Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Edu Parenting Untuk Penguatan Karakter Profil Pelajar Pancasila di SMK Negeri Kabupaten Kapuas Hulu Herlina, Uray; Rizal, Yenni; Sukmawati, Ema; Elmansyah, Toni; Sulistiawan, Hendra; Maulana, Riki
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 4 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i4.441

Abstract

Tujuan dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini ialah 1) memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang imlpementasi kurikulum merdeka di SMK, 2) Edu parenting dalam penguatan karakter profil pelajar Pancasila. Kegiatan PKM melibatkan dua Sekolah Menengah Kejuruan Negeri di kabupaten Kapuas Hulu antara lain SMKN 1 Seberuang dan SMKN 1 Hulu Gurung. Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini adalah metode Participatory Action Research (PAR) dalam bentuk workshop, dengan langkah-langkah: (1) Persiapan, dengan melakukan wawancara dan need asesmen di daerah yang akan dituju, (2) Kegiatan, dengan memberikan materi dengan bentuk slide power point, (3) Tanya jawab dan diskusi pengayaan modul para guru. Hasil kegiatan (1) seluruh peserta mampu memahami materi yang diberikan dalam kegiatan workshop, (2) Seluruh peserta antusias dalam mengikuti kegiatan, terlihat dari banyaknya peserta (seluruh guru matapelajaran), (3) guru dapat membuat beberapa kesimpulan dalam kegiatan workshop ini.
Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Modeling Untuk Mengurangi Inferiority Siswa Enggarini Pawestry, Audrey; Trisnowati, Eli; Maulana, Riki
Jurnal Bimbingan dan Konseling Pandohop Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Bimbingan dan Konseling Pandohop
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/pandohop.v4i1.12625

Abstract

The purpose of this study was to reduce students' Inferiority by giving Group Guidance services with Modeling techniques. By using quantitative and qualitative methods (Mixed Methods) and research subjects in class VII SMP Negeri 1 Ketapang, totaling 7 students. This research was conducted in two cycles. Data were collected using observation techniques, interviews and psychological scale Inferiority. The results of this study based on the results of data analysis that has been percentage obtained that inferiority in VII D class students at SMP Negeri 1 Ketapang before getting group guidance services with modeling techniques with a percentage of 80% included in the "high" category and after getting group guidance services with modeling techniques obtained a percentage of 58% in the "medium" category. It can be seen that there is a decrease after being given group guidance services with modeling techniques, meaning that inferiority in students can be reduced through group guidance services with modeling techniques.
Edukasi Tentang Pentingnya Memanage Keuangan Dan Menabung Sejak Dini Dengan Membuat Celengan Lucu Dari Kardus Bekas Di Yayasan Al-Kamilah Depok Khodijah, Icha Siti; Maulana, Riki; Kusrini, Rini
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): PROSIDING DEDIKASI MARET
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen keuangan pribadi adalah seni dan ilmu mengelola sumber daya (money). Mengetahui manajemen keuangan pribadi, merupakan langkah awal untuk aplikasi yang tepat ketika mengelola uang pribadi. Tabungan dan investasi merupakan salah satu indikator dalam perekonomian negara yang dapat menentukan tingkat pertumbuhan ekonomi. Menabung sudah mulai ditanamkan sejak dini oleh beberapa orang tua kepada anaknya. Karena tabungan memiliki peranan penting di masa depan. Pengabdian ini melakukan kegiatan edukasi tentang pentingnya memanage keuangan dan menabung sejak dini kepada anak anak di Yayasan Al-Kamilah Depok. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang literasi keuangan melalui menabung, dengan memberikan contoh bagaimana cara membuat celengan lucu dari kardus bekas. Kegiatan ini dilaksanakan secara tatap muka (on the spot training) menggunakan metode penyampaian materi edukasi dengan teknik sosialisasi dan penyuluhan, tanya jawab, praktek membuat celengan, serta dengan menambahkan permainan. Kegiatan ini diharapkan dapat dilanjutkan oleh pihak yayasan dan juga dilingkungan masyarakat sekitar serta mampu menumbuhkan kembali kebiasaan menabung pada generasi muda Indonesia yang pada akhirnya mampu memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara. Kata Kunci:  Manajemen keuangan; Menabung sejak dini; Yayasan Al-Kamilah
Taking Over Consumptive Loans Without Collateral: (Research Study on Bank Syariah Mandiri Lhokseumawe) Faisal, Faisal; Maulana, Riki; Sulaiman, Sulaiman; Kunarti, Siti
Jurnal Dinamika Hukum Vol 23, No 1 (2023)
Publisher : Faculty of Law, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jdh.2023.23.1.3392

