Sari Narulita
Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta

Published : 24 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Konsep Gerakan Ekoteologi Islam Studi Atas Ormas NU Dan Muhammadiyyah Izzatul Mardhiah; Rihlah Nur Aulia; Sari Narulita
Jurnal Studi Al-Qur'an Vol 10 No 1 (2014): Jurnal Studi Al-Qur'an
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FIS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Permasalahan lingkungan dan perlindungan alam dan sumberdaya alam tak bisa diselesaikan hanya dengan mengandalkan pengetahuan dan teknologi. Permasalahan dan krisis lingkungan hanya bisa diatasi dengan merubah secara fundamental dan radikal cara pandang dan perilaku manusia terhadap alam lingkungannya. Yang dibutuhkan adalah perubahan cara pandang dan perilaku yang bukan hanya orang perorang, akan tetapi harus menjadi budaya masyarakat secara luas. Dengan kata lain dibutuhkan perubahan pemahaman baru tentang hubungan antara manusia dengan alam, yaitu : konsep dasar pemikiran dan konsep yang tepat bukan hanya menekankan aspek antroposentrisme, akan tetapi menggunakan aspek teologi, sehingga menghasilkan konsep ekologi yang berspektif teologi, dan sebaliknya. peranan ormas keagamaan besar di Indonesia NU, Muhammadiyah dalam memberikan pemahaman mengenai pengelolaan lingkungan berdasarkan kajian keagamaan kepada umat Islam Indonesia menjadi signifikan. Memberikan arahan yang tepat maka peran umat Islam terhadap pengelolaan lingkungan lebih terarah dan lebih baik.Tujuan utama penelitian ini adalah untuk Menggali konsep gerakan eko- teologi Islam Ormas keagamaan besar Islam NU dan Muhammadiyyah. Melalui dua aspek, yaitu : pertama, apakah kedua ormas keagamaan tsb memiliki kelembagaan LH. Kedua, bagaimana program kerja kedua ormas tsb, serta bagaimana implementasinya dimasyarakat.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yakni melalui penelusuran kepustakaan (library research) yaitu jenis penelitian dari khazanah literatur dan menjadikan dunia teks sebagai objek utama analisisnya, yaitu dengan cara menuliskan, mengidentifikasi, mengklarifikasi, mereduksi, dan menyajikan data yang diperoleh dari sumber tertulis.Penelitian ini menyimpulkan : pertama, agama (baca: Islam) merupakan salah satu agama yang memiliki konsep teologi berspektif ekologi. Kedua, Ormas keagamaan besar Islam NU dan Muhammadiyyah memiliki peran penting dalam upaya penyelamatan lingkungan Hidup yang terintegrasi. Ketiga, NU memiliki kelembagaan dibidang lingkungan hidup dengan lahirnya LPBI-NU (Lembaga Penanggulangan Bencana dan perubahan Iklim Nahdatul Ulama, Muhammadiyyah memiliki Majlis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyyah, kedua lembaga tsb kuat berakar di komunitas masyarakat. Keempat, LPBI NU dan Majlis LH PP Muhammadiyyah memiliki konsep program yang sangat terstruktur dan implementatif. Salah satu implementasi program konkrit di masyarakat yang telah dilakukan LPBI-NU adalah program clean and sefty untuk 3R (Reuse, Reduce Recyle, red). Konsentrasinya pengelolan sampah dan Ekopesantren sedangkan yang dilakukan Majlis LH PP Muhammadiyyah adalah sadaqoh sampah.
Penerapan Metode Ceramah dan Diskusi Dalam Meningkatkan Hasil Belajar PAI di SMA Negeri 44 Jakarta Raden Rizky Amaliah; Abdul Fadhil; Sari Narulita
Jurnal Studi Al-Qur'an Vol 10 No 2 (2014): Jurnal Studi Al-Qur'an
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FIS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan metode ceramah dan diskusi dalam meningkatkan hasil belajar PAI di SMA Negeri 44 Jakarta. Metode yang digunakan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan kuisioner. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan peneliti menarik kesimpulan bahwasanya : metode ceramah yang diterapkan dalam proses pembelajaran PAI oleh guru ialah metode ceramah yang diselingi dengan metode tanya jawab. Metode diskusi yang digunakan pada proses pembelajaran ini ialah metode diskusi kelompok kecil. Hasil belajar siswa dikelas yang menerapkan metode ceramah, dari segi kognitif mengalami kenaikan, dari segi afektif siswa dapat menerima pembelajaran dengan baik, dan dari segi psikomotorik siswa dapat terlibat cukup aktif secara psikomotrik. Hasil belajar siswa dikelas yang menerapkan metode diskusi, dari segi kognitif mengalami penurunan pada pertemuan ketiga, dari segi afektif siswa dapat menerima pembelajaran dengan cukup baik , dari segi psikomotorik siswa dapat terlibat aktif secara psikomotorik.
Internalisasi Nilai-Nilai Islami Terhadap Anak Autis Amalia Safitri; Syamsul Arifin; Sari Narulita
Jurnal Studi Al-Qur'an Vol 10 No 2 (2014): Jurnal Studi Al-Qur'an
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FIS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

