Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS SOSIOLOGI SASTRA NOVEL PENGANTIN SURGA KARYA NIZAMI GANJAVI DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI SMA Pariyati Pariyati; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 23 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.525 KB)

Abstract

ABSTRAK:Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini adalah nilai pendidikan karakter dalam novel Pengantin Surga karya Nizami Ganjavi dan scenario pembelajarannya di SMA. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca dan teknik catat. Data yang digunakan berupa kutipan langsung dan tidak langsung. Instrumen penelitian ini adalah penulis sendiri sebagai peneliti, kartu pencatat data, dan alat tulisnya. Analisis data dilakukan dengan metode analisisis. Penyajian hasil analisis digunakan metode informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa: (1) unsur instrinsik novel Pengantin Surga karya Nizami Ganjavi meliputi, tema: kisah cinta yang abadi hingga akhir menutup mata. Tokoh utama: Majnun/qays, Layla, dan Syed Omri, tokoh tambahan: ayah Layla, Ibu Majnun, Nawfal, Salim, Ibnu Salam. Alur: flashback. Latar tempat: Goa, Arab, Hutan, Istana, dan padang pasir. Latar waktu: pagi hari, siang hari, sore hari dan malam hari. Sudutpandang yang digunakanadalahsudutpandang persona pertama dan ketiga.(2) Aspek-aspek sosiologi sastra novel Pengantin Surga karya Nizami Ganjavi ada empat, yaitu (a) aspek cinta kasih meliputi: rasa cinta dan sayang yang ditujukan untuk keluarga, teman, orang lain, dan kekasih; (b) aspek kekerabatan meliputi: rasa saling membantu antara seorang teman dan saudara; (c) aspek ekonomi meliputi: kekayaan, harta, dan tahta; (e) aspek pendidikan meliputi: sekolah dan belajar untuk menuntut ilmu. (3) Hubunganantaraspeksosiologisastradalamnovel Pengantin Surga meliputi hubungan antar cinta kasih dengan pendidikan, cinta kasih dan kekerabatan. (4) skenario pembelajaran novel Pengantin Surga karya Nizami Ganjavi di SMA, dengan langkah-langkah: (a) menyampaikan indikator; (b) guru memberikan persepsi; (c) menyajikan informasi kepada siswa; (d) memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya; (e) menciptakan masyarakat belajar, seperti kegiatan kelompok, berdiskusi, Tanyajawab, dan sebagainya; (g) guru dan siswa melakukan refleksi; (h) melakukan penilaian secara objektif.Kata Kunci: Sosiologi Sastra, Pengantin Surga, Skenario Pembelajaran
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENDESKRIPSIKAN DENAH DENGAN METODE FIELD TRIP PADA SISWA KELAS VIII C MTs MA’ARIF 1 GARUNG, WONOSOBO TAHUN AJARAN 2014/2015 Evi Azzafira Honesty; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 21 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.483 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk: (1) penerapan pembelajaran mendeskripsikan denah pada siswa kelas VIII C MTs Ma’arif Garung, Wonosobo tahun ajaran 2014/ 2015 dengan metode field trip, (2) pengaruh penggunaan metode field trip terhadap sikap dan minat siswa kelas VIII C MTs Ma’arif Garung, Wonosobo tahun ajaran 2014/ 2015 dalam pembelajaran mendeskripsikan denah, (3) peningkatan kemampuan mendeskripsikan denah pada siswa kelas VIII C MTs Ma’arif Garung, Wonosobo tahun ajaran 2014/2015 setelah diadakan pembelajaran dengan metode field trip. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik tes dan nontes. Teknik analisis data yang digunakan, teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Teknik penyajian data yang digunakan, teknik penyajian hasil analisis data informal.Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa (1) penerapan pembelajaran mendeskripsikan denah dengan metode field trip dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu siklus I dan siklus II. Pada siklus 1, peneliti mengajak siswa untuk melakukan kegiatan karya wisata dengan mengunjungi wilayah sekitar alun-alun Wonosobo.Pada siklus II, peneliti membagi siswa menjadi beberapa kelompok dalam pelaksanan pembelajaran mendeskripsikan denah dengan metodefield trip; (2) metode field trip mempengaruhi sikap dan minat siswa dalam proses pembelajaran. Hasil penilaian diperoleh kesiapan dalam mengikuti pembelajaran, respon siswa pada saat apersepsi, keseriusan mengamati objek yang akan dideskripsikan pada saat field trip, siswa menunjukkan sikap yang baik, tidak membuat gaduh dan tidak mengganggu teman, dan siswa mengerjakan tugas mendeskripsikan denah dengan serius dan tekun; (3) peningkatan kemampuan mendeskripsikan denah dengan metode field trip dapat dilihat dari hasil tes siswa dari prasiklus hingga siklus II. Pada praskilus diperoleh nilai rata-rata sebesar 53 meningkat menjadi 69,6 pada siklus I dan meningkat menjadi 81,3 pada siklus II.Kata Kunci: keterampilan mendeskripsikan denah, metode field trip.
