Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Capital Adequacy Ratio(CAR), Non Performing Financing (NPF), Efisiensi Operasional (BOPO) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) Terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia Apriani Simatupang; Denis Franzlay
JURNAL ADMINISTRASI KANTOR Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Administrasi Kantor (Desember 2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.612 KB)

Abstract

Abstrak: Bank merupakan lembaga keuangan yang memiliki peranan penting dalam perekonomian suatu negara. Kinerja profitabilitas bank yang sehat sangat diperlukan untuk kelancaran fungsi bank syariah sebagai lembaga intermediary. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing to Deposit Ratio (FDR), Efisiensi Operasional (BOPO), dan Non Performing Financing (NPF) terhadap Profitabilitas perbankan syariah di Indonesia. Subjek penelitian adalah Bank Umum Syariah yang beroperasi di Indonesia yang terdaftar di Bank Indonesia pada periode 2011 – 2013. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian adalah analisa regresi data panel model common effect (Pooled Least Square) dengan uji hipotesis yaitu uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan variabel CAR, FDR, dan BOPO berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas Bank Umum Syariah, sedangkan variabel NPF tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas Bank Umum Syariah. Nilai R² sebesar 0,504332 menunjukkan CAR, FDR, BOPO, dan NPF mampu menjelaskan mempengaruhi profitabilitas sebesar 50,43% dan sisanya 49,57% dipengaruhi variabel lain di luar model penelitian ini. Kata kunci: ROA, CAR, FDR, BOPO, NPF Abstract: Bank is a financial institution that has an important role in the economy of a country. The right profitability performance of banks is indispensable for the functioning continuity of Islamic banks as intermediary institutions. This study aimed to analyze the influence of Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing to Deposit Ratio (FDR), Operational Efficiency (ROA), and Non Performing Financing (NPF) toward the profitability of Islamic banking in Indonesia. The subjects of this study were Islamic Banks operating in Indonesia listed on 2011 – 2013 period. The analysis method used the analysis of panel data regression model common effect (Pooled Least Square) to test the hypothesis was t test and F test. The Result of this study showed that CAR, FDR, and ROA variables had significant effect on the profitability of Islamic Banks, while NPF variable did not have significant effect on the profitability of Islamic Banks. R² value was 0.504332 indicated CAR, FDR, ROA, and NPF able to explain that it affected the profitability in the amount of 50.43% and the remaining was 49.57% influenced by other variables. Keywords: ROA, CAR, FDR, BOPO, NPF
Sprint: How to Create Bussiness in Millenial Era Apriani Simatupang; Etyca Rizky Yanti; Ari Nurul Alfian
KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2020): KOMMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : KOMMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.082 KB)

Abstract

ABSTRAKPotensi kewirausahaan di Indonesia sangat besar. Indonesia membutuhkan 2% dari jumlah penduduk yang memiliki kewirausahaan agar tercipta kesejahteraan dan peningkatan daya beli masyarakat. Namun belum terwujud secara maksimal karena masalah perekonomian masih saja menitikberatkan pada masalah pengangguran. Khususnya kota Bekasi tingkat pengangguran masih diangka 5,3%. Oleh karena itu, perlu dilaksanakan suatu kegiatan pembinaan dan pendampingan masyarakat dalam bentuk kegiatan pegabdian masyarakat guna menekan angka pengangguran. Pengangguran terbanyak yakni lulusan SMA/SMK sehingga sasaran kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah kepada kaum millennial usia kurang dari 20 tahun dan sedang berada dibangku sekolah tingkat menengah atas. Peserta kegiatan ini 147 orang dan 87% peserta sangat setuju bahwa topik yang dibicarakan sesuai dengan harapan peserta, 82% peserta sangat setuju bahwa materi yang disampaikan pembicara dengan jelas,  dan 84% peserta sangat setuju bahwa pembicara menguasai topik yang disampaikan. Seluruh peserta memiliki niat untuk menciptakan usaha atau bisnis yang akan digelutinya. Melalui kegiatan ini diharapkan ada pendampingan dan pembinaan secara terjadwal guna terciptanya usaha untuk kaum millennial hingga mengalami perkembangan usaha. Metode yang dilakukan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah sharing dan latihan membuat perencanaan bisnis.Kata kunci: Kewirausahaan; Millenial; Studi Kelayakan Bisnis;Membangun Bisnis.  ABSTRACTThe potential for entrepreneurship is huge in Indonesia. Indonesia needs 2% of the population to have entrepreneurship to create prosperity and increase people's purchasing power. However, it has not been realized maximally because the economic problem still emphasizes the problem of unemployment. In particular, the city of Bekasi has an unemployment rate of 5.3%. Therefore, it is necessary to carry out community development and assistance activities to reduce unemployment. The most unemployed are high school / vocational high school graduates, so the target of the activities carried out is for millennials who are less than 20 years old. There were 147 participants in the activity and 87% of the participants strongly agreed that the topic discussed was in line with the participants' expectations, 82% of the participants strongly agreed that the material presented by the speaker was clear, and 84% of the participants strongly agreed that the speaker mastered the topic presented. All participants have the intention to create a business or business that they will do. Through this activity, it is expected that there will be assistance and coaching on a scheduled basis for the creation of businesses for millennial communities to experience business development. The method used in the implementation of this activity is sharing and training to make business plans.Keywords: Entrepreneurship; Millennial; Business Feasibility Study;Create Bussiness. 
Upaya Peningkatan Penjualan melalui Kegiatan Pemasaran (Marketplace) di Era New Normal Muhammad Takrim; Hanif Aulawi; Apriani Simatupang; Yulia Indriyani
Jurnal Pemberdayaan Umat Vol. 1 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : Jurnal Pemberdayaan Umat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1188.923 KB) | DOI: 10.35912/jpu.v1i2.1321

