Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : PENDIPA Journal of Science Education

Online Learning PBL Model with the STS Approach to Improve High School Students’ Critical Thinking Ability Gita Lorencia S.; Budi Jatmiko
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 3 (2021): JULY - OCTOBER
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.3.459-465

Abstract

The research aims to describe the effectiveness of online learning PBL ( Problem Based Learning)model with STS (Science Technology Society) approach to improve students’ critical thinking ability. Research is Pre experimental with pre-test and post-test design conducted at Labschool UNESA High School in the academic year 2020/2021. The research sample consisted of 56 students of eleventh grade Natural Science. Collecting data is done through pre-test, applying the model PBL with the STS approach through the Google meet, and the last is post-test. Analysis data using paired t-test, analysis of n-gain, and independent t-test. According to analysis data, students' critical thinking ability scores are suffering an increase that is significant at ? = 5% with an average n-gain in the medium category and consistent in both classes. The conclusion is that the online learning PBL model with the STS approach effectively improves the critical thinking ability of high school students.
Keefektifan Pembelajaran Daring Fisika SMA berbasis Probing Promting untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Irfa' Nindy Adilla; Budi Jatmiko
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 3 (2021): JULY - OCTOBER
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.3.426-435

Abstract

AbstrakKeterampilan berpikir kritis adalah suatu dasar dari pembelajaran. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis keefektifan pembelajaran daring (dalam jaringan) fisika SMA berbasis Probing Promting untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini merupakan Pre-Eksperimental Design dengan uji coba One Group Pretest Posttest Design, dengan peserta didik kelas XI MIPA 3 dan XI MIPA 4 SMA Negeri 1 Taman tahun ajaran 2020/2021 sebagai subjek penelitian. Untuk pengumpulan data menggunakan tes dan angket yang diisi peserta didik, dengan cara analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif serta interferensial. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa pembelajaran daring (dalam jaringan) fisika SMA berbasis Probing Promting efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik SMA Negeri 1 Taman. Hal tersebut ditinjau dari (a) Ada peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik yang signifikan, (b) nilai rerata n-gain berkategori tinggi, (c) tidak ada perbedaan peningkatan dari keterampilan berpikir kritis peserta didik kedua kelas. Dengan ini, pembelajaran daring (dalam jaringan) berbasis Probing Promting dapat dijadikan salah satu masukan bagi guru untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik.Kata kunci: Keefektifan; Keterampilan berpikir kritis; Probing Promting; Pembelajaran Daring.
Penerapan Model POE2WE Berbasis Virtual Learning pada Materi Listrik Arus Bolak Balik (AC) untuk Melatihkan High Order Thinking Skills (HOTS) Peserta Didik SMA Rizqi Lailatul Fajriyah; Budi Jatmiko
PendIPA Journal of Science Education Vol 5, No 1 (2021): November - February
Publisher : University of Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.5.1.102-107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model POE2WE berbasis virtual learning untuk melatihkan high order thingking skills (HOTS) pada peserta didik SMA. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian pre-eksperimen dengan desain penelitian dua kelas eksperimen yaitu kelas XII Mipa 1 dan XII Mipa 2 di SMA Negeri 1 Pare yang diperlakukan sama. Teknik analisis yang digunakan yaitu uji-t berpasangan yang digunakan untuk menguji perbedaan pre-test dan post-test, kemudian menggunakan analisis n-gain untuk melihat kriteria kenaikkan nilai, serta uji-t independen untuk melihat rata-rata perolehan konsistensi kedua kelas eksperimen. Model POE2WE berbasis virtual learning dapat dikatakan efektif apabila nilai post-test lebih tinggi dibandingkan dengan nilai pada pre-test, nilai rata-rata n-gain berkategori minimal sedang yang bertujuan untuk melihat peningkatan hasil penerapan, dan tidak ada perbedaan nilai rata-rata gain pada kedua kelas eksperimen agar bias dikatakan konsisten. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah model POE2WE berbasil virtual learning efektif untuk melatihkan high order thingking skills peserta didik SMA.