Claim Missing Document
Check
Articles

Sistem Pendeteksi Kekuatan Otot Pada Manusia Lansia Berbasis Internet Of Things (IOT) Syahfitra Giffari, Henry; Titan Syifa, Fikra
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lanjut usia (Lansia) adalah proses alami yang tidak dapat dihindari oleh setiap manusia. Setiap manusia pasti akan mengalami proses penuaan. Karena terkendala masalah ekonomi terkadang kebanyakan Lansia harus tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya tanpa melihat bahwa kekuatan otot yang dimiliki pada Lansia tersebut sudah berkurang drastis. Oleh karena itu, dibutuhkan alat pendeteksi kekuatan otot sederhana berbasis ESP8266 agar mengetahui kekuatan otot pada Lansia apakah kekuatan otot yang dimiliki cukup untuk bekerja dan memonitoring nya setiap kali dibutuhkannya pemeriksaan pada Lansia. Menggunakan sensor Elektromiografi (EMG) sebagai sensor utamanya dan software monitoring menggunakan Thingspeak, unjuk kerja dari adalah dapat melakukan pendeteksian dan mengklasifikasikan seberapa besar kekuatan otot pada Lansia yang masih bekerja dengan besar kekuatan otot pada usia muda, serta dapat dilakukannya pemeriksaan kekuatan ototsetiap saat dibutuhkannya pemeriksaan. Kata kunci— Lansia, ESP8266, Kekuatan Otot, Sensor Elektromiografi, Thingspeak, Monitoring
Telocker: Smart Loker Laboratorium Sidik Setiawan, Muh; Indriyanto, Slamet; Titan Syifa, Fikra
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam lingkungan laboratorium kampus, pengelolaanpenyimpanan barang masih menghadapi kendala serius akibatpenggunaan kunci manual. Metode konvensional ini rentanterhadap kehilangan dan duplikasi kunci, serta kurang efisien,padahal laboratorium menyimpan aset bernilai tinggi yangmemerlukan keamanan dan aksesibilitas optimal. Untukmengatasi masalah ini, dikembangkanlah TELOCKER, sebuahsistem loker pintar berbasis Internet of Things (IoT).TELOCKER mengintegrasikan autentikasi gandamenggunakan RFID dan PIN Keypad, serta terhubung keplatform Blynk untuk pemantauan dan kendali jarak jauh.Sistem ini dirancang dengan mikrokontroler ESP32, modulRFID RC522, keypad 3x4, sensor infra merah, dan tampilanLCD I2C. Dilengkapi pula dengan EEPROM untukpenyimpanan data pengguna dan buzzer sebagai indikatorperingatan. Hasil pengujian menunjukkan tingkat keberhasilanautentikasi RFID dan PIN 100%, membuktikan efektivitassistem. Selain itu, 95% responden menyatakan puas terhadapkeamanan dan kenyamanan TELOCKER. Ini menegaskanbahwa TELOCKER mampu meningkatkan keamanan danefisiensi pengelolaan loker laboratorium secara signifikan,menawarkan solusi modern yang andal untuk penyimpananbarang di kampus.Kata kunci— autentikasi, blynk, ESP32, Internet of Things,keypad, RFID
Telocker: Smart Loker Laboratorium Abadias Safik, Muhammad; Indriyanto, Slamet; Titan Syifa, Fikra
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam lingkungan laboratorium kampus, pengelolaanpenyimpanan barang masih menghadapi kendala serius akibatpenggunaan kunci manual. Metode konvensional ini rentanterhadap kehilangan dan duplikasi kunci, serta kurang efisien,padahal laboratorium menyimpan aset bernilai tinggi yangmemerlukan keamanan dan aksesibilitas optimal. Untukmengatasi masalah ini, dikembangkanlah TELOCKER, sebuahsistem loker pintar berbasis Internet of Things (IoT).TELOCKER mengintegrasikan autentikasi gandamenggunakan RFID dan PIN Keypad, serta terhubung keplatform Blynk untuk pemantauan dan kendali jarak jauh.Sistem ini dirancang dengan mikrokontroler ESP32, modulRFID RC522, keypad 3x4, sensor infra merah, dan tampilanLCD I2C. Dilengkapi pula dengan EEPROM untukpenyimpanan data pengguna dan buzzer sebagai indikatorperingatan. Hasil pengujian menunjukkan tingkat keberhasilanautentikasi RFID dan PIN 100%, membuktikan efektivitassistem. Selain itu, 95% responden menyatakan puas terhadapkeamanan dan kenyamanan TELOCKER. Ini menegaskanbahwa TELOCKER mampu meningkatkan keamanan danefisiensi pengelolaan loker laboratorium secara signifikan,menawarkan solusi modern yang andal untuk penyimpananbarang di kampus.Kata kunci— autentikasi, blynk, ESP32, Internet of Things,keypad, RFID
PERANCANGAN DESAIN MINI INVERTER SATU FASA MENGGUNAKAN N-CHANNEL MOSFET IRF 840 PADA BEBAN KECIL UNTUK LAMPU PENERANGAN Maulana, Ramadyan; Syifa, Fikra Titan; Pujiharsono, Herryawan
Jurnal SINTA: Sistem Informasi dan Teknologi Komputasi Vol. 1 No. 1 (2024): SINTA - JANUARI
Publisher : Berkah Tematik Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61124/sinta.v1i1.7

