Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : ABDIMAS SILIWANGI

PELATIHAN PENGGUNAAN MENDELEY BAGI GURU-GURU SD N CIBEBER 1 Yusep Ahmadi; Gida Kadarisma
Abdimas Siliwangi Vol 4, No 1: Januari, 2021
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v4i1p41-50.6292

Abstract

This dedication is motivated by the fact that there are still many teachers who are not yet skilled and even don't know the reference management technique through Mendeley. Whereas in this era, ICT-based tools like Mendeley will be able to support the professionalism of a teacher. This service is in the form of training for elementary school teachers on the use of Mendeley in scientific articles. The aim of this training is to improve the knowledge and skills of elementary school teachers in the field of reference management in scientific articles using Mendeley tools. Mendeley is a software that functions as a reference and citation manager in scientific writings. The implementation of this service uses a structured training method. In addition, there is also an activity supplement in the form of independent mentoring for teachers who are still having trouble with joint training activities. The results of the implementation showed that this activity received a very good response. This can be seen from the very communicative training interactions. Based on questionnaire data before and after this training activity, it shows that the training participants experienced an increase in knowledge and skills by 30%. It can be concluded that this activity has been quite successful in improving teacher professionalism, especially in the field of ICT mastery such as Mendeley. This is also part of an effort to advance education, especially advancing teacher human resources at the basic education level
WORKSHOP IMPLEMENTASI LESSON STUDY BAGI GURU MA CAHAYA HARAPAN Gida Kadarisma; Tina Rosyana; Adi Nurjaman
Abdimas Siliwangi Vol 4, No 2: Juli 2021
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v4i1p1-10.3812

Abstract

Guru yang profesional adalah guru yang dapat meningkatkan kemampuan mengajar dikelas. Lesson study dapat menjadi salah satu alternatif dalam memperbaiki pembelajaran dikelas, sistem ini masih banyak tidak diketahui oleh guru-guru, salah satunya guru-guru di sekolah MA Cahaya Harapan karena berdasarkan wawancara dan hasil analisis angket awal disimpulkan pengetahuan guru mengenai pada sekolah tersebut masih kurang serta guru belum pernah melaksanakan implementasi Lesson Study di kelas. Metode dalam Pengabdian ini berupa penyuluhan serta workshop implementasi Lesson Study, mitra dari pengabdian ini adalah guru-guru seluruh matapelajaran di MA Cahaya Harapan Cisarua yang dilaksanakan sebanyak 2 hari pada tanggal 24 &27 Januari 2020. Sebelum dan sesudah kegiatan guru diberikan angket dan wawancara untuk mengukur pemahaman guru-guru serta kebermanfaatan Lesson Study. Hasil dari analisis data diperoleh kesimpulan bahwa pengetahuan dan pemahanan guru mengenai Lesson Study menjadi meningkat, serta guru merasakan lesson study sangat bermanfaat untuk perbaikan pembelajaran dikelas. Saran setelah program pengabdian ini yaitu Workshop implementasi lesson study ini dapat dilaksanakan pada cakupan sekolah yang lebih luas  agar manfaat lesson study dapat dirasakan oleh banyak guru
PELATIHAN PEMBUATAN ALAT PERAGA PAPAN BERPAKU BAGI GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN PANGALENGAN Tina Rosyana; Adi Nurjaman; Gida Kadarisma
Abdimas Siliwangi Vol 3, No 1: Januari, 2020
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v3i1p%p.3391

Abstract

ABSTRAKPengabdian ini, berdasarkan hasil observasi kami dilapangan, hasil belajar matematika siswa di Sekolah Dasar Masih rendah, padahal pada jenjang ini sangat menentukan keberhasilan belajar pada jenjang selanjutnya. Rendahnya hasil belajar siswa SD pada mata pelajaran matematika dikarenakan siswa menganggap matematika adalah pelajaran yang sulit, mereka merasakan kesulitan dalam matematika karena pada jenjang Sekolah Dasar siswa masih belum bisa berpikir abstrak, padahal matematika adalah ilmu yang abstrak. Oleh karena itu pada jenjang sekolah dasar dibutuhkan media berupa alatperga yang dapat membantu siswa membayangkan atau mengilustrasikan konsep-konsep matematika agar konsep matematika lebih mudah dipahami. Keterbatasan alat peraga menjadi salah satu hambatan dalam pembelajaran matematika di Sekolah Dasar, selain itu keterbatasan pengetahuan guru mengenai alat peraga menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan.  Berdasarkan pemaparan tersebut, kami bermaksud untuk melakukan penyuluhan kepada guru-guru di beberapa SD di Kecamatan Pangalengan dalam penggunaan alat peraga khususnya pada matapelajaran matematika, diharapkan dengan adanya penyuluhan tersebut pengetahuan guru mengenai alat peraga semakin meningkat yang berimplikasi pada meningkatnya hasil belajar siswa pada matapelajaran matematikaKata Kunci : Alat Peraga, Matematika, Sekolah Dasar ABSTRACTThis dedication, based on our observations in the field, mathematics learning outcomes of students in elementary schools are still low, even though at this level it will determine the success of learning at the next level. The low learning outcomes of elementary school students in mathematics because students consider mathematics a difficult subject, they feel difficulties in mathematics because at the elementary school level students are still unable to think abstractly, even though mathematics is an abstract science. Therefore at the elementary school level media needed in the form of tools that can help students imagine or illustrate mathematical concepts so that mathematical concepts are more easily understood. The limitation of teaching aids is one of the obstacles in learning mathematics in elementary schools, besides the limited knowledge of teachers about teaching aids is one thing that must be considered. Based on this explanation, we intend to conduct counseling for teachers in several elementary schools in Pangalengan District in the use of teaching aids especially in mathematics, it is expected that with this education the teacher's knowledge about teaching aids will increase which has implications for increasing student learning outcomes in mathematics.Keywords: Teaching Aids, Mathematics, Elementary School
PKM: PELATIHAN PENYUSUNAN SOAL AKM BAGI GURU DI KABUPATEN PANGANDARAN Ratna Sariningsih; Gida Kadarisma; Muhammad Ghiyats Ristiana
Abdimas Siliwangi Vol 5, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v5i2.10376

