Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Boosting Critical Thinking in High School Students with Tech-Based Workshops at SMAN 1 Katapang Nanang Cahyadi; Lia Hafiza; Aisyah Novfitri; Haifa Nabila; Trimalda Nur Fitriati
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 4 No. 2 (2024): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v4i2.8478

Abstract

The digital era has transformed societal norms, necessitating critical and solution-based thinking skills to navigate information overload and emerging challenges. This study aims to enhance high school students' critical thinking and problem-solving abilities through technology-based workshops. The program employs a variety of interactive methods, including games, digital modules, online quizzes, and case study analyses, to introduce students to a structured four-step framework: problem identification, solution exploration, solution evaluation, and execution planning. Hands-on sessions with programming platforms like C, along with hardware tools such as Arduino provide practical experience. The results indicate significant improvements in students' abilities to apply critical thinking to real-world problems, fostering proactive behavior and the emergence of local leaders within their communities. The program underscores the necessity of integrating structured problem-solving frameworks into educational curricula to prepare students for future challenges. Recommendations include adopting similar workshops in educational settings to leverage technology for enhancing critical thinking and problem-solving skills.
Penguatan Etika Profesional dan Kesiapan Kerja bagi Siswa SMK Telekomunikasi Telesandi Bekasi Agus Achmad Suhendra; Yus Natali; Lia Hafiza; Putri Rahmawati; Andri Agustav Wirabudi
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 1 (2025): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i1.9272

Abstract

Kesiapan kerja dan pemahaman terhadap etika profesional sejak dini menjadi aspek penting dalam pendidikan menengah atas,khususnya di tingkat sekolah menengah kejuruan (SMK). Transformasi industri dan perkembangan teknologi yang pesat, lulusanSMK tidak hanya dituntut untuk menguasai keterampilan teknis, tetapi juga memiliki nilai-nilai integritas, tanggung jawab, sertakemampuan berpikir kritis dan manajemen waktu yang baik. Dunia kerja modern membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanyaterampil, tetapi juga mampu mengambil keputusan etis dan bekerja secara kolaboratif dalam tim. Solusi untuk hal tersebut daladilakukan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, kolaborasi tim dosen dan mahasiswa dari perguruan tinggimenyelenggarakan workshop bertema “Kesiapan Kerja dan Etika Profesional” yang ditujukan kepada siswa SMK. Kegiatan inidirancang dengan metode interaktif yang memadukan penyampaian materi, diskusi, serta studi kasus langsung yang relevandengan situasi dunia kerja. Selain memberikan pemahaman konseptual, peserta juga diajak untuk mengidentifikasi tantangandan potensi diri, serta menyusun rencana pengembangan karier secara sistematis. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanyapeningkatan antusiasme dan kesadaran peserta terhadap pentingnya etika kerja dan efisiensi waktu. Kegiatan ini tidak hanyamemberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa, tetapi juga memberikan wawasan baru bagi tenaga pendidik dalammengembangkan kurikulum yang mendukung kesiapan kerja dan pembentukan karakter profesional peserta didik. Para siswaantusias dalam mengikuti kegiatan dan mendapatkan wawasan mengenai keahlian soft skills di dunia kerja.
Perencanaan Jaringan LTE dan Analisis Investasi pada Kecamatan Sebatik Tengah, Kalimantan Utara Seshariana Rahma Melati; Lia Hafiza; Marcia Rizky Hamdala; Aisyah Novfitri
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2202

