Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Game Edukasi Berbasis Quantum Learning Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Alfian Nur Rohmat; Supriyono Supriyono; Wharyanti Ika Purwaningsih
Jurnal MathEducation Nusantara Vol 6, No 1 (2023): January 2023
Publisher : Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jmn.v6i1.292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran game edukasi berbasis quantum learning untuk meningkatkan minat belajar siswa. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui kelayakan produk berdasarkan kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation). Penelitian ini dilaksanakan di SMP IT Logaritma Karanganyar tahun pelajaran 2022/2023 dengan subjek siswa kelas VIII A berjumlah 22 siswa. Teknik pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan angket dan tes. Teknik analisis data menggunakan uji kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa media pembelajaran game edukasi berbasis quantum learning dikatakan valid berdasarkan persentase sebesar 90% dari ahli media dan persentase sebesar 89,28% dari ahli materi. Memenuhi kriteria kepraktisan diperoleh dari hasil penilaian angket respon siswa dengan persentase 73,06% yang memenuhi kriteria praktis. Memenuhi kriteria efektif berdasarkan penilaian tes hasil belajar dengan persentase ketuntasan sebesar 81,8% yaitu melebihi standar ketuntasan sebesar 75% dan hasil penilaian angket minat belajar siswa diperoleh nilai gain sebesar 0,33 dengan kriteria keefektifan sedang. Berdasarkan hasil penelitian dapat dikatakan bahwa media pembelajaran game edukasi berbasis quantum learning untuk meningkatkan minat belajar layak digunakan.
Pengembangan E-Modul Matematika Berbantuan Canva Untuk Meningkatkan Pemahaman Materi Pada Siswa Sma Yunita Maulina; Supriyono Supriyono; Dita Yuzianah
Konstanta : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 1 No. 4 (2023): Desember : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/konstanta.v1i4.1419

Abstract

The aim of the research is to develop learning media in the form of electronic modules that are suitable for high school students to use. The development of this e-module product also aims to improve understanding of the material. This type of research is included in research and development. The research stages using the ADDIE model consist of: (1) needs analysis and material analysis stage, (2) design stage for making e-modules, (3) development stage by carrying out material validation and media validation, (4) implementation stage by carrying out tests extensive and limited testing, (5) evaluation stage. The research subjects for the limited test were 7 students of class XI IPS 2 and the broad test involved 36 students of class XI IPS 3. The data collection technique used was observation and using questionnaires and tests. The research data analysis technique goes through stages: (1) validity analysis, (2) practicality analysis, (3) effectiveness analysis, (4) gain test. The research results show that the e-module developed is suitable for use and can be said to be able to improve understanding of the material. Based on the research results, it shows that: (1) the average media expert score is 3.504 in the "very valid" category and the average material expert score is 3.22 in the "valid" category, (2) student questionnaire responses in limited trials with an average of an average of 3.14 is included in the "practical" category and the test response is broad with an average of 3.42 and is included in the "very practical" category, (3) the calculation of learning completeness reaches 75%, which is included in the "good" criteria, (4) The average gain test score was 0.5367 in the "medium" category.
Analisis Kemampuan Literasi Matematika Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Ditinjau dari Rasa Ingin Tahu Siswa Sahid Fidianto; Supriyono Supriyono; Wharyanti Ika Purwaningsih
JLEB: Journal of Law, Education and Business Vol 1, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v1i2.1159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa dalam menyelesaikan masalah matematika ditinjau dari rasa ingin tahu. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 2 Mirit tahun pelajaran 2022/2023 dengan jumlah 6 siswa. Teknik yang digunakan dalam pengambilan subjek adalah purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket, lembar tes dan pedoman wawancara. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes, wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Analisis data kualitatif menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, kemampuan literasi matematika siswa dengan rasa ingin tahu tinggi telah memenuhi keempat indikator kemampuan literasi matematika yang terlihat dari siswa mampu memahami dan merumuskan masalah nyata dalam soal berupa menyebutkan apa yang diketahui dan ditanyakan, mampu menggunakan dan menerapkan matematika berupa menggunakan metode yang dianggap efektif, mampu menafsirkan solusi berupa menjelaskan kesimpulan jawaban yang didapat dan mampu mengevaluasi solusi berupa mengecek kembali pekerjaan. Kedua, kemampuan literasi matematika siswa dengan rasa ingin tahu sedang mencapai indikator ketiga yang terlihat dari siswa mampu memahami dan merumuskan masalah nyata dalam soal berupa menyebutkan apa yang diketahui dan ditanyakan, mampu menggunakan dan menerapkan matematika dalam soal berupa menggunakan metode yang dianggap efektif, dan mampu menafsirkan solusi berupa menjelaskan kesimpulan jawaban yang didapat. Ketiga, kemampuan literasi matematika siswa dengan rasa ingin tahu rendah hanya mampu mencapai indikator pertama yang terlihat dari siswa mampu memahami dan merumuskan masalah nyata dalam soal berupa menyebutkan apa yang diketahui dan ditanyakan.