Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Peningkatan Soft Skill Pengembangan Diri di Dunia Kerja Pada Santri Rumah Gemilang Indonesia Sentra Primer Samiono, Bambang Eko; Puthy, Karina Amanda; Anggraeni, Yossi; Yesri, Helmi
Journal of Research Applications in Community Service Vol. 1 No. 2 (2022): Journal of Research Applications in Community Service
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/jarcoms.v1i2.1269

Abstract

Rumah Gemilang Indonesia (RGI) cabang Sentra Primer merupakan satu dari rumah singgah yang di kelola Al-Azhar Peduli Ummat dan merupakan salah satu program pemberdayaan yang mengadopsi platform pesantren dengan fokus pada penyelenggaraan pendidikan non formal dalam kemasan short course (kursus singkat).  Pada peserta short course Jurusan Perkantoran diperoleh permasalahan adanya kesiapan yang mereka punyai utamanya untuk menyongsong dunia kerja utamanya mengenai pengetahuan dan soft skill yang dibutuhkan di dunia kerja.  Solusi yang diberikan oleh program Pengabdian Masyarakat ini adalah dengan memberikan program motivasi, dan soft skill dalam bidang komunikasi dan problem solving.  Program ini di berikan dalam pelatihan yang dengan menerapkan metode paparan dan praktek berupa game serta test kemampuan kepada 8 orang peserta program.  Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini adalah bahwa program ini telah di ikuti oleh Santri RGI dengan baik berbagai materi dapat dipahami oleh siswa RGI sebagai bekal soft skill menuju jenjang karir yang akan datang.  Dari survei kepuasan diperoleh adanya angka kepuasan 4.5 dari 5 serta diperoleh informasi dari wawancara adanya perubahan pada pola pikir, cara pandang, dan adanya keinginan untuk mengaplikasikan ilmu barunya sebagai soft skill di lingkungan kerja.
Pengaruh Omni Channel terhadap Sales Performance dengan CRM sebagai Variabel Mediasi pada UMKM Sukabumi: indonesia Samiono, Bambang Eko; Wijaya, Indra Satria Ari
Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship Volume 10, Issue 1, January 2026
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ajie.vol10.iss1.art4

Abstract

This study examines the paradoxical phenomenon of declining transaction values among MSMEs in Sukabumi despite a significant increase in the number of businesses and widespread participation in the Indonesian government's “Go Digital” program, yet their sales performance has not increased proportionally. This study aims to analyze the impact of Omni Channel l implementation on Sales Performance, with Customer Relationship Management (CRM) as a mediating variable. A quantitative approach using Structural Equation Modeling (SEM) with AMOS was applied. The population consisted of 110 MSMEs in Sukabumi who had participated in digital literacy training, specifically in internet marketing through WhatsApp Business. Data were collected using non-probability sampling and measured through 11 indicators. The results show that Omni Channel l has a significant direct effect on both CRM (β = 0.572, p < 0.001) and Sales Performance (β = 0.528, p = 0.002). However, CRM does not have a significant direct effect on Sales Performance (β = 0.272, p = 0.075). Furthermore, the indirect effect of Omni Channel l on Sales Performance through CRM was not supported. The structural model explains 51.8% of the variance in Sales Performance and 32.7% in CRM. These findings indicate that, in the context of MSMEs in Sukabumi, the implementation of simple and practical Omni Channel l, especially through WhatsApp Business, plays a more critical role in improving sales performance than formal CRM practices. The absence of a mediating effect of CRM suggests that most MSMEs operate at an operational stage where structured CRM systems have not been optimally implemented or are not yet necessary.
Pemanfaatan Mesin Pegemasan Multifungsi dan Pemasaran Digital untuk Pengembangan UMKM Desa Pagelaran Samijayani, Octarina Nur; Purwandari, Aprilia Tri; Samiono, Bambang Eko; Fadillah, Ahmad; Wahyudi, Ikhsan; Zhalsabila, Zhalsabila; Ramadhina, Tasya Amalda
Journal of Servite Vol. 7 No. 2 (2025): Journal of SERVITE
Publisher : Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37535/