Abstract

Purpose: This activity aims to provide training to MSME actors to increase sales through marketplaces in the era of the covid-19 pandemic.  Method: This activity assists with registering sales through marketplaces, help share product photos,  manage sales and evaluate.    Results: This dedication output increases knowledge of understanding the types of marketplaces, understanding of sales strategies, understanding of self-motivation in dealing with Covid-19 and understanding of good sales in carrying out sales during current conditions.  Conclusions: In this activity, there were 63 participants attending Zoom and 80% participants understood this training concept. The remaining 20% of new MSME entrepreneurs still did not understand it because they were the beginner in online business.
PENILAIAN HARGA WAJAR SAHAM MENGGUNAKAN METODE DISCOUNTED CASH FLOW Apriani Simatupang; Veny Anindiya Puspitasari
Jurnal Sekretari Universitas Pamulang Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Sekretari
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/skr.v10i1.28430

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menunjukkan harga wajar saham PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) periode 2022 hingga 2027. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui posisi perusahaan apakah undervalued atau overvalued. Apabila posisi saham undervalued maka investor dapat mengambil keputusan membeli sahamnya dan sebaliknya apabila posisi overvalued maka investor dapat melakukan penjualan saham.  Penelitian ini menggunakan metode perhitungan discounted cash flow. Metode analisis saham penelitian ini adalah bottom up yakni dengan memilih saham perusahaan terlebih dahulu, selanjutnya melakukan analisis fundamental yakni harga wajar saham, kemudian analisis pasar dan analisis makro. Namun penelitian ini hanya melakukan analisis fundamental. Hasil penelitian dari perhitungan harga wajar ACES sebesar Rp 378,27 dan harga sekarang Rp 468, artinya intrinsik price lebih kecil dari current price maka posisi ACES overvalued artinya keputusan investasi menjual saham. Meskipun metode DCF mempertimbangkan pertumbuhan bisnis (growth rate) dimasa mendatang, namun tetap perlu melakukan analisis pasar dan analisis makro untuk memastikan apakah dilakukan pembelian atau penjualan saham.Kata-kata Kunci: Discounted Cash Flow; under valued; over valued; saham; keputusan investasi   ASSESSMENT OF FAIR PRICE OF SHARES USING THE DISCOUNTED CASH FLOW METHOD ABSTRACT  This research aims to show the fair price of PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) shares for the period 2022 to 2027. This research was conducted to determine whether the company's position is undervalued or overvalued. If the stock position is undervalued, investors can make decisions to buy their shares, and vice versa. If the position is overvalued, investors can sell shares. This study uses the discounted cash flow calculation method. The method of stock analysis in this research is bottom-up, namely by selecting company shares first, then carrying out fundamental analysis, namely fair stock prices, then market analysis and macro analysis. However, this study only performs a fundamental analysis. The research results from the calculation of ACES's fair price of IDR 378.27 and the current price of IDR 468, meaning that the intrinsic price is smaller than the current price, then ACES's position is overvalued, meaning the investment decision to sell shares. Although the DCF method considers future business growth (growth rate), it is still necessary to carry out market analysis and macro analysis to ascertain whether shares are being bought or sold.Key Words: Discounted Cash Flow; Under valued; Over valued; share; Investation decision
STUDI KOMPARATIF TINGKAT KESEHATAN BANK SYARIAH DAN BANK KONVENSIONAL DENGAN PENGUKURAN RASIO RENTABILITAS Simatupang, Apriani; Naibaho, Eduard Ary Binsar
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Tabarru' : Islamic Banking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jtb.2024.vol7(1).16664