ANALISIS NILAI RELIGIUS KUMPULAN CERPEN BEGITU YA BEGITU TAPI MBOK JANGAN BEGITU KARYA DANARTO DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PEMBELAJARAN MEMAHAMI STRUKTUR DAN KAIDAH TEKS CERPEN PADA SISWA KELAS XI SMA Prafitri Dayasri; Khabib Sholeh; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 6, No 50 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.136 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi: (1) unsur intrinsik dalam cerpen Takhayul dan Pameran Dosa karya Danarto , (2) nilai-nilai religius dalam cerpen, dan (3) implementasi unsur intrinsik dan nilai-nilai religius dalam cerpen Takhayul dan Pameran Dosa pada pembelajaran memahami struktur dan kaidah teks cerpen pada siswa kelas XI SMA. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik studi pustaka. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Hasil analisis data disajikan dengan teknik informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa, unsur intrinsik cerpen Takhayuldan Pameran Dosa karya Danarto  yaitu tema : masalah kasih sayang sesama makhluk ciptaan Tuhan, tokoh utama : saya dan kyai syukur dan penokohan, alur : maju, latar : waktu, tempat, dan latar sosial, sudut pandang : orang pertama. Nilai religius dalam kedua cerpen ini, terdiri dari hubungan manusia dengan Tuhan : keyakinan terhadap tuhan, berserah diri, bersyukur, mengingat Allah, hubungan manusia dengan manusia dan alam : rasa perhatian terhadap guru, memberi nasihat dalam kebaikan. Implementasi pembelajaran memahami struktur dan kaidah teks cerpen melalui cerpen Takhayul dan Pameran Dosa karya Danarto di SMA tahapan-tahapan penerapannya meliputi: (a) mengidentifikasi topik dan mengorganisasikan siswa dalam kelompoknya masing-masing, (b) merencanakan tugas bersama-sama oleh para siswa dalam kelompoknya masing-masing, (c) melaksanakan investigasi mencari informasi, menganalisis data dan membuat laporan, (d) menyiapkan laporan terakhir, (e) mempresentasikan laporan terakhir, dan (f) evaluasi.   Kata kunci: nilai religius, kumpulan cerpen, implementasi pembelajaran.
