Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Does destination promotion on social media affect visit intention? Empirical study on Instagram Pantas H. Silaban; Lamtiur Hutabarat; Andri Dayarana K. Silalahi; Edgar Octoyuda
Jurnal Manajemen dan Pemasaran Jasa Vol. 15 No. 2 (2022): September
Publisher : Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jmpj.v15i2.13516

Abstract

In today's economy, social media can be a valuable tool for businesses to conduct various marketing activities. In particular, social media marketing is imperative for tourism as it helps with branding, increasing awareness, and driving visitors. In this way, social media can be used in marketing communication, media promotion, and reaching more target consumers. A limited number of studies have investigated the topic of destination promotion from the tourism marketing perspective. As a result, social media has become a popular media reference that influences consumers' decision-making processes. This study aims to investigate how the promotion of beach destinations on social media affects destination attractiveness, destination image, and visit intention. This study examined the hypotheses of 320 respondents who possess Instagram accounts and have visited beach tourist destinations due to Instagram promotions. Smart-PLS 3.0 was used to examine the hypothesis using the structural equation modeling method. Test results indicate that promoting destinations on social media can significantly influence their attractiveness and public perception. When consumers believe that a destination is attractive, it will positively impact the destination's image. Furthermore, the destination image can significantly impact the visit intention. As a result, the findings of this study suggest that tourism businesses use the findings as an effective means to develop a positive image of a destination that is attractive. Furthermore, this study contributed to how tourism marketing businesses and researchers may be able to use Instagram to generate interest in visiting.
Pengaruh Persepsi Harga dan Penilaian Produk Pakaian di Shopee Terhadap Keputusan Pembelian Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen Medan Elsha T.A Simbolon; Duta Falensia Saragih; Romauli Pardosi; Shendy Pardede; Yessica Ocnita Sari Sitorus; Edgar Octoyuda
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Media Informatika
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i3.5680

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk dapat mengukur pengaruh Persepsi harga dan penilaian produk pakaian di Shopee terhadap keputusan pembelian Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen Medan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswa universitas HKBP Nommensen Medan yang pernah melakukan pembelian pakaian di Shopee. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 113 orang. Teknik pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan Partial Least Square. Dalam mengolah data yang didapatkan menggunakan bantuan perangkat lunak SmartPLS 3.0 Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian; 2)  persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian.
PENGARUH KUALITAS PRODUK SKINCARE AZARINE PERSEPSI HARGA DAN KESADARAN MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN GEN Z DI UNIVERSITAS HKBP NOMMENSEN MEDAN Esra Elika Simatupang Esra; Lusni Isah Silalahi; Tria Efridayanti; Rosa Natalia Pakpahan; Edgar Octoyuda
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Media Informatika
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i3.5729

Abstract

This research was conducted to be able to see and measure the influence of the quality of Azarine skincare products, price perception, brand awareness on Ge Z purchasing decisions at Hkbp Nommensen University in Medan, especially in the beauty section which is mainly influenced by the Gen Z group. The number of respondents used in this research was 106 samples. The data processing technique used in this research was using partial least squares. Where in processing this data you can get the help of SmartPLS 3.0 software. The results of this research can be tested and show that 1) Product quality has a positive influence on brand formation on purchasing decisions. 2) Price perception has a positive influence on purchasing decisions.
Integrasi Artificial Intelligence Sebagai Alat Bantu Cerdas Dalam Penelitian Mahasiswa Administrasi Rumah Sakit Edgar Octoyuda; Hendra Sakti Putra Siagian; Surmida Sormin
BHAKTI BHINNEKA: Jurnal Bina Harmoni dan Karya untuk Transformasi Vol. 2 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Satya Terra Bhinneka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan AI generatif oleh mahasiswa untuk mempercepat pencarian referensi, penulisan, dan penyusunan karya ilmiah semakin meluas, namun kerap diikuti risiko ketergantungan, fabrikasi referensi, serta penurunan budaya verifikasi dan integritas akademik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini berfokus pada penguatan integrasi Artificial Intelligence sebagai alat bantu cerdas dalam penelitian mahasiswa Program Studi Administrasi Rumah Sakit STIKes Kesehatan Baru melalui penguatan literasi AI-Etika dan pembiasaan praktik akademik yang bertanggung jawab. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis kebutuhan (need-based) dengan tiga tahap: (1) persiapan melalui koordinasi institusional dan pemetaan kondisi awal (2) pelaksanaan dalam bentuk kuliah tamu di ruang kelas prodi Administrasi Rumah Sakit STIKes Kesehatan Baru yang membahas pemanfaatan AI pada tahapan penelitian (topik, referensi, penulisan, analisis), standar disclosure penggunaan AI, verifikasi sumber ilmiah, dan perlindungan data sensitif dalam konteks kesehatan; serta (3) evaluasi dan umpan balik peserta. Kegiatan sosialisasi memberikan peningkatan pemahaman peserta mengenai batas etis penggunaan AI, kebiasaan verifikasi referensi, serta kesadaran transparansi penggunaan AI dalam karya ilmiah. Kontribusi kegiatan ini adalah mendorong budaya riset yang lebih efektif, etis, dan akuntabel, sekaligus menghasilkan luaran terapan berupa rancangan panduan singkat penggunaan AI, contoh workflow penelitian berbantuan AI, dan rekomendasi sistem pembinaan integritas digital di perguruan tinggi.