Claim Missing Document
Check
Articles

تربیة الأخلاق ومفھومھا عند الطرق الصوفیة المعتبرة فى ماكاسار Rahmi Damis
JICSA : Journal of Islamic Civilization in Southeast Asian Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jicsa.v2i2.772

Abstract

یحاول الباحث من خلال ھذه الدراسة أن یتعرف على ھذه الأمور: أ( ما مفھوم الأخلاق الكریمة وسط الطرق المعتبرة فى مدینة ماكاسار. ب( كیف یتم التربیة الأخلاقیة وسط ھذه الطرق. جـ( ما ھى فوائدھا وسط المجتمع، ووسط الحیاة الوطنیة والشعبیة. تتخذ الدراسة التحلیل النوعى وتتخذ مدینة ماكاسار مكانا للمسح، وطبقا لكونھا دراسة میدانیة فإن من طرائق جمع بیاناتھا ھى الحوار والملاحظة، وبمقاربة متعددة التخصصات. ومصدر البیانات الأولیة ھو من محصل الحوارات ومصدر البیانات الثانویة مأخوذ من الكتب المتعلقة بموضوع الدراسة. وقد توصلت الدراسة إلى ان التعالیم الأساسیة للطرق المعتبرة ھى الأخلاق الكریمة، ولذلك نجد نظما تفصیلیة تتعلق بالآداب، بحیث تشمل أدب العبادات، وأدب الوالدین، وادب التلمیذ لشیخھ، وادبھ فى المعاملة مع إخوانھ. الطریقة المتبة فى توجیھ الأخلاق عند الطرق الصوفیة المعتبرة ھى السلوك، وھو الجھود الكثیفة فى اتباع كافة تعلیمات التصوف من أجل الوصول إلى الله سبحانھ ونیل رضاه. والتخلى ھو إفراغ ما فى النفس من الحصال الخبیثة، أما التحلى فھو ملؤھا بحصال طیبة، والأخیر ھو التجلى الذى ھو انكشاف الستار أمام العبد بحیث یتیسر لھ التعرف على الحقیقة. 
AL-ITTIHAD DALAM TASAWUF Rahmi Damis
Aqidah-ta: Jurnal Ilmu Aqidah Vol 3 No 1 (2017)
Publisher : Prodi Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.018 KB) | DOI: 10.24252/aqidahta.v3i1.3409

Abstract

Salah satu ajaran tasawuf adalah al-Ittihad yang dibawa oleh Abu Yazid Thaifur bin ‘Isa bin Surusyan al-Bustami.  Al-Ittihad mengajarkan persatuan antara Tuhan dengan hamba yang sudah mencapai kesucian, sehingga seorang sufi yang berada pada tingkat al-Ittihad merasa dirinya bersatu dengan tuhan, satu tingkatan yang menunjukkan bahwa yang mencintai dan yang dicintai telah menjadi satu, sehinggga salah satu dari mereka dapat memanggil yang satu lagi dengan kata-kata, “Hai aku. Al-Ittihad dicapai dengan melalui fana dan baqa. Fana merupakan hancurnya perasaan kesadaran akan adanya tubuh kasar manusia, yang tersisa adalah manusia secara rohani. Untuk itu sebelum memasuki tahap fana seorang sufi harus memperhatikan 4 hal yaitu; Al-Sukr yaitu keadaan antara cinta dengan fana. Al-Syathahat adalah ungkapan-ungkapan aneh yang dikeluarkan oleh sufi. Zawal al-Hujab adalah keadaan sufi yang tidak menginginkan lagi sesuati kecuali Allah. Ghalbat al-Syhud; keadaan seorang sufi baik dari segi perasaan, kesadaran dan penyaksian sampai kepada puncak fana’, lalu dia lupa dirinya dan tidak ada selain Allah.
EFEKTIVITAS UJIAN KOMPREHENSIF DALAM MENINGKATKAN KOMPOTENSI MAHASISWA PRODI ILMU AQIDAH Rahmi Damis
Aqidah-ta: Jurnal Ilmu Aqidah Vol 4 No 1 (2018)
Publisher : Prodi Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (938.423 KB) | DOI: 10.24252/aqidahta.v4i1.5173

