Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

EXPLORASI RASIO OPTIMUM SILIKON DAN NITROGEN (Si/N) UNTUK PERTUMBUHAN FITOPLANKTON JENIS DIATOM Skeletonema Costatum Kamariah, Kamariah; Umar, Nur Asia; Budi, Sutia
Journal of Aquaculture and Environment Vol. 6 No. 1 (2023): Journal of Aquaculture and Enviroment Desember 2023
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jae.v6i1.3154

Abstract

Dalam kegiatan budidaya perikanan banyak menggunakan pakan alami yaitu fitoplankton untuk memacu pertumbuhan organisme budidaya. Diatom adalah jenis fitoplankton yang sangat penting pada ekosistem perairan budidaya karena memiliki kandungan nutrisi yang baik, tidak menyebabkan penurunan kualitas air, dan keberadaannya tidak berdampak negatif pada lingkungan. Untuk pertumbuhan diatom skeletonema costatum dibutuhkan nutrien yang mengandung  silikon (Si) dan nitrogen (N). Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi rasio optimum kebutuhan Si dan N untuk pertumbuhan diatom. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dengan masing-masing 3 ulangan yaitu  perlakuan A (kontrol) = rasio Si/N = 1:1, B = rasio Si/N = 2:1, C = rasio Si/N = 1: 2, dan D = rasio Si/N = 1: 4. Variabel yang diamati adalah kualitas air yakni pH, suhu, salinitas DO, nitrogen (NH3-N; NO3-N; NO2-N), silika (SiO2), fosfat (PO4), dan kepadatan sel diatom serta kandungan nutrisi (analisis proksimat) yang meliputi protein, karbohidrat, dan lemak. Hasil analisis ANOVA menunjukkan perbedaan pengaruh perlakukan rasio Si/N terhadap padat sel skeletonema costatum yang terjadi sejak hari ke-1 hingga hari ke-8. Perubahan kualitas air sangat jelas khususnya untuk parameter NH3-N dan NO3-N pada perlakuan C dan D.  Rasio di mana Si ditemukan sebagai faktor pembatas didapatkan pada Si/N = 1:4 dan rasio optimum dan efisien pada perlakuan Si/N= 1:1. Dari hasil ini diharapkan dapat memperkaya informasi khususnya peran rasio Si/N untuk pertumbuhan diatom pada skala laboratorium maupun dalam manajemen lingkungan untuk kegiatan budidaya. In aquaqulture activity, many use natural foods such as phytoplankton to stimulate the growth of culutured organism. Diatom is a type of phytoplankton that is very important in aquatic ecosystem because it has good nutritional content. It does not cause a decrese in water quality and its presence doesn not have a negative impact on the environment. For diatom growth skeletonema costatu, it requires nutrients containing Silicon (Si) and nitrogen (N). This study aimed to explore the optimum ratio of Si and N requirements for diatom growth. The study employed a Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments, each replicated 3 times: Treatment A (control) = Si/N ratio of 1:1, B = Si/N ratio of 2:1, C = Si/N ratio of 1:2, and D = Si/N ratio of 1:4. The variables observed were water quality including pH, temperature, salinity, dissolved oxygen (DO), nitrogen (NH3-N; NO3-N; NO2-N), silicate (SiO2), phosphate (PO4), diatom cell density, also nutrient content (proximate analysis) including protein, carbohydrate, and fat. ANOVA analysis result showed differences in the influence of treatment Si/N  ratio on the cell density of skeletonema costatum from day 1 to day 8. Clear changes in water quality were observed, especially for NH3-N and NO3-N parameters in treatments C and D. The limiting factor for growth was observed at Si/N = 1:4, while the optimum and efficient ratio was found in treatment Si/N = 1:1. This result  expected to enrich information, especially regarding the role of the Si/N ratio for diatom growth on a laboratory also in environmental management for cultivation.
PERFORMA HEMATOLOGIS UDANG VANNAMEI Litopaneus Vanname YANG DIBERI EKSRAK BAWANG PUTIH Alium Sativum DOSIS BERBEDA Gafur, Abdul; Hadijah, Hadijah; Budi, Sutia
Journal of Aquaculture and Environment Vol. 6 No. 1 (2023): Journal of Aquaculture and Enviroment Desember 2023
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jae.v6i1.3158

