Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Alat Pengukur Deviasi pada KWH Meter 3 Fasa berbasis PZEM 0047 dan Flame Sensor Indra Ferdiansyah; Epyk Sunarno; Putu Agus Mahadi Putra; Brilianti Qori' Avrila
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 9, No 1 (2021): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v9i1.1128

Abstract

In the maintenance of Measuring and Limiting Devices (APP) by replacing the kWh Meter on the old kWh meter, as well as P2TL efforts to examine customers who have the potential to commit violations or lack of billing in adjusting electricity rates. In this operation an error / deviation check will be performed on the kWh meter to determine the feasibility of the kWh meter. So far, the measurement of deviation on the kWh Meter 3 Phase is done manually so that it is considered less effective. With this deviation gauge kwh meter 3 phase measurement, meter change officers and P2TL field officers will be able to help in measuring the deviation in the 3 phase kWh meter. This tool reads the power of the kWh meter through the display of the led impulse indicator, then compares it with the power measurement using the metering module at the same time so that the deviation can be detected whether more or less from the meter class, because the measurement standards are based on the meter class. The results obtained from testing on a kWh meter with a grade of 0.5, obtained a deviation of less than 0.5 percent, which means the kWh meter is good because it is still awake in its class according to SPLN No.96 of 1993.Keywords: Deviation, Kwh Meter, Maintaining APP, P2TL 
Perancangan Dan Implementasi DC-DC Bidirectional Converter Dengan Sumber Energi Listrik Dari Panel Surya Dan Baterai Untuk Pemenuhan Kebutuhan Daya Listrik Beban lucky pradigta setiya raharja; Rachma Prilian Eviningsih; Indra Ferdiansyah; Diah Septi Yanaratri
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 7, No 2 (2019): Vol 7, No 2 (2019): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v7i2.709

Abstract

Perkembangan teknologi di bidang energi terbaharukan semakin berkembang mengingat kebutuhan energy listrik terus meningkat. Salah satu yang berkembang adalah Pembangkit Listrk Tenaga Surya (PLTS) yang menggunakan panel surya. Perkembangan PLTS tersebut tidak lepas peran dari Power Electronic Converteryang digunakan untuk proses pengolah energi listrik dari panel surya untuk memenuhi kebutuhan daya listrik beban. Salah satu sistem yang digunakan adalah beban langsung bersumber dari PLTS. Dengan system tersebut ada kondisi dimana PLTS mampu menyediakan daya listrik ke beban bahkan memungkinkan daya dari PLTS bisa lebih dan kondisi dimana PLTS tidak mampu menyediakan daya listrik ke beban dikarenakan kondisi dari energi dari sinar matahari. Pada saat daya dari PLTS berlebih maka akan disalurkan untuk proses penyimpanan pada baterai. Pada saat PLTS tidak mampu memenuhi daya listrik beban maka sumber energi listrik akan diambil dari baterai. Pada proses tersebut memerlukan converter sehingga dapat mengolah daya listrik. DC–DC Bidirectional Converter digunakan dalam sistem ini untuk memenuhi proses pengaturan daya hasil dari PLTS. DC–DC Bidirectional Converter merupakan 1 konverter yang bisa menjadi 2 fungsi Mode Buck dan Mode Boost Mode Buck digunakan pada saat ada daya lebih untuk proses pengisian baterai. Mode Boost digunakan bila beban mendapat daya dari baterai. . Kata kunci : PLTS, DC-DC Bidirectional, Panel Surya, Baterai
Sistem Kendali Kecepatan Motor pada Mobile Robot Menggunakan PID dan Analisis Disturbance Berbasis Disturbance Observer Bayu Sandi Marta; Indra Ferdiansyah; Fernando Ardila
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 6, No 2 (2018): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v6i2.461

