service quality and training and development. This is qualitative research with a phenomenological approach. Phenomenologists describe the main points of each informant's life experiences. Phenomenologists describe in detail from informants where the informants feel a phenomenon. The sample determined that four informants had expertise in their fields, as evidenced by their top positions in their companies. The analysis of this research was assisted by qualitative tools from Nvivo 12, and there is no doubt about international evidence, especially in data testing or analysis tests. The research instrument was adopted from previous research and assisted by theoretical studies to simplify and help determine policies for the company's after-sales service. The results obtained by three informants had strong and moderate relationship values for each informant included. The model obtained has novelty in the indicators, which gives rise to five indicators. Meanwhile, the comparison between banking and insurance informants is unique or novel in terms of gender, position, and type of company.