Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS Charles Fransiscus Ambarita; Febriana Krisdayanti Barus, Khairiah, Dwi Susanti
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kearifan Lokal Vol. 2 No. 6 (2024): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Kearifan Lokal (JIPKL)
Publisher : CV. ADIBA ASIHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the impact of project-based learning planning on students' critical thinking skills. Using a quantitative research method with an experimental approach, this study involved high school students divided into an experimental group that applied project-based learning and a control group that used conventional learning methods. The results showed a significant improvement in critical thinking skills in the experimental group. These findings indicate that project-based learning can be an effective alternative for enhancing students' critical thinking skills.
ANALISIS BELANJA MODAL DAN BELANJA SOSIAL DALAM APBD TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI PROVINSI SUMATERA UTARA Charles Fransiscus Ambarita; Christella Miranda Josephine Simbolon
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jeama.v5i1.852

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh belanja modal dan belanja sosial dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara pada periode 2016–2025. Dalam konteks desentralisasi fiskal, APBD memiliki peran strategis sebagai instrumen kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda, di mana tingkat kemiskinan dijadikan sebagai variabel terikat, sedangkan belanja modal dan belanja sosial sebagai variabel bebas. Data penelitian bersumber dari publikasi Badan Pusat Statistik dan laporan realisasi APBD.Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan kedua variabel independen tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan, yang tercermin dari nilai signifikansi uji F sebesar 0,150 (>0,05) . Secara parsial, belanja modal memiliki hubungan negatif namun tidak signifikan, sedangkan belanja sosial menunjukkan hubungan positif yang juga tidak signifikan . Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,419 mengindikasikan bahwa variasi tingkat kemiskinan yang dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut hanya sebesar 41,9%, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian .Temuan ini menunjukkan bahwa peran kebijakan fiskal daerah dalam menurunkan kemiskinan masih belum optimal. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai kendala, seperti ketidaktepatan sasaran belanja sosial, dampak belanja modal yang bersifat jangka panjang, serta adanya ketimpangan pembangunan antarwilayah. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan dalam kualitas perencanaan, ketepatan alokasi anggaran, serta penerapan kebijakan berbasis outcome guna meningkatkan efektivitas APBD dalam pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan.
Analisis Indikator Kinerja Pembangunan Daerah: Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (Ipm), Kemiskinan Dan Pengangguran Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Sumatera Utara Febriana Krisdayanti Barus; Charles Fransiscus Ambarita
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 2 (2026): April : JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v4i2.1736

Abstract

Latar belakang penelitian ini berakar pada fenomena kemajuan yang tidak merata di antara indikator pembangunan di Sumatera Utara, di mana Indeks Pembangunan Manusia (IPM), meskipun diklasifikasikan dalam kategori “tinggi”, belum secara konsisten berkontribusi pada penurunan tingkat pengangguran. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh IMB, tingkat kemiskinan, dan tingkat pengangguran terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda menggunakan data deret waktu dari tahun 2010 hingga 2025 yang bersumber dari BPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, IPM, kemiskinan, dan pengangguran secara signifikan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi daerah. Secara parsial, IMB memiliki pengaruh positif dan signifikan, menunjukkan bahwa investasi dalam kualitas modal manusia meningkatkan produktivitas ekonomi. Sebaliknya, baik tingkat kemiskinan maupun tingkat pengangguran terbuka menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan, yang menyiratkan bahwa peningkatan variabel-variabel ini cenderung menghambat ekspansi ekonomi. Lebih lanjut, variabel independen yang dimasukkan dalam model ini menjelaskan 49,49% variasi pertumbuhan ekonomi, sedangkan proporsi sisanya dijelaskan oleh faktor eksternal di luar cakupan penelitian ini. Hasil ini menyoroti pentingnya penerapan kebijakan yang menyelaraskan pengembangan sumber daya manusia dengan tuntutan pasar tenaga kerja untuk mengatasi masalah pengangguran terdidik.
Analisis Indikator Kinerja Pembangunan Daerah: Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (Ipm), Kemiskinan Dan Pengangguran Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Sumatera Utara Febriana Krisdayanti Barus; Charles Fransiscus Ambarita
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 2 (2026): April : JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v4i2.1736

Abstract

Latar belakang penelitian ini berakar pada fenomena kemajuan yang tidak merata di antara indikator pembangunan di Sumatera Utara, di mana Indeks Pembangunan Manusia (IPM), meskipun diklasifikasikan dalam kategori “tinggi”, belum secara konsisten berkontribusi pada penurunan tingkat pengangguran. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh IMB, tingkat kemiskinan, dan tingkat pengangguran terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda menggunakan data deret waktu dari tahun 2010 hingga 2025 yang bersumber dari BPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, IPM, kemiskinan, dan pengangguran secara signifikan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi daerah. Secara parsial, IMB memiliki pengaruh positif dan signifikan, menunjukkan bahwa investasi dalam kualitas modal manusia meningkatkan produktivitas ekonomi. Sebaliknya, baik tingkat kemiskinan maupun tingkat pengangguran terbuka menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan, yang menyiratkan bahwa peningkatan variabel-variabel ini cenderung menghambat ekspansi ekonomi. Lebih lanjut, variabel independen yang dimasukkan dalam model ini menjelaskan 49,49% variasi pertumbuhan ekonomi, sedangkan proporsi sisanya dijelaskan oleh faktor eksternal di luar cakupan penelitian ini. Hasil ini menyoroti pentingnya penerapan kebijakan yang menyelaraskan pengembangan sumber daya manusia dengan tuntutan pasar tenaga kerja untuk mengatasi masalah pengangguran terdidik.
Pengaruh Perencanaan Pembelajaran Berbasis Proyek dan Motivasi Belajar terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Gita Febrina Samosir; Charles Fransiscus Ambarita; Adelia Apulisa
DIAJAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/diajar.v5i1.6173

Abstract

This study aims to analyze the influence of project-based learning planning and learning motivation on students' critical thinking skills. The study used a quantitative approach with a correlational design and involved 101 students from several study programs at Medan State University. Data were obtained through a Likert-scale questionnaire that had been tested for validity and reliability, with Cronbach's Alpha values ​​of 0.916 for learning planning, 0.868 for learning motivation, and 0.926 for critical thinking skills, respectively. All data were then analyzed through classical assumption tests, including normality, multicollinearity, and simple and multiple regression analyses. The results showed that project-based learning planning had a positive and significant effect on students' critical thinking skills, indicated by a regression coefficient of 0.412 with a significance of 0.000. Learning motivation also had a significant positive effect with a coefficient of 0.507 and a significance of 0.000, and had a stronger contribution than learning planning. Simultaneously, both variables had a significant effect on critical thinking skills, evidenced by an F value of 71.025 with a significance of 0.000. This research model was able to explain 63.1% of the variation in students' critical thinking skills. This finding emphasizes the importance of quality learning planning and optimal learning motivation in fostering the development of higher-order thinking skills.
PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG KOMPETENSI GURU DAN LINGKUNGAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI SOSIAL MAN 1 MEDAN TAHUN AJARAN 2025/2026 Karina Zahra; Charles Fransiscus Ambarita
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6257