Abstract

Energi listrik dibutuhkan pada beberapa sektor seperti rumah tangga, industri, bisnis, sosial, Gedung, kantor pemerintah dan penerangan, kebutuhaan listrik terus meningkat seiring perkembangan teknologi dan peradapan manusia, Tujuan penelitian ini Merancang Inverter dengan menggunakan Metode Sinusoidal Pulse Width Modulation. Implementasi inverter terhadap beban daya peralatan listrik penerangan. Menganalisis efisiensi inverter terhadap peralatan listrik berupa penerangan? Penelitian ini membahas penggunaan inverter dengan rangkaian H-bridge MOSFET yang mengadopsi prinsip kerja 4 saklar yang bekerja secara menyilang. Hasil dari output rangkaian H-Bridge kemudian ditingkatkan tegangannya oleh transformator step up dari 12 VDC menjadi 220 VAC. Namun, ketika transformator step up dilengkapi dengan filter kapasitor 220 VAC 3.3 µF untuk menyuplai beban lampu penerangan, transformator step up mengalami drop tegangan yang signifikan sehingga menyebabkan lampu tidak menyala. Namun, ketika transformator step up tidak menggunakan filter, drop tegangan tidak terlalu signifikan dan beban lampu menyala dengan baik. Selain itu, penggunaan metode SPWM pada rangkaian H-Bridge terbukti efektif dalam mengendalikan tegangan output transformator step up. Efisiensi inverter berpengaruh terhadap beban yang dipakai, pada saat inverter menggunakan filter tegangan efisiensinya hanya 6% dan ketika inverter tanpa menggunakan filter tegangan efisiensinya sebesar 51,33% pada beban 5 watt dan daya maksimal inverter ini dapat menyalakan beban lampu LED sebesar 10 watt.
Penerapan Konsep 4A dan Smart Energy berbasis teknologi solar panel untuk pengembangan lokasi wisata Air Terjun Desa Karangtengah Parga Zen, Bita; Yosita Dwiani Suryaningtiyas; Slamet Indriyanto; Muhammad Afrizal Amrustian; Syifa, Fikra Titan
Dedikasi Sains dan Teknologi (DST) Vol. 4 No. 2 (2024): Artikel Riset Nopember 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dst.v4i2.4650