Abstract

Strategi penguatan ekonomi desa dapat diimplementasikan melalui pengembangan usaha kecil atau UMKM. Program pemberdayaan masyarakat ini dilakukan oleh tim dosen dan mahasiswa Universitas Al Azhar Indonesia di desa binaan Pagelaran, Malingping, yang terletak di Kabupaten Lebak, Banten, sekitar wilayah pesisir Jawa Barat. UMKM Desa Pagelaran menghasilkan produk-produk unggulan, antara lain kerupuk ketan, bakso ikan, gula semut, dan produk lainnya. Namun, target pasar UMKM di Pagelaran masih terbatas. Untuk menjangkau pasar yang lebih luas, tantangan yang dihadapi antara lain kemasan produk yang kurang memadai, kurang layak untuk dikirim ke lokasi yang jauh, dan kurang menarik. Solusi yang diterapkan adalah pemanfaatan mesin pengemasan multifungsi dan optimalisasi media digital. Dengan demikian, UMKM dapat meningkatkan penjualan dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan. Hasil dari kegiatan pemberdayaan masyarakat ini adalah 85% UMKM memiliki kemasan yang aman dan tahan lama, 100% UMKM memiliki logo dan kemasan yang menarik, UMKM memahami manfaat penggunaan mesin pengemas, menyadari pentingnya kemasan yang baik dan aman, serta berhasil menjual produknya ke lebih dari 10 daerah di luar Desa Pagelaran sehingga meningkatkan penjualan dan mendukung keberlangsungan UMKM.   The strategy for strengthening the village economy can be implemented through the development of small-scale businesses or MSMEs. The community empowerment program is implemented by a team of lecturers and students from Al Azhar University Indonesia in the assisted village of Pagelaran, Malingping, in Lebak, Banten, near the coastal area of West Java. The MSMEs in Pagelaran Village produce distinctive products, including sticky rice crackers, fish balls, ant sugar, and others. The target market for MSMEs in Pagelaran remains limited. To reach a broader market, the challenges include inadequate product packaging that is unsuitable for shipping to distant locations and is unappealing. The solution implemented is the use of multifunctional packaging machines and the optimization of digital media. Thus, MSMEs can increase sales and sustainably develop their businesses. The result of this community empowerment activity is that 85% of MSMEs have safe and durable packaging, 100% of MSMEs have attractive logos and packaging, MSMEs understand the benefits of using packaging machines, recognize the importance of good and safe packaging, and have successfully sold their products to more than 10 regions outside of Pagelaran, thereby increasing sales and supporting the sustainability of MSMEs.
Pemberdayaan Santri RQA melalui Pelatihan dan Pendampingan Hidroponik dan Budidaya Lele Rijal Arslan; Bambang Eko Samiono; Asri Noer Rahmi; Aisyah Tiar Arsyad
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 5, No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v5i1.4986

Abstract

Meskipun pembinaan Al-Quran di Rumah Quran Askaf (RQA) berjalan baik, santri mukim masih kekurangan program terpadu untuk pengembangan keterampilan kewirausahaan, kondisi ini membatasi kemampuan mereka untuk menciptakan peluang ekonomi mandiri dan berkontribusi pada kesejahteraan diri sendiri, keluarga, maupun komunitas, Santri mukim di Rumah Quran Askaf (RQA) akan memperoleh pembelajaran kewirausahaan terstruktur berupa teori dan praktik yang meningkatkan kompetensi usaha, keterampilan hidup, dan etika kerja dengan tujuan untuk memberikan pembelajaran baru bagi santri, yaitu enterpreneur yang memberikan pembelajaran teori kewirausahaan, sedangkan pembelajaran praktikum akan dilengkapi dengan pengembangan tempat praktikum berupa hidroponik sayuran dan budidaya ikan lele, program pengabdian kepada masyarakat akan melibatkan 5 orang peserta yang merupakan pengajar di RQA, untuk nantinya para pengajar akan menyampaikan kurikulum tersebut kepada para santri (training to trainer), pelaksanaan kegiatan ini akan dimulai dengan melakukan penyusunan kurikulum wirausaha dan memberikan pelatihan wirausaha bagi pengajar di RQA, selanjutnya akan dilakukan pengembangan tempat praktikum wirausaha, kegiatan ini telah berhasil menghasilkan 5 calon pengajar enterpreneur dan tempat praktikum wirausaha, yang selain hasilnya dapat dikonsumsi santri mukim juga dapat dijual, sehingga santri dapat lebih berdaya.Kata kunci: Enterpreneur, Kurikulum, Pelatihan, Praktikum