Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Rancang Bangun Ultra Step Up DC to DC Converter Pada Mobil Listrik Wildan Maulana Akbar; Era Purwanto; Indra Ferdiansyah
INOVTEK - Seri Elektro Vol 2, No 2 (2020): INOVTEK Seri Elektro
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ise.v2i2.1333

Abstract

Dunia saat ini sedang mengalami kemajuan teknologi yang sangat pesat meliputi segala bidang yang menyangkut segala sisi kehidupan manusia. Salah satu bidang yang disoroti oleh para peneliti di dunia saat ini adalah pengembangan mobil listrik sebagai suatu upaya untuk meminimalisir penggunaan bahan bakar fosil yang semakin sedikit jumlahnya di alam. Mobil listrik digerakkan oleh motor listrik yang mendapatkan energi listrik dari baterai atau aki. Apabila dalam mobil listrik ini menggunakan penggerak berjenis motor induksi tiga fasa, maka baterai harus menyediakan tegangan sebesar 311 Vdc untuk disalurkan ke inverter tiga fasa menjadi 220 Vac yang nantinya digunakan untuk suplai dari motor induksi tiga fasa. Tujuan dari penelitian ini untuk merancang sistem penaik tegangan menggunakan Ultra Step Up Dc to Dc Converter yang mampu menguatkan tegangan yang ada dalam baterai menjadi 311 Vdc yang mampu dibebani hingga 2kW sehingga dapat meminimalisir penambahan baterai untuk menambah tegangan. Konverter ini juga dilengkapi oleh kontrol logika fuzzy sebagai pengatur tegangan pada sisi keluaran agar berada pada kondisi konstan 311 Vdc.
Pengembangan Kontroler PI Pada SEPIC Berbasis PSIM Safa Aulia Zerlina; Era Purwanto; Indra Ferdiansyah
INOVTEK - Seri Elektro Vol 2, No 3 (2020): INOVTEK Seri Elektro
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ise.v2i3.1445

Abstract

Single Ended Primary Inductace Converter (SEPIC) merupakan converter turunan buck-boost converter di mana converter tersebut dapat menaikkan maupun menurunkan tegangan input namun polaritas tegangan output SEPIC tidak berubah. Di mana polaritas tegangan output buck-boost converter terbalik. Hasil simulasi gelombang pada software PSIM sendiri masih terdapat rise time yang lumayan tinggi sehingga dibutuhkan kontrol untuk menghilangkan rise time dan membuat settling time menjadi lebih singkat. Kontrol yang digunakan merupakan kontrol proporsional dan kontrol integratif. Di mana kontrol proporsional memiliki fungsi untuk memperbaiki transient dan settling time dan kontrol integratif memiliki fungsi untuk membuat error steady state-nya berkurang menjadi 0. Metode yang digunakan adalah metode Ziegler Nichols. Hasil yang didapatkan adalah penggunaan kontrol Proporsional Integratif dapat menghilangkan overshoot pada sistem close-loop, namun settling time yang dibutuhkan cenderung lebih lama yaitu: 0,152 detik jika dibandingkan dengan sistem open-loop yaitu: 0,0754 detik dan lebih banyak ripple yang dihasilkan sehingga perlu dikaji ulang untuk mendapatkan respon yang lebih baik lagi.
Alat Pengukur Deviasi pada KWH Meter 3 Fasa berbasis PZEM 0047 dan Flame Sensor Indra Ferdiansyah; Epyk Sunarno; Putu Agus Mahadi Putra; Brilianti Qori' Avrila
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 9, No 1 (2021): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v9i1.1128

Abstract

In the maintenance of Measuring and Limiting Devices (APP) by replacing the kWh Meter on the old kWh meter, as well as P2TL efforts to examine customers who have the potential to commit violations or lack of billing in adjusting electricity rates. In this operation an error / deviation check will be performed on the kWh meter to determine the feasibility of the kWh meter. So far, the measurement of deviation on the kWh Meter 3 Phase is done manually so that it is considered less effective. With this deviation gauge kwh meter 3 phase measurement, meter change officers and P2TL field officers will be able to help in measuring the deviation in the 3 phase kWh meter. This tool reads the power of the kWh meter through the display of the led impulse indicator, then compares it with the power measurement using the metering module at the same time so that the deviation can be detected whether more or less from the meter class, because the measurement standards are based on the meter class. The results obtained from testing on a kWh meter with a grade of 0.5, obtained a deviation of less than 0.5 percent, which means the kWh meter is good because it is still awake in its class according to SPLN No.96 of 1993.Keywords: Deviation, Kwh Meter, Maintaining APP, P2TL 
Perancangan Dan Implementasi DC-DC Bidirectional Converter Dengan Sumber Energi Listrik Dari Panel Surya Dan Baterai Untuk Pemenuhan Kebutuhan Daya Listrik Beban lucky pradigta setiya raharja; Rachma Prilian Eviningsih; Indra Ferdiansyah; Diah Septi Yanaratri
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 7, No 2 (2019): Vol 7, No 2 (2019): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v7i2.709