KAJIAN FEMINIS CITRA AQIDAH WANITA TOKOH UTAMA DALAM NOVEL GADIS PENGHAFAL AYAT KARYA M. SHOIM HARIS DAN RELEVANSI PEMBELAJARANNYA DI SMA Fauzia Ika Rosiani; Bagiya Bagiya
SURYA BAHTERA Vol 3, No 22 (2015): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.078 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) feminisme citra aqidah wanita tokoh utama dalam novel Gadis Penghafal Ayat karya M. Shoim Haris, (2) relevansi pembelajaran novel Gadis Penghafal Ayat karya M. Shoim Haris Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) feminisme citra tokoh utama wanita novel tersebut terdiri dari citra diri dan citra sosial yaitu: (a) citra diri dapat dilihat secara fisik. Secara fisik yaitu seorang gadis yang cantik jelita dan mempunyai fisik yang sempurna, secara psikis dicitrakan sebagai seorang gadis yang pandai, cerdas, mempunyai daya intelektual tinggi, mempunyai jiwa kepemimpinan, kuat, tegar, berani mengambil resiko, mempunyai jiwa yang menenangkan hati orang lain, penyayang, baik hati, tepat janji, dan berusaha untuk memperjuangkan hak dan cita-citanya, (b) citra sosial tokoh utama wanita dapat dilihat dari citra dalam keluarga dan masyarakat. Dalam keluarga, dicitrakan sebagai anak Kyai yang sudah dewasa, harus segera dinikahkan serta harus mewarisi pesantren yang diasuh oleh orang tuanya; dalam masyarakat dicitrakan sebagai gadis seorang Anak Kyai yang disegani dan dihormati dan gadis yang baik hati serta mempunyai nilai religius yang tinggi. Citra aqidah wanita meliputi: (a) citra aqidah dari aspek shalat yaitu seorang gadis yang tidak pernah meninggalkan shalat lima waktu dan shalat sunnah, (b) citra aqidah dari aspek fadhilah Al-quran dicitrakan sebagai seorang gadis penghafal Al-quran yang selalu berusaha mengkhatamkan hafalannya dalam keadaan apa pun; (2) relevansi pembelajaran novel Gadis Penghafal Ayat karya M. Shoim Haris di SMA dapat dilaksanakan secara optimal dengan model pembelajaran kooperatif (Cooperative Learning) tipe STAD (Student Team Achievement Division). Strategi ini dianggap relevan karena siswa dapat belajar secara mandiri secara berkelompok. Siswa dapat menggali informasi dari anggota kelompok mereka dan guru sebagai fasilitator.Kata kunci: feminisme, citra aqidah wanita, Novel Gadis Penghafal Ayat, pembelajaran.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI DENGAN TEKNIK AKROSTIK DAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 33 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Nanda Putriningsih; Bagiya Bagiya; Nurul Setyorini
SURYA BAHTERA Vol 5, No 48 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.357 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) proses pembelajaran menulis puisi siswa kelas VII SMP N 33 Purworejo; (2) motivasi siswa dalam pembelajaran menulis puisi setelah menggunakan teknik akrostik dan media gambar; (3) hasil peningkatan menulis puisi siswa setelah menggunakan teknik akrostik dan media gambar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tiga tahap penelitian, yaitu prasiklus, siklus I, dan siklus II. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII-F SMP N 33 Purworejo tahun pelajaran 2016/2017. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu teknik tes dan nontes. Selain itu, teknik analisis data yang digunakan, yaitu teknik kuantitatif dan kualitatif. Penulis menggunakan teknik penyajian data dengan teknik informal. Pada penelitian ini taraf keberhasilan siswa dalam menulis puisi minimal 75% dengan KKM 75. Pada hasil penelitian ini ditunjukkan bahwa (1) secara proses adanya peningkatan pelaksanaan pembelajaran pada aspek orientasi keberhasilan, antisipasi kegagalan, inovasi, dan tanggung jawab, (2) peningkatan secara produk dapat dilihat dengan adanya peningkatan nilai menulis puisi siswa pada tahap prasiklus nilai rata-rata siswa dalam menulis puisi 69,13, pada siklus I meningkat menjadi 73,69, dan pada siklus II meningkat menjadi 78,44. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan teknik akrostik dan media gambar dapat meningkatkan keterampilan menulis puisi siswa kelas VII SMP Negeri 33 Purworejo tahun pelajaran 2016/2017. Kata kunci: keterampilan menulis puisi, teknik akrostik, media gambar