Abstract

Curug Cipendok merupakan tempat wisata air terjun yang berada di desa karangtengah kecamatan cilongok dimana sebelumnya kurangnya fasilitas infrastruktur di lokasi wisata, seperti taman bersantai, lampu penerangan dan penunjuk arah wisata, SDM yang kurang terampil dan minim literasi dalam mengelola dan mempromosikan desa wisata menggunakan teknologi informasi, pada pengabdian ini diterapkan konsep 4A merupakan konsep yang diterapkan dalam penilaian dan pengembangan pariwisata berkelanjutan, yang mana terdiri dari attraction, accessibility, amenity, dan ancillary adanya penerapan daya tarik fasilitas solar panel, tong sampah, perbaikan toilet dan taman bermain yang membuat wisatawan tertarik untuk menggunakan fasilitas yang telah disediakan sehingga dapat meningkatkan kenyamanan fasilitas dan kebutuhan wisatawan di curug cipendok berdasarkan survei yang dilakukan bahwa Implementasi konsep Smart Energy berbasis teknologi solar panel mendapatkan respons positif sebesar 90%, mencerminkan kesadaran masyarakat yang tinggi terhadap pentingnya energi terbarukan dalam pengelolaan pariwisata berkelanjutan, Sebanyak 75% responden merasa puas dengan layanan tambahan yang disediakan di lokasi wisata, namun peningkatan masih dapat dilakukan, terutama dengan pemanfaatan teknologi digital yang didukung oleh solar panel dan sebesar 70% responden merasa akses ke lokasi wisata sudah cukup baik, namun ada ruang untuk perbaikan, terutama dalam hal penyediaan fasilitas transportasi ramah lingkungan yang cukup diharapkan oleh pengunjung
Sistem Deteksi Hama Tikus Menggunakan Sensor Gerak dan Suara Ultrasonik di Lingkungan Rumah Berbasis Mikrokontroller Samudra, Amar Maulana; Wicaksono, Agung; Syifa, Fikra Titan
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol. 9 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/cess.v9i2.60714

Abstract

Tikus merupakan hewan pengerat yang sering menimbulkan kerugian khususnya di rumah maupun di lingkungan industri. Kerugian yang ditimbulkan diantaranya yaitu perilaku menjijikan, gangguan kesehatan, dan kerusakan peralatan. Tikus memiliki jangkauan pendengaran mulai dari frekuensi 5 KHz hingga 60 KHz. Upaya pengendalian populasi tikus lainnya dapat dilakukan menggunakan bahan kimia beracun, tetapi dinilai dapat mengganggu ekosistem. Berdasarkan latar belakang maka terdapat beberapa masalah yaitu, bagaimana cara membuat sistem deteksi pergerakan tikus menggunakan frekuensi suara ultrasonik, akurasi pendeteksian sensor Passive Infra Red (PIR), dan pengaruh frekuensi suara ultrasonik terhadap tikus. Metode penelitian ini dimulai dari identifikasi masalah, perancangan alat, pengujian alat, dan analisis data. Pengembangan pada penelitian ini yaitu mendeteksi pergerakan tikus dengan mengeluarkan suara ultrasonik. Sensor PIR digunakan untuk mendeteksi pergerakan tikus. Proses perancangan melibatkan komponen elektronik dan pengaturan suara ultrasonik. Uji akurasi digunakan untuk memastikan sensor hanya merespon pergerakan tikus.  Pada pengujian membuktikan sistem ini berhasil dan efektif dalam mengusir tikus. Penelitian ini melibatkan sistem pendeteksian tikus menggunakan tiga titik sensor PIR. Sensor PIR diuji dan terbukti berfungsi dengan baik, menghasilkan output 1 untuk mendeteksi pergerakan dan 0 untuk tidak ada pergerakan. Hasil pengujian sistem menunjukkan bahwa speaker yang digunakan menghasilkan output Pulse Width Modulation (PWM) pada rentang frekuensi 15 kHz hingga 50 kHz. Pengujian menggunakan tikus sebagai objek menunjukkan bahwa tikus terganggu oleh suara ultrasonik. Output speaker berhasil pada rentang frekuensi rata-rata lebih dari 20 kHz saat mendeteksi keberadaan tikus.
Penentuan Titik Pengamatan Optimal Terhadap Kualitas Udara pada Gas Keluaran Diffuser berbasis Internet of Things Irmayatul Hikmah; Afifah Dwi Ramadhani; Fikra Titan Syifa
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v9i2.358