Abstract

Mobile robot's ability to maintain its speed is very important. When the robot is running and there is disturbance from outside system that affect the robot, causing the speed of the robot becomes unstable. For it is necessary to add a mechanism that is able to make the robot keep pace, one of them by giving control. This research will be built a speed control system on a mobile robot. The speed control system aims to improve performance and stability robot speed by minimizing the effect of unmeasured disturbances from outside the robot eg mechanical changes such as granting a load that can cause changes in the behavior of the system so that the necessary arrangements back to the control system. In this control system used control Proportional, Integral, Derivative (PID) and the analysis of disturbance based Disturbance Observer (DOB). PID control functions to improve motor performance robot. While DOB functions to analyze the disturbance from outside robot. The results of the implementation of the Disturbance Observer to PID control produce average root mean square error value of the reference value for the speed of 19.59 rpsfor right motor and left motor is 16.66 rps. While the average root mean square error of the reference value with PID control without Disturbance Observer on the right motor is 24.47 rps and the left motor is 18.89 rps. Keywords :
PERENCANAAN KONVERTER DAYA PADA SISTEM PENGADAAN AIR BERSIH SUMBER AIR SURUPAN DUSUN BOLO DESA KEBON AGUNG KEC KEBON AGUNG KAB PACITAN DENGAN PEMANFAATAN ENERGI BARU TERBARUKAN indra Ferdiansyah; Eka Prasetyono; Syechu Dwitya Nugraha; Gigih Prabowo; Ony Asrarul Qudsi; Lucky Pradigta; Farid Dwi Murdianto; Dimas Okky; Diah Septi Yanaratri; M Chaninul Fuad
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4: September 2021
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v1i4.176

Abstract

“Sumber Air Surupan” Dusun Bolo Desa Kebon Agung Kecamatan Kebon Agung Kabupaten Pacitan adalah satu daerah di atas perbukitan dengan jarak 15 km dari pusat kota Pacitan. Warga Dusun Bolo Desa Kebon Agung yang paling puncak warga memanfaatkan sumber air yang berada dibagian paling bawah dari jalan yang biasa dilewati sehingga air dari bawah diambil secara manual menggunakan alat seadannya dan dibawah keatas dengan jarak yang cukup jauh dan curam sehingga diperlukan tenaga yang cukup besar dalam proses pengambilan air, sehingga kami memilih daerah tersebut yang kami anggap sangat membutuhkan dan paling cocok untuk aplikasi dari sistem PV dan penyimpanan energi yang kami kembangkan selama ini untuk pengabdian kepada masyarakat. Kami berkolaborasi dengan AKN Pacitan untuk merealisasikan sistem PV dan penyimpan energi ini. Sebelumnya melalui dana pengambdian masyarakat tahun 2020 telah melakukan implementasi pemanfaatan energy baru terbarukan menggunakan PV ini di Dusun Puguh RT 20 / RW 10, Desan Gondosari Kecamatan Punung Kabupaten Pacitan. Namun, sistem yang dipasang saat itu baru mampu bertahan selama satu hari saja jika tidak ada cahaya matahari/pada saat kondisi mendung karena keterbatasan kapasitas sel surya (PV) dan baterai yang dipasang. Keywords: PV Sel Surya, Air Bersih, Pompa air, Kapasitas Sistem
Studi Perencanaan Jembatan Kali Surabaya Pada Akses Tol Sumo Dengan Balok Beton Pratekan Tipe I Girder Indra Ferdiansyah
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1343.594 KB)

Abstract

Dalam tugas akhir ini dilakukan studi perencanaan jembatan kali Surabaya pada  akses tol Surabaya-Mojokerto di Kabupaten Mojokerto dengan balok beton pratekan tipe I girder sebagai struktur utamanya. Jembatan Kali Surabaya mempunyai bentang total yaitu 128,8 m dan lebar 11,15 m, panjang jembatan kali Surabaya dibagi menjadi III bentang yaitu bentang I: 40,60 m, bentang II: 47,60 m, dan bentang III: 40,60 m. Perencanaan ini dimulai dengan pengumpulan data-data teknis yang diperlukan dalam perencanaan. Untuk pembebanan pada jembatan ini menggunakan (Standard pembebanan untuk jembatan) RSNI T-02-2005, SNI T-12-2004 (Perencanaan struktur beton untuk jembatan). Hasil perencanaan besarnya pembebanan pada lantai kendaraan dari perhitungan beban primer didapat berat plat lantai kendaraan: 1608,8 Kg/m, beban sendiri I girder: 2500,5 Kg/m, beban hidup: 2442,9 Kg/m dan beban garis: 12348 kg, sedangkan untuk beban sekunder diperoleh beban angin : 342,1 Kg/m dan akibat gaya rem: 9000 Kg. Besarnya momen maksimum (Mmax) yang terjadi akibat berat sendiri I girder: 708191,6 Kgm, akibat berat lantai kendaraan: 455633 Kgm, akibat berat diafragma: 45239 Kgm,  akibat beban hidup: 838828,6 Kgm, akibat beban angin : 96894,4 Kgm, akibat beban rem: 29700 Kgm. Perencanaan dimensi plat lantai kendaraan diperoleh tebal plat lantai: 20 cm dengan tulangan  pokok: D16 - 150 mm, dan tulangan bagi: D13 – 200 mm. Hasil perhitungan direncanakan I girder sebanyak 6 buah dengan jarak antar girder 185 cm, dimensi I girder didapat tinggi girder 245 cm, tebal badan web 20 cm, lebar flens atas 80 cm, tebal flens atas 20 cm, lebar flens bawah 70 cm, tebal flens bawah 25 cm. I girder dengan panjang L: 47,60 m menggunakan 4 tendon masing-masing terdapat 19 strand. Fo: 1468120 Kg mengalami kehilangan prategang total sebesar 13,49 %, sedangkan lendutan total yang terjadi sebesar 3,792 cm. Semua dimensi yang dipakai memenuhi persyaratan dari beban yang bekerja. Pada perencanaan pondasi digunakan pondasi tiang pancang sebanyak 30 buah dengan  kedalaman 24 meter, diameter 60 cm, selimut beton 45 mm,  menggunakan tulangan pokok 10D13, tulangan spiral D10 - 30 mm. Kata Kunci : Jembatan pratekan, I girder, Akses Tol Sumo
Desain dan Implementasi Pengaturan Kecepatan Motor BLDC Dengan Metode FOC Menggunakan Fuzzy Rizqi Pradhana; Afif Aulia Rahman; Ony Asrarul Qudsi; Indra Ferdiansyah
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 11, No 1 (2023): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v11i1.1524

