Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Persepsi Mahasiswa Calon Guru Matematika terhadap Pemanfaatan Teknologi Kecerdasan Buatan dalam Konteks Pembelajaran Harnawati, Harnawati; Hidayati, Ully
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 1 (2024): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v4i1.389

Abstract

Kecerdasan buatan semakin masif terintegrasi dalam lingkup pendidikan. Fenomena ini tentu menjadi pengalaman baru bagi para pendidik sehingga diperlukan identifikasi persepsi terhadapnya. Tak terkecuali pula mahasiswa pendidikan sebagai calon guru. Oleh karena itu, persepsi mahasiswa calon guru matematika terhadap pemanfaatan kecerdasan buatan dalam konteks pembelajaran di bidang matematika menjadi tujuan identifikasi dalam penelitian ini. Metode dalam penelitian adalah survei melalui angket dan wawancara dengan mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Sembilanbelas November Kolaka. Hasil analisis data secara deskripsi kualitatif yang didukung dengan studi pustaka menunjukkan bahwa secara mayoritas mahasiswa yang menjadi subjek penelitian mempunyai persepsi positif terkait pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pembelajaran matematika, dengan sebagian besar menyatakan bahwa pemanfaatan tersebut sangat penting. Selain itu, mahasiswa juga menunjukkan kesiapan yang tinggi untuk menghadapi perubahan dalam pembelajaran matematika dengan mengintegrasikan kecerdasan buatan, meskipun pengetahuan mereka tentang konsep tersebut masih tergolong sedikit dan terkendala terbatasnya keandalan perangkat keras yang dimiliki. