Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan strategi digital marketing untuk UMKM Desa Dadiharja Kecamatan Rajagaluh Kabupaten Ciamis Gunawan, Wely Hadi; Masruroh, Rina; Oktaviani, Winda
JAMARI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandiri Vol. 2 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/.v2i2.1017

Abstract

This community service program was implemented to enhance the ability of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Dadiharja Village, Rajagaluh District, Ciamis Regency to apply digital marketing strategies suited to the demands of the modern economic era. The program used training sessions, hands-on practice, and mentoring, focusing on social media utilization, promotional content creation, marketplace introduction, and brand identity development. Participants included village government officials and local residents, with approximately 30 individuals taking part in the program, The results show a notable improvement in participants’ digital understanding and skills. MSMEs began managing business accounts, creating promotional content independently, and applying marketing strategies relevant to market needs. This program produced positive impacts, including increased digital literacy, wider product market reach, and stronger local business competitiveness. The activity is highly relevant to the issues faced by the community, particularly low digital literacy and limited access to modern marketing channels. This program provides practical implications in the form of enhanced capacity of rural MSME actors in utilizing digital media for product marketing, strengthened technology-based business management skills, and the establishment of a mentoring model that can be replicated in other villages with similar characteristics to promote local economic sustainability.
Optimalisasi Kunjungan Wisata Tenjo Laut melalui Platform Digital Keterlibatan Pelanggan wachjuni, wachjuni; Oktaviani, Winda; Gunawan, Wely Hadi; Noviani, Wina; Adyla, Elda Ajeng
PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/publica.v4i2.83

Abstract

Objek Wisata Tenjo Laut di Kabupaten Kuningan memiliki potensi alam yang besar namun mengalami kendala stagnasi dan fluktuasi kunjungan wisatawan akibat minimnya pemanfaatan teknologi pemasaran serta sistem pengelolaan yang masih konvensional. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) melalui transformasi digital dan penguatan tata kelola destinasi sebanyak 15 orang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Learning yang meliputi pemetaan masalah, pelatihan manajemen media sosial dan konten visual, serta pendampingan implementasi teknologi. Solusi utama yang diterapkan adalah pengembangan Digital Customer Engagement Platform (DCEP) berupa katalog digital dan integrasi promosi daring, serta perbaikan sistem pendataan pengunjung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan kapasitas mitra dalam strategi digital marketing dan manajemen data. Luaran program meliputi ketersediaan katalog wisata digital yang aksesibel, peningkatan interaksi media sosial, serta peralihan sistem pencatatan pengunjung dari manual ke basis data terstruktur. Intervensi ini berhasil mendorong modernisasi tata kelola destinasi yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 8, 9, dan 11, serta meningkatkan daya saing Tenjo Laut secara berkelanjutan.
PROGRAM GO DIGITAL MENUJU SMART VILLAGE: PENDAMPINGAN TRANSFORMASI DIGITAL DESA KEDUNG GEDE Gunawan, Wely Hadi; Budayanti , Sari Permanik
Aspirasi Masyarakat Vol 3 No 1 (2026): Maret
Publisher : ICON Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71154/898wpt92

Abstract

Transformasi digital menjadi strategi kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat daya saing ekonomi masyarakat desa. Program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan melalui Go Digital menuju Smart Village di Desa Kedung Gede bertujuan untuk memperluas literasi digital warga serta mendorong pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan data desa dan promosi potensi ekonomi lokal. Kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif, di mana masyarakat terlibat aktif sejak tahap identifikasi masalah, penyuluhan, pelatihan pemanfaatan media digital, hingga praktik langsung penggunaan teknologi untuk promosi desaAnalisis kegiatan dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pemahaman peserta. Program ini diikuti oleh 35 orang yang terdiri atas perangkat desa, kalangan pemuda, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Hasil evaluasi memperlihatkan adanya peningkatan yang signifikan, baik dalam aspek literasi digital, kemampuan memanfaatkan media digital, maupun keterampilan mempromosikan potensi desa melalui platform daring.Selain itu, kegiatan ini menghasilkan luaran berupa peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan informasi desa berbasis digital serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi usaha lokal. Dengan demikian, program ini memberikan kontribusi nyata dalam mendukung implementasi konsep Smart Village melalui penguatan literasi digital dan pemanfaatan teknologi sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan.
Information Technology and Market Orientation on the Competitiveness and Performance of a Kuningan's Tourism Activity Gunawan, Wely Hadi; Wachyuni, Wachyuni
Jurnal Minds: Manajemen Ide dan Inspirasi Vol 7 No 2 (2020): December
Publisher : Management Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/minds.v7i2.16379