Abstract

Udang Vannamei litopenaeus vannamei berkembang pesat dengan teknologi intensif sehingga dapat ditebar dengan kepadatan yang lebih tinggi dan memiliki sintasan serta produksi yang tinggi. Ekstrak bawang putih dapat meningkatkan hematologis udang Vannamei, efisiensi pemanfaatan pakan, kelulusan hidup, dan kualitas air yang baik untuk mendapatkan dosis yang tepat dari ekstrak bawang putih untuk menunjang imunitas udang Vannamei. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai bulan Juni 2023 di Balai Perikanan Budidaya Air payau Takalar. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dan setiap faktor diulang sebanyak 3 kali. Hasil Penelitian menunjukkan hemosit udang awal sebesar 4.56 x 10.6 rata hemosit akhir 1,00 x 10 7 - 2,57 x 107, efisiensi pakan yang terbaik sebesar 5.08% nilai 0.44 (FCR). Dosis yang terbaik 10% ekstrak bawang putih dari 1 kg pakan, total kelulusan hidup sebesar 91% (41 ekor) dari total udang Vannamei pada perlakuan B.10% (45 Ekor). Vannamei shrimp Litopenaeus vannamei is growing rapidly with intensive technology, so it can be stocked at higher density, and it  has high survival and production. Whether  garlic extract improve the hermatology of Vannamei shrimp, feed utilization efficiency, survival and good water quality, to get the right dose of garlic extract to support Vannamei shrimp immunity. This research was carried out in April-June 2023, at the Takalar Brackish Water Aquaculture Fisheries Center. This study used a completely randomized design (CRD) and each factor was repeated 3 times. 1,00 x 10 7 - 2.57 x 107 , the best feed efficiency is 5.08% value 0.44 (FCR), the best dose is 10% garlic extract from 1 kg of feed, the total survival rate is 91% (41 heads) of the total shrimp Vannamei on treatment B.10% (45 head).
PENGARUH ENRICMENT OMEGA 3 PADA PAKAN BUATAN DENGAN DOSIS BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN CRABLET RAJUNGAN Portunus pelagicus Hadasiah, Hadasiah; Budi, Sutia; Mulyani, Sri
Journal of Aquaculture and Environment Vol. 8 No. 1 (2025): Journal of Aquaculture and Enviroment Desember 2025
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jae.v8i1.6453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian omega-3 pada pakan buatan dengan dosis yang berbeda terhadap pertumbuhan crablet serta menentukan dosis optimal omega-3 yang dapat meningkatkan laju pertumbuhan. Penelitian ini berlangsung pada bulan Januari sampai Februari 2025, bertempat di unit pembenihan kepiting dan rajungan di Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalar. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Enricment omega-3 dosis 300 ppm memberikan hasil terbaik peningkatan pertumbuhan. Dosis omega-3 sebesar 400 ppm menyebabkan penurunan performa, diduga akibat ketidakseimbangan nutrisi dan gangguan pada proses metabolisme. Kualitas air selama penelitian berada pada kisaran optimal, sehingga mendukung pertumbuhan, sintasan, dan fisiologi crablet rajungan. This research aims to analyze the effect of omega-3 supplementation in artificial feed at different doses on blue crab growth and to determine the optimal dose of omega-3 that can increase the growth rate. This research was conducted from January to February 2025 at the crab and blue crab hatchery unit at the Takalar Brackish Water Aquaculture Center. The research design used a Completely Randomized Design (CRD). The results indicated that omega-3 enrichment at a dose of 300 ppm produced the best growth improvement. An omega-3 dose of 400 ppm caused a decline in performance, presumably due to nutritional imbalance and disruption of the metabolic process. Water quality during the study was within the optimal range, supporting the growth, survival, and physiology of the blue crab.