To internalize the islamic value is very important for all children, for both the normal child and also autis. The children who have the disorder of autisme also important to be internalized and be described about the islamic value to them.The purpose of this study is to know the internalization of islamic value for the autistic children of class of 5 and 6 SDLB in SLB Al-Gaffar Guchany. Method used on this research is case study method. In collecting of its data the researcher use interview and observation . The research namely the internalized value by the teacher is private islamic attitude value, family religion attitude, social religion attitude and religion attitude to the country. From four value teacher have ben do all three step namely value transformasion step of value transaction and step of value transinternalization.But in social religion attitude. But in social religion value is only one sector which is not success namely the autis child who still do not success yet in socialization to their friends well.Also there are changings occurred alter teacher internalize the value of islamic namely the changing in cognitive media, affective and its psychomotoric.
Peran Majelis Dzikir dalam Pembinaan Akhlak Remaja Putri Tia Mar’atus Sholiha; Sari Narulita; Izzatul Mardhiah
Jurnal Studi Al-Qur'an Vol 10 No 2 (2014): Jurnal Studi Al-Qur'an
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FIS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi secara empiris dan komprehensif mengenai peran majelis dzikir dalam pembinaan akhlak remaja putri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi kepada jamaah remaja putri dan pimpinan majelis dzikir Al-Masruriyyah. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa majelis dzikir Al-Masruriyyah berperan secara optimal dalam pembinaan akhlak remaja putri. Adapun peran tersebut antara lain yaitu sebagai pendidik yang mendidik remaja putri dengan ilmu-ilmu yang berkaitan dengan akhlak, sebagai pembimbing yang membimbing pribadi jamaah remaja putri menjadi lebih baik dalam akhlak kepada Allah dan akhlak kepada sesama makhluk Allah,dan sebagai suri teladan bagi remaja putri.
Latar Belakang Mahasiswa Dalam Memahami Fiqih Syamsul Arifin; Sari Narulita
Jurnal Studi Al-Qur'an Vol 9 No 1 (2013): Jurnal Studi Al-Qur'an
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FIS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbedaan latar belakang jenis pendidikan menyebabkan perbedaan kedalaman pemahaman fiqh, khususnya yang terkait dengan penguasaan mereka terhadap dalil, baik itu dalil naqli (nash) maupun dalil aqli (analisis) yang menjadi hujjah suatu hukum. Ada beberapa asumsi yang dapat diajukan terkait dengan pembelajaran Fiqh di Jurusan Ilmu Agama Islam, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta. Semua mahasiswa berasal dari berbagai macam latar belakang yang membuat mereka berbeda pemahaman dan pandangan tentang ilmu fiqh. Penelitian mengenai masalah ini dianggap penting untuk menjelaskan latar belakang mahasiswa Jurusan Ilmu Agama Islam dalam memahami fiqh. Hasil temuan menunjukkan bahwa pada hakikatnya mahasiswa JIAI memiliki kecenderungan sama, yaitu cenderung berupaya memahami fiqih secara kontekstual, kendatipun latar belakang jenis pendidikan berbeda ketika di SLTA. Kecenderungan belajar Fiqih bagi setiap mahasiswa dengan berbagai latarbelakangnya memiliki corak yang berbeda sesuai dengan kebutuhan mereka.
Efektivitas Pembelajaran PAI Dengan Model Snowball Throwing Kartika Wulandari; Sari Narulita; Noor Rachmat
Jurnal Studi Al-Qur'an Vol 9 No 2 (2013): Jurnal Studi Al-Qur'an
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FIS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to describe and analyze the Snowball Throwing learning model and to determine and describe the learning effectiveness of Snowball Throwing in PAI learning with models made by the teacher. This study uses the theory of effective learning conditions by Uzer Mohammad Usman. The method used in this research is descriptive and qualitative approach. By using the theory and methods above, this research concludes: application of Snowball Throwing learning modelis to look at the condition of effective learning is done well and the results of a questionnaire distributed show that73% of the learning is effective by using the Snowball Throwing PAI model, while 22% does not show the effectiveness of learning PAI with the model. The results are reinforced by the value of the average grade obtained through the values and practices that increase the value of summative score of 77 to 82. Three aspects are also developing capabilitiesie, cognitive, affective and psychomotor. Keywords: Effectiveness, Learning PAI, Snowball Throwing Model
Kesesuian Hasil Belakjar Pendidikan Agama Islam dengan Disiplin Siswa di Sekolah Standar Nasional Paradat Eka Prasetya; Syamsuddin Lubis; Sari Narulita
Jurnal Studi Al-Qur'an Vol 9 No 2 (2013): Jurnal Studi Al-Qur'an
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FIS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi secara empiris dan komperhensif mengenai korelasi yang ada antara hasil belajar pendidikan agama Islam dengan akhlak siswanya yang dikhususkan pada tulisan ini di sekolah standar Nasional. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi kepada guru pendidikan agama Islam serta siswa SMA N 71 Jakarta. Selanjutnya dilakukan dengan menarik kesimpulan.Hasil penelitian ini didapatkan bahwa hasil belajar pendidikan agama Islam dapat dikatakan sesuai dengan disiplin siswa namun relatif rendah. Bila hasil belajar pendidikan agama Islam dikatakan tidak sesuai dengan disiplin siswa maka akan relatif tinggi prosentasenya. Kata Kunci: Majelis Dzikir, Remaja Putri , Akhlak
Peningkatan Spiritualitas melalui Wisata Religi di Makam Keramat Kwitang Jakarta Nur Indah Sari; Firdaus Wajdi; Sari Narulita
Jurnal Studi Al-Qur'an Vol 14 No 1 (2018): Jurnal Studi Al-Qur'an
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FIS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSQ.014.1.04