Abstract

Perkembangan teknologi di bidang energi terbaharukan semakin berkembang mengingat kebutuhan energy listrik terus meningkat. Salah satu yang berkembang adalah Pembangkit Listrk Tenaga Surya (PLTS) yang menggunakan panel surya. Perkembangan PLTS tersebut tidak lepas peran dari Power Electronic Converteryang digunakan untuk proses pengolah energi listrik dari panel surya untuk memenuhi kebutuhan daya listrik beban. Salah satu sistem yang digunakan adalah beban langsung bersumber dari PLTS. Dengan system tersebut ada kondisi dimana PLTS mampu menyediakan daya listrik ke beban bahkan memungkinkan daya dari PLTS bisa lebih dan kondisi dimana PLTS tidak mampu menyediakan daya listrik ke beban dikarenakan kondisi dari energi dari sinar matahari. Pada saat daya dari PLTS berlebih maka akan disalurkan untuk proses penyimpanan pada baterai. Pada saat PLTS tidak mampu memenuhi daya listrik beban maka sumber energi listrik akan diambil dari baterai. Pada proses tersebut memerlukan converter sehingga dapat mengolah daya listrik. DC–DC Bidirectional Converter digunakan dalam sistem ini untuk memenuhi proses pengaturan daya hasil dari PLTS. DC–DC Bidirectional Converter merupakan 1 konverter yang bisa menjadi 2 fungsi Mode Buck dan Mode Boost Mode Buck digunakan pada saat ada daya lebih untuk proses pengisian baterai. Mode Boost digunakan bila beban mendapat daya dari baterai. . Kata kunci : PLTS, DC-DC Bidirectional, Panel Surya, Baterai
Sistem Kendali Kecepatan Motor pada Mobile Robot Menggunakan PID dan Analisis Disturbance Berbasis Disturbance Observer Bayu Sandi Marta; Indra Ferdiansyah; Fernando Ardila
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 6, No 2 (2018): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v6i2.461

Abstract

Mobile robot's ability to maintain its speed is very important. When the robot is running and there is disturbance from outside system that affect the robot, causing the speed of the robot becomes unstable. For it is necessary to add a mechanism that is able to make the robot keep pace, one of them by giving control. This research will be built a speed control system on a mobile robot. The speed control system aims to improve performance and stability robot speed by minimizing the effect of unmeasured disturbances from outside the robot eg mechanical changes such as granting a load that can cause changes in the behavior of the system so that the necessary arrangements back to the control system. In this control system used control Proportional, Integral, Derivative (PID) and the analysis of disturbance based Disturbance Observer (DOB). PID control functions to improve motor performance robot. While DOB functions to analyze the disturbance from outside robot. The results of the implementation of the Disturbance Observer to PID control produce average root mean square error value of the reference value for the speed of 19.59 rpsfor right motor and left motor is 16.66 rps. While the average root mean square error of the reference value with PID control without Disturbance Observer on the right motor is 24.47 rps and the left motor is 18.89 rps. Keywords :
PERENCANAAN KONVERTER DAYA PADA SISTEM PENGADAAN AIR BERSIH SUMBER AIR SURUPAN DUSUN BOLO DESA KEBON AGUNG KEC KEBON AGUNG KAB PACITAN DENGAN PEMANFAATAN ENERGI BARU TERBARUKAN indra Ferdiansyah; Eka Prasetyono; Syechu Dwitya Nugraha; Gigih Prabowo; Ony Asrarul Qudsi; Lucky Pradigta; Farid Dwi Murdianto; Dimas Okky; Diah Septi Yanaratri; M Chaninul Fuad
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4: September 2021
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v1i4.176

