Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Faktor Prioritas Pengembangan Kawasan Wisata Pantai Teluk Lombok Desa Sangkima Kecamatan Sangatta Selatan Melalui Konsep Community Based Tourism (CBT) Muhammad Ilham Febrian Nuur; Ariyaningsih Ariyaningsih; Nadia Almira Jordan
Ruang Vol 9, No 2 (2023): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ruang.9.2.103-109

Abstract

Salah satu objek wisata di Kabupaten Kutai Timur yang sekarang masih kurang diketahui oleh banyak masyarakat luar daerah namun memiliki potensi ialah Pantai Teluk Lombok . Pantai Teluk Lombok memiliki beberapa daya tarik yang dapat dikembangkan yaitu keindahan alam seperti pasir kuning, biota terumbu karang, dan dermaga yang menjorok ke laut sebagai tempat bersantai. Berdasarkan wawancana dengan masyarakat sekitar diketahui bahwa wisata ini masih dikelola secara swadaya oleh masyarakat, sehingga dapat menjadi salah satu sumber pendapatan bagi masyarakat. Sampai tahun 2020 belum adanya program dan pembinaan pemerintah yang dilakukan untuk meningkatkan jumlah pengunjung wisata yang nantinya dapat berdampak terhadap pengembangan kawasan wisata dan kurangnya pengelolaan juga pemberdayaan masyarakatnya dari dari segi promosi serta organisasi menjadikan wisatawan semakin lama semakin berkurang . Satu-satunya hiburan pada kawasan Pantai Teluk Lombok adalah berupa banana boat, yang dapat ditemukan di objek wisata lain dan tidak mencirikan karakteristk spesifik dari pantai tersebut. Belum adanya karakteritik hiburan yang unik dan berbeda dari wisata lain, sehingga manajemen promosi yang dilakukan belum maksimal. Adapun tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis Faktor Prioritas Pengembangan Kawasan Wisata Pantai Teluk Lombok Desa Sangkima Kecamatan Sangatta Selatan Melalui Konsep Community Based TourismĀ  (CBT). Penelitian ini menggunakan Analisis Delphi untuk menentukan faktor-faktor prioritas perkembangan wisata berbasis Community Based Tourism (CBT). Hasil dari analisis Delphi ini ialah terdapat 9 faktor prioritas dimana terdiri dari ekonomi, sosial, lingkungan, atraksi, dukungan pemerintah, dukungan komunitas lokal, sarana prasarana, pemanfaatan dana dan citra kawasan. Faktor ini selanjutnya diskoring berdasarkan tingkat kepentingannya. Didapatkanlah Terdapat tujuh skala prioritas yang didapatkan melalui hasil skoring, untuk prioritas pertama faktor yang harus dikembangkan ekonomi dan peningkatan sarana prasarana, kedua lingkungan, ketiga dukungan pemerintah, keempat atraksi, kelima dukungan komunitas lokal, keenam pemanfaatan dana dan ketujuh citra kawasan.Kata kunci: Community Based Tourism, Analisis Delphi,Wisata Pantai
Pemetaan Kawasan Wilayah Rawan Banjir di Kelurahan Mugirejo, Kota Samarinda Aria Nugraha, Difa; Pratiwi Ashta , Dwinsani; Kharisma Kadri, Mohtana; Ariyaningsih , Ariyaningsih
COMPACT: Spatial Development Journal Vol 3 No 1 (2024): COMPACT
Publisher : Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/compact.v3i1.1132

Abstract

Flooding is a common problem in Mugirejo Subdistrict, Samarinda City. The floods are caused by illegal mining activities in the area, making Mugirejo Subdistrict part of a high flood disaster class with a potential flood hazard area of 582 hectares, representing 18.34% of the flood-prone area in Sungai Pinang District. This study aims to map flood-prone areas in Mugirejo Subdistrict using secondary data collection methods, which involve quantitative data such as the basic physical SHP data of Mugirejo Subdistrict. This data is then analyzed using spatial analysis with the overlay method from the basic physical data. The data will be used to create a map of flood-prone areas and to assess the impact on population aspects, public facilities, road and drainage infrastructure, as well as disaster management in Mugirejo Subdistrict, with results indicating that 1149.71 hectares are flood-prone areas.
Upaya Adaptasi Struktural Untuk Mengurangi Risiko Dan Dampak Banjir Di Kawasan Rawan Bencana Banjir Kelurahan Damai Bahagia Kota Balikpapan Cahyani, Anggi Dwi; Kadri, Mohtana Kharisma; Ariyaningsih; Mustofa , Umar
COMPACT: Spatial Development Journal Vol 3 No 1 (2024): COMPACT
Publisher : Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/compact.v3i1.1145

Abstract

In 2022, the city of Balikpapan experienced 32 flood disasters spread across all sub-districts in Balikpapan City (BPS, 2023). The subdistrict that experienced the most flood disasters was South Balikpapan Subdistrict, where in this subdistrict there were 36 floods from 2020 to 2021. In this subdistrict, the subdistrict with a flood disaster in 2022 was Damai Bahagia Subdistrict. There have been efforts made by the government to deal with flooding, but this has not completely overcome the risk of flooding that occurs. For this reason, further research is needed in formulating effective structural adaptation efforts to reduce the risk and impact of flood disasters in Damai Bahagia Village. In this research, data collection was carried out using primary and secondary surveys, while the analysis method was carried out using content analysis and triangulation. From the results of the analysis, the factors that cause flooding and the structural adaptation efforts that have been carried out to deal with the flood disaster that occurred in Damai Bahagia Village were obtained. Then these results are used to formulate structural adaptation efforts to reduce the impact and risk of flood disasters in flood-prone areas of Damai Bahagia Village.
Peningkatan Penguasaan Konsep Matematika Melalui Pendekatan Saintifik Ahmad Sofi Yullah; Nur Azizah; Ariyaningsih Ariyaningsih
Kegiatan Positif : Jurnal Hasil Karya Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2024): Desember : Kegiatan Positif : Jurnal Hasil Karya Pengabdian Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/kegiatanpositif.v2i4.1388

Abstract

The purpose of the research is to provide training and enhance students' understanding of mathematical concepts. The methods used in this activity are direct practical methods and lecture methods. The service was conducted at SDN 2 Kembiritan Jl. Raya Pandan. RT / RW: 1 / 7, Dusun Temurejo, Kembiritan, Kec. Genteng, Kabupaten Banyuwangi, East Java 68465. The implementation of community service activities at SDN 2 Kembiritan was carried out in several stages, namely preparation, execution, and closure. The results of the community service showed that strengthening mathematical concepts with a scientific approach can enhance students' understanding of mathematical concepts. This was proven by the test results, which showed an improvement after the scientific approach was applied.