Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Meningkatkan Kematangan Karir Siswa SMP Melalui Pelatihan Perencanaan Karir Maulidia Ghassani; Ni’matuzahroh Ni’matuzahroh; Zainul Anwar
JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Vol. 12 No. 2 (2020): Jurnal Intervensi Psikologi
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/intervensipsikologi.vol12.iss2.art5

Abstract

ABSTRACTThe research objective was to increase the career maturity of junior highschool students through career planning training based on five stages ofdecision making CASVE Cycle (Communicating, Analyzing, Synthesis,Valuing, Exception). The research method was a quasi-experimental studywith a one-group pretest-post test group design. The research subjectswere 10 students who were taken by purposive sampling. The researchinstrument used a career maturity scale and data analysis used theWilcoxon statistical test. The results showed that career planning trainingincreased the career maturity of junior high school students.ABSTRAKTujuan penelitian untuk meningkatkan kematangan karir siswa sekolahmenengah pertama melalui pelatihan perencanaan karir yangdidasarkan pada lima tahap pengambilan keputusan CASVE Cycle(Communicating, Analysing, Synthesis, Valuing, Excecution). Metodepenelitian ini menggunakan kuasi-eksperimen dengan desain one-grouppretest-paska tes group. Subjek penelitian ini berjumlah 10 siswa yangdiambil secara purposive sampling. Instrumen penelitian inimenggunakan skala kematangan karir dengan analisis datamenggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwapelatihan perencanaan karir mampu meningkatkan kematangan karirsiswa sekolah menengah pertama.
School Readiness Siswa Berkebutuhan Khusus Di Kelas Inklusi Tingkat Sekolah Dasar Kota Batu Susanti Prasetyaningrum; Putri Saraswati; - Ni’matuzahroh; Firmanto Firmanto
Jurnal Psikologi Perseptual Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Psikologi Perseptual
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/perseptual.v2i1.2221

Abstract

Kesiapan sekolah merupakan hal yang penting, sebelum siswa menerima materi pelajaran di lingkungan pendidikan. Dengan kesiapan sekolah yang baik anak akan lebih mudah menerima dan memahami pelajaran. Begitupun halnya dengan siswa berkebutuhan khusus, mereka membutuhkan kesiapan dalam memasuki sekolah formal inklusi disebabkan karena banyaknya tuntutan lingkungan yang akan mereka hadapi. Beberapa aspek kesiapan sekolah (school readiness) yang harus dipenuhi siswa inklusi adalah aspek kognitif, sosial, emosi, motivasi dan bahasa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kesiapan sekolah siswa berkebutuhan khusus di kelas inklusi. Jenis penelitian yaitu kuantitatif dengan subyek penelitian sebanyak 31 siswa berkebutuhan khusus di kota Batu. Instrument penelitian menggunakan observasi dan wawancara serta dianalisa dengan menggunakan analisa deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan rerata kesiapan sekolah (school readiness) pada siswa berkebutuhan khusus aspek bahasa (2,98%), diikuti aspek emosi (2,80%), aspek sosial (2,74%), aspek kognitif (2.60%), dan aspek motivasi (2.55%). Hal ini berarti kesiapan sekolah siswa berkebutuhan khusus tingkat sekolah dasar di sekolah inklusi kota Batu yang paling tinggi adalah kesiapan bahasa, diikuti dengan aspek emosi dan sosial. Sedangkan aspek yang paling rendah dalam kesiapan sekolah siswa berkebutuhan khusus di sekolah inklusi Kota Batu adalah aspek motivasi dilanjutkan dengan aspek kognitif.Kata Kunci : School Readiness, siswa berkebutuhan khusus, kelas inklusi
WORK FAMILY CONFLICT PADA SINGLE PARENT Suci Fadhla Hasanah; Ni’matuzahroh Ni’matuzahroh
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v1i2.972

Abstract

Work family conflict merupakan suatu bentuk konflik peran dalam diri seseorang yang muncul karena adanya tekanan peran dari pekerjaan yang bertentangan dengan tekanan peran dari keluarga. Terlebih lagi karyawan dengan status single parent harus menanggung beban hidup tanpa pasangan pendamping. Single parent adalah orangtua yang seorang diri membesarkan anak tanpa kehadiran, dukungan atau tanggung jawab dari pasangannya. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui work family conflict yang dialami oleh single parent.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuatitatif dengan menggunakan skala work family conflict dengan metode skala likert. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan didapatkan jumlah subjek sebanyak 47 orang single parentdengan rentang usia 25-64 yang memiliki anak, cerai, dan atau kematian pasangan hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work family conflict pada single parent adalah rata-rata rendah (53,2%), sedangkan sisinya 48,6% kategori tinggi.Rendahnya work family conflict dapat diterjemahkan bahwa para single parent mampu mengatur perannya di kedua ranah.
Improving Student Competence in the Preparation of Individual Teaching Programs for Students with Special Needs in Inclusive Classes Ni’matuzahroh Ni’matuzahroh
Psikologia : Jurnal Psikologi Vol 1 No 1 (2016): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.366 KB) | DOI: 10.21070/psikologia.v1i1.465