Abstract

Artikel ini menampilkan analisis komparatif tingkat kesehatan finansial antara bank syariah dan bank konvensional melalui rasio rentabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk memahami perbedaan mendasar dalam model operasional, strategi bisnis, dan prinsip keuangan antara kedua jenis bank tersebut, yang sangat penting bagi pemangku kepentingan seperti investor, pelanggan, dan regulator dalam mengevaluasi kinerja finansial, resiko, dan potensi pertumbuhan. Dengan fokus pada ROA, ROE, dan NIM sebagai indikator rentabilitas, studi ini melibatkan bank konvensional dan syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2014 hingga 2023. Pendekatan metodologi menggunakan sampel purposif untuk memilih bank konvensional dan syariah yang telah menerbitkan laporan keuangan tahunan selama periode tersebut. Analisis menggunakan uji t sampel independen untuk meneliti apakah terdapat perbedaan statistik yang signifikan dalam rasio rentabilitas antara dua tipe bank. Hasil menunjukkan bahwa bank syariah cenderung menunjukkan rasio rentabilitas yang lebih tinggi dan variabilitas yang lebih rendah, menunjukkan kesehatan finansial bank syariah yang lebih kuat dibandingkan dengan bank konvensional. Temuan ini memberikan kontribusi pada pemahaman yang lebih luas mengenai stabilitas finansial dan resiko operasional dari sistem perbankan, dengan implikasi terhadap keputusan investasi, pengelolaan dana, dan kepatuhan regulasi.
ANALISIS KELAYAKAN BISNIS PENGEMBANGAN SEKOLAH BERDASARKAN ASPEK STRATEGI DAN ASPEK KEUANGAN Yanti, Etyca Rizky; Simatupang, Apriani
Jurnal Ilmiah Manajemen Emor (Ekonomi Manajemen Orientasi Riset) Vol. 3 No. 2 (2019): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/jim.v3i2.387

Abstract

Keputusan pengembangan sekolah tentu berkaitan dengan investasi dalam jumlah besar yang berisiko. Dengan demikian untuk meminimalisir risiko dan mengestimasi keuntungan yang mungkin diperoleh, maka suatu studi kelayakan bisnis perlu dilakukan. Studi kelayakan ini harus dilakukan secara tepat dan cermat dengan maksud membantu tugas para estimator dalam menganalisis berbagai aspek kelayakan dan faktor- faktor yang berpengaruh dalam bisnis. Paper ini bertujuan untuk memaparkan Analisis Kelayakan Bisnis pengembangan SMAIT dari aspek strategi dan dari aspek keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis kualitatif dengan mendeskripsikan apakah pengembangan Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu (SMAIT) Istiqomah Balikpapan layak untuk dikembangkan atau tidak yang diukur dari aspek strategi dengan analisis SWOT dan aspek keuangan dengan analisis NPV, IRR, PI dan PP. Hasil temuan yakni Aspek Strategi dengan matriks SWOT dengan Internal Factors menemukan total score 2,9 dan Eksternal Factors dengan total score 2,8. Hasil S-W adalah –1 dan hasil O-T adalah +0,9 sehingga  melalui analisis SWOT pengembangan sekolah yang dilakukan sebaiknya menggunakan strategi ubah taktik (turn around) artinya strategi lama perlu diubah untuk mencapai peluang/kesempatan yang ada. Aspek Keuangan yang dilakukan dengan analisis NPV diperoleh senilai Rp.18.330.651.900, IRR sebesar 15,11568%, PI lebih besar dari 1 yakni 1,3604 dan PP selama 7,8054 tahun jika dimulai tahun 2019 maka di proyeksikan payback period hingga tahun 2026. Temuan analisis kelayakan aspek keuangan dapat disimpulkan pengembangan bisnis sekolah SMAIT Istiqomah Balikpapan layak diterima. Keywords : studi kelayakan bisnis, SWOT, NPV, IRR, PI, PP.
PENILAIAN HARGA WAJAR SAHAM MENGGUNAKAN METODE DISCOUNTED CASH FLOW Simatupang, Apriani; Puspitasari, Veny Anindiya
Jurnal Sekretari Universitas Pamulang Vol. 10 No. 1 (2023): JURNAL SEKRETARI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/skr.v10i1.28430

