Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Perception of school community towards the use of Augmented Reality digital media on students' critical thinking in Elementary School Saki Saki; Budi Usodo; Eka Budhi Santosa
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i1.98942

Abstract

Kemajuan teknologi menghadirkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) yang mampu memberikan pengalaman belajar interaktif untuk membantu siswa memahami konsep sulit dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kemampuan berpikir kritis siswa, mengeksplorasi cara guru mengembangkan kemampuan tersebut, serta mengetahui persepsi terhadap penggunaan AR. Pendekatan kualitatif digunakan dengan pengumpulan data melalui angket yang disebarkan kepada siswa dan guru di beberapa sekolah dasar. Siswa menunjukkan kemampuan berpikir kritis yang bervariasi dengan potensi yang umumnya baik. Sebagian besar responden memiliki persepsi positif terhadap AR sebagai alat pembelajaran yang meningkatkan motivasi dan keterlibatan.Integrasi teknologi AR ke dalam kurikulum disarankan untuk memaksimalkan pengalaman belajar siswa.
The Role of Initial Abilities in Mathematics Learning for Elementary School Students Zulfa Jihan Hanifa; Budi Usodo; Sukarno Sukarno
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i1.98983

Abstract

Kemampuan awal adalah salah satu kemampuan yang wajib dimiliki peserta didik sebelum mengikuti pembelajaran serta diperlukan untuk melanjutkan pelajaran selanjutnya. Namun, seringkali peserta didik berada pada tingkat kemampuan awal yang rendah, sehingga tidak dapat menghubungkan pengetahuan awal yang relevan dengan apa yang mereka hadapi secara spontan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana peran kemampuan awal dalam pembelajaran matematika. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka (library research), yaitu penelitian dengan cara mengumpulkan informasi dan data dari berbagai sumber yang ada seperti buku referensi atau hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan masalah yang akan dipecahkan. Adapun kriteria inklusi dalam penelitian ini, yaitu subjek penelitian yaitu peserta didik sekolah dasar, hasil penelitian berkaitan dengan pelajaran matematika, dan sumber referensi dipublikasikan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Berdasarkan hasil kajian diperoleh hasil bahwa kemampuan awal dilandasi oleh teori pemrosesan informasi. Kemampuan awal berperan penting dalam pembelajaran, khususnya pembelajaran matematika, karena matematika adalah subjek yang hierarki, yaitu pengetahuan baru merupakan kelanjutan dari pengetahuan sebelumnya. Berdasarkan hasil temuan, maka guru disarankan untuk mengidentifikasi kemampuan awal peserta didik, menguatkan konsep dasar matematika, serta memberikan panduan sederhana kepada orang tua untuk mendukung pembelajaran di rumah. 
Study on the Effectiveness of the SAVI Model in Improving Problem-Solving Skills in Mathematics for Sixth Grade Students: A Focus on Independent Learning Aspects Evi Retnowati; Budi Usodo; Chumdari Chumdari
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i1.98967

Abstract

Pendidikan di Indonesia menghadapi tantangan dalam meningkatkan mutu pembelajaran, terutama dalam mata pelajaran matematika. Pendidikan matematika memiliki peranan penting dalam membentuk kemampuan berpikir logis dan analitis siswa. Kemampuan pemecahan masalah matematika merupakan salah satu keterampilan kunci yang harus dikuasai oleh siswa, terutama di tingkat dasar. Model SAVI (Somatic, Auditory, Visual, Intellectual) menawarkan pendekatan yang inovatif dan interaktif dalam pembelajaran Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Model SAVI (Somatic, Auditory, Visual, dan Intellectual) dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas 6, dengan fokus pada aspek mandiri belajar. Rancangan penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimental dengan desain penelitian yakni One Group Pre-test-Post-test Design. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah yang diberikan sebelum dan setelah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan Penerapan model pembelajaran SAVI (Somatic, Auditory, Visual, Intellectual) terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas 6, dengan peningkatan rata-rata skor sebesar 10 poin dari Pre-test ke Post-test. Rata-rata N-Gain sebesar 0,38 menunjukkan kemajuan dalam kategori sedang, menandakan potensi untuk pengembangan lebih lanjut. Setiap elemen SAVI berkontribusi signifikan terhadap keterlibatan siswa dan kemandirian dalam belajar. Oleh karena itu, beberapa rekomendasi penting, seperti evaluasi berkala, penilaian capaian akademik, dan modifikasi penerapan model ini, diperlukan untuk mencapai hasil yang lebih optimal dalam peningkatan kemampuan matematika siswa.