Abstract

This study aims to describe and analyze religious tourism as an effort to increase the spirituality of visitors or pilgrims in the Tomb of Kwitang Jakarta. Increased spirituality is a process of change from bad to better by constantly carrying out God's command and away from God’s prohibition consistently with the guidance of the values of faith to recognize and understand feelings Self, others, self-motivated, and able to manage emotions in relation to others. Meanwhile, the Sacred Tomb of the Mosque Ar-Riyadh Kwitang is one of the famous religious tourism sites in Jakarta, which is visited by many individuals and groups. This research uses descriptive qualitative approach with the respondent of the sacred grave of Masjid Ar-Riyadh Kwitang Jakarta. This research produces some important points about the process of improving spiritual intelligence through religious tourism. Keywords: Spirituality, Religious Tourism, Sacred Grave Kwitang. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis wisata religi sebagai upaya untuk peningkatan spiritualitas pada pengunjung atau peziarah di Makam Keramat Kwitang Jakarta. Peningkatan spiritualitas merupakan suatu proses perubahan dari yang tidak baik menjadi lebih baik dengan senantiasa melaksanakan perintah dan menjauhi larangan Allah secara konsisten dengan bimbingan nilai-nilai rukun iman untuk mengenali dan memahami perasaan sendiri, orang lain, memotivasi diri, serta mampu mengelola emosi dalam berhubungan dengan orang lain. Sedangkan, Makam Keramat Masjid Ar-Riyadh Kwitang merupakan salah satu tempat wisata religi terkenal di DKI Jakarta, yang banyak dikunjungi oleh masyarakat secara perseorangan maupun kelompok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan responden pengunjung makam keramat Masjid Ar-Riyadh Kwitang Jakarta. Penelitian ini menghasilkan beberapa poin penting mengenai proses peningkatan kecerdasan spiritualitas melalui wisata religi. Kata Kunci: Spiritualitas, Wisata Religi, Makam Keramat Kwitang.
Persepsi Dosen PAI di Perguruan Tinggi Umum tentang Praktek Perbankan Syariah dan Konvensional Izzatul Mardhiah; Rihlah Nur Aulia; Sari Narulita
Jurnal Studi Al-Qur'an Vol 14 No 2 (2018): Jurnal Studi Al-Qur'an
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FIS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSQ.014.2.06

Abstract

The study describes the perception of Islamic Religious Lecturers (PAI ) at Public University (PTU) about the practice of Islamic and conventional banking. This study is a descriptive qualitative research. The data were collected through a questionnaire distributed among several PAI Lecturers in Jakarta and other regions. This research used the Improvisation theory formulated by Ibrahim Warde , which stated about traditionalist, modern and moderate view about bank interest. The study concluded that PAI lecturers perceptions in PTU are divided into three views. Most respondents tended to have the modern perspective, accepting the concept of debt interest as a banking transaction instrument, and regarded it as a halal transaction. The second group is classified as the traditionalist , they consider the bank interest is additional loans, falling under the usury and is unlawful. The last group is between traditionalist and modern and stated that the bank interest is syubhat. PAI lecturers also have different views on Islamic banking . The majority of respondents considered that Islamic banking is not much different from conventional, only a few respondents stated that there are many differences between conventional and Islamic banks. Keywords:Perception, Islamic banking, PAI lecture,Bank interest Abstrak Penelitian mendeskripsikan persepsi Dosen Pendidikan Agama Islam (PAI) di Perguruan Tinggi Umum (PTU) tentang praktek perbankan syariah dan konvensional. Kajian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui angket yang disebarkan kepada beberapa Dosen PAI di Perguruan Tinggi Jakarta dan luar Jakarta. Teori persepsi merupakan improvisasi dari teori yang dirumuskan Ibrahim Warde tentang bunga bank, yakni pandangan aliran tradisionalis, modern dan moderat. Penelitian menyimpulkan bahwa Dosen PAI di PTU terbagi kepada tiga pandangan. Sebagian besar responden dikelompokkan kepada golongan modern, menerima konsep bunga sebagai instrumen transaksi di perbankan, dan menganggapnya sebagai transaksi yang halal. Kelompok kedua digolongkan tradisionalis, mereka menganggap bunga bank adalah tambahan pinjaman, termasuk riba dan hukumnya haram. Terakhir adalah kelompok yang berada di antara tradisionalis dan modern. Kelompok ketiga menyatakan bahwa hukum bunga bank adalah syubhat. Dosen PAI juga mempunyai pandangan yang berbeda mengenai perbankan syariah. Mayoritas responden menilai perbankan syariah tidak jauh berbeda dengan perbankan konvensional, beberapa responden menyatakan bahwa terdapat banyak perbedaan antara bank konvensional dan bank syariah. Kata Kunci: Persepsi, Dosen PAI PTU, Bank konvensional , Bank syariah
Pengembangan Kompetensi Guru dalam Pembelajaran PAI bagi Generasi Z Sari Narulita; Rihlah Nur Aulia; M Rudi Barnansyah; Aminah Aminah; M Zaki as Suminar
Publikasi Pendidikan Vol 9, No 3 (2019)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.75 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v9i3.10097

Abstract

The current young generation or the so-called Z generation is a generation born after 2000 until now and is very attached to gadgets. The ease that they have in accessing media, unfortunately, is not accompanied by a strong filter ability to be able to sort and select the information they receive. Therefore, today's teachers need to prepare themselves by developing their competencies to handle it. The solution offered is the development of the competence of PAI (Islamic religious education) teachers to be able to understand their students, who generally come from Z generation so that the learning process of PAI becomes effective. This service activity aims to help teachers and prospective teachers in increasing their understanding, awareness, and strategies in creating a PAI learning process that is interesting for the Z Generation. The implementation of activities in the form of workshops related to effective communication between teacher and students, the urgency of PAI in shaping character, the introduction of the characteristics of the Z Generation and PAI learning strategies for the Z Generation and closed with a share and care session. The workshop was conducted using an interactive method, between speakers and participants and supported by an assembly of sharing and care that strengthens and enhances the experiences and insights of teachers and prospective teachers on how to handle the Z generation in the Islamic religious education learning process