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menunjukkan harga wajar saham PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) periode 2022 hingga 2027. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui posisi perusahaan apakah undervalued atau overvalued. Apabila posisi saham undervalued maka investor dapat mengambil keputusan membeli sahamnya dan sebaliknya apabila posisi overvalued maka investor dapat melakukan penjualan saham.  Penelitian ini menggunakan metode perhitungan discounted cash flow. Metode analisis saham penelitian ini adalah bottom up yakni dengan memilih saham perusahaan terlebih dahulu, selanjutnya melakukan analisis fundamental yakni harga wajar saham, kemudian analisis pasar dan analisis makro. Namun penelitian ini hanya melakukan analisis fundamental. Hasil penelitian dari perhitungan harga wajar ACES sebesar Rp 378,27 dan harga sekarang Rp 468, artinya intrinsik price lebih kecil dari current price maka posisi ACES overvalued artinya keputusan investasi menjual saham. Meskipun metode DCF mempertimbangkan pertumbuhan bisnis (growth rate) dimasa mendatang, namun tetap perlu melakukan analisis pasar dan analisis makro untuk memastikan apakah dilakukan pembelian atau penjualan saham.Kata-kata Kunci: Discounted Cash Flow; under valued; over valued; saham; keputusan investasi   ASSESSMENT OF FAIR PRICE OF SHARES USING THE DISCOUNTED CASH FLOW METHOD ABSTRACT  This research aims to show the fair price of PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) shares for the period 2022 to 2027. This research was conducted to determine whether the company's position is undervalued or overvalued. If the stock position is undervalued, investors can make decisions to buy their shares, and vice versa. If the position is overvalued, investors can sell shares. This study uses the discounted cash flow calculation method. The method of stock analysis in this research is bottom-up, namely by selecting company shares first, then carrying out fundamental analysis, namely fair stock prices, then market analysis and macro analysis. However, this study only performs a fundamental analysis. The research results from the calculation of ACES's fair price of IDR 378.27 and the current price of IDR 468, meaning that the intrinsic price is smaller than the current price, then ACES's position is overvalued, meaning the investment decision to sell shares. Although the DCF method considers future business growth (growth rate), it is still necessary to carry out market analysis and macro analysis to ascertain whether shares are being bought or sold.Key Words: Discounted Cash Flow; Under valued; Over valued; share; Investation decision
BINA DESA: PENINGKATAN LITERASI BISNIS DENGAN MODAL DIBAWAH SEPULUH JUTA BAGI MASYARAKAT DESA CIKANDE Simatupang, Apriani; Panjaitan, Andry; Puspitasari, Veny Anindya; Solihin, Riyad; Naibaho, Eduard Ary Binsar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 6, No 1 (2023): APRIL
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v6i1.1954

