Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Healthy Life Education for Students In Malaysia Mujiarto; Miftahul Falah; Budi Hendrawan; Gilang Sepriangga Nuryudi; Desta Hikmah Ramdani; Joan Sepni Subagja; Reza Hawari; Adam Firdaus; Slamet Rebiyanto; Anggia Suci Pratiwi; Milah Nurkamilah; Rissa Nuryuniarti; Aceng Sambas; Neni Nuraeni; Gugun Gundara
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2023): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v6i4.4135

Abstract

Healthy living behavior is a reflection of a family lifestyle that always pays attention to and maintains the health of all family members. School-age children are a critical age group because at that age a child is vulnerable to health problems. In addition, school-age children are also in a condition that is very sensitive to stimuli so they are easy to guide, direct, and still have good habits, including healthy living habits. Children of this age also have the trait of always wanting to convey what they receive and know from other people. The results of observations made at the Kuala Langat Malaysia Guidance Centre still have a lack of healthy behavior. The conditions of the students were very diverse and the facilities were inadequate, because all classes, from grade 1 to grade 6, were made into 1 class. Washing hands with soap (Hand Hygiene) is one of the healthy living behavior in students. This is important for children who are vulnerable to both communicable and non-communicable diseases. The method of implementing community service is through education and the practice of washing hands with soap directly to students. The results show that students and teachers are very enthusiastic and follow every step practiced by the presenters. they were happy and practiced together after the activity was over. By providing education on healthy living, especially hand washing, it is hoped that teachers and students at the Kuala Langat Guidance Centre will have good and healthy habits.
Healthy Food Education for Students in Kula Langat, Malaysia Mujiarto; Miftahul Falah; Budi Hendrawan; Anggia Suci Pratiwi; Fitri Nurlina; Asti Tri Lestari; Neni Nuraeni; Gugun Gundara; Meiliana Nurfitriani; Slamet Rebiyanto; Aceng Sambas; Lilis Lismayanti; Gilang Sepriangga Nuryudi; Desta Hikmah Ramdani; Joan Sepni Subagja
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2024): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v7i3.4857

Abstract

Healthy living behavior in food must be implemented in society from an early age. School-age children are a critical age group because at that age a child is vulnerable to experiencing health problems that originate from unhealthy food. Apart from that, school-age children are also very sensitive to stimulation so they are easy to guide, direct and still have good habits, including healthy living habits. The aim of this service was to increase students' knowledge about healthy food. The methods used in this community service activity are lectures, practices and games. The results showed that students and teachers were very enthusiastic and follow every step taken by the speaker regarding healthy food. After the material was finished, the students actively answered all the questions from the presenter and they enjoyed practicing together in the room because the practice used games that were easy to do for the students. In conclusion, students' knowledge about healthy food in SB Kuala Langat, Malaysia increased after being given education. Providing education about healthy food, it is hoped that teachers and students at the SB Kuala Langat will have good and healthy habits.
Analisis Penyebab Penurunan Intensitas Cahaya pada Lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya Pandu Adin Nugraha; Wilarso Wilarso; Aswin Domodite; Asep Dharmanto; Asep Saepudin; Hilman Sholih; Mujiarto Mujiarto
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 6 No. 01 (2026): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v6i01.11867

Abstract

PJUTS (Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya) yang terpasang di sepanjang Jalan Babakan yang menghubungkan Desa Dayeuh dengan Desa Cikahuripan terpantau redup. Hal ini menjadi perhatian khusus dimana PJUTS ini menjadi sumber penerangan bagi para pemotor yang melintas di malam hari dan juga akhir - akhir ini jumlah pemotor yang melintas mengalami peningkatan yang signifikan, sehingga dibutuhkan penerangan ynag baik. Adapun metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan menggunakan diagram fishbone sebagai alat untuk mengolah data yang di dapatkan. Data yang digunakan dalam penelitian kali ini didapat dari observasi lapangan, kajian referensi terkait dan pengumpulan data spesifikasi komponen yang digunakan. Data–data tersebut diolah dan hasilnya digunakan sebagai acuan untuk melakukan perbaikan. Hasil dari perbaikan itu menunjukkan terjadi kenaikan kinerja PJUTS sebesar 20%. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu penyebab nyala lampu PJUTS ini redup dan melakukan perbaikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan penerangan jalan umum dengan energi terbarukan adalah sebagai alternative yang baik dimana kinerja PJUTS ini sangat bergantung dari kondisi cuaca dan kesesuaian komponen yang digunakan karena sumber tenaga PJUTS ini berasal dari sinar matahari yang mana jika kondisi berawan atau hujan akan mengurangi sinar matahari yang di dapatkan, selain itu pemilihan komponen yang tepat juga sangat penting untuk kinerja PJUTS
Edukasi Hand, Foot, and Mouth Disease (Hfmd) melalui Komik Digital Berbahasa Inggris untuk Pencegahan HFMD Pada Siswa Sekolah Dasar Meiliana Nurfitriani; Anggia Suci Pratiwi; Miftahul Falah; Mujiarto Mujiarto; Rini Syamsiah Nur Alifah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 9 (2026): Volume 9 Nomor 9 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i9.27333