Abstract

This research aimed to improve students’ ability in developing Individual Teaching Program (PPI) Module for Children with Special Need. This study used quasi experimental with between-group design. Seventh semester of Psychology students who was taking a Psychology for Children with Special Need course were the subject of the research. Data collection was obtained through observation, interview, Focus Group Discussion, and documentation. The data analysis was descriptive-quantitative. The analysis result was used to interpret the research findings. The findings showed that most of the subjects got more understanding after treatment. The study implies that in the future research, it is necessary to conduct sustainable guided program, intensive time table, and implementation of the program so that the subjects experience the real practice
Meningkatkan Kematangan Karir Siswa SMP Melalui Pelatihan Perencanaan Karir Maulidia Ghassani; Ni’matuzahroh Ni’matuzahroh; Zainul Anwar
JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Vol. 12 No. 2 (2020): Jurnal Intervensi Psikologi
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/intervensipsikologi.vol12.iss2.art5

Abstract

ABSTRACTThe research objective was to increase the career maturity of junior highschool students through career planning training based on five stages ofdecision making CASVE Cycle (Communicating, Analyzing, Synthesis,Valuing, Exception). The research method was a quasi-experimental studywith a one-group pretest-post test group design. The research subjectswere 10 students who were taken by purposive sampling. The researchinstrument used a career maturity scale and data analysis used theWilcoxon statistical test. The results showed that career planning trainingincreased the career maturity of junior high school students.ABSTRAKTujuan penelitian untuk meningkatkan kematangan karir siswa sekolahmenengah pertama melalui pelatihan perencanaan karir yangdidasarkan pada lima tahap pengambilan keputusan CASVE Cycle(Communicating, Analysing, Synthesis, Valuing, Excecution). Metodepenelitian ini menggunakan kuasi-eksperimen dengan desain one-grouppretest-paska tes group. Subjek penelitian ini berjumlah 10 siswa yangdiambil secara purposive sampling. Instrumen penelitian inimenggunakan skala kematangan karir dengan analisis datamenggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwapelatihan perencanaan karir mampu meningkatkan kematangan karirsiswa sekolah menengah pertama.
The Influence of Interpersonal Communication on Nomophobia in Married Couples Dalimunthe, Merry; Lyona, Annisa; Negara, Atikah Nuzuli Chari; Ni’matuzahroh, Ni’matuzahroh
World Psychology Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hikmah Pariangan Batusangkar, West Sumatra, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55849/wp.v3i1.565

Abstract

The term used to describe an individual's dependence on smartphones is called no-mobile phone phobia (nomophobia), which refers to the fear of being disconnected from the digital world. One of the causes of nomophobia is the high need for communication. Individuals who spend a lot of time on virtual communication have a reason to escape from real-life social relationships. Individuals who fail to develop interpersonal intelligence will experience obstacles in their social lives. This study aims to explore the influence of interpersonal communication on nomophobia among married couples. The research design used is a non-experimental quantitative correlational design. The research instruments used are the NMP-Q Likert scale and the MCI scale. The study involves a total of 39 subjects. The analysis results show that 69.5% of the respondents experience a moderate level of nomophobia, while 35.9% experience a high level of nomophobia. A positive influence between interpersonal communication and nomophobia among married couples is found, thus rejecting the hypothesis.
PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP NOMOPHOBIA PADA PASANGAN MENIKAH Merry Dalimunthe; Annisa Lyona; Atikah Nuzuli Chari Negara; Ni’matuzahroh, Ni’matuzahroh; Diah Karmiati
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 2 No. 3 (2023): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v2i3.930

Abstract

Istilah yang digunakan untuk menggambarkan ketergantungan seseorang pada smartphone disebut no-mobile phone phobia (nomophobia), yang mengacu pada rasa takut terputus dari dunia digital. Salah satu penyebab nomophobia adalah kebutuhan komunikasi yang tinggi. Individu yang menghabiskan banyak waktu untuk komunikasi virtual memiliki alasan untuk melarikan diri dari hubungan sosial kehidupan nyata. Individu yang gagal mengembangkan kecerdasan interpersonal akan mengalami hambatan dalam kehidupan sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh komunikasi interpersonal terhadap nomophobia pada pasangan suami istri. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan korelasional kuantitatif non eksperimental. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala Likert NMP-Q dan skala MCI. Penelitian ini melibatkan total 39 subjek. Hasil analisis menunjukkan bahwa 69,5% responden mengalami nomophobia tingkat sedang, sedangkan 35,9% mengalami nomophobia tingkat tinggi. Ditemukan pengaruh positif antara komunikasi interpersonal dan nomophobia pada pasangan suami istri, sehingga hipotesis ditolak.
DESIGNING LISTENING DIGITAL BOOK FOR 2ND GRADE JUNIOR HIGH SCHOOL Fatimatuzahroh, Siti; Agustina, Ulfa Wulan
JoEMS (Journal of Education and Management Studies) Vol. 4 No. 6 (2021): Desember
Publisher : Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.251 KB) | DOI: 10.32764/joems.v4i6.573

