Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Android Application for Automatic Door Control System using Body Temperature Measuring Sensor Iskandar, Dwi; Nugroho, Erik Wisnu; Wahyudi, Fiki; Kusuma, Junianto Candra; Ramadhani, Zulkifli
International Journal of Computer and Information System (IJCIS) Vol 4, No 4 (2023): IJCIS : Vol 4 - Issue 4 - 2023
Publisher : Institut Teknologi Bisnis AAS Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/ijcis.v4i4.139

Abstract

One way for people to prevent the transmission of Covid-19 in indoor and outdoor activities is by using body temperature detection. People who have a body temperature higher than the measurement limit are prohibited from mingling with other people because they have a high probability of being infected with the virus and can transmit it to other people. Manual checks in public places can cause officers to potentially contract the virus and can spread it to other visitors more quickly. Therefore, it is necessary to develop an automatic body temperature measurement system by displaying the results of the measurements on a screen and automatic door as a further prevention step, and temperature data can be stored in a database to help make the right decisions in preventing the spread of Covid-19 in that place. The implementation stages of the activities include: Data Collection, Preparation of Technology Design and Purchase of Materials, Product Manufacturing, Product Testing, Product Evaluation. An Android application for an automatic door control system using a body temperature measurement sensor can be developed into an even better tool. The development of this prototype will be developed by adding a PIR sensor and system modifications. The addition of a PIR sensor is used to increase the security of the tool to detect only human body temperature which can be recorded in order to minimize data errors. The system modifications made can be used for initial examination assessments with body temperature and also the addition of a system for measuring body weight and height to complete the assessment data.
DEVELOPMENT OF A TECHNOLOGY-BASED ANIMAL ELECTRONIC MEDICAL RECORD INFORMATION SYSTEM FOR ANIMAL HEALTH SERVICES Iskandar, Dwi; Ismawatie , Emma; Nur Ibrahim , Muhammad
Proceeding of the International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH) 2023: Proceeding of the 4th International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH)
Publisher : LPPM Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/icohetech.v4i1.3396

Abstract

The current development of Information Technology (IT) has a huge impact on various aspects of life. This support makes it possible to send and receive information quickly without having to meet the desired person in person. The Animal Health Center (Puskeswan) is a place for providing animal health services accompanied by veterinarians and paramedics. Like humans, animals have the right to happiness in their lives. Currently, the level of animal welfare compliance remains very low. This is not only proven by government actions that have not been optimal in protecting animal rights and regulations to protect animal rights that have not been fully implemented. If patient data is recorded on a patient card, it will have negative impacts, including: Limited accessibility, possibility of data loss, human error, not environmentally friendly. An animal medical record information system is very important and useful, some of the reasons include: Efficient data management, better health care, routine care management. The research method uses the Waterfall Method system development method
Constraints in the Implementation of Electronic Medical Records at Puskesmas in accordance with Permenkes 24 of 2022 Anastasia Ratnawati; Dwi Iskandar
Saintika Medika : Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Keluarga Vol. 21 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/sm.Vol21.SMUMM1.40368

Abstract

The implementation of electronic medical records (EMR) in health centers is an important step to improve the quality of health services in Indonesia, which is regulated by the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 24 of 2022. Despite this, most health centers in Indonesia still face obstacles in implementing this system. This study aims to analyze the various obstacles faced by Puskesmas in implementing electronic medical records through a literature study approach. The methodology used included article exploration and selection of relevant articles based on certain inclusion criteria. The analysis showed that the main obstacles include human resources, hardware and software infrastructure, network, funding, and the absence of standard operating procedures (SOPs). The findings are expected to serve as a basis for the government and puskesmas in formulating effective policies to overcome the challenges in implementing electronic medical records in puskesmas.
Pendampingan Komunikasi Kreatif dalam Pembelajaran Deep Learning Sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Menegah Atas Eni Lestari; Dwi Iskandar
Duta Abdimas Vol. 5 No. 1 (2026): Duta Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/x7tbfc38

