Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Environmental Science

ANALISIS BAHAYA DAN RISIKO DALAM AKTIVITAS MUAT ANGKUT PADA AREA PENAMBANGAN BATU ANDESIT DI CV. MITRA PERSADA BATU BUIL KECAMATAN BELIMBING KABUPATEN MELAWI KALIMANTAN BARAT DENGAN METODE HIRARC Sirait, Angelica Denist; Mukhtar, Wahdaniah; Setiawati, Septami
Jurnal Environmental Science Vol 7, No 1 (2024): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jes.v7i1.65410

Abstract

Kegiatan penambangan yang dilakukan di CV. Mitra Persada masih berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan kerja, karena kurangnya kesadaran individu karyawan untuk melaksanakan K3, kurangnya kesadaran dalam penggunaan APD secara baik dan benar, serta belum ada kesadaran terkait SOP dan APD. Studi berikut bertujuan dalam menganalisis potensi bahaya yang dapat terjadi pada aktivitas muat angkut, menentukan tingkat risiko (Risk Asessment) sumber bahaya yang telah terindentifikasi pada aktivitas muat angkut, dan menentukan upaya pengendalian (Controlling). Metode HIRARC (Hazard Identification Risk Assement and Risk Control ) diterapkan dalam studi berikut guna menganalisis risiko keselamatan kerja. Prosesnya dimulai dengan mengidentifikasi bahaya yang kemungkinan yang akan ada dalam setiap aktivitas kerja, kemudian menilai tingkat risikonya, dan akhirnya mengembangkan langkah-langkah pengendalian untuk mengurangi risiko tersebut.Hasil pengidentifikasian risiko dan bahaya yang ada pada delapan (8) aktivitas loading, hauling, dan dumping adalah 25 bahaya dan 25 risiko. Ditemukan dalam analisis risiko dan potensi bahaya bahwa 6 dari 25 risiko (24%) dikategorikan sebagai tingkat rendah, 12 risiko (48%) dikategorikan sebagai tingkat sedang, dan 7 risiko (28%) dikategorikan sebagai tingkat tinggi. Rekomendasi upaya pengendalian risiko berdasarkan OHSAS 18001:2007 antara lain, rekomendasikan bagi perusahaan adalah 1 rekomendasi untuk pengendalian eliminasi, 9 rekomendasi untuk substitusi, 25 rekomendasi untuk rekayasa teknik, 25 rekomendasi untuk administratif, dan 7 rekomendasi untuk APD.
ANALISIS KESTABILAN LERENG AKHIR PENAMBANGAN MENGGUNAKAN METODE BISHOP SIMPLIFIED DI PT. ANTAM UBP BAUKSIT TBK TAYAN KALBAR (STUDI KASUS BUKIT 30) Putri, Nadilah Ananda; Purwoko, Budhi; Mukhtar, Wahdaniah
Jurnal Environmental Science Vol 7, No 1 (2024): Oktober
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jes.v7i1.65335

Abstract

PT. Antam UBPB Tbk, Site Tayan menerapkan sistem penambangan terbuka dalam kegiatan operasi penambangannya. Dalam penambangan terbuka, faktor keamanan dari stabilitas lereng menjadi aspek penting yang harus diperhatikan. Penelitian analisis stabilitas lereng bertujuan untuk menentukan faktor keamanan lereng, memastikan stabilitas lereng dalam kondisi aman (FK > 1,25), dan memberikan rekomendasi desain lereng yang optimal dan memenuhi kriteria keamanan dan kelayakan yang ekonomis. Penelitian dilakukan di lereng yang berada di area Bukit 30 tambang terbuka PT. Antam UBPB Tbk, Site Tayan menggunakan metode Bishop yang disederhanakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter yang mempengaruhi faktor keamanan adalah kadar udara, kohesi, bobot isi tanah dan sudut geser dalam. Hasil analisis faktor keamanan lereng pada kondisi kering sebesar 1,046 dan jenuh sebesar 0,800. Dari hasil penelitian untuk meningkatkan nilai faktor keamanan lereng agar menjadi stabil yaitu dengan mendesain perbaikan geometri lereng dengan cara mengubah lereng menjadi berjenjang: tinggi bangku 5,870 m, lebar bangku 6 m dan sudut 80 o . Hasil nilai faktor keamanan kondisi kering senilai 1,565 dan kondisi jenuh senilai 1,266, sehingga dapat disimpulkan bahwa stabilitas lereng tergolong aman berdasarkan Bowles (2000).