Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

ANALISIS USAHA PENANGKARAN BURUNG MURAI BATU DI KOTA BENGKULU: Analysis of The Murai Batu Bird Breeding Business in The City of Bengkulu Muhammad Fakhrurozi; Muhammad Taufiqurrahman Syah; Cendi Herlin Daya Sirsan; Evon Tri Oktami; Reflis; Yuwana; Indra Cahyadinata; Irnad; Edi Efrita; Edy Marwan; Maheran Mulyadi; Jon Yawahar
Jurnal AGRIBIS Vol. 19 No. 1 (2026): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v19i1.9613

Abstract

Burung Murai Batu (Copsychus malabaricus) banyak dipelihara orang, memiliki nilai ekonomis yang tinggi, usaha penangkarannya menguntungkan, dan modalnya cepat kembali. Penurunan harga anakan hasil tangkaran menyebabkan usaha penangkarannya perlu dianalisis kembali. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pendapatan, pendapatan keluarga, efisiensi dan kelayakan usaha penangkaran burung Murai Batu di Kota Bengkulu. Penelitian menggunakan metode survei dan dengan teknik sampling snowball. Data diperoleh dari mewawancarai 15 orang responden. Pendapatan usaha penangkaran burung Murai Batu adalah sebesar Rp1.141.977,57/indukan betina/tahun, dan pendapatan keluarga Rp3,883,992.75/indukan betina/tahun. Usaha tersebut telah efisien dengan rasio R/C 1,17 tetapi dalam jangka panjang tidak layak diusahakan dengan rasio R/C 0,17, sehingga usaha penangkaran burung Murai Batu di Kota Bengkulu perlu ditinjau ulang. Kata Kunci: Keuntungan, family income, efisiensi, kelayakan, penangkaran burung Murai Batu.
STRUKTUR SALURAN, MARGIN, DAN EFISIENSI PEMASARAN IKAN TONGKOL DARI TPI KE PASAR PANORAMA KOTA BENGKULU Rita Feni; Joliyusham Pako; Jon Yawahar; Anton Feriady; Maheran Mulyadi; Edy Marwan; Edi Efrita
Jurnal AGRIBIS Vol. 19 No. 2 (2026): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v19i2.10786

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemaran, margin pemasaran dan efisiensi pemasaran ikan tongkol dari TPI hingga pasar Panorama kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan menggunakan data kuantitatif dan kualitatif. Responden dalam penelitian ini adalah pedagang ikan tongkol yang ada di daerah penelitian yaitu dari TPI hingga pasar Panorama kota Bengkulu. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dengan bantuan kuisioner. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang dikumpulkan langsung melalui wawancara ke pedagang ikan tongkol, sedangkan data sekunder adalah data yang berasal dari instansi atau lembaga terkait dengan penelitian. Analisis data yang digunakan menggunakan rumus analisis margin dan efisiensi pemasaran. Metode pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah metode purposive sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa saluran pemasaran ikan tongkol mulai dari nelayan ke TPI kemudian ke pedagang pengumpul setelah itu ke pedagang pengecer hingga kemudian dijual konsumen. Margin pemasaran ikan tongkol dari TPI ke pasar Panorama kota Bengkulu adalah sebesar Rp 17.000, dimana margin pemasaran dari pedagang pengumpul ke pedagang pengecer sebesar Rp.7000 dan dari pedagang pengecer ke konsumen adalah Rp. 10.000. Efisiensi pemasaran ikan tongkol sebesar 11,16 persen dan nilai fisherman’s share adalah sebesar 43,33%.
Critical limit of shade stress in lemongrass plant (Cymbopogon nardus L.) Rudi Hartawan; Yulistiati Nengsih; Edy Marwan; Adilla Adistya; Nasamsir Nasamsir; Dheno Bagas Nata
Anjoro: International Journal of Agriculture and Business Vol. 6 No. 2 (2025): Anjoro
Publisher : Agribusiness Department, Agriculture and Forestry Faculty, Universitas Sulawesi Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/anjoro.v6i2.4283