Abstract

       Motor BLDC banyak digunakan pada bidang otomotif dan industri. Karena memiliki efisiensi tinggi, torsi besar, dan perawatan mudah. Beberapa sistem penggerak yang menggunakan motor BLDC terkadang membutuhkan kecepatan motor yang konstan. Akan tetapi ketika diberi beban lebih maka kecepatan akan menurun. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu pengaturan kecepatan motor agar kecepatan menjadi konstan walaupun diberi beban. Pada paper ini mengusulkan metode FOC dengan menggunakan fuzzy logic controller untuk menjaga performa dan efisiensi motor untuk penggunaan jangka panjang. Kelebihan dari metode yang diusulkan adalah ripple daya yang kecil dan efisiensi yang tinggi. Sistem ini disimulasikan dengan menggunakan MATLAB dan didapatkan hasil eror yang kecil terhadap setting point. hasil yang didapatkan dengan setting point terendah yakni 500 RPM memiliki eror 1.6 % dengan output kontroller sebesar 515 Rpm. Kenaikan step referensi RPM hingga nominal yakni 6000 RPMKata kunci : Back EMF; hall effect sensor; FOC
PENGATURAN KECEPATAN MOTOR BLDC SENSORLESS MENGGUNAKAN FOC Intan Sholikha; Syechu Dwitya Nugraha; Ony Asrarul Qudsi; Era Purwanto; Gigih Prabowo; Indra Ferdiansyah
Power Elektronik : Jurnal Orang Elektro Vol 11, No 2 (2022): POWER ELEKTRONIK
Publisher : Politeknik Harapan Bersama Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/polektro.v12i1.2960

Abstract

Motor BLDC populer di aplikasi alat elektronik dari rumah tangga ke industri karena beberapa kelebihan yang mereka miliki. Namun juga memiliki kekurangan dalam pemasangan sensor yang menyebabkan peningkatan biaya mengemudi motor. Dari masalah ini, penggunaan metode sensorless (menggunakan deteksi tegangan balik EMF) adalah solusi alternatif untuk menentukan pergantian inverter pada motor BLDC, juga menggunakan metode FOC untuk mengurangi kebisingan dan riak torsi pada motor dengan memanfaatkan kontrol PID untuk mempercepat dan menstabilkan kecepatan rotasi secara otomatis. Kinerja sistem telah diuji menggunakan Matlab. Hasil simulasi menunjukkan bahwa metode FOC menggunakan PID dapat meningkatkan respons sistem dinamis dan mengurangi nilai overshoot. Perubahan kecepatan dalam sistem ini telah berhasil mencapai set point 3000 rpm
Application of the Waterfall Method in Creating Payroll Applications Based on Java Netbeans Pratama, Muhamad Bayu Aditya; Hilabi, Shofa Shofia; Ihsan, Mohammad Maftuh; Ferdiansyah, Indra; Nizar, Hafiz Saefun
Jurnal Multimedia dan Teknologi Informasi (Jatilima) Vol. 6 No. 01 (2024): Jatilima : Jurnal Multimedia Dan Teknologi Informasi
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jatilima.v6i01.432