Abstract

Kuningan local tourism possesses a promising future. However, some investigations cite a decrease in visitors over time, revealing underlying problems in the organization. Critical inquiries may arise from the interaction of information technology and market orientation to increase competitiveness and, finally, tourist attractions' performance. Thus, this study investigates the local tourism activity of Panembongan Hill in Kuningan, Banten, Indonesia. One hundred thirty visitors agree to participate in the study, and the coded responses are analyzed using structural equation modeling. The results reveal that Information Technology does not relate to competitiveness and tourism business performance; market orientation increases competitiveness and business performance. Finally, the competitiveness of tourism activities propels business performance considerably.
Loyalty among online food delivery customers: Extended scale of e-service quality Hendrick Hernando; Wely Hadi Gunawan
Jurnal Manajemen Maranatha Vol 20 No 2 (2021): Jurnal Manajemen Maranatha
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jmm.v20i2.3507

Abstract

Considering the contradictory finding regarding e-service quality influence toward customer loyalty in the context of online food delivery (OFD) service, we evaluate e-service quality measurement by adding an extended indicator. Our study aims to validate payment flexibility as an extended indicator and examine e-service quality influence on customer loyalty. Data were collected through an online questionnaire involving 100 OFD customers in West Java (Indonesia). The Partial Least Square (PLS-SEM) technique was used to analyze data from that answered questionnaire. Interestingly, our findings showed that payment flexibility is valid and reliable as an e-service quality indicator. Moreover, the influence of e-service quality on OFD customer loyalty is found to be statistically significant. Finally, this study provides new insight into the existing knowledge of e-service quality and generates valuable implications. OFD service providers are suggested to ensure order suitability in retaining their customer loyalty.
Dampak Orientasi Kewirausahaan dan Strategi Usaha Terhadap Daya Saing Dalam Meningkatkan Kinerja Bisnis (Studi Kasus Pelaku UMKM Pemerintah Kabupaten Kuningan) Harjadi, Dikdik; Gunawan, Wely Hadi
JURNAL MANAJEMEN MOTIVASI Vol 18 No 1 (2022): Jurnal Manajemen Motivasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jmm.v18i1.2551

Abstract

UMKM memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, di masa pandemi ini, UKM menghadapi kendala seperti penjualan yang berkurang, modal distribusi yang terbatas, masalah bahan baku, dan produksi yang berkurang. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis Penelitian ini mengembangkan model teoritis berdasarkan Model Persamaan Stuktural (SEM) yang diuji menggunakan Amos 1.8 sebagai alat analisis.  Responden dari penelitian ini adalah 130 konsumen produk UMKM di Kabupaten Kuningan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Orientasi Kewirausahaan tidak berpengaruh terhadap daya saing, Strategi bisnis berpengaruh terhadap Daya saing, orientasi kewirausahaan tidak berpengaruh terhadap kinerja bisnis, Strategi bisnis tidak berpengaruh Kinerja bisnis, Daya saing   berpengaruh terhadap kinerja bisnis. Impilkasi dalam penelitian ini  adalah Orientasi kewirausahaan dalam penanganan melakukan bisnis dalam UMKM Seseorang berani mengambil risiko dapat didefinisikan sebagai seseorang yang berorientasi pada peluang dalam ketidakpastian konteks pengambilan keputusan, Strategi Bisnis yang dilakukan memberikan dampak meningkatkan  daya saing dibandingkan pesaing. Pelaku Bisnis  diharapkan dapat meningkatkan kinerja bisnisnya dengan tetap membangun produk lebih baik lagi dengan meningkatkan pemasaran melalui digital marketing. Begitu pula menginovasi produk dapat meningkatkan profit dari bisnis tersebut. Keterbatasan dalam penelitian ini karena waktu yang sangat singkat, para peneliti membagikan kuesioner sehingga banyak responden yang tidak dapat diwawancarai secara mendalam.