Abstract

Ujian komprehensip merupakan salah satu bentuk ujian yang harus dilalui oleh mahasiswa Prodi Ilmu Akidah yang pelaksanaannya melalui syarat-syarat; Mahasiwa mengecek nilai, kemudian melakukan tes baca tulis al-Qur’an dan mendapat keterangan dari pembimbing Skripsi.Kendala yang dihadapi oleh mahasiswa dalam ujian komprehensif kurang mengusai materi yang akan diujikan. Kesulitan menentukan waktu yang tepat untuk ujian, karena harus menyesuaikan waktu penguji, dan kurangnya referensi tentang mata kuliah yang diujikan.Adapun manfaat yang diperoleh mahasiswa adalah; Menambah pengetahuan dan wawasan mahasiswa tentang materi-materi mata kuliah kompotensi Prodi. Menguji kemampuan yang dimiliki oleh mahasiswa, sekaligus dimaksudkan mengetahui kompotensi yang dimiliki oleh mahasiswa yang akan menjadi sarjana atau menyelesaikan studinya.
PERSEPSI MAHASISWA PRODI AQIDAH DAN FILSAFAT ISLAM TERHADAP PELAYANAN PRODI AQIDAH DAN ISLAM FILSAFAT Rahmi Damis
Aqidah-ta: Jurnal Ilmu Aqidah Vol 5 No 1 (2019)
Publisher : Prodi Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.802 KB) | DOI: 10.24252/aqidahta.v5i1.10032

Abstract

Judul Penelitian: Persepsi  Mahasiswa Prodi Aqidah Dan Filsafat Islam Terhadap Pelayanan Prodi Aqidah Dan Islam Filsafat, dengan rumusan masalah; 1) Bagaimana bentuk pelayanan Prodi terhadap mahasiswa, 2) Bagaimana persepsi mahasiswa terhadap pelayan Prodi, 3) Bagaimana Kendala yang dihadapi. Adapun jenis penelitian ini adalah kualitatif deskripsi.Prodi Akidah dan Filsafat Islam merupakan salah satu Prodi yang ada di Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar yang memiliki visi  adalah Pusat Studi Pemikiran Islam Transformatif Berbasis Peradaban IslamBentuk Pelayanan terhadap mahasiswa meliputi; pengurusan KRS, bimbingan skripsi yang terdiri atas; memasukkan judul, proposal, ujian hasil dan ujian munaqasyah. ujian komprehensif, nilai, Kuliah Kerja lapang (KKL),  dan penasehat akademik. Pada dasarnya mahasiswa tidak mempermasalahkan prosedur pelayanan tersebut dan mereka tidak mendapatkan kendala dalam pelayanan tersebut,hanya  mereka menyarankan agara dosen memprioritaskan mahasiswa.
KONSEP PEMBINAAN KARAKTER ’AISYIYAH RANTING TODDOPULI Rahmi Damis
Aqidah-ta: Jurnal Ilmu Aqidah Vol 6 No 1 (2020)
Publisher : Prodi Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/aqidahta.v6i1.20169

Abstract

’Aisyiyah Ranting Toddopuli merupakan salah satu organisasi sosial kemasyarakatan yang bergerak membantu masyarakat dalam bidang keagamaan khususnya, sehingga sangat potensi untuk melalukan pembinaan karakter masyarakat melalui kegiatan yang telah diprogramkan seperti; pengajian rutin, bimbingan Qira’ah dan kajian kandungan al-Qur’an, membantu masyarakat yang berduka, melaksanakan kurban dan buka bersama pada bulan Ramadhan dan 10 Muharram. Sdeang metode yang ditempuh dalam melaksanakan kegiatan tersebut adalah; ceramah, diskusi, memberi contoh secara lansung dan. Adapun tujuan yang ingin dicapai adalah mewujudkan masyarakat yang memiliki karakter yang baik agar menjadi ’Ibadurrahman. Walaupun tujuan tersebut belum tercapai akan tetapi hasilnya sudah tampak pada perubahan karakter seperti peningkatan kuantitas ibadah, jiwa sosial yang suka membantu, kejujuran dan akuntabilitas.
Pendidikan Keluarga Dalam Perspektif Tafsir Maudhu’i Mizna Laila Albaar; Hasyim Haddade; Rahmi Damis
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 10 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.636 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.6791748

Abstract

Family education, also known as informal education, plays a very significant role in the process of developing a child's personality. Because it is in this family environment that children first receive a number of values ​​and norms that are instilled in them. Education in the family environment is the first and foremost education, so in family education it is expected to form children who have good personalities which can then be developed in subsequent educational institutions. to find out the thematic analysis of verses and the influence of the application of family education on children. A child has been prepared from the start so that at the age of puberty he is ready to carry out all the taklif that Allah has imposed on him, family education provides an understanding of the concept that the nature of a child must be developed through an Islamic education process.
ANALISIS TEKSTUAL DAN KONTEKSTUAL MAKNA ISTIQAMAH DARI PERSPEKTIF HADIS Rahmi Damis
Tahdis: Jurnal Kajian Ilmu Al-Hadis Vol 7 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (931.687 KB) | DOI: 10.24252/tahdis.v7i1.7192