Analysis of Hypnoselling Linguistic Encoding Forms in Online Promotion Copywrting Techniques Nurul Setyorini; Kadaryati Kadaryati; Bagiya Bagiya
Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 1 (2020): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Volume 4 Nomor 1, Juni 2020
Publisher : LPPM State University of Jakarta (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan LPPM Universitas Negeri Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.366 KB) | DOI: 10.21009/AKSIS.040106

Abstract

This study is a type of qualitative research. It is called qualitative because the data collection procedure uses written words. The researcher of this study uses words to represent, describe, and compare data. Data analysis method used is content analysis of written communication. The content analysis method is applied because the unit of analysis used is in the form of words, phrases, and sentences in the copywriting text. The findings of this study utilize particular forms of words, phrases, and clauses, such as: free, bonus, secret offers from us, want to start a business but confused where to start, are you still confused learning graphic design or engineering design on the internet, what goods can be sold with 200,000 profit, do not have products to sell, minimal capital so you cannot stock products, and do not have selling skills. Abstrak Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini dinamakan kualitatif karena prosedur pengambilan data menggunakan kata-kata tulisan. Peneliti dalam penelitian ini menggunakan kata-kata untuk menggambarkan data, mendeskripsikan data, dan membandingkan data. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis isi komunikasi tulis. Metode analisis isi digunakan, sebab unit analisis yang digunakan berupa kata, frasa, dan kalimat pada teks copywriting. Hasil temuan pada penelitian ini memanfaatkan bentuk-bentuk kata, frasa, dan klausa tertentu, seperti: gratis, bonus, penawaran rahasia dari kami, Mau mulai berbisnis tapi bingung mulai dari mana, kamu masih bingung belajar desain grafis atau desain teknik di internet, Jual barang apa yang untung per packnya 200 000, dan tidak punya produk yang akan dijual, modal minim sehingga tidak bisa stok produk, dan tidak punya keahlian berdagang. Kata kunci: enkode, linguistik, copywriting, hypnoselling
NILAI MORAL DALAM TOKOH UTAMA FILM AJARI AKU ISLAM SUTRADARA DENI PUSUNG DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KELAS XI SMA Agus Susanto; Bagiya Bagiya
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 5, No 1 (2021): JURNAL LITERASI APRIL 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.839 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v5i1.3581

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur intrinsik film Ajari Aku Islam sutradara Deni Pusung; (2) nilai moral film Ajari Aku Islam sutradara Deni Pusung; (3) rencana pelaksanaan pembelajaran dengan materi nilai moral film Ajari Aku Islam sutradara Deni Pusung di kelas XI SMA. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa (1) unsur intriksik dalam film Ajari Aku Islam sutradara Deni Pusung meliputi tema; tokoh dan penokohan; alur; latar; amanat; akting; dialog; (2) nilai moral dalam film Ajari Aku Islam meliputi (a) hubungan manusia dengan Tuhan, yaitu beribadah (salat, berdoa dan membaca Alquran); (b) hubungan antara manusia dengan diri sendiri, yaitu jujur, percaya diri, bertanggung jawab dan bermimpi yang tinggi; dan (c) hubungan manusia dengan manusia lain, yaitu berbagi dengan sesama, merawat orang tua, bekerja sama serta gotong royong dan saling menolong. (3) rencana pelaksanaan pembelajaran dengan materi nilai moral pada film Ajari Aku Islam di kelas XI SMA terdiri dari menyampaikan materi tentang unsur intrinsik drama dan nilai-nilai yang terdapat dalam karya sastra; melakukan pemutaran film Ajari Aku Islam, mengidentifikasi dan menganalisis unsur intriksik dan nilai moral pada film Ajari Aku Islam secara berkelompok; membimbing peserta didik untuk mendiskusikan hasil diskusi setiap kelompok dengan kelompok lain; memberikan kesempatan peserta didik untuk melaporkan hasil pekerjaan.Kata kunci: unsur intrinsik, nilai moral, rencana pelaksanaan pembelajaran