Abstract

ABSTRACTThis activity provides solutions to the problems of the Cikande village communit. These problems include several communities affected by Covid 19 in terms of termination of employment (PHK). Another problem is that in one family, the breadwinner is only the head of the family. This results in a lack of residents' income to meet household consumption. If the source of income is only the head of the family and has an income below or equal to the UMR (Regional Minimum Wage), then the income is not enough to meet the needs of each family. Therefore, this activity is carried out to increase community business literacy so that homewives who do not work can increase family income. This activity is carried out in the form of counseling by providing business ideas that homewives can run with a business capital of less than Rp. 10,000,000.00. The benefits of this activity add to the public's insight into running a business that can be done with capital that is not too large. 31  housewives participated in this activity, and 6 fathers took part. Of all participants, 58% run a business from the business idea submitted. Business ideas run mostly as Dropshippers.sKeywords: Business idea, dropshipper, business, welfareABSTRAKKegiatan ini memberikan solusi atas permasalahan masyarakat desa Cikande. Permasalahan tersebut antara lain: beberapa masyarakat terkena dampak Covid 19 dalam hal pemutusan hubungan kerja (PHK). Permasalahan lain, dalam satu keluarga pencari nafkah hanya kepala keluarga. Hal ini mengakibatkan kurangnya pendapatan warga dalam memenuhi konsumsi rumah tangga.  Jika sumber pendapatan hanya kepala keluarga dan memiliki pendapatan dibawah atau setara dengan UMR (Upah Minimum Regional) maka pendapatan yang dimiliki kurang untuk memenuhi kebutuhan setiap keluarga. Oleh karena itu, kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan literasi bisnis masyarakat sehingga ibu-ibu rumah tangga yang tidak bekerja dapat mengambil bagian dalam menambah pendapatan keluarga. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk penyuluhan, dengan memberikan ide-ide bisnis yang dapat dijalankan ibu rumah tangga dengan modal bisnis dibawah Rp 10.000.000,00. Manfaat kegiatan ini menambah wawasan masyarakat untuk menjalankan bisnis yang dapat dilakukan dengan modal yang tidak terlalu besar. Ibu rumah tangga yang menjadi peserta dalam kegiatan ini ada 31 orang dan ada 6 bapak-bapak yang ikut serta. Dari seluruh peserta 58% yang menjalankan bisnis dari ide bisnis yang disampaikan. Ide bisnis yang dijalankan sebagian besar sebagai Dropshipper.Kata Kunci:  Ide bisnis, dropshipper, bisnis, sejahtera.
Effectiveness and Contribution of Regional Tax to Regional Real Income (Case Study: Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka) Astuti, Veranica Fuji; Simatupang, Apriani
Proceeding of International Conference on Entrepreneurship (IConEnt) Vol 3 (2023): Proceeding of 3rd International Conference on Entrepreneurship (IConEnt)
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Measuring the effectiveness and contribution of local real income (PAD) should be carried out for the purpose of evaluation related to the regional budget. Local real income comes from local tax receipts, local remuneration, income from local wealth management, and other sources. Local taxes are the main source of PAD. PAD will be used to build the area. This research method is a case study in the Belinyu district of Bangka. This is done because this area is a potentially great source of income for the region in terms of its tourism. Belinyu district has a very beautiful beach, but it is unmaintained. The area's tourist attractions do not have toilets, gazebos, or inadequate rest facilities, nor do they have adequate restaurants. The research approach uses descriptive quantitative methods, namely measuring the effectiveness and tax contributions of the Belinyu district. The local taxes used in this study are those related to tourism, namely catering tax, hotel tax, and entertainment tax. The results of the data analysis showed average percentage values of efficiency of 80.60% and regional tax contribution of 89.60%. The effectiveness of the regional tax against PAD is quite effective, and the contribution of the regional tax towards PAD is very good.
Analisis Forecasting Harga Saham Perbankan Blue Chip Periode Maret 2019 – Maret 2021 Menggunakan Model ARCH-GARCH Manurung, Adler Haymans; Simatupang, Apriani; Puspitasari, Veny Anindya
Eligible : Journal of Social Sciences Vol. 1 No. 1 (2022): ELIGIBLE : Journal of Social Sciences
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III DKI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53276/eligible.v1i1.17

Abstract

Pengambilan keputusan pembelian dan penjualan saham dilakukan beberapa analisis. Salah satu analisis yang digunakan sebelum membeli atau menjual saham adalah forecasting (peramalan). Penelitian ini bertujuan untuk melakukan peramalan harga saham perbankan yang termasuk ke dalam saham-saham bluechip dengan menggunakan model ARCH-GARCH. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kuantitatif. Analisis deskriptif kuantitatif digunakan untuk menggambarkan hasil perhitungan forecasting yang dilakukan. Saham perbankan blue chip yang dimaksud terdiri dari saham BBCA, BBNI, BBRI dan BMRI. Penelitian ini mengungkapkan ramalan saham pilihan jika terjadi fenomena anomali pasar dalam hal ini pandemic covid 19 di hari Rabu. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan standar deviasi, investor risk averse lebih sesuai memilih BBRI sedangkan investor risk taker lebih sesuai memilih BBCA. Berdasarkan perhitungan RMSE, MAE dan MAPE, maka saham BBRI dan BMRI dapat menjadi saham pilihan karena risikonya lebih rendah selain itu berdasarkan hasil analisis forecasting yang dilakukan harga penutupan saham BBRI memiliki kenaikan yang lebih tinggi dibandingkan saham perbakan bluechip lainnya.