Abstract

Pemerataan akses jaringan seluler masih menjadi tantangan di wilayah rural Indonesia, khususnya di daerah perbatasan seperti Kecamatan Sebatik Tengah, Kalimantan Utara. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan pembangunan jaringan Long Term Evolution (LTE) serta mengevaluasi kelayakan investasinya berdasarkan analisis cakupan dan finansial. Perencanaan jaringan dilakukan menggunakan model cakupan sel hexagonal dengan asumsi jaringan 4G LTE pada frekuensi 1800 MHz. Berdasarkan luas wilayah 47,71 km² dan data demografi, dibutuhkan lima site untuk mencapai target cakupan 95%. Estimasi biaya investasi terdiri dari Capital Expenditure (CAPEX) dan Operational Expenditure (OPEX). Total CAPEX diperkirakan sebesar Rp 3.594.000.000, sedangkan OPEX tahunan mencapai Rp 1.017.000.000. Proyeksi pendapatan dihitung berdasarkan ARPU sebesar Rp 43.400 dan 2.663 pelanggan aktif, sehingga menghasilkan pendapatan tahunan sebesar Rp 1.386.994.560. Hasil evaluasi kelayakan finansial selama lima tahun menunjukkan nilai Net Present Value (NPV) sebesar Rp −2.191.429.535 dan Internal Rate of Return (IRR) sebesar −18,71%. Payback Period diperkirakan mencapai 9,71 tahun, sedangkan Return on Investment (ROI) selama lima tahun sebesar 10,29%. Hasil ini menunjukkan bahwa proyek belum layak secara komersial akibat rendahnya ARPU dan tingginya biaya operasional. Namun demikian, hasil penelitian ini tetap relevan sebagai dasar perencanaan jaringan di wilayah 3T dan sebagai pertimbangan kebijakan pembangunan infrastruktur telekomunikasi.
Pelatihan Social Commerce dan Digital Marketing untuk Mengoptimalkan Potensi Ekonomi Desa Galuga Dea Wemona Rahma; Putri Rahmawati; Qilbaaini Effendi Muftikhali; Seshariana Rahma Melati; Lia Hafiza; Veronica Benita Sanjaya; Muhamad Affan Febryan Tanjung; Kayween Joneth; Pontianus Pianus Lombu
SOROT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/x0s3kt10

Abstract

Perkembangan teknologi digital membuka peluang besar bagi peningkatan ekonomi masyarakat desa melalui pemanfaatan media sosial dan platform e-commerce. Namun, masyarakat Desa Galuga yang mayoritas bekerja di sektor pertanian, perkebunan, dan aktivitas di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) masih menghadapi keterbatasan literasi digital serta kurangnya akses strategi pemasaran modern. Kondisi ini membuat potensi ekonomi lokal belum optimal. Kegiatan abdimas ini bertujuan untuk memberikan pelatihan social commerce dan digital marketing yang dapat meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi pelatihan partisipatif dan praktik langsung mengenai pemanfaatan media sosial serta social commerce untuk promosi dan penjualan produk. Kegiatan ini dihadiri oleh 34 orang dari warga Desa Galuga. Hasil umpan balik dari kegiatan pelatihan menunjukkan bahwa kegiatan ini sukses dilaksanakan. Keberhasilan ini didorong oleh kualitas materi yang mudah dipahami, kinerja pembicara yang suportif dan motivatif, serta pelayanan panitia yang baik. Hal ini membuktikan bahwa program ini mampu memberikan kontribusi nyata dan berkelanjutan bagi peningkatan kapasitas warga Desa Galuga.
Perancangan Website dan Konten Visual sebagai Media Penguatan Identitas Digital SMKN 74 Jakarta Lia Hafiza; Ogya Adwidtiya Janitra; Andri Agustav Wirabudi; Inayah Prabandari; Shofiyya Al Qonita; Madina Shifa; Kartika Putri Dewi
SOROT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/04vefz11

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong institusi pendidikan untuk memperkuat eksistensi digital sebagai media informasi dan komunikasi dengan masyarakat. SMKN 74 Jakarta menghadapi kendala berupa belum tersedianya website yang mampu menyajikan informasi sekolah secara terpusat dan didukung dokumentasi visual yang memadai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan membangun website sekolah dan menyediakan dokumentasi visual untuk mendukung publikasi serta penguatan identitas digital sekolah. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, pengembangan website, pembuatan dokumentasi visual, pelatihan pengelola website, pendampingan, dan evaluasi program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa website resmi sekolah berhasil dikembangkan dan memuat informasi mengenai profil sekolah, program keahlian, fasilitas, kegiatan, serta galeri dokumentasi. Selain itu, guru dan tenaga kependidikan memperoleh kemampuan dalam mengelola dan memperbarui konten website secara mandiri. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Mei hingga Juni 2026 dengan melibatkan empat guru dan tenaga kependidikan sebagai calon pengelola website. Evaluasi melalui kuesioner kepuasan terhadap keempat peserta pelatihan menunjukkan tanggapan positif dari seluruh responden (kategori Setuju dan Sangat Setuju). Hasil ini menggambarkan penerimaan awal peserta pelatihan terhadap kegiatan, sehingga penguatan identitas digital sekolah pada tahap ini merupakan kontribusi awal yang masih memerlukan pengelolaan berkelanjutan oleh pihak sekolah.
Performance analysis of 5G NR network planning at 2300 MHz in Indonesia: A comparative study of LoS and NLoS scenarios Putri Rahmawati; Lia Hafiza; Muhammad Adam Nugraha; Syifa Maliah Rachmawati
International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE) Vol 16, No 4: August 2026
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijece.v16i4.pp1944-1954