PEMBELAJARAN MENGENAL, MENULIS, DAN MENERBITKAN PUISI BERMUATAN NILAI UTAMA KARAKTER REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DENGAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME Nurul Setyorini; Kadaryati Kadaryati; Bagiya Bagiya
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i1.5786

Abstract

Ada tiga karakter utama era revolusi industri 4.0 antara lain: inovasi, otomasi dan transfer informasi. Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menjelaskan Terdapat tiga hasil penelitian yang akan dibahas pada bagian ini, yaitu1 (1) penerapan nilai karakter utama era revolusi industri 4.0 dengan pendekatan konstruktivisme melalui pembelajaran mengenal puisi bagi mahasiswa di perguruan tinggi, (2) penerapan nilai karakter utama era revolusi industri 4.0 dengan pendekatan konstruktivisme melalui pembelajaran mencipta puisi bagi mahasiswa di perguruan tinggi, (3) penerapan nilai karakter utama era revolusi industri 4.0 dengan pendekatan konstruktivisme melalui pembelajaran menerbitkan puisi bagi mahasiswa di perguruan tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan proses pembelajaran nilai pendidikan karakter melalui pembelajaran puisi bagi mahasiswa perlu memperhatikan empat tahapan meliputi, (1) memilih materi, (2) memilih sumber belajar, (3) memilih objek puisi, (4) memilih model pembelajaran, dan (5) penerapan nilai karakter utama era revolusi industri 4.0 dengan pembelajaran. Kedua, dengan memperhatikan enam tahapan pembelajaran puisi maka dosen dan mahasiswa sudah mengintegrasikan nilai-nilai karakter 4.0 dalam pembelajaran puisi, baik inovasi, otomasi dan transfer informasi. Kata kunci: nilai karakter, revolusi 4.0, puisi.
ANALISIS KEARIFAN LOKAL NOVEL BIDADARI BERMATA BENING KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI KELAS XII SMA Murni Cahyani; Kadaryati Kadaryati; Bagiya Bagiya
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 1 No. 1 (2019): JURNAL GENRE (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v1i1.1066

Abstract

This research aims to describe: (1) intrinsic elements; (2) local wisdom contained in the novel Bidadari Bermata Bening by Habiburrahman El Shirazy; (3) the plan to implement the learning of Bening Edged Bening novel by Habiburrahman El Shirazy in class XII of SMA. This research is a qualitative descriptive study. The results of this study concluded that (1) the intrinsic elements of the Bidadari Bering Bening novel, namely (a) themes: the major themes of the story of a woman's struggle in sustaining life, minor themes include, matchmaking, self-esteem, romance; (b) figures and characterizations: the main characters, namely Ayna and Gus Afif. Ayna is intelligent, assertive, patient and loyal, Gus Afif is intelligent, shy, responsible, humble, and independent; (c) flow: forward, (d) setting: setting, including Kanzul Ulum Islamic Boarding School, Lombok and Bait Ibni Sabil; time settings include morning, afternoon, evening and night; socio-cultural background including Javanese socio-cultural background); (e) point of view: the point of view of the all-knowing third person; (f) mandate: never put down others, never give up, and always be patient in the face of life's trials; (2) Local wisdoms in the Bidadari Bering Bening novel include (a) languages: Javanese, (b) knowledge systems: natural surroundings, natural flora, natural flora, and the characteristics and behavior of humans, (c) social organizations: systems kinship, (d) equipment of human life: food and shelter and housing, (e) livelihood system: merchants, (f) religious system: religious rituals and teachers / religious leaders, (g) arts: shadow puppets; (3) The plan for implementing novel text learning in class XII SMA based on the 2013 curriculum is contained in the basic competence 3.9 analyzing the contents of the novel and the language of the novel. The method used is a scientific-based Inquiry Learning method. Keywords: Clear-eyed Angels, intrinsic elements, local wisdom.