Abstract

ABSTRAK Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) adalah infeksi yang sering menyerang anak-anak sekolah dan tetap menjadi isu kesehatan di Malaysia. Hasil pengamatan di Sanggar Bimbingan Indonesia Kuala Langat mengindikasikan bahwa banyak siswa belum pernah memperoleh edukasi khusus mengenai HFMD, sehingga pemahaman mereka mengenai penyebab, gejala, metode penularan, dan langkah pencegahannya masih minim. Aktivitas pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendidikan tentang pencegahan HFMD melalui penggunaan komik digital berbahasa Inggris serta membiasakan siswa untuk menerapkan gaya hidup bersih dan sehat. Selain menyampaikan edukasi kesehatan, pemakaian komik digital berbahasa Inggris juga mendukung pengenalan kosakata dasar dalam bahasa Inggris sehingga proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan kontekstual. Kegiatan diadakan di Sanggar Bimbingan Indonesia Kuala Langat, Selangor, Malaysia, melibatkan 50 murid di tingkat Sekolah Dasar. Metode yang diterapkan mencakup observasi, edukasi, demonstrasi, praktik, pendampingan, dan evaluasi yang dilakukan selama tiga hari lewat penyampaian materi, pembelajaran menggunakan komik digital berbahasa Inggris, praktik langkah-langkah mencuci tangan dengan benar, serta pengawasan penerapan perilaku hidup sehat dan bersih. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, dapat memahami materi yang disajikan melalui komik digital, serta mampu mempraktikkan langkah-langkah mencuci tangan yang tepat saat tahap evaluasi. Pelaksanaan kegiatan juga menunjukkan bahwa pendekatan yang mengintegrasikan media visual dengan praktik langsung dapat meningkatkan partisipasi siswa selama proses pembelajaran. Kegiatan ini memperlihatkan bahwa komik digital dalam bahasa Inggris bisa digunakan sebagai alat pendidikan kesehatan yang menarik dan interaktif untuk mendukung pengembangan literasi kesehatan serta pembentukan perilaku hidup sehat dan bersih sebagai langkah pencegahan HFMD di kalangan siswa sekolah dasar. Kata Kunci: Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD), Komik Digital, Edukasi Kesehatan, Sekolah Dasar, Pengabdian Kepada Masyarakat.     ABSTRACT Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) is an infection that commonly affects school-aged children and remains a public health issue in Malaysia. Observations at the Sanggar Bimbingan Indonesia in Kuala Langat indicate that many students have never received specific education about HFMD, so their understanding of its causes, symptoms, modes of transmission, and preventive measures remains limited. This community service activity aims to provide education on HFMD prevention through the use of English-language digital comics and to encourage students to adopt a clean and healthy lifestyle. In addition to delivering health education, the use of English-language digital comics also supports the introduction of basic English vocabulary, making the learning process more engaging and contextual. The activity was held at Sanggar Bimbingan Indonesia in Kuala Langat, Selangor, Malaysia, and involved 50 elementary school students. The methods employed included observation, education, demonstration, practice, mentoring, and evaluation, carried out over three days through the presentation of materials, learning using English-language digital comics, practicing proper handwashing techniques, and monitoring the implementation of healthy and hygienic behaviors. The results of the activity showed that students enthusiastically participated in the entire series of activities, were able to understand the material presented through digital comics, and were able to practice proper handwashing steps during the evaluation phase. The implementation of the activity also demonstrated that an approach integrating visual media with hands-on practice can enhance student participation during the learning process. This activity demonstrates that digital comics in English can be used as an engaging and interactive health education tool to support the development of health literacy and the adoption of healthy and hygienic behaviors as a preventive measure against HFMD among elementary school students. Keywords: Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD), Digital Comics, Health Education, Elementary School, Community Service.