Claim Missing Document
Check
Articles

Disease Segmentation in Purple Sweet Potato Images Using Yolov7 khusniyatul latifah; Aviv Yuniar Rahman; Istiadi
TEKNOLOGI DITERAPKAN DAN JURNAL SAINS KOMPUTER Vol 7 No 1 (2024): June
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/atcsj.v7i1.6023

Abstract

Purple sweet potato is a very important plant in many parts of the world and a major crop in tropical and subtropical climates. Its cultivation can significantly increase production and consumption, and it is beneficial for the nutritional status of people in both rural and urban areas. However, purple sweet potatoes are susceptible to disease outbreaks, which can cause substantial losses to the agricultural industry. To prevent the spread of these diseases and minimize financial losses, it is crucial for farmers to identify purple sweet potato diseases as early as possible. Utilizing deep learning technology to separate areas of purple sweet potatoes marked with disease can effectively address this problem. In this study, researchers employed a segmentation method using the YOLOv7 algorithm. The study's results demonstrated a mean Average Precision (mAP) value of 98.6% from a dataset of 1500 images, divided into two classes: healthy sweet potatoes and diseased sweet potatoes with tuber rot. The mAP value for healthy sweet potatoes was 96.1%, while the mAP for diseased sweet potatoes with tuber rot was 98.6%. The YOLOv7 method, therefore, produces high accuracy values for the segmentation of purple sweet potato diseases. This research significantly contributes to agriculture by enhancing the productivity and quality of sweet potato harvests and can assist farmers in improving the efficiency and sustainability of purple sweet potato production.
Klasifikasi Jenis Burung Cucak Berdasarkan Suara Menggunakan MFCC Dan Naive Bayes Muhammad Romadloni Putra; Nurdiyansyah, Firman; Yuniar Rahman, Aviv
JURNAL FASILKOM Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal FASILKOM (teknologi inFormASi dan ILmu KOMputer)
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jf.v14i2.7558

Abstract

Indonesia memiliki ekosistem yang kaya dan beragam dengan tingkat keanekaragaman hayati yang tinggi, termasuk keanekaragaman burung. Penelitian ini berfokus pada pengembangan sistem klasifikasi suara burung yang menggunakan Mel-Frequency Cepstral Coefficient dan algoritma Naive Bayes. Sistem ini bertujuan untuk mengidentifikasi spesies burung dari famili Pycnonotidae di Indonesia: brinji gunung, cucak kutilang, merbah belukar, merbah cerukcuk, dan merbah mata merah. Dataset suara burung dikumpulkan dari website xeno-canto.org, kemudian data diproses dan diekstraksi menggunakan fitur mel frequency cepstral coefficient. Model naive bayes kemudian dilatih dan diuji pada dataset yang telah diberi label. Penelitian ini menunjukkan bahwa model naïve bayes adalah metode yang efektif untuk mengklasifikasikan suara burung. Model naive bayes memiliki kinerja yang cukup bagus dalam mengklasifikasian suara burung, mencapai akurasi prediksi mulai dari yang terendah 52% hingga yang tertinggi 90%. Hal ini menunjukkan bahwa model ini cocok untuk membedakan antara suara burung cucak yang berbeda. Hasil pengujian yang diperoleh menunjukkan bahwa model naiva bayes memiliki potensi besar dalam mengklasifikasikan suara cucak. Akurasi yang dicapai oleh model ini, bahkan dengan 20% data latih, membuktikan kemampuannya untuk mengidentifikasi dan membedakan suara cucak dengan tingkat akurasi yang cukup tinggi. Efektivitas model naive bayes dalam mengklasifikasikan suara cucak cukup bagus, terutama mengingat kemampuannya untuk mencapai efisiensi yang tinggi meskipun dengan data pelatihan yang terbatas.
Classification of Starling Images Using a Bayesian Network Hananto, April Lia; Rahman, Aviv Yuniar; Paryono, Tukino; Priyatna, Bayu; Hananto, Agustia; Huda, Baenil
Journal of Applied Data Sciences Vol 6, No 1: JANUARY 2025
Publisher : Bright Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47738/jads.v6i1.423