Abstract

Abstract: This study was motivated by the low economics learning achievement of grade XI Social students at MAN 1 Medan, where many students had not achieved the Minimum Completion Criteria (KKM). The study aimed to determine the influence of students’ perceptions of teacher competence and peer environment on economics learning achievement. This research employed a quantitative approach with an ex-post facto design. The population consisted of 176 students, while the sample was 122 respondents selected through simple random sampling. Data were collected using documentation and questionnaires with a Likert scale and analyzed using multiple linear regression. The results showed the regression equation Y = 65.937 + 0.155X1 – 0.168X2 + e. Partially, students’ perceptions of teacher competence had a positive and significant effect on learning achievement with tcount 16.390 > ttable 1.980 and significance 0.000 < 0.05. Peer environment also had a positive and significant effect with tcount 14.037 > ttable 1.980 and significance 0.000 < 0.05. Simultaneously, both variables significantly influenced learning achievement with Fcount 231.251 > Ftable 3.07 and significance 0.000 < 0.05. The contribution of both variables reached 79.5%. Therefore, students’ perceptions of teacher competence and peer environment significantly influence economics learning achievement. Keywords: Student Perception; Teacher Competence; Peer Environment; Learning Achievement.   Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya prestasi belajar ekonomi siswa kelas XI Sosial MAN 1 Medan yang masih banyak belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi siswa tentang kompetensi guru dan lingkungan teman sebaya terhadap prestasi belajar ekonomi siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex-post facto. Populasi penelitian berjumlah 176 siswa dengan sampel sebanyak 122 responden yang ditentukan melalui teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan angket skala Likert, sedangkan analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan persamaan regresi Y = 65,937 + 0,155X1 – 0,168X2 + e. Secara parsial, persepsi siswa tentang kompetensi guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar ekonomi dengan thitung 16,390 > ttabel 1,980 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Lingkungan teman sebaya juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar dengan thitung 14,037 > ttabel 1,980 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar ekonomi dengan fhitung 231,251 > ftabel 3,07 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Kontribusi kedua variabel terhadap prestasi belajar sebesar 79,5%. Dengan demikian, persepsi siswa tentang kompetensi guru dan lingkungan teman sebaya berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar ekonomi siswa. Kata Kunci: Persepsi Siswa; Kompetensi Guru; Lingkungan Teman Sebaya; Prestasi Belajar.
PENGARUH MANAJEMEN WAKTU DAN PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 3 MEDAN T.A 2025/2026 Simeon Adrian Simatupang; Charles Fransiscus Ambarita
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6258

Abstract

Abstract: This study discusses the suboptimal economic learning achievement of eleventh-grade students at SMA Negeri 3 Medan. The purpose of the study was to determine the effect of time management and parental attention on students' economic learning achievement. The study used a quantitative approach with an ex-post facto type. The study population was 288 students, with a sample of 167 students selected using the Slovin formula through the Simple Random Sampling method. The results showed a multiple linear regression equation, namely Y = 30.294 + 0.384X? + 0.508X? + e. Partially, time management and parental attention had a positive and significant effect on students' economic learning achievement. Simultaneously, both variables also had a positive and significant effect on learning achievement. The coefficient of determination (R²) value of 0.810 indicated that 81% of learning achievement was influenced by time management and parental attention, while 19% was influenced by other factors outside the study. Thus, it can be concluded that time management and parental attention had a positive and significant effect on students' economic learning achievement at eleventh-grade students at SMA Negeri 3 Medan. Keywords: Time Management; Parental Attention; Learning Achievement; Economics Learning; Quantitative Research; Ex-Post Facto; Senior High School Students. Abstrak: Penelitian ini membahas prestasi belajar ekonomi siswa kelas XI di SMA Negeri 3 Medan yang belum optimal. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh manajemen waktu dan perhatian orang tua terhadap prestasi belajar ekonomi siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis ex-post facto. Populasi penelitian berjumlah 288 siswa, dengan sampel sebanyak 167 siswa yang dipilih menggunakan rumus Slovin melalui metode Simple Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan persamaan regresi linear berganda yaitu Y = 30,294 + 0,384X? + 0,508X? + e Secara parsial, manajemen waktu dan perhatian orang tua berpengaruh positif serta signifikan terhadap prestasi belajar ekonomi siswa. Secara simultan, kedua variabel juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,810 menunjukkan bahwa 81% prestasi belajar dipengaruhi oleh manajemen waktu dan perhatian orang tua, sedangkan 19% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa manajemen waktu dan perhatian orang tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar ekonomi siswa kelas XI di SMA Negeri 3 Medan. Kata Kunci: Manajemen Waktu; Perhatian Orang Tua; Prestasi Belajar; Pembelajaran Ekonomi; Penelitian Kuantitatif; Ex-Post Facto; Siswa Sekolah Menengah Atas.
PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN KONTROL DIRI TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF SISWA PADA KELAS XI SMA NEGERI 20 MEDAN TAHUN AJARAN 2025/2026 Fitri Novi Yanti Munthe; Charles Fransiscus Ambarita
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6284