Abstract

“Sumber Air Surupan” Dusun Bolo Desa Kebon Agung Kecamatan Kebon Agung Kabupaten Pacitan adalah satu daerah di atas perbukitan dengan jarak 15 km dari pusat kota Pacitan. Warga Dusun Bolo Desa Kebon Agung yang paling puncak warga memanfaatkan sumber air yang berada dibagian paling bawah dari jalan yang biasa dilewati sehingga air dari bawah diambil secara manual menggunakan alat seadannya dan dibawah keatas dengan jarak yang cukup jauh dan curam sehingga diperlukan tenaga yang cukup besar dalam proses pengambilan air, sehingga kami memilih daerah tersebut yang kami anggap sangat membutuhkan dan paling cocok untuk aplikasi dari sistem PV dan penyimpanan energi yang kami kembangkan selama ini untuk pengabdian kepada masyarakat. Kami berkolaborasi dengan AKN Pacitan untuk merealisasikan sistem PV dan penyimpan energi ini. Sebelumnya melalui dana pengambdian masyarakat tahun 2020 telah melakukan implementasi pemanfaatan energy baru terbarukan menggunakan PV ini di Dusun Puguh RT 20 / RW 10, Desan Gondosari Kecamatan Punung Kabupaten Pacitan. Namun, sistem yang dipasang saat itu baru mampu bertahan selama satu hari saja jika tidak ada cahaya matahari/pada saat kondisi mendung karena keterbatasan kapasitas sel surya (PV) dan baterai yang dipasang. Keywords: PV Sel Surya, Air Bersih, Pompa air, Kapasitas Sistem
Rancang Bangun Kontroler Logika Fuzzy Untuk SEPIC Pada Pengisian Baterai Lead Acid Berbasis SIMULINK Safa Aulia Zerlina; Era Purwanto; Indra Ferdiansyah
INOVTEK - Seri Elektro Vol 3, No 3 (2021): INOVTEK Seri Elektro
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ise.v3i3.2263

Abstract

Single Ended Primary Inductace Converter (SEPIC) merupakan konverter turunan buck-boost converter di mana konverter tersebut dapat menaikkan maupun menurunkan tegangan input namun polaritas tegangan output SEPIC tidak berubah. Di mana polaritas tegangan output buck-boost converter terbalik. Salah satu pengaplikasian SEPIC adalah pada sistem pengisian baterai Lead-Acid 48 volt 45 AH. Hasil simulasi gelombang pada software MATLAB saat kondisi pengisian open-loop masih terdapat ripple di dalamnya. Kontrol yang digunakan saat sistem charging close-loop merupakan kontrol Fuzzy Logic dengan metode yang digunakan adalah metode Mamdani. Hasil yang didapatkan adalah nilai error pada tegangan output sistem close-loop dengan kontrol fuzzy yang lebih kecil yaitu 1, 05 % dari respon kontrol PI dengan error pada tegangan output sebesar 1,56 % dan waktu yang diperlukan untuk mencapai steady state pada sistem dengan kontrol fuzzy lebih singkat sebesar 0,012 detik daripada dengan menggunakan kontrol PI dengan waktu sebesar 0,026 detik
Pengaturan Kecepatan Motor Induksi Tiga Fasa Menggunakan Metode Field Oriented Control (FOC) Pada Mobil Listrik Nibras Syarif Ramadhan; Indra Ferdiansyah; Era Purwanto
INOVTEK - Seri Elektro Vol 3, No 3 (2021): INOVTEK Seri Elektro
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ise.v3i3.2114

Abstract

Terbatasnya bahan bakar fosil mendorong adanya penelitian mengenai energi alternatif. Penggunaan mobil listrik menjadi salah satu solusi memanfaatkan energi alternatif. Dalam penerapannya, mobil listrik dapat digerakkan oleh beberapa jenis motor, salah satunya adalah motor induksi tiga fasa. Motor induksi tiga fasa bekerja dengan sistem coupled yang berarti kumparan medan dan jangkar saling memengaruhi satu sama lain. Interaksi keduanya menghasilkan torsi dan fluks yang mana diperlukan sebuah metode yang dapat mengatur torsi dan fluks secara terpisah agar torsi dapat dimaksimalkan tanpa adanya perubahan fluks. Pada mobil listrik, arus motor dapat berubah tergantung dari medan yang dilalui. Penggunaan metode field oriented control dapat memisahkan komponen torsi dan fluks dengan menggunakan transformasi clarke dan park. Dengan perangkat inverter dan sensor kecepatan akan didapat sinyal RPM, ω, θ yang diolah menjadi Id dan Iq sebagai masukan metode field oriented control. Penelitian dilakukan dengan software matlab pada beban mobil listrik seberat 208 kg. Hasil simulasi menunjukkan sistem dapat mencapai setpoint 1200 RPM dalam waktu 0,04 detik dan memiliki steady state error sebesar 1,08% dengan menggunakan kontrol proporsional dan integral sebagai kontrolernya.
Studi Perencanaan Jembatan Kali Surabaya Pada Akses Tol Sumo Dengan Balok Beton Pratekan Tipe I Girder Indra Ferdiansyah
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1343.594 KB)