Abstract

The classification of starling species is vital for biodiversity conservation, especially as some species are endangered. This research investigates the effectiveness of the Bayesian Network (BayesNet) for classifying starling species and compares its performance with Artificial Neural Networks (ANN) and Naive Bayes models. The dataset comprises 300 images of five starling species—Bali, Rio, Moon, Kebo, and Uret—captured under controlled conditions. Feature extraction focused on color, texture, and shape, while data augmentation through slight image rotations was applied to enhance model generalization. The BayesNet model achieved an accuracy of 96.29% using a 90:10 training-to-testing split, outperforming ANN (90.74%) and Naive Bayes variants. Precision, recall, F1-score, and AUC-ROC values further validated the robustness of the BayesNet model, with precision at 0.90, recall at 0.91, F1-score at 0.92, and AUC-ROC at 0.95. These results demonstrate the superior performance of multi-feature Bayesian Networks in starling classification compared to other machine learning models. The novelty of this study lies in its application of a probabilistic approach using Bayesian Networks, which enhances interpretability and performance, especially in scenarios with limited data. Future work may explore additional feature sets and advanced machine learning models to further improve classification accuracy and robustness.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI IOT UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS BUDIDAYA LOBSTER DI RAJ ORGANIK KOTA MALANG Rahman, Aviv Yuniar; Priyandoko, Gigih; Hermawati, Adya
JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS "SOLIDITAS" (J-SOLID) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/js.v7i2.6498

Abstract

Teknologi Internet of Things (IoT) memiliki potensi besar dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional di sektor akuakultur, termasuk budidaya lobster. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan teknologi IoT guna meningkatkan produktivitas budidaya lobster di CV. RAJ Organik, Kota Malang. Implementasi teknologi dilakukan melalui empat tahapan utama, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, dan pendampingan serta evaluasi. Tahap sosialisasi bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar tentang teknologi IoT kepada 20 peserta yang terlibat. Pada tahap pelatihan, peserta dilatih untuk mengoperasikan perangkat IoT, seperti sensor suhu, pH, dan oksigen terlarut, yang dipasang di kolam budidaya lobster. Penerapan teknologi dilakukan dengan memasang perangkat IoT di kolam, yang memungkinkan pemantauan kualitas air secara real-time. Tahap pendampingan dilaksanakan untuk memastikan bahwa para peserta mampu mengoperasikan teknologi ini secara mandiri, serta untuk menyelesaikan masalah teknis yang mungkin muncul selama penggunaan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan produktivitas lobster sebesar 20% dan pengurangan biaya operasional sebesar 10%. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman peserta terkait teknologi IoT, dari 50% sebelum kegiatan sosialisasi menjadi 85% setelahnya. Sebanyak 87% peserta berhasil mengoperasikan perangkat IoT dengan baik dan mandiri. Kesimpulannya, teknologi IoT terbukti efektif dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional budidaya lobster di CV. RAJ Organik, serta membuka peluang untuk pengembangan lebih lanjut di sektor akuakultur lainnya
KLASIFIKASI JENIS PATUNG MENGGUNAKAN METODE CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK (CNN) Luruk, Maria Ovalia; Rahman, Aviv Yuniar; Marisa, Fitri
JATISI Vol 12 No 1 (2025): JATISI (Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi)
Publisher : Universitas Multi Data Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35957/jatisi.v12i1.9247

Abstract

Seni patung merupakan hasil pengolahan dari berbagai unsur tersusun dalam harmoni sehingga melahirkan keindahan khas yang disebut seni patung, seni patung pada dasarnya memiliki multi pandang, ruang padat, ruang pandang dan juga keindahan Maka itu perlu dilakukan Klasifikasi terhdapat jenis patung. Dimana pada Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan Jenis jeni Patung menggunakan metode Convolutional Neural Network (CNN) Data dikumpulkan dari sejumlah sampel jenis Patung dibagi menjadi 5 class yaitu Patung Habel Melengkung, Patung Geraba Hebel Melengkung, Patung Gerabah Teracotta, Patung Hebel Melengkung Biarawan, Patung Buah Iblis). Dianalisis menggunakan metode CNN untuk ekstraksi fitur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa score akurasi yang tertinggi. Pada pengujian, CNN epoch 10= berbagai pecahan data (split ratio) seperti 90:10 mencapai akurasi sebesar 100%. Selanjutnya, hasil score akurasi yang terendah. Pada Pengujian, epoch 50 = split ratio 10:90 mencapai akurasi sebesar 99,79%.
ANALISIS SENTIMEN ULASAN APLIKASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL DI GOOGLE PLAY STORE DENGAN BERT Farhan, Ahmad; Istiadi, Istiadi; Yuniar Rahman, Aviv
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 9 No. 3 (2025): JATI Vol. 9 No. 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v9i3.13358