Abstract

The title of this research is taking over consumptive loans without collateral; (research study on Bank Syariah Mandiri Lhokseumawe). The approach method used is a qualitative descriptive approach. The results of the study, the implementation of the takeover of Multipurpose Micro credit of Bank Mandiri to Multipurpose financing of Bank Syariah Mandiri (BSM) by using a murabahah financing contract carried out by BSM Lhokseumawe Branch did not meet the pillars and contract requirements stipulated in the Sharia Economic Law Compilation. In the credit conversion process, it prioritizes the benefit aspect, namely leaving the disadvantages of the interest-based banking system towards the benefit of financing in Islamic banks in accordance with sharia principles. Expecting the importance of fulfilling sharia principles in the process of taking over credit without collateral from conventional banking into sharia banking products, the DSN-MUI needs to issue a fatwa to regulate the conversion of credit without collateral from conventional banking into sharia banking products.Keywords: consumer credit; financing; Islamic law, murabahah; sharia financial institution qanun.
Sosialisasi Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Guru Trisnowati, Eli; Herlina, Uray; Elmansyah, Toni; Rizal, Yenni; Maulana, Riki
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5301

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam memahami, mengimplementasikan, dan menilai layanan bimbingan dan konseling (BK) di sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan di SDN 09 Segedong, Kabupaten Mempawah, pada tahun 2025 dan didanai oleh Universitas PGRI Pontianak. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, workshop, dan simulasi penerapan layanan BK dasar di kelas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap peran dan manfaat BK dengan rata-rata skor persepsi antara 3,92–4,00. Guru menyatakan bahwa BK sangat dibutuhkan untuk mendukung perkembangan sosial-emosional siswa. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kesadaran guru terhadap pentingnya layanan BK di sekolah dasar serta menghasilkan panduan praktis yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.Kata kunci: bimbingan dan konseling, sekolah dasar, sosialisasi, pengabdian kepada masyarakatAbstractThis community service activity aims to improve elementary school teachers’ competence in understanding and implementing guidance and counseling (GC) services in elementary schools. The activity took place at SDN 09 Segedong, Mempawah Regency, in 2025 and was funded by Universitas PGRI Pontianak. The methods used were socialization, workshops, and classroom simulations of basic GC services. The results showed an increase in teachers’ understanding of the role and benefits of GC, with an average perception score between 3.92–4.00. Teachers agreed that GC is essential to support students’ social-emotional development. The activity also produced a practical guide that can be sustainably applied in schools.Keywords: guidance and counseling, elementary school, socialization, community service
Analisis hubungan intensitas penggunaan gawai (screen time) dengan perkembangan sosial-emosional anak usia dini pada era digital Martin Martin; Wahyuda Dwi Handoko; Riki Maulana
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v13i2.11124

Abstract

Era digital meningkatkan intensitas penggunaan gawai (screen time) pada anak usia dini, memunculkan kekhawatiran terhadap perkembangan sosial-emosional mereka mengingat usia dini adalah periode emas yang menentukan kualitas interaksi sosial dan regulasi emosi di masa depan. Penelitian ini menganalisis hubungan intensitas penggunaan gawai dengan perkembangan sosial-emosional anak usia dini melalui studi literatur, menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif dengan penelusuran, seleksi, dan analisis artikel jurnal nasional dan internasional relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan gawai yang tinggi dan tidak terarah berhubungan dengan rendahnya kemampuan interaksi sosial, keterlambatan berbahasa, meningkatnya perilaku tantrum, kesulitan regulasi emosi, dan berkurangnya empati anak. Sebaliknya, penggunaan gawai dalam intensitas terbatas, terarah, dan didampingi orang tua (co-viewing) dapat memberikan manfaat edukatif tanpa mengganggu perkembangan sosial-emosional secara signifikan. Pola asuh, keterlibatan orang tua, jenis konten, dan durasi paparan turut menentukan arah hubungan tersebut. Penelitian ini merekomendasikan pedoman durasi screen time sesuai usia, pendampingan aktif orang tua, serta penguatan literasi digital bagi keluarga dan pendidik PAUD.
Collaboration Between School Counselors and Early Childhood Teachers in Strengthening the Character Values of the Indonesian Children’s Great Habits Program Martin Martin; Riki Maulana; Martin Martin; Riki Maulana; Ema Sukmawati
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v6.i6.2026.10