Abstract

Istiqāmah merupakan sikap teguh dan konsiten pada ajaran agama, tidak ada kecenderungan untuk berpaling atau meninggalkannya sampai akhir hayat. Seperti istiqāmah terhadap iman kepada Allah swt., harus dibuktikan dalam perbuatan, menjauhi  semua larangan-Nya dan mengerjakan seluruh perintah-Nya secara sungguh-sungguh. Dengan kata lain adanya kesesuaian antara niat, ucapan, dan perbuatan. Orang yang istiqāmah terhadap ajaran agama, akan mendapat kecintaan Allah swt., karena segala perbuatan yang dilakukan senantiasa berada dalam rida-Nya, selalu dalam pengampunanNya yang akan membawa kepada kebahagiaan dunia dan akhirat. 
PEREMPUAN DAN POLITIK MENURUT ISLAM Rahmi Damis
Vox Populi Vol 1 No 1 (2010): VOX POPULI
Publisher : ILMU POLITIK UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) ALAUDDIN MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2601.277 KB) | DOI: 10.24252/vp.v1i1.8096

Abstract

Al-Quran sebagai landasan utama ajaran Islam menempatkan perempuan pada tempat yang mulia, tidak membeda-bedakan antara laki-laki dan perempuan. Hal inilah yang dipraktekkan oleh Rasulullah saw., sehingga perempuan pada masanya banyak yang terlibat dalam berbagai kegiatan termasuk kegiatan politik Nabi, ditandai dengan ikut sertanya perempuan membantu dalam setiap peperangan yang dilakukan oleh kaum muslimin. jadi, Islam datang mengubah nasib kaum perempuan dengan memberi hak, kehormatan, dan kewajiban sesuai dengan harkat dan martabat mereka, sebagai makhluk yang bertanggung jawab kepada Allah swt., baik terhadap diri sendiri, keluarga, dan masyarakat maupun negara.Keywords: Islam, Perempuan, Politik
PERSEPSI TAREKAT KHALWATIYAH YUSUFIYAH TENTANG AYAT-AYAT ZIKIR (SUATU KAJIAN LIVING QUR’AN) Muhammad Nawir Faried; Achmad Abubakar; Rahmi Damis
Aqidah-ta: Jurnal Ilmu Aqidah Vol 8 No 1 (2022)
Publisher : Prodi Aqidah dan Filsafat Islam Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/aqidahta.v8i1.27366

Abstract

The main problem of this research is the understanding of the Khalwatiyah Yusufiyah Congregation about the verses of the Qur'an which are used as the basis for remembrance of Allah swt., the implementation and effects of its practice. The type of research is a field research which is qualitative-descriptive. The approaches used are interpretation, socio-historical, and Sufistic. The source of the data for this research is the sheikh or murshid of the Khalwatiyah Yusufiyah Order, the caliph and his followers. The data collection methods are observation, interviews, and documentation. Then the data processing and analysis techniques were carried out through three stages, namely data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that the interpretation of the Qur'anic verses about remembrance by the Khalwatiyah Yusufiyah Order which is used as the basis for remembrance (for example, QS al-Ahzab/33:41-42) has differences with the commentators of the pronunciation of z\ ikran kas\i>ra> (remembrance as much as possible). Meanwhile, QS al-Syu>ra/42:11 and QS al-Baqarah followers of the Yusufiyah Khalwatiyah Order are the same as those expressed by the commentators. The practice of followers of the Khalwatiyah Yusufiyah Order is to do remembrance every time, every time, and every day. After the fardu prayer, dhikr, praying jahar or sir, especially on Friday nights based on the direction of the Murshid, the effect makes them pray diligently, their faith increases, their behavior is good, solidarity with fellow humans is good, their social spirit is high. The implication is, hopefully it can provide insight into remembrance for everyone, especially the congregation of the Khalwatiyah Yusufiyah congregation. And to the Murshid and or the caliph to give (add) lessons regarding the understanding of the verses of the Qur'an about remembrance
Environmental Conservation Education in the Qur’an Perspective Syamsuriana Basri; Rahmi Damis; Mardan
EDUKASI : Jurnal Pendidikan Islam (e-Journal) Vol. 11 No. 1 (2023): Edukasi: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Tarbiyah Departement collaboration with AMCA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54956/edukasi.v11i1.349

Abstract

This study aims to describe an overview of the concept of environmental conservation in the Koran, the urgency and conservation efforts in the Qur’an. This study uses a qualitative-descriptive research method with library research techniques. The results of the study show that environmental preservation in the Qur'an, which teaches us always to protect the environment, is contained in several verses, including QS Ar-Rum: 41-42 about Prohibition of Making Damage on Earth, QS Al A'raf: 56-58 about Caring for the environment. and QS Al-Baqarah (2): 60 about Allah providing sustenance to all humans and forbidding humans to make mischief on this earth. Then the urgency of environmental preservation, according to the Qur'an, is explained that the environment is nature where humans are in it must be preserved. This is based on human dependence on nature, and everything is created in balance, everything in nature is for the benefit of humans and nature as a source of sustenance and the efforts recommended by the Qur'an in preserving the surrounding environment, among others; planting trees for reforestation, managing dead and vacant land, keeping the environment clean and avoiding destruction and maintaining the balance of nature.