Abstract

Dalam era digital, layanan administrasi kependudukan mengalami transformasi dengan hadirnya aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), yang dikembangkan oleh Ditjen Dukcapil untuk menggantikan KTP fisik dalam berbagai transaksi. Namun, sejak peluncurannya di Google Play Store, aplikasi ini menerima berbagai ulasan dari pengguna, yang mencerminkan pengalaman mereka terhadap layanan yang diberikan. Ulasan ini dapat menjadi indikator penting dalam mengevaluasi kualitas aplikasi, tetapi analisis manual terhadap ribuan ulasan sangat tidak efisien. Oleh karena itu, diperlukan metode otomatis yang mampu mengkategorikan opini pengguna secara akurat. Penelitian ini menerapkan analisis sentimen menggunakan model Bidirectional Encoder Representations from Transformers (BERT) untuk mengklasifikasikan 15.000 ulasan pengguna ke dalam kategori positif, netral, atau negatif. Teknik Synthetic Minority Over-sampling Technique (SMOTE) diterapkan untuk menyeimbangkan distribusi kelas sentimen. Model dilatih dengan fine-tuning pada IndoBERT menggunakan batch size 16, learning rate 2e-5, dan epoch 10. Hasil evaluasi menunjukkan akurasi 84,69%, yang lebih unggul dibandingkan metode tradisional seperti Naïve Bayes dan SVM. Studi ini memberikan wawasan bagi pengembang dalam meningkatkan layanan aplikasi berdasarkan opini pengguna, serta menegaskan keunggulan BERT dalam analisis sentimen berbahasa Indonesia.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW (SLR) UNTUK KELESTARIAN PARIWISATA: MENGINTEGRASIKAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA, MODEL MANAJEMEN, DAN TEKNOLOGI BIG DATA Hermawati, Adya; Mas, Nasharuddin; Rahman, Aviv Yuniar
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 14, No 2 (2025): September
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v14i2.2549

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi holistik dalam meningkatkan keberlanjutan industri pariwisata di Jawa Timur melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Fokus utama terletak pada integrasi Human Resource Development (HRD), manajemen strategis, dan pemanfaatan teknologi big data dalam mendukung daya saing dan keberlanjutan sektor pariwisata, khususnya pada tingkat UKM. Metode SLR digunakan untuk mengidentifikasi dan menganalisis literatur ilmiah yang relevan, kemudian divisualisasikan menggunakan VOSviewer guna memetakan keterkaitan antar konsep kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel orientasi kewirausahaan, kapabilitas pemasaran, dan keberlanjutan pariwisata merupakan komponen utama yang saling berinteraksi dalam pengembangan model konseptual pariwisata berkelanjutan. Melalui pendekatan variable mining dan relationship mining, penelitian ini menghasilkan model berbasis data yang aplikatif sebagai dasar pengambilan kebijakan dan strategi pengembangan pariwisata di masa depan.ABSTRACTThis study aims to examine holistic strategies for improving the sustainability of the tourism industry in East Java through a Systematic Literature Review (SLR) approach. The main focus is on the integration of Human Resource Development (HRD), strategic management, and the use of big data technology to support the competitiveness and sustainability of the tourism sector, particularly at the SME level. The SLR method is used to identify and analyze relevant scientific literature, which is then visualized using VOSviewer to map the relationships between key concepts. The research findings indicate that the variables of entrepreneurial orientation, marketing capabilities, and tourism sustainability are the primary components that interact in the development of a conceptual model for sustainable tourism. Through variable mining and relationship mining approaches, this study produced a data-driven model that is applicable as a basis for policy-making and future tourism development strategies.
Klasifikasi Presiden Republik Indonesia Menggunakan SVM Kernel Polynomial Dengan Fitur Ektraksi Gabor Kristianingrum, Kristianingrum; Rahman, Aviv Yuniar; Istiadi, Istiadi
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 7: Spesial Issue Seminar Nasional Teknologi dan Rekayasa Informasi (SENTRIN) 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2022976748