Abstract

Lemongrass (Cymbopogon nardus L.) is well-known for its ability to thrive in sunlight. However, the capacity to tolerate shade when cultivated as an intercrop is unknown. Therefore, this study aimed to determine the tolerance limit of shade to the growth and production of lemongrass oil. A completely randomized design was used, with the treatment design varying by level of shade: control (without shade), 25%, 50%, and 75% shade. The parameters observed were light intensity, plant height, number of tillers, fresh weight of herbs, leaf thickness, leaf chlorophyll, and essential oil content. The results showed that 75% shade reduced light intensity by 75.38%, the number of tillers by 50.86%, fresh weight by 22.39%, leaf thickness by 31.91%, leaf chlorophyll by 54.96%, and essential oil content by 48%. The relationship pattern between shade and fresh weight of herbs was Y = -0.00733X2 + 0.3633X + 340.44, with a correlation of 0.70 and a determinant of 83.70%. Meanwhile, the relationship pattern between shade and leaf chlorophyll content was Y = -0,00029X2 +0.0093 + 47.26, with a correlation of 0.9681 and a determinant of 98.3%. In conclusion, lemongrass planted as an intercrop can tolerate 25% shade, as evidenced by its growth indicators and essential oil production.
Business Analysis of Jakarin 1 Composite Maize Seed Production in Bukit Peninjauan II, Sukaraja District, Seluma Regency Suci Gustiawan; Edi Efrita; Novitri Kurniati; Edy Marwan
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 4 No. 01 (2026): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v4i01.2588

Abstract

Jakarin 1 composite maize is a superior variety capable of adapting to unfavorable environmental conditions and has high economic potential. This study aimed to analyze profitability, efficiency, feasibility, and the break-even point (BEP) of the Jakarin 1 composite maize seed production enterprise in Bukit Peninjauan II, Sukaraja District, Seluma Regency. The study was conducted from August to November 2024 using a census method involving the entire population of seed breeder farmers (four respondents). Primary data were collected through interviews using questionnaires, while secondary data were obtained from supporting literature. The analyses included income analysis, efficiency ratio (R/C), feasibility ratio (B/C), and break-even point analysis for both production and sales. The results showed that the average total production cost was IDR 10,415,040.87, while total revenue reached IDR 32,756,717.50, resulting in a net profit of IDR 22,341,676.63. The R/C ratio was 2.17 and the B/C ratio was 1.17, indicating that the enterprise is economically efficient and feasible. The break-even point was achieved at a sales volume of 347.17 kg of seed. Therefore, the Jakarin 1 composite maize seed production enterprise has promising prospects to be developed as a main source of farmers’ income.
SOSIALISASI MANFAAT DAN PEMBUATAN PUPUK KOMPOS ECENG GONDOK BAGI KELOMPOK WANITA TANI DESA KUNGKAI BARU KABUPATEN SELUMA Rita Feni; Edy Marwan; Neti Kesumawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman eceng gondok banyak sekali tumbuh di perairan, begitupun diperairan desa Kungkai Baru.  Tujuan pengabdian masyarakat  ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman  masyarakat Desa Kungkai Baru terhadap dampak positif dan dampak negatif tanaman eceng gondok. Eceng gondok yang selama ini dianggap tanaman yang mengganggu lingkungan  ternyata  dapat dimanfaatkan untuk pupuk kompos yang  memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Dengan sasaran pengabdian adalah ibu-ibu kelompok wanita tani  desa Kungkai Baru. Manfaat dari Kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah (1) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu anggota kelompok wanita tani di desa Kungkai Baru dalam pemanfaatan eceng gondok  (2) Menambah wawasan ibu-ibu anggota kelompok wanita tani untuk membuka peluang usaha dengan membuat eceng gondok menjadi pupuk kompos. Hasil dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, antara lain (1) ibu-ibu anggota kelompok wanita tani di desa Kungkai Baru sangat antusias mengikuti seluruh tahapan kegiatan pengabdian ini (2) Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu anggota kelompok wanita tani tentang manfaat dari eceng gondok (3) terbukanya wawasan dan pemikiran ibu-ibu anggota kelompok wanita tani untuk menjadikan pembuatan pupuk kompos eceng gondok  sebagai peluang usaha baru. Kata Kunci: eceng gondok, kompos, sosialisasi
A PELATIHAN PEMBUATAN DODOL DARI BIJI NANGKA SEBAGAI UPAYA PENGANEKARAGAMAN DAN PANGAN DAN MENGURANGI PENCEMARAN LINGKUNGAN Neti Kesumawati; Rita Feni; Rita Hayati; Suryadi Suryadi; Yukiman Armadi; Edy Marwan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 7 No. 1 (2024): April : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Perbo Kecamatan Curup Utara Kabupaten Rejang Lebong merupakan sentra pertanian yang banyak menghasilkan produk pertanian. Nangka adalah salah satu hasil pertanian yang cukup dinikmati konsumen karena rasanya yang manis, khususnya buah yang telah masak.  Banyaknya  peminat buah nangka yang telah masak ini telah menyisakan biji-biji. Biasanya biji-biji ini dibuang sembarangan tempat dan  dianggap limbah yang tidak berguna. Padahal biji-biji nangka dapat diolah menjadi pangan yang bernilai gizi tinggi, seperti dodol. Pembuatan dodol biji nangka tidak memerlukan biaya yang mahal dan pembuatannya sangat sederhana sehingga bisa dijadikan peluang bisnis yang menguntungkan. Tetapi kondisi ini tidak menjadi perhatian bagi masyarakat Desa Perbo, terutama anggota kelompok wanita tani Mawar. Salah satu penyebabnya ketidaktahuan mereka dalam pembuatan dodol biji nangka serta rendahnya motivasi. Rendahnya motivasi dan pengetahuan anggota kelompok wanita tani Mawar Desa Perbo dalam pembuatan dodol biji nangka dapat ditingkatkan melalui penyuluhan maupun pelatihan. Dengan pertimbangan tersebut, staf pengajar Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Bengkulu memilih lokasi ini sebagai fokus pengabdiannya kepada masyarakat. Metode pendekatan yang digunakan dalam program ini adalah dengan memberikan penyuluhan dan demonstrasi tentang cara membuat dodol biji nangka. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penerapan teknologi yang sesuai melalui penyuluhan dan pelatihan pembuatan dodol biji nangka telah sukses, menghasilkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan bagi anggota kelompok wanita tani Mawar.   Kata Kunci: odol, biji nangka, produk olahan
Business Analysis of Jakarin 1 Composite Maize Seed Production in Bukit Peninjauan II, Sukaraja District, Seluma Regency Suci Gustiawan; Edi Efrita; Novitri Kurniati; Edy Marwan
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 4 No. 01 (2026): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v4i01.2588