Abstract

Pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Nasional yang didalamnya memuat asesmen Kompetensi minimum (AKM). Jenis soal AKM masih belum familiar di kalangan guru oleh karena itu tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam Menyusun soal AKM. Metode dalam pengabdian ini adalah pelatihan dan workshop penyusunan soal AKM yang dilaksankan 3 sesi. Instrumen yang menjadi acuan kegiatan ini adalah angket dengan 14 pernyataan untuk mengukur pemahaman dan keterampilan guru dalam Menyusun soal AKM, subjek dalam pengabdian ini sebanyak 100 guru di kabupaten Pangandaran yang terdiri dari guru sekolah dasar dan menengah Adapun lokasi pengabdian yaitu di SDN 2 Pananjung Kab. Pangandaran. Hasil penngabdian ini yaitu pemahaman dan keterampilan guru dalam Menyusun soal berbasis AKM meningkat sebesar 34,72% dan masuk dalam kategori baik. Kemudian respon guru positif terhadap kegiatan pelatihan ini. Hasil pengabdian ini diharapkan dapat di implementasikan dalam pembelajaran guru di kelas dengan memberikan soal-soal berbasis AKM kepada siswa agar siswa lebih siap dalam menghadapi Asesmen Nasional.
Pelatihan penggunaan media pembelajaran pecahan di SDN Melong Mandiri 5 Gida Kadarisma; Aflich Yusnita Fitriana; Andini Dwi Rachmawati; Putri Wahyuni; Dadang Juandi
Abdimas Siliwangi Vol 5, No 3 (2022): Oktober 2022
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v5i3.11947

Abstract

Matematika merupakan mata pelajaran yang sulit karena bersifat abstrak oleh karena itu diperlukan media pembelajaran yang dapat menjembatani proses berpikir siswa dari hal konkrit pada hal yang abstrak. Salah satu materi yang dianggap sukar yaitu materi pecahan media pembelajaran interaktif dapat menjadi solusi untuk mempelajari pecahan. Media pembelajaran sejatinya dimanfaatkan guru agar hasil belajar maksimal namun pada kenyatannya penggunaan media pembelajaran sering diabaikan karena keterbatasan keterampilan guru dan siswa dalam memanfaatkan media pembelajaran oleh karena itu tujuan pelatihan ini yaitu untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menggunakan media pembelajaran pecahan. Metode dalam pelatihan ini adalah metode pelatihan dengan 3 sesi, sesi 1 yaitu pelatihan media blok pecahan, sesi 2 pelatihan geogebra pecahan dan sesi 3 pelatihan PPT pecahan. Sasaran dari pelatihan ini yaitu siswa SD kelas 6 di SDN Melong Mandiri 5 sebanyak 84 siswa, Instrumen yang digunakan untuk mengukur keterampilan siswa yakni lembar observasi dan angket dengan 4 pilihan jawaban. Hasil pelatihan menunjukan program pelatihan ini yaitu ketercapaian keterampilan siswa dalam menggunakan media pembelajaran pecahan setelah pelatihan dilaksanakan pecahan masuk kedalam kategori baik. Rekomendasi dari program ini yakni selain siswa, guru sebagai fasilitator belajar memerlukan pelatihan penggunaan media pembelajaran agar hasil belajar siswa semakin optimal.
WORKSHOP IMPLEMENTASI LESSON STUDY BAGI GURU MA CAHAYA HARAPAN Gida Kadarisma; Tina Rosyana; Adi Nurjaman
Abdimas Siliwangi Vol. 4 No. 2: Juli 2021
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v4i1p1-10.3812

Abstract

Guru yang profesional adalah guru yang dapat meningkatkan kemampuan mengajar dikelas. Lesson study dapat menjadi salah satu alternatif dalam memperbaiki pembelajaran dikelas, sistem ini masih banyak tidak diketahui oleh guru-guru, salah satunya guru-guru di sekolah MA Cahaya Harapan karena berdasarkan wawancara dan hasil analisis angket awal disimpulkan pengetahuan guru mengenai pada sekolah tersebut masih kurang serta guru belum pernah melaksanakan implementasi Lesson Study di kelas. Metode dalam Pengabdian ini berupa penyuluhan serta workshop implementasi Lesson Study, mitra dari pengabdian ini adalah guru-guru seluruh matapelajaran di MA Cahaya Harapan Cisarua yang dilaksanakan sebanyak 2 hari pada tanggal 24 &27 Januari 2020. Sebelum dan sesudah kegiatan guru diberikan angket dan wawancara untuk mengukur pemahaman guru-guru serta kebermanfaatan Lesson Study. Hasil dari analisis data diperoleh kesimpulan bahwa pengetahuan dan pemahanan guru mengenai Lesson Study menjadi meningkat, serta guru merasakan lesson study sangat bermanfaat untuk perbaikan pembelajaran dikelas. Saran setelah program pengabdian ini yaitu Workshop implementasi lesson study ini dapat dilaksanakan pada cakupan sekolah yang lebih luas  agar manfaat lesson study dapat dirasakan oleh banyak guru