Abstract

Indonesia adalah negara dengan sistem demokrasi dalam pemerintahannya. Adanya pemilihan presiden yang dilakukan selama 5 tahun sekali dari masa kemerdekaan sampai dengan sekarang. Pemilihan presiden atau yang sering disebut dengan pemilu (pemilihan umum) ini berguna untuk memilih calon presiden dan wakil presiden dalam sebuah negara. Mengingat adanya pergantian presiden setelah 5 tahun dalam 2 periode, para remaja jaman sekarang cenderung mengikuti jaman millennial. Sehingga banyak diantaranya tidak mengenali siapa saja presiden-presiden yang pernah menjabat di Indonesia. Oleh karena itu peneliti mengusulkan Sistem Klasifikasi Presiden Republik Indonesia menggunakan SVM Kernel Polynomial dengan Fitur Ekstraksi Gabor. Tujuan dalam peneliti ini untuk membedakan dan mengklasifikasikan nama presiden berdasarkan dengan foto tersebut. Hasil dalam SVM fitur Gabor kernel Polynomial mendapatkan nilai accuracy tertinggi sebesar 80.77 dengan split ratio 10:90. Parameter precision memiliki nilai tertinggi mencapai 32.56 dengan split ratio 10:90 dan Recall mencapai 32.70 pada split ratio 10:90. Hasil dalam pengujian ini menunjukkan bahwa SVM fitur Gabor kernel Polynomial ialah yang mampu mengklasifikasikan foto presiden dengan baik dan akurat. AbstractIndonesia is a country with a democratic system in its government. Presidential elections are held every 5 years from the time of independence until now. Presidential elections or what are often called elections (general elections) are useful for selecting presidential and vice presidential candidates in a country. considering the change of president after 5 years in 2 periods, today's youth tend to follow the millennial era. So many of them do not know who the presidents who have been in Indonesia are. Therefore, the researcher proposes the Classification System for the President of the Republic of Indonesia using SVM Kernel Polynomial with Gabor Extraction Features. The purpose of this research is to distinguish and classify the name of the president based on the photo. The results in the SVM Gabor Polynomial kernel feature get the highest accuracy value of 80.77 with a split ratio of 10:90. The precision parameter has the highest value reaching 32.56 with a split ratio of 10:90 and Recall reaching 32.70 at a split ratio of 10:90. The results in this test show that SVM features a Gabor Polynomial kernel which is able to classify presidential photos well and accurately.
LOBSTER AGE DETECTION USING DIGITAL VIDEO-BASED YOLO V8 ALGORITHM Nusman, Bayu; Rahman, Aviv Yuniar; Putera, Rangga Pahlevi
Jurnal Teknik Informatika (Jutif) Vol. 5 No. 4 (2024): JUTIF Volume 5, Number 4, August 2024
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jutif.2024.5.4.2144

Abstract

Lobster is an aquatic animal that has high economic value in the fishing industry. Demand for lobster in both domestic and export markets continues to increase thanks to its delicious meat and a variety of desirable dishes. Indonesia, especially Java Island, contributes significantly to the national lobster production. However, the current manual determination of lobster age has limitations such as complexity, time required, and subjectivity in assessment.To overcome this problem, this research proposes the detection of lobster age using the YOLO (You Only Look Once) method, specifically the YOLOv8 version. This algorithm is known to be able to perform image and video recognition quickly and produce high accuracy. YOLOv8 can be run using a GPU, enabling parallel operations that significantly increase the speed of object detection compared to using a CPU alone. The data processing in this study involves several stages, starting from pre-processing in the form of image extraction and bounding from lobster videos. Next, the YOLOv8 algorithm was used to train the model with customized grid and bounding box parameters. The trained model is then validated and tested using lobster image and video data. The results of the test show that the developed YOLOv8 model has a precision of 0.997, recall of 0.998, mAP50 of 0.995, and mAP50-95 of 0.971. This shows that the model is able to detect and determine the age of the lobster with very high accuracy, providing a more efficient and objective solution than the manual method.
KLASIFIKASI TINGKAT TUTUR BAHASA SASAK BERBASIS TEKS MENGGUNAKAN NAIVE BAYES arrozi, lalu muhamad alawi; rahman, aviv yuniar; putra, rangga pahlevi
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 12 No. 3S1 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i3S1.5149

Abstract

Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai efektivitas klasifikasi tingkat tutur bahasa Sasak berbasis teks menggunakan algoritma Naive Bayes dalam mengidentifikasi dan mengkategorikan tingkat tutur bahasa Sasak. Penurunan kesadaran kaum muda mengenai penggunaan "tatakrama" atau tingkat tutur dalam percakapan sehari-hari di Lombok menunjukkan perlunya melestarikan aspek budaya yang penting ini. Tingkat tutur, yang melibatkan sistem kode untuk menyampaikan kesopanan, mencakup kosakata dan aturan leksikal tertentu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Naive Bayes, yang memanfaatkan probabilitas dan statistik untuk klasifikasi teks. Ada dua tahap utama dalam studi ini: pelatihan dan pengujian, dengan pembagian data 70:30. Temuan menunjukkan bahwa model Naive Bayes mencapai F1-score sebesar 84,99%, akurasi 85,08%, presisi 85,12%, dan recall 85,08%. Hasil ini menunjukkan bahwa Naive Bayes adalah metode yang efektif untuk mengklasifikasikan tingkat tutur bahasa Sasak, meskipun hasilnya tidak setinggi beberapa studi sebelumnya. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan metode yang lebih efisien dan akurat untuk klasifikasi teks tingkat tutur bahasa Sasak dan menunjukkan perlunya perbaikan dalam pemilihan fitur serta perluasan dataset untuk studi-studi mendatang.