Abstract

This study explores the application of the Waterfall methodology in developing a payroll application based on Java Netbeans. The Waterfall methodology, known for its sequential and linear approach to software development, is implemented to guide the development process of the payroll application. Java Netbeans serves as the development environment for building the application, leveraging its comprehensive features and compatibility with the Java programming language. The study aims to analyze the effectiveness and challenges encountered in employing the Waterfall methodology specifically in the context of developing a payroll application. Through a systematic examination of the development process, this research provides insights into how the Waterfall methodology can be adapted and utilized effectively in the creation of software applications, particularly in the realm of payroll management. The use of Java Netbeans as the development environment provided advantages in using its extensive features and good compatibility with the Java programming language. The findings also highlighted some of the challenges encountered, including possible difficulties in adjusting to changes in application needs or requirements during the linear development process. Overall, however, the application of the Waterfall method in the creation of the Netbeans Java-based payroll application provided a solid foundation for effectively managing the project and producing an application that met user needs.
Optimasi Fuzzy Supervisory Control pada Performa Matrix Converter Drive 3x3 di Empat Kuadran Operasi PURWANTO, ERA; JATI, MENTARI PUTRI; SUMANTRI, BAMBANG; FERDIANSYAH, INDRA; BASUKI, GAMAR
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 9, No 1: Published January 2021
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v9i1.31

Abstract

ABSTRAKTeknologi pengemudian motor dengan efisiensi tinggi serta untuk mencapai empat kuadran operasi menjadi perhatian pada bidang pengemudian elektrik. Matrix converter menjadi alternatif utama konverter drive motor karena keunggulan – keunggulannya. Walaupun matrix converter sebagai drive motor mempunyai kompleksitas tinggi, namun dengan dikombinasikan teknik Indirect Space Vector Modulation (ISVM) dapat menghasilkan kepresisian lebar pulsa modulasi (PWM). Untuk pengendali sistem, diterapkan Fuzzy Supervisory Control (FSC), yang merupakan kendali gabungan, agar kecepatan referensi bisa tercapai. FSC dibandingkan dengan kendali konvensional (PI control) untuk membuktikan keoptimalan performa sistem yang diusulkan. Parameter performa sistem dan Total Harmonic Distortion (THD) dianalisis lebih lanjut. Hasil simulasi menunjukkan bahwa sistem yang diusulkan dapat mencapai Error Steady state (ESS) 0% dan THD lebih kecil.Kata kunci: Matrix converter, ISVM, FSC, motor induksi. ABSTRACTMotor-driving technology with high efficiency and to achieve four quadrants of operation is a concern in the area of electric steering. Matrix converter is the main alternative for motor drive converters because of its advantages. Although the matrix converter as a motor drive has a high complexity, combined with the Indirect Space Vector Modulation (ISVM) technique can produce precision pulse width modulation (PWM). For the system controller, Fuzzy Supervisory Control (FSC) is applied, which is a combined control, so that the reference speed can be achieved. FSC is compared with conventional control (PI control) to prove the optimization of the proposed system performance. System performance parameters and Total Harmonic Distortion (THD) are further analyzed. Simulation results show that the proposed system can reach 0% Error Steady State (ESS) and smaller THD.Keywords: Matrix converter, ISVM, FSC, induction motor.
Analisis Clustering Menggunakan Metode K-Means Pada Kemiskinan Di Jawa Timur Tahun 2020 Ferdiansyah, Indra; Huda, Baenil; Hananto, Agustia; Tukino, Tukino
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10360

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah memecahkan tingkat kemiskinan di jawa timur pada tahun 2020 menggunakan metode clustering, khususnya metode K-Means. Kemiskinan, sebagai permasalahan sosial yang rumit, menjadi fokus penelitian ini, dengan harapan bahwa pengidentifikasi pola-pola mendasar dapat memberikan wawasan berharga untuk perencaan kebijakan pembangunan. Data yang digunakan dalam penelitian mencakup indikator-indikator ekonomi, pendidikan, dan kesehatan yang terkait dengan kemiskinan. Hasil clustering dengan menggunakan tools orange menghasilkan 3 cluster yaitu cluster 1 terdapat 6 kota/kabupaten dengan tingkat angka terendah cluster 2 terdapat 10 kota/kabupaten tingkat kemiskinannya menengah, cluster 3 terdapat 23 kota/kabupaten tingkat kemiskinannya tertinggi