Abstract

This study aims to design a Learning Media 'Listening Digital Book' which focuses on 2nd Grade Junior High School students in learning English at Mts Al-Islam Genengan. The type of research used is Research and Development (R&D) using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). This media has been validated by 2 experts before being tested on students, there are material experts and media experts. The researcher collect data using a questionnaire that given to students. The implementation results obtained were 96.2% in the "very good" category. Based on the result of this research, it can be conclude that "Listening Digital Book" is suitable for helping the learning of 2nd grade Mts Al-Islam Genengan, Mojokerto.
Mindfulness Trait dan Positive Reappraisal Coping Pada Orang Tua Yang Memiliki Anak Autis Ni’matuzahroh Ni’matuzahroh; Anniatul Ummah
Indonesian Journal of Psychological Studies Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : LPPI, Universitas Muhammadiyah Kalimantan TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30650/ijps.v1i1.3685

Abstract

Mindfulness trait merupakan keadaan penuh perhatian berdasarkan pada pengalaman yang ditandai dengan keterbukaan dan penerimaan. Mindfulness trait penting dimiliki oleh orang tua dengan anak autis untuk mengatasi stres dengan menilai kembali perasaan mereka dengan cara yang positif (positive reappraisal coping). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara mindfulness trait dan positive reappraisal coping pada orang tua yang memiliki anak autis. penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional yang menggunakan subjek berjumlah 348 orang tua dengan anak autis. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan 2 skala yaitu pada variabel mindfulness trait menggunakan skala Cognitive and Affective Mindfulness Scale- Revised (CAMS-R) dan skala Cognitive Emotion Regulation Questionnaire (CERQ) untuk mengukur positive reappraisal coping. Analisa data menggunakan korelasi pearson product moment melalui SPSS versi 25. Hasil analisa korelasi menunjukkan r = 0,239 (p < 0,05), yang artinya terdapat hubungan positif yang signifikan antara mindfulness trait dan positive reappraisal coping pada orang tua yang memiliki anak autis.
Fatty acid profile analysis of Chlorella vulgaris under salinity and cadmium stress: Feedstock characterization for biodiesel suitability Ermavitalini, Dini; Husna, Etika Ziadana Al; Rahayu , Anisa Esti; Rahmahana, Ratna Syifa’a; Solekha, Rofiatun; Purnobasuki, Hery; Ni’matuzahroh, Ni’matuzahroh
Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan Vol. 10 No. 01 (2025): Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan
Publisher : Biology Education Department, Universitas Insan Budi Utomo, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ebio.v10i01.1261

Abstract

Cultivation of microalgae Chlorella vulgaris under salinity and heavy metal stress can affect the type and quantity of fatty acids in its cells. This study aims to analyze the fatty acid profile of microalgae C. vulgaris InaCCM49 cultivated in media containing 0.6 M NaCl and 95 µM CdCl2 based on the suitability of biodiesel raw material standards. The study began with determining the starter time of microalgae C. vulgaris InaCCM49 culture, cultivation in salinity and cadmium stress medium, determining the growth phase of treatment and control, biomass extraction for metabolomics analysis, UPLC-MS/MS, fatty acid classification using LIPID MAPS Structure Database (LMSD), and analysis of biodiesel quality standards based on ASTM D6751 and EN14214 which include cetane number (CN), saponification value (SV), cold filter plugging point (CFFP), degree of unsaturation (DU), iodine value (IV) and long-chain saturated factor (LCSF). The results showed an increase in the degree of monounsaturated fatty acids (MUFA) by 10.7 % and a decrease in polyunsaturated fatty acids (PUFA) by 36.71% which played a role in the stability of biodiesel compared to the control treatment. The results of the analysis of CN, IV, and CFPP were respectively 55.4, 59, and -16.5. This shows that the composition of fatty acids formed in the microalgae extract C. vulgaris InaCCM49 with salinity and cadmium stress treatment (0.6 M NaCl, 95 µM CdCl2) has the potential to be a source of quality biodiesel raw materials.