Abstract

This study presents a systematic comparative analysis of 5G new radio (NR) network planning at 2300 MHz for Bandung City, Indonesia, evaluating line-of-sight (LoS) and non-line-of-sight (NLoS) propagation scenarios to determine infrastructure requirements and performance characteristics for urban deployment. Employing the 3GPP TR 38.901 Urban Macro propagation model, link-budget analysis, and Atoll-based simulation for a 167.31 km² urban area, the study evaluates coverage performance under projected 2025 deployment conditions. The results reveal significant differences between propagation scenarios. LoS conditions require 45 gNodeBs for uplink coverage, achieving a synchronization signal reference signal received power (SS-RSRP) of -94.63 dBm and a synchronization signal signal-to-interference-plus-noise ratio (SS-SINR) of 10.87 dB, both categorized as “Good.” In contrast, the NLoS scenario requires substantially denser deployment with 635 gNodeBs, resulting in improved SS-RSRP performance of -71.98 dBm (“Excellent”) and SS-SINR of 12.32 dB (“Good”), along with more uniform coverage distribution. The findings indicate that improved KPI performance and coverage uniformity in NLoS environments can be achieved through substantially increased infrastructure density, highlighting the trade-off between network quality, deployment complexity, and infrastructure cost in urban 5G NR planning.
Analisis dan Perancangan Jaringan 5G NR pada Frekuensi 2300 MHz di Kota Banjarmasinn Putri Rahmawati; Lia Hafiza; Aisyah Nofitry; Seshariana Rahma Melati
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 5 No 3 (2025): JUPIN Agustus 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.1145

Abstract

Perancangan Jaringan pada Teknologi 5G sangat perlu diperhatikan dari berbagai aspek agar jangkauan dan konektivitas menjadi efektif dan efisien. Penerapan 5G di Indonesia meliputi alokasi spektrum, pembangunan infrastruktur, dan dukungan regulasi bertujuan memitigasi masalah-masalah kebutuhan khusus daerah perkotaan dan pedesaan. Kota Banjarmasin yang memiliki istilah ‘ Kota Seribu Sungai’ berpotensi dalam mengadopsi teknologi 5G untuk mendukung pengembangan sektor ekonomi, pendidikan, dan pemerintahan berbasis digital. Menurut data resmi BPS Kota Banjarmasin, memiliki kepadatan penduduk yang tinggi dibandingkan kota-kota lain di Kalimantan, menjadikannya lokasi ideal untuk layanan digital berkecepatan tinggi. Adanya pertumbuhan permukiman dan kawasan bisnis menciptakan permintaan akan layanan internet cepat dan stabil.  Metode yang digunakan mencakup evaluasi kebutuhan jaringan, perencanaan kapasitas, dan simulasi teknis menggunakan perangkat lunak Atoll. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa Banjarmasin memiliki demand traffic sebesar 2,13 Gbps/km² dengan maksimum data rate untuk uplink 1875,03 Gbps/km dan downlink 3505,50 Gbps/km. Analisis kapasitas menunjukkan kebutuhan 84 gNodeB dengan radius cakupan optimal 0,72 km per site. Evaluasi parameter SS-RSRP menunjukkan nilai rata-rata -75,41 dBm, sementara SS-SINR menunjukkan rata-rata 19,33 dB, keduanya menunjukkan kualitas sinyal yang baik. Simulasi RLC Throughput juga menunjukkan hasil optimal dengan rata-rata peak throughput sebesar 84.505,06 kbps. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi untuk implementasi jaringan 5G di kota dengan karakteristik geografis yang kompleks.