Abstract

Penerapan Internet of Things (IoT) dalam Budidaya Hidroponik Melon Mencapai Kualitas Ekspor Melalui Nutrisi Optimal Sena Wijayanto; Toni Anwar; Mahazam Afrad; Fikra Titan Syifa; Baroatuz Zukhruf Al Jatsiyah; Namira Shifwah Kumandani; Muhammad Asbi Ramadhan; Veronica Pinkan Rosari
Indonesian Journal of Community Service and Innovation Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : LPPM IT Telkom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/ijcosin.v5i2.9381

Abstract

Budidaya melon hidroponik masih menghadapi kendala distribusi nutrisi yang tidak merata serta ketergantungan pada pasokan listrik, sehingga memengaruhi kualitas panen. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas budidaya melon hidroponik Kelompok Wanita Tani (KWT) Bina Lestari di Desa Kaliurip, Banyumas, agar mampu memenuhi standar ekspor melalui penerapan teknologi Internet of Things (IoT). Metode kegiatan meliputi penyuluhan, instalasi sistem berbasis mikrokontroler Espressif 32 dengan sensor Total Dissolved Solids (TDS), serta pelatihan langsung kepada 23 anggota KWT. Sistem dirancang dengan dukungan catu daya cadangan dan panel surya untuk mengatasi risiko pemadaman listrik. Evaluasi dilaksanakan melalui observasi lapangan, pengujian sistem, dan kuesioner peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan anggota KWT. Selain itu, instalasi berhasil diterapkan pada dua greenhouse, yang mendukung distribusi nutrisi lebih stabil dan pertumbuhan tanaman lebih seragam. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan IoT dapat mengurangi kendala teknis, meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya, serta memperkuat peluang pasar produk melon hidroponik dengan mutu ekspor.
Optimalisasi Pengelolaan Tirta Sena - Curug Muntu Untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Desa Ketenger Melalui Program Ekowisata Berkelanjutan Riyatno; Fikra Titan Syifa; M. Lukman Leksono
JURPIKAT Vol 7 No 2 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i2.3034

Abstract

Kawasan wisata Tirta Sena–Curug Muntu memiliki potensi ekowisata, namun pengelolaannya terkendala keterbatasan pasokan listrik dan kurangnya kapasitas digital, sehingga jam operasional, promosi, dan tata kelola belum optimal. Program pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan pengelolaan destinasi melalui integrasi energi terbarukan dan penguatan keterampilan digital berbasis partisipasi masyarakat. Metode meliputi instalasi PLTS Box 1000 W sebagai sumber listrik mandiri, pelatihan digital branding, produksi konten promosi, serta pendampingan kelembagaan pengelola. Evaluasi dampak dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, dan analisis tren kunjungan serta omzet. Hasil menunjukkan PLTS Box 1000 W menyediakan energi stabil untuk penerangan dan mendukung aktivitas wisata malam, sementara kemampuan pengelola dalam mengelola media sosial dan memproduksi konten meningkat. Kunjungan naik dari rata-rata 180 menjadi lebih dari 400 pengunjung per bulan, dan omzet meningkat dari Rp900.000 menjadi Rp2.000.000 per bulan. Program ini efektif meningkatkan daya saing destinasi dan kesejahteraan masyarakat; penguatan kapasitas lokal menjadi kunci keberlanjutan.
Perancangan Sistem Pemantauan Kelelahan Driver Berbasis IoT (Internet Of Things) Yang Adaptif Untuk Transportasi Makanan Segar: Studi Kasus Di Industri Logistik Miftahol Arifin; Dimas Fanny Hebrasianto Permadi Kasanah; Pradana Ananda Raharja; Nabila Noor Qisthani; Fikra Titan Syifa; Faizah Faizah
Jurnal Kendali Teknik dan Sains Vol. 1 No. 4 (2023): Oktober: Jurnal Kendali Teknik dan Sains
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jkts-widyakarya.v1i4.2959

