Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Introduction of LoRa Communication System and Remote Control System in Agricultural Automation With Internet of Things Prabowo, Yani; Riwurohi, Jan Everhard; Windihastuti, Wiwin; Hasan, Fuad
Journal of Computer Science Advancements Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/jsca.v3i2.2230

Abstract

This research focuses on the integration of LoRa (Long Range) communication system and remote control system in agricultural automation with Internet of Things (IoT) using ESP32 microcontroller, Arduino nano and STM32 aims to improve the efficiency of intelligent agricultural management. LoRa is used as a long-range wireless communication protocol to collect data from sensors that are widely distributed in agricultural land, such as soil moisture sensors, temperature. The ESP32 microcontroller functions as the main controller that processes data from sensors and sends it in real-time to the control center via the LoRa network. Modbus is used as a standard serial communication protocol to connect sensors, actuators and other devices, thus ensuring compatibility between devices. In addition, Node-RED is used as a graphical interface (GUI) to manage data flow, control automation processes, and provide real-time data visualization to users. The results of this research are a stable integration system between sensor systems and communication systems. The novelty of this research is the integration of LoRa, ESP32, Modbus, and Node-RED to create a reliable and efficient agricultural automation system, enabling remote management of irrigation, fertilization, and environmental monitoring, thereby increasing agricultural productivity and optimizing resource use.
Implementasi Large Language Model dalam Multi-Domain Psikologi: Tinjauan Literatur Sistematis Ansor, Mohamad Zakaria; Ari Kusuma, Dyah Topan; Riwurohi, Jan Everhard
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 5 No 11 (2025): JPTI - November 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1105

Abstract

Implementasi large language models (LLM) dalam bidang psikologi menyajikan peluang signifikan untuk meningkatkan diagnosis, pengambilan keputusan klinis, dan penelitian medis. Studi ini melakukan tinjauan literatur sistematis untuk mengeksplorasi penelitian-penelitian terkini mengenai aplikasi LLM dalam bidang psikologi. Dengan mengikuti panduan PRISMA, pencarian literatur dilakukan pada database ScienceDirect. Kriteria inklusi dan eksklusi diterapkan untuk mengidentifikasi studi-studi yang relevan. Data yang diekstraksi mencakup tujuan penelitian, metodologi, bidang aplikasi, jenis data yang digunakan, key findings, dan hasil. Sebanyak 20 studi dimasukkan setelah proses seleksi. Review ini memberikan gambaran komprehensif mengenai aplikasi LLM dalam bidang psikologi, mengidentifikasi peluang, tantangan, dan arah penelitian masa depan yang bermanfaat bagi peneliti, praktisi, dan pembuat kebijakan. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi LLMs dalam praktik psikologi memiliki potensi transformatif untuk meningkatkan kualitas dan aksesibilitas layanan kesehatan mental, namun memerlukan pengembangan framework etis dan regulasi yang komprehensif untuk memastikan implementasi yang aman dan efektif.
ANALISIS KOMPARATIF EFISIENSI DAN KINERJA PROSESOR INTEL XEON 6 DAN AMD EPYC 9004 PADA LINGKUNGAN SERVER VIRTUALISASI Oktora, Andre; K, Irvan; K, Johanes H; Ridwan, Mohamad; Riwurohi, Jan Everhard
Jurnal TIMES Vol 14 No 2 (2025): Jurnal TIMES
Publisher : STMIK TIME

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan konsumsi daya pada pusat data global menempatkan efisiensi energi (performance-per-watt) sebagai metrik krusial dalam pemilihan prosesor server modern, terutama dalam lingkungan komputasi awan dan virtualisasi berbasis container. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komparatif kinerja (throughput relatif) dan efisiensi energi () antara prosesor Intel Xeon 6 (arsitektur hybrid) dan AMD EPYC 9004 (arsitektur Zen 4 dengan 96 core) di bawah skenario peningkatan beban kerja container. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif simulatif berbasis data sekunder, mengimplementasikan model matematis yang mereplikasi degradasi kinerja dan peningkatan konsumsi daya seiring penambahan jumlah container (10 hingga 100). Hasil simulasi menunjukkan bahwa AMD EPYC 9004 unggul secara signifikan. Prosesor ini tidak hanya mempertahankan throughput absolut yang lebih tinggi di seluruh beban kerja ( hingga 463.30 pada 100 container), tetapi juga menunjukkan skalabilitas yang lebih baik (degradasi minimal dari ). Keunggulan kinerja ini menghasilkan Efisiensi Energi () yang superior (mencapai 2.47), yang membuktikan bahwa arsitektur berdensitas inti tinggi mampu mengkompensasi TDP yang sedikit lebih tinggi, memberikan rasio performance-per-watt yang lebih ekonomis. Disimpulkan bahwa AMD EPYC 9004 merupakan pilihan yang lebih optimal bagi pengelola data center yang mencari solusi kinerja tinggi yang stabil dan efisien energi untuk beban kerja virtualisasi yang intensif.