Abstract

The Government of the Republic of Indonesia, through its Indonesia Gold 2045 vision, emphasizes the strengthening of character-based human resources. One of the implementations is carried out through the Seven Habits of Great Indonesian Children program. This study aims to describe the collaboration between classroom teachers and school counselor in strengthening “Indonesian Children’s Great Habits” character values at the kindergarten. The study uses a descriptive qualitative approach with a descriptive study design. The results of the study show that the development of “Indonesian Children’s Great Habits” character values is in the category of Developing as Expected, covering religious values, discipline, responsibility, cooperation, social awareness, manners, self-control, empathy, and independence. The collaboration between classroom teachers and school counselors was carried out through the stages of planning, implementation, monitoring, and evaluation. Factors supporting collaboration included teachers' commitment to character education, open communication between school members and parents, school policies, and a conducive school culture. The obstacles encountered include limited time for collaboration, differences in understanding of roles, and variations in parental support. Efforts to overcome these obstacles are carried out through collaboration scheduling, strengthening understanding of roles, and improving communication and parental involvement in character building for children.  
Sosialisasi Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Guru Eli Trisnowati; Uray Herlina; Toni Elmansyah; Yenni Rizal; Riki Maulana
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5301

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam memahami, mengimplementasikan, dan menilai layanan bimbingan dan konseling (BK) di sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan di SDN 09 Segedong, Kabupaten Mempawah, pada tahun 2025 dan didanai oleh Universitas PGRI Pontianak. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, workshop, dan simulasi penerapan layanan BK dasar di kelas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap peran dan manfaat BK dengan rata-rata skor persepsi antara 3,92–4,00. Guru menyatakan bahwa BK sangat dibutuhkan untuk mendukung perkembangan sosial-emosional siswa. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kesadaran guru terhadap pentingnya layanan BK di sekolah dasar serta menghasilkan panduan praktis yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.Kata kunci: bimbingan dan konseling, sekolah dasar, sosialisasi, pengabdian kepada masyarakatAbstractThis community service activity aims to improve elementary school teachers’ competence in understanding and implementing guidance and counseling (GC) services in elementary schools. The activity took place at SDN 09 Segedong, Mempawah Regency, in 2025 and was funded by Universitas PGRI Pontianak. The methods used were socialization, workshops, and classroom simulations of basic GC services. The results showed an increase in teachers’ understanding of the role and benefits of GC, with an average perception score between 3.92–4.00. Teachers agreed that GC is essential to support students’ social-emotional development. The activity also produced a practical guide that can be sustainably applied in schools.Keywords: guidance and counseling, elementary school, socialization, community service
Utilization Of Productive Zakat Through The Indonesian Primary Agroative Producers Cooperative (KPAPI) In The Development Of Horticulture Agriculture Maulana, Riki; Cahya Komala, Neng; Maulana, Sahrul; Istiqamah, Nimatul
ASAS Vol. 18 No. 01 (2026): Asas, Vol. 18, No. 01 Juni 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/asas.v18i1.29696

Abstract

Community welfare is one of the main objectives of the Unitary State of the Republic of Indonesia as stated in the Preamble to the 1945 Constitution. Zakat as an Islamic economic instrument has strategic potential to support economic and social development, particularly through productive zakat. However, the utilization of zakat in Indonesia is not optimal due to low public literacy, weak management of nadzir, and lack of government support. This study aims to explore the potential of productive zakat in supporting community economic empowerment, with a focus on the development of halal tourism. This study uses a qualitative approach through a case analysis of the management of Land of Zakat Teras Lembang managed by the Sinergi Foundation. The research method used is a qualitative methodology and an empirical legal approach, is to determine how zakat is implemented in zakat administration from the perspective of Islamic economic law. The results show that zakat management through nadzir innovation with a business model based on Mudharabah and Ijarah contracts can increase the economic and social value of the surrounding community. Productive zakat contributes to the growth of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), the provision of employment, the development of halal tourism infrastructure, and increased regional income. Furthermore, the integration of zakat with halal tourism creates a sustainable development model aligned with Sharia principles, encompassing spiritual, social, economic, and environmental aspects. This study recommends the importance of collaboration between nadzir (managers), the government, the private sector, and the community to strengthen transparent, professional, and technology based productive zakat governance. These findings are expected to serve as a reference in formulating more effective zakat management policies and strategies to promote community welfare and Sharia-based economic growth.