Abstract

In the logistics industry, fresh food transportation requires effective management of driver fatigue to maintain safety and service quality. With the increasing digital connectivity, Internet of Things (IoT) technology has become a promising solution to monitor driver fatigue in real-time. This research aims to design an adaptive IoT-based driver fatigue monitoring system specifically for fresh food transportation. Through a case study in the logistics industry, we identified specific challenges and needs in driver fatigue management. Based on the identification results, we developed a system that utilizes IoT sensors integrated in vehicles and drivers' smartphones. The system automatically monitors the driver's physical condition and behavior and provides real-time alerts if signs of fatigue are detected. With an adaptive approach, the system can customize recommendations and interventions according to the measured fatigue level. The results of the case study show that the designed system is able to reduce the risk of driver fatigue, increase transportation safety, and improve service quality in fresh food transportation. This research contributes to the practical understanding of the implementation of IoT technology in driver fatigue management, particularly in the context of the logistics and fresh food transportation industries.
Co-Authors -, Priyatmadi Abadias Safik, Muhammad Abi Sabila Mustaqim Afandi, Mas Aly Afifah Dwi Ramadhani Agung Wicaksono Ahmad Khairol Maulidi Aiza Yudha Pratama Al Anshory, Muhammad Zahid Anang Dwi Prakoso Armanda Suryaningrat Baroatuz Zukhruf Al Jatsiyah Bilal, M Bita Parga Zen Bragiwibisana, Bragiwibisana Carantia Raharditya Cindy Tio Helena Manurung Danny Kurnianto David Kasyanto, Risky Diani, Fitri Dimas Fanny Hebrasianto Permadi Dzakiya Nur Yuniar Eka Firmansyah Faizah Faizah Faizah Faizah Famila Dwi Winati Fanny, Dimas Farhan Ario Pamungkas Ferdy Rakhman Ibrahim Friska Citra Agustia Ghaly Al Ghifari, Muh. Naufal Gilang Prayoga Gladi Pawestri Utami Gunawan Wibisono Gunawan Wibisono Hanif Aditya Permana Hanif Aditya Permana hazia rifka maulida Indah Permatasari Indriyanto, Slamet Irmayatul Hikmah Jaenal Arifin Jalil Faza Kholidiyah Masykuroh Leksono, M. Lukman Listiani, Rizka M. Lukman Leksono Mahazam Afrad Maulana, Ramadyan Meliena Vanesha Hutagalung Miftahol Arifin Muhammad Afrizal Amrustian Muhammad Asbi Ramadhan Muntaqo Alfin Amanaf Nabila Noor Qisthani Namira Shifwah Kumandani Nisa'ul Nurfajri Arofah Noor Qisthani, Nabila Novi Melawati Nur Alif, Muh Nur Fajri, Bintang Nurul Latifasari Poppy Ambar Rini Pradana Ananda Raharja Prakasa, Anantia Prakoso, Anang Dwi Prasetyo Yuliantoro Priyatmadi Reza Kurniawan Riyatno Riyatno Rizki Candra Wahyu Pratama Rochmanto, Raditya Artha Samudra, Amar Maulana Sena Wijayanto Septi Adi Cahyani Setiawan, Daffa Ikhlas Sevia Indah Purnama Sidik Setiawan, Muh Syahfitra Giffari, Henry Toni Anwar Veronica Pinkan Rosari Wibowo, Fahrudin Mukti Wulan Sari, Hesti Yosita Dwiani Suryaningtiyas Yoyakim Tarumingi, Adrian Yudhistira, Erastus Chandra YULIAN ZETTA MAULANA Zen, Nur Afifah