Abstract

Jakarin 1 composite maize is a superior variety capable of adapting to unfavorable environmental conditions and has high economic potential. This study aimed to analyze profitability, efficiency, feasibility, and the break-even point (BEP) of the Jakarin 1 composite maize seed production enterprise in Bukit Peninjauan II, Sukaraja District, Seluma Regency. The study was conducted from August to November 2024 using a census method involving the entire population of seed breeder farmers (four respondents). Primary data were collected through interviews using questionnaires, while secondary data were obtained from supporting literature. The analyses included income analysis, efficiency ratio (R/C), feasibility ratio (B/C), and break-even point analysis for both production and sales. The results showed that the average total production cost was IDR 10,415,040.87, while total revenue reached IDR 32,756,717.50, resulting in a net profit of IDR 22,341,676.63. The R/C ratio was 2.17 and the B/C ratio was 1.17, indicating that the enterprise is economically efficient and feasible. The break-even point was achieved at a sales volume of 347.17 kg of seed. Therefore, the Jakarin 1 composite maize seed production enterprise has promising prospects to be developed as a main source of farmers’ income.
Pelatihan Pemasaran Digital pada Usaha Rumah Tangga di Desa Bukit Peninjauan I Kabupaten Seluma Rita Feni; Maheran Mulyadi; Edy Marwan; Jon Yawahar; Anton Feriady; Neti Kesumawati; Surya Ade Saputra
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 2 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i2.1757

Abstract

This community service program aims to provide counseling and training for housewives and home-based business actors in Bukit Peninjauan I Village, Seluma District, on the utilization of digital marketing for home-based enterprises. The main issue faced by the partners is the limited knowledge and skills in applying digital marketing technologies, particularly social media, to promote their products. The program was implemented through counseling sessions on the benefits of digital marketing and hands-on training on creating digital marketing content for product promotion. The participants consisted of housewives and owners of home-based businesses. The results indicate a high level of partner satisfaction, ranging from 90% to 100%. Specifically, 90% of participants stated that the program met their needs and enhanced their knowledge, 95% expressed satisfaction with the responsiveness of the presenters and the supporting facilities, and 100% showed interest in marketing their products through social media.