Abstract

Abstract: This research was motivated by the high level of consumptive behavior among class XI students at SMA Negeri 20 Medan, which is characterized by the habit of purchasing goods based on wants, following trends, and being less able to distinguish between needs and wants. The purpose of this study was to determine the influence of financial literacy and self-control on the consumptive behavior of class XI students at SMA Negeri 20 Medan. This study used a quantitative approach with an ex-post facto research design. The population in this study consisted of 155 class XI students at SMA Negeri 20 Medan. The sampling technique used was total sampling, so the entire population was used as the research sample. Data collection techniques were carried out through observation, documentation, and questionnaires using a Likert scale. The data analysis technique used was multiple linear regression.The results of the study showed the regression equation: Y = 40.433 – 0.053X1 – 0.037X2. Based on partial hypothesis testing, financial literacy (X1) had a negative and significant effect on students’ consumptive behavior (Y) with a tcount value of 2.486 > ttable 1.655 and a significance value of 0.014 < 0.05. Self-control (X2) also had a negative and significant effect on students’ consumptive behavior (Y) with a tcount value of 2.085 > ttable 1.655 and a significance value of 0,039< 0.05. Simultaneously, financial literacy and self-control had a significant effect on students’ consumptive behavior with an Fcount value of 60.486 > Ftable 3.06 and a significance value of 0.000< 0.05. The coefficient of determination (R²) showed that financial literacy and self-control contributed 64.4% to students’ consumptive behavior, while the remaining 35.6% was influenced by other variables outside this study. Based on the results of this study, it can be concluded that financial literacy and self-control have a negative and significant effect on the consumptive behavior of class XI students at SMA Negeri 20 Medan. Keywords: Financial Literacy, Self-Control, Consumptive Behavior.   Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya perilaku konsumtif siswa kelas XI SMA Negeri 20 Medan yang ditandai dengan kebiasaan membeli barang berdasarkan keinginan, mengikuti tren, serta kurang mampu membedakan kebutuhan dan keinginan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan dan kontrol diri terhadap perilaku konsumtif siswa pada kelas XI SMA Negeri 20 Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex-post facto. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 155 siswa kelas XI SMA Negeri 20 Medan. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan angket dengan skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda.Hasil penelitian menunjukkan persamaan regresi yaitu: Y = 40,433 – 0,053X1 – 0,037X2. Berdasarkan uji hipotesis secara parsial menunjukkan bahwa literasi keuangan (X1) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif siswa (Y) dengan nilai thitung sebesar 2,486 > ttabel 1,655 dan nilai signifikansi 0,014 < 0,05. Kontrol diri (X2) juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif siswa (Y) dengan nilai thitung sebesar 2,085 > ttabel 1,655 dan nilai signifikansi 0,039 < 0,05. Secara simultan, literasi keuangan dan kontrol diri berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif siswa dengan nilai Fhitung 60,486 > Ftabel 3,06 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil koefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa literasi keuangan dan kontrol diri memberikan pengaruh sebesar 64,4% terhadap perilaku konsumtif siswa, sedangkan sisanya 35,6% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa literasi keuangan dan kontrol diri berpengaruh negatif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif siswa pada kelas XI SMA Negeri 20 Medan. Kata Kunci: Literasi Keuangan, Kontrol Diri, Perilaku Konsumtif.
PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS X SMA NEGERI 10 MEDAN TAHUN AJARAN 2025/2026 Marsanda Hutagalung; Charles Fransiscus Ambarita
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6328