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru di SMA Negeri 4 Surakarta melalui pendampingan komunikasi kreatif dalam pembelajaran deep learning. Tantangan utama guru dalam menerapkan pembelajaran mendalam adalah kemampuan berkomunikasi secara efektif dan menarik agar peserta didik terlibat aktif dalam proses belajar. Metode kegiatan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu observasi, pelaksanaan, dan evaluasi dengan pendekatan partisipatif. Kegiatan melibatkan 30 guru berbagai mata pelajaran. Tahap pelaksanaan mencakup penyampaian materi, diskusi interaktif, dan praktik microteaching berbasis komunikasi kreatif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam menerapkan strategi komunikasi kreatif di kelas sebesar 30% dibandingkan kondisi awal. Guru menjadi lebih mampu menggunakan bahasa yang jelas, storytelling yang menarik, serta membangun empati dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi pedagogik dan profesional guru serta memperkuat implementasi pembelajaran deep learning di sekolah menengah atas
Analisis Kesiapan Implementasi Tanda Tangan Digital untuk Autentikasi Dokumen Rekam Medis Elektronik di Rawat Inap RSUD Samin Surosentiko Randublatung Mona Meidya Mustika; Dwi Iskandar
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 3 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i3.8747

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapan implementasi tanda tangan digital sebagai sarana autentikasi dokumen rekam medis elektronik di Instalasi Rawat Inap RSUD Samin Surosentiko Randublatung. Penerapan tanda tangan digital menjadi penting dalam menjamin keaslian identitas penandatangan, keutuhan dokumen, serta kekuatan hukum dalam sistem rekam medis elektronik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi terhadap tenaga medis, petugas rekam medis, staf teknologi informasi, serta manajemen rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesiapan implementasi tanda tangan digital berada pada kategori cukup siap. Dari aspek organisasi, terdapat dukungan manajemen namun belum didukung kebijakan khusus yang komprehensif. Dari aspek sumber daya manusia, pemahaman terhadap tanda tangan digital masih terbatas sehingga diperlukan pelatihan. Dari aspek infrastruktur teknologi informasi, sistem rekam medis elektronik telah tersedia, namun integrasi tanda tangan digital dan keamanan sistem masih perlu ditingkatkan. Faktor yang mempengaruhi kesiapan implementasi meliputi kebijakan organisasi, kompetensi sumber daya manusia, dan kesiapan infrastruktur teknologi. Penelitian ini merekomendasikan penyusunan kebijakan, peningkatan kompetensi SDM, serta penguatan infrastruktur teknologi informasi guna mendukung implementasi tanda tangan digital secara optimal. Kata kunci: tanda tangan digital, rekam medis elektronik, kesiapan implementasi, rumah sakit, sistem informasi kesehatan.
Analisis Kesiapan SIMRS dalam Mendukung Pelaporan SIRS Revisi 6.3 di RSUD H.Hanafie Muara Bungo Yunita Mustika; Dwi Iskandar
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 3 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i3.8742

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi informasi mendorong transformasi pelayanan rumah sakit menjadi berbasis data. RSUD H. Hanafie Muara Bungo telah menerapkan Rekam Medis Elektronik (RME) berbasis Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) Khanza, namun capaian pelaporan SIRS Online Revisi 6.3 periode Januari - Maret 2026 masih rendah (6,9%) dan ditemukan data laporan pelayanan yang tidak valid. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kesiapan penerapan SIMRS dalam mendukung pelaporan SIRS Online Revisi 6.3. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei dan model Human-Organization-Technology Fit (HOT-Fit) yang mencakup dimensi human, organization, technology, dan net benefit. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada pengguna SIMRS dan dianalisis secara deskriptif menggunakan nilai rata-rata dan standar deviasi. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesiapan penerapan SIMRS secara keseluruhan berada pada kategori “Siap” dengan nilai grand mean 3,31 (SD=0,63). Dimensi Organization memperoleh skor tertinggi (3,45), diikuti Human (3,41) dan Net Benefit (3,22), sedangkan Technology memiliki skor terendah (3,15). Temuan ini menunjukkan bahwa kesiapan organisasi dan sumber daya manusia belum sepenuhnya didukung oleh aspek teknologi. Disimpulkan bahwa SIMRS telah siap mendukung pelaporan SIRS Online Revisi 6.3, namun diperlukan peningkatan infrastruktur teknologi dan optimalisasi fitur otomatisasi pelaporan untuk meningkatkan kualitas pelaporan nasional. Kata Kunci: HOT-Fit, Kesiapan Sistem, SIMRS Khanza, SIRS Online 6.3.