Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Komunikasi Virtual dan Solidaritas Digital Perempuan: Analisis Etnografi Virtual dan Social Network Analysis pada Akun Instagram @perempuanpunyakarya Zuhdi, Dzakwan Amar; Utami Dewi, Ramadhani; Harahap, Hamida Syari
Jurnal Komunikasi, Masyarakat dan Keamanan Vol. 8 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/9rzpgf32

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi media sosial dari sekadar sarana berbagi informasi menjadi ruang interaksi sosial yang membentuk identitas, solidaritas, dan komunitas berbasis nilai. Salah satu platform yang memiliki peran signifikan dalam proses ini adalah Instagram, yang memungkinkan pengguna, khususnya perempuan, untuk mengekspresikan diri, berbagi pengalaman, serta membangun jaringan sosial. Akun @perempuanpunyakarya hadir sebagai ruang digital yang merepresentasikan komunitas perempuan dengan nilai pemberdayaan, solidaritas, dan dukungan sosial. Meskipun fenomena komunitas digital perempuan semakin berkembang, kajian mengenai pola interaksi dan struktur jaringan komunikasi di dalamnya masih belum banyak dianalisis secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola interaksi (komentar, likes, dan sharing) serta menjelaskan bagaimana komunikasi virtual membentuk komunitas berbasis gender pada akun tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan kombinasi digital ethnography dan social network analysis (SNA). Data diperoleh melalui observasi digital, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan pengguna aktif perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola interaksi didominasi oleh keterlibatan simbolik seperti likes dan konsumsi konten visual, yang meskipun tampak pasif, memiliki makna sebagai bentuk dukungan dan solidaritas digital. Struktur jaringan komunikasi bersifat terpusat dengan akun sebagai node utama, sementara interaksi yang lebih intens dan mendalam terjadi di luar Instagram melalui media komunikasi internal komunitas. Selain itu, komunikasi virtual berperan dalam membangun rasa memiliki (sense of belonging), memperkuat identitas kolektif, serta menciptakan ruang aman (safe space) bagi perempuan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial, khususnya Instagram, berfungsi sebagai ruang representasi dan visibilitas perempuan, sedangkan kekuatan komunitas digital berbasis gender terbentuk melalui integrasi antara makna simbolik interaksi dan struktur jaringan sosial yang melampaui satu platform.
TikTok sebagai Media Kompensasi Sosial Remaja dalam Membangun Kepercayaan Diri Safitri Nurlatifah; Hamida Syari Harahap; Dzakwan Amar Zuhdi
Publish: Basic and Applied Research Publication on Communications Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/r2fxp317

Abstract

Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan remaja yang sering dipengaruhi oleh perubahan fisik dan penilaian lingkungan sosial. Rendahnya rasa percaya diri membuat sebagian remaja mencari ruang alternatif untuk mengekspresikan diri, salah satunya melalui media sosial TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan  TikTok sebagai media kompensasi sosial dalam membangun kepercayaan diri remaja di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari tiga remaja perempuan berusia 15–18 tahun yang aktif menggunakan TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok berperan sebagai media kompensasi sosial yang membantu remaja meningkatkan rasa percaya diri melalui fitur beautify, filter, efek video, dan backsound. Fitur-fitur tersebut membantu remaja menampilkan citra diri yang lebih positif sehingga mereka merasa lebih nyaman dan percaya diri dalam membuat maupun mengunggah konten. Selain itu, adanya respon positif berupa likes dan komentar memberikan motivasi dan validasi sosial bagi remaja. Penelitian ini menunjukkan bahwa TikTok tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai media ekspresi diri dan pembentukan kepercayaan diri remaja di ruang digital. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian komunikasi digital, psikologi komunikasi, serta menjadi bahan pertimbangan bagi remaja dan orang tua dalam memahami penggunaan media sosial secara positif.
PEMBERDAYAAN LURAH PEREMPUAN DALAM KOMUNIKASI PEMBANGUNAN Hamida Syari Harahap
Makna: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa, dan Budaya Vol. 1 No. 2 (2016): MAKNA : Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya
Publisher : Fakultas Komunikasi, Sastra, dan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/makna.v1i2.806

Abstract

Pembangunan merupakan proses perubahan sosial melalui kemajuan yang dilakukan dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang ditandai dengan kemajuan sosial, kebebasan, keadilan dan kualitas yang dihargai. Untuk mendukung perubahan tersebut maka diperlukan pemimpinyangcakap dan terampil. Dalam melakukan pendekatan program pembangunan agar terjadi perubahan sosial diperlukan kemampuan pemimpin melakukan strategi komunikasi. Untuk melakukan strategi komunikasi pembangunan di wilayah Bekasi maka Walikota Bekasi lebih mempercayakan kepada perempuan. Pemberdayaan perempuan sebagai lurah kota bekasi dianggap bahwa selain perempuan juga memiliki jiwa kepemimpinan juga mampu mengatur masyarakat dan lebih handal dalam melakukan pendekatan dalam program pembangunan sesuai dengan target lurah kota bekasi sampai tahun 2018 semua kelurahan dipimpin oleh perempuan