Abstract

Abstract: This research is motivated by the low learning achievement of class X students in Economics at SMA Negeri 10 Medan, many of whom have not yet reached the Minimum Completion Criteria (KKM). The purpose of this study is to determine the influence of the family environment and learning facilities on students’ achievement in Economics. A quantitative approach with an ex-post facto design was used. The population comprised 252 class X students, with a sample of 154 respondents selected by simple random sampling. Data were collected through observation, interviews, documentation, and Likert-scale questionnaires. Data analysis used multiple linear regression. The results show the regression equation Y = a + b1X1 + b2X2. Partial hypothesis tests indicate the family environment has a positive and significant effect on Economics achievement (tcount > ttable; p < 0.05). Partially, learning facilities also have a positive and significant effect (tcount > ttable; p < 0.05). Simultaneous testing shows both variables jointly have a positive and significant effect on Economics achievement (Fcount > Ftable; p < 0.05). The combined influence of family environment and learning facilities on Economics achievement is 62%, while the remaining 38% is explained by other variables not examined in this study. Thus, there is a positive and significant influence of family environment and learning facilities on the Economics achievement of grade 10 students at SMA Negeri 10 Medan. Keywords: Family Environment, Learning Facilities, Economics Learning Achievement   Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Ekonomi kelas X di SMA Negeri 10 Medan yang masih banyak belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh lingkungan keluarga dan fasilitas belajar terhadap prestasi belajar ekonomi siswa. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan jenis ex-post facto. Populasi 252 siswa kelas X, sampel 154 responden menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket skala Likert. Analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan persamaan regresi Y = a + b1X1 + b2X2. Uji hipotesis parsial menunjukkan lingkungan keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar ekonomi (thitung > ttabel; sig. < 0,05). Secara parsial fasilitas belajar juga berpengaruh positif dan signifikan (thitung > ttabel; sig. < 0,05). Uji simultan menunjukkan kedua variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar ekonomi (Fhitung > Ftabel; sig. < 0,05). Pengaruh lingkungan keluarga dan fasilitas belajar terhadap prestasi belajar ekonomi sebesar 62%, sedangkan 38% dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti. Dengan demikian, terdapat pengaruh positif dan signifikan antara lingkungan keluarga dan fasilitas belajar terhadap prestasi belajar ekonomi siswa kelas X SMA Negeri 10 Medan. Kata Kunci: Lingkungan Keluarga, Fasilitas Belajar, Prestasi Belajar Ekonomi
PENGARUH DISIPLIN BELAJAR DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI SMAN 13 MEDAN T.A 2025/2026 Vailimlim Simamora; Charles Fransiscus Ambarita
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 4 (2026): August 2026 (1)
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i4.6795

Abstract

This study aims to analyze the effect of learning discipline and learning independence on the economic learning achievement of 11th-grade students at SMAN 13 Medan in the 2025/2026 academic year. The study uses a quantitative approach with an ex-post facto method. The population of the study includes all 11th-grade students consisting of four classes, with a sample of 105 students selected using simple random sampling. Data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression with the help of SPSS version 26. The results of the study show the regression equation Y = 60.410 + 0.246X₁ + 0.174X₂ + e. Partially, learning discipline has a positive and significant effect on academic achievement with a t-count value = 5.995 > t-table = 1.659 and significance 0.000 < 0.05. Learning independence also has a positive and significant effect on academic achievement with a t-count value = 4.154 > t-table = 1.659 and significance 0.000 < 0.05. Simultaneously, learning discipline and independence. Simultaneously, study discipline and learning independence have a positive and significant effect on academic achievement, with a calculated F value of 125.185 > table F of 3.09 and a significance of 0.000 < 0.05. These two variables contribute 71.1% to academic achievement, while 28.9% is influenced by other factors outside the study. Thus, study discipline and learning independence positively and significantly affect the economics learning achievement of 11th grade students at SMAN 13 Medan