Aspek-aspek stilistika novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy dan rencana pelaksanaan pembelajarannya di SMA Wahyu Astuti; Bagiya Bagiya; Joko Purwanto
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 3 No. 1 (2021): JURNAL GENRE (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v3i1.3744

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan (1) diksi, majas, dan citraan dalam novel Bumi Cinta; (2) rencana pelaksanaan pembelajarannya di SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy. Objek penelitian ini adalah aspek-aspek stilistika novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pustaka, teknik simak, dan teknik catat. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah nota pencatat data beserta alat tulisnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis isi. Hasil analisis data disajikan dengan teknik informal. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) kajian diksi meliputi kosakata bahasa Inggris, kosakata bahasa Arab, dan kosakata bahasa Jawa; majas pada novel Bumi Cinta berkaitan dengan majas personifikasi dan majas simile; dan citraan pada novel Bumi Cinta berkaitan erat dengan citra penglihatan, pendengaran, penciuman, perabaan, dan pencecapan; (2) rencana pelaksanaan pembelajaran kebahasaan novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy pada siswa SMA dilakukan dengan model pembelajaran Jigsaw. RPP ini disesuaikan dengan KD. 3.9. Menganalisis isi dan kebahasaan novel yang terdiri atas penyampaian materi tentang diksi, majas, dan citraan; menganalisis diksi, majas, dan citraan dalam novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy; menyusun data-data tersebut menjadi narasi cerita; memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikan hasil diskusi ke depan kelas; dan melakukan evaluasi.
Co-Authors Abid Mustofa Adi Nugroho Afan Nurfatah Agung Prasetyo Agus Susanto Ahmad Hamid Ahmad Zuhri Akhmad Alwi Subhan Alfian Rizki Febriyadi Alfiani Alfiani Alfiani Rahmawati Alif Nurcahyo Alvian Budi Wicaksono Aminataz Zuhriyah Ana Wahyu Lestari Anesty Okta Fianty Angga Prastyo Nugroho Angga Prianto Anis Mata’at Hasanah Anisa Mayasaroh Anisa Nurul Hikmah Anisa Setyaningrum Aprilia Alvianti Ari Handayani Ari Hotamah Arif Rifai Arina Dina Sofiyatun Arisun Arisun Arum Bariani Arum Kusumawardani Arum Ratnaningsih Asmini Asmini Asri Indah Lestari Asri Tobibah Ayuk Dian Purwanti Azizah Diah Pangesti Banar Meilya Bangun Wicaksono Beni Cahyo Hartono Binan Herlinda Budi Prasetyo Aji Budi Sarwoko Cintya Nurika Irma Dedeh Candra Kirana Dela Safira Desi Damayanti Desi Priyatni Desty Rachmawati Dewi Astuti Dewi Damayanti Dewi Purwati Dewi Retnosari Dian Kirana Ningrum Dian Rahmawati Dini Indriyani Diyah Sulistiyani Dwi Nugroho Dwi Puji Lestari Dwi Rita Setiawati Dwi Suharsih Dwi Wulandari Edi Sunjayanto Masykuri Edok Ariyani Sadam Eka Astuti Wahyuningsih Eka Fatmawati Elia