Abstract

Dalam tugas akhir ini dilakukan studi perencanaan jembatan kali Surabaya pada  akses tol Surabaya-Mojokerto di Kabupaten Mojokerto dengan balok beton pratekan tipe I girder sebagai struktur utamanya. Jembatan Kali Surabaya mempunyai bentang total yaitu 128,8 m dan lebar 11,15 m, panjang jembatan kali Surabaya dibagi menjadi III bentang yaitu bentang I: 40,60 m, bentang II: 47,60 m, dan bentang III: 40,60 m. Perencanaan ini dimulai dengan pengumpulan data-data teknis yang diperlukan dalam perencanaan. Untuk pembebanan pada jembatan ini menggunakan (Standard pembebanan untuk jembatan) RSNI T-02-2005, SNI T-12-2004 (Perencanaan struktur beton untuk jembatan). Hasil perencanaan besarnya pembebanan pada lantai kendaraan dari perhitungan beban primer didapat berat plat lantai kendaraan: 1608,8 Kg/m, beban sendiri I girder: 2500,5 Kg/m, beban hidup: 2442,9 Kg/m dan beban garis: 12348 kg, sedangkan untuk beban sekunder diperoleh beban angin : 342,1 Kg/m dan akibat gaya rem: 9000 Kg. Besarnya momen maksimum (Mmax) yang terjadi akibat berat sendiri I girder: 708191,6 Kgm, akibat berat lantai kendaraan: 455633 Kgm, akibat berat diafragma: 45239 Kgm,  akibat beban hidup: 838828,6 Kgm, akibat beban angin : 96894,4 Kgm, akibat beban rem: 29700 Kgm. Perencanaan dimensi plat lantai kendaraan diperoleh tebal plat lantai: 20 cm dengan tulangan  pokok: D16 - 150 mm, dan tulangan bagi: D13 – 200 mm. Hasil perhitungan direncanakan I girder sebanyak 6 buah dengan jarak antar girder 185 cm, dimensi I girder didapat tinggi girder 245 cm, tebal badan web 20 cm, lebar flens atas 80 cm, tebal flens atas 20 cm, lebar flens bawah 70 cm, tebal flens bawah 25 cm. I girder dengan panjang L: 47,60 m menggunakan 4 tendon masing-masing terdapat 19 strand. Fo: 1468120 Kg mengalami kehilangan prategang total sebesar 13,49 %, sedangkan lendutan total yang terjadi sebesar 3,792 cm. Semua dimensi yang dipakai memenuhi persyaratan dari beban yang bekerja. Pada perencanaan pondasi digunakan pondasi tiang pancang sebanyak 30 buah dengan  kedalaman 24 meter, diameter 60 cm, selimut beton 45 mm,  menggunakan tulangan pokok 10D13, tulangan spiral D10 - 30 mm. Kata Kunci : Jembatan pratekan, I girder, Akses Tol Sumo
Desain dan Implementasi Pengaturan Kecepatan Motor BLDC Dengan Metode FOC Menggunakan Fuzzy Rizqi Pradhana; Afif Aulia Rahman; Ony Asrarul Qudsi; Indra Ferdiansyah
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 11, No 1 (2023): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v11i1.1524

Abstract

       Motor BLDC banyak digunakan pada bidang otomotif dan industri. Karena memiliki efisiensi tinggi, torsi besar, dan perawatan mudah. Beberapa sistem penggerak yang menggunakan motor BLDC terkadang membutuhkan kecepatan motor yang konstan. Akan tetapi ketika diberi beban lebih maka kecepatan akan menurun. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu pengaturan kecepatan motor agar kecepatan menjadi konstan walaupun diberi beban. Pada paper ini mengusulkan metode FOC dengan menggunakan fuzzy logic controller untuk menjaga performa dan efisiensi motor untuk penggunaan jangka panjang. Kelebihan dari metode yang diusulkan adalah ripple daya yang kecil dan efisiensi yang tinggi. Sistem ini disimulasikan dengan menggunakan MATLAB dan didapatkan hasil eror yang kecil terhadap setting point. hasil yang didapatkan dengan setting point terendah yakni 500 RPM memiliki eror 1.6 % dengan output kontroller sebesar 515 Rpm. Kenaikan step referensi RPM hingga nominal yakni 6000 RPMKata kunci : Back EMF; hall effect sensor; FOC