Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Pena Literasi

PATRIOTISME PEREMPUAN SUNDA PADA TOKOH PARAJI DI PAMENGPEUK, GARUT SELATAN, JAWA BARAT Mutiarani Mutiarani; M. Yoesoef; Pudentia MPSS
Pena Literasi Vol 6, No 1 (2023): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.6.1.109-116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai patriotisme yang direfleksikan pada tokoh Paraji persalinan di Kecamatan Pameungpeuk. Garut Selatan, Jawa Barat.  Tradisi perawatan kesehatan ibu dan bayi dengan bantuan paraji telah dilakukan secara turun temurun hingga saat ini di daerah Jawa Barat dan Banten. Paraji merupakan tokoh penting dalam praktik  perawatan kesehatan ibu dan bayi secara tradisional bagi masyarakat Sunda.Meskipun  kemajuan  teknologi medis telah berkembang pesat dan pusat-pusat layanan  kesehatan modern terus berkembang di daerah-daerah baik di Jawa Barat maupun Banten, namun keberadaan praktik paraji dalam perawatan kesehatan ibu dan bayi  masih bertahan di beberapa daerah di Jawa Barat dan Banten. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif pada nilai-nilai patriotisme. Data berupa hasil  pengamatan, wawancara dan dokumentasi dengan paraji di Pameungpeuk, Garut Selatan, Jawa Barat. Dalam objek yang dikaji, dikumpulkan juga dengan teknik studi Pustaka. Data kemudian diklasifikasikan, diinterpretasi dan dianalisis dengan landasan teoritis yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh paraji perempuan merepresentasikan 1) nilai patriotism  dalam konsep  moral humanis  yakni memupuk rasa kebersamaan dan  keperdulian sosial, 2)  nilai patriotisme kultural yakni saling tolong menolong dan religiusitas berbasis nilai-nilai islam dan 3) nilai patriotisme berbasis kepribadian yakni rela berkorban, kesetiaan dan berbudi pekerti. Dengan demikian, diharapkan nilai-nilai yang melekat pada tokoh paraji persalinan dapat menjadi cerminan praktik baik dalam menolong sesama.
Co-Authors Adawiyah Adha Asri Rais Adhe Aryswan Adi Syahputra Purba Adisty Intan Bruneiwati Afi Nuraida Aliya Nafisa Karyadi Annisa Emillia Tri Rhovaidah Arif Prasetya Arumdapta, Rananda Aswir Aswir, Aswir Atikah Rusiana Aulia Rofika Hamid Baharudin, Budi Baiq Ismiwati Bulan Permata Maulana Clara Clarisa Daffa Imam Fadilla Damayanti, Rizkina Devi , Wika Soviana Domi Kamsyah Elka Caesarina Erna Juwita Fadhillah, Rastia Fadilla, Daffa Imam Fahria Rachmaida Fajrin, Aulia Fifin Mulfina Firliani Azka Dwinanda Fyona, Annisa Hadi, M. Sofian Hanifah Widiastuti Hasanul Misbah Hendra Saputra Ihsan Saputra Indah Sari, Mutiara Irawan, Benny Haddli Irpan Ali Rahman Khaerunnisa Khaerunnisa Khaerunnisa Khaerunnisa Khaerunnisa, Khaerunnisa Latifah Rakhma Romadhon M. Yoesoef Manurung, Agnes Br. Mega Gemala Muhamad Sofian Hadi Muhammad Hafizh Agharid Adim Muhammad Ikhsan Muhammad Sofian Hadi Mulfina, Fifin Muvariz, Mufti Fathonah Nandia Rosty Nugroho Pratomo Ariyanto Nur Fitria Pujo Leksonowati Nurman Pamungkas Nurul Inayah Nurul Laili Arifin Nurul Ulfah Nuryani, Rina Pudentia MPSS Putri, Dhaifina Az-Zahra Rachmaida, Fahria Rananda Arumdapta Restu, Fedia Rifqi Mahdi Saindra Rina Nuryani Rizqy Dienillah Fitrina Putri Rosbandrio, Wowo Rosyad, Sabilar Sarwenda Savitri, Tiara Simanjuntak, Jefri Kemri Rodi Samuel Siregar, James Sitepu, Khairan Nisa Siti Maisaroh Sri Herlina Sukmawati, Diah Tasya, Siti Hanna Tis'ah, J. Anhar Rabi Hamsah Vadia, Mila Nur Widodo Widodo Wika Soviana Devi Zahrotun Nufus Zaitun Zaitun Zauzah Muthiah