Junitasari Endah Ayu Puspita Arum Ersa Fitriana Ervi Nurhidayah Eti Suryati Eva Suciyana Evi Azzafira Honesty Fanik Bani Kuningrum Farhan Rafifidananto Fatma Hidayati Fauzia Ika Rosiani FEBRINA DWI SEKARINI Fitri Azizah Fitriyani Fitriyani Frida Nur Aini Ghaida Hardian Nissa Hafizda Amandari Azzaki Halimah Sa’diyah Hardina Rizkyana Harisun Harisun Haryanti Haryanti Hasanah Diah Li Heru Heru Hikmahtul Ngulumiyah Ige Janet L. W. Iis Wulandari Ika Defi Riyanti Insan Dewi Intani Nurkasanah Irma, Cintya Nurika Ismin Asmiarti Istiana Ita Saputri Joko Purwanto Joko Purwanto Joko Wahyudiyanto Junaedi Setiyono Kadaryati Kadaryati Kartika Purnaningsih Khabib Sholeh Khabib Sholeh Khamid Khamid Kharisma Annisa Febriani Khusnul Fatimah Khusnul Khotimah Krista Mutiara Wijayanti Kunti Nur Jannah Kurnia Eka Saputri Laras Nilamsari Lia Rosdiana Lilik Purbosari Lisa Dian Pertiwi Lisvita Lidiyaningsih Maftuhatul Mubarokah Main Sufanti Mari’ah Mari’ah Maya Anggun Nuraeni Mega Kristina Mida Hidayatul Aisyiyah Misbakhumunir Misbakhumunir Mochammad Yusuf Mohamad Fakhrudin Mohammad Fakhrudin Muflikhul Khaq Muhammad Febriansyah Qodri Muhammad Khayatul Khikam Mujiharti Mujiharti Mukhlisotun Mukhlisotun Murni Cahyani Mutmainah Larasati Nabila Husna Afifah Nala Putra Yudha Nanda Putriningsih Nanik Pujiasih Nita Fuji Kosmasari Nova Cristiana Novaliana Ardani Noviana Tri Astuti Nur Anif Nur Canggih Tri Wiguna Nur Habibah Rohmatu S Habibah Rohmatu S Nur Khikmah Nur Khotidiyah Nurhalimah Nurhalimah Nurhayati Nurhayati Nurul Aprilia Nurul Habibah Nurul Setyorini Nurul Setyorini Nysha Agustyanti Panji Pradana Paramita Ida Safitri Pariyati Pariyati Peni Febriyani Prafitri Dayasri Prayudi Nursodik Prisca Meyta Dewanti Purwanto Purwanto Putut Hasanudin Rais Sulaiman Ranna Ranna Ratna Tri Hartani Ratri Mei Adhadilla Refa Kartika Yunarning Fajar Retno Sofyana Ria Maretna Rini Puji Astuti Ririn Nurul Azizah Riska Dwi Kurniawati Rizki Giwa Apriani Rizki Laela N.A Rofiq Handoyo Rojab Mustova Sahdi Tamamunni'am Salimah Salimah Santoso Cahya Putra Sari Oktaviati Sefy Selma Anggraini Sindi Denta Ramadhani Siti Fathonah Siti Fatimah Siti Masruroh Siti Minzahroh Sri Astuti Sri Suyati Sri Utami Fatimah Sri Wahyuningsih Suci Amalia Suci Rizkiana Suci Rizkiana SUCI RIZKIANA Suci Utami Sukirno Sukirno Sukirno Sukirnoo Sukma Berlianti Fiqri Sulastri Sulastri Suparti Suparti Supriyanto Supriyanto Suryo Budi Sriwinoto Suryo Daru Santoso Syati Antika Asna Taufik Taufik Teguh Irianto Teguh Priyambodo Tri Ambarwati Tri Liawati Tri Setia Utomo Tri Sugiarti Trio Marta Ulfalilah Ulfalilah Umi Faizah Umi Faizah Umi Faizah Bagiya Umi Fatonah Umi Hanik Umi Maemunah Ummi Khasanah Vira Oktaviani Havsari Wahyu Astuti Wahyu Detriantoro Wahyu Indah jiwandan Wahyu Noor Lita Dewi Wahyu Subodro Wahyu Yazid Rizquna Widji Setiowati Wijianti Saputri Winda Dwi Suprihantini Yofa Shafitri Yuannita Suryandari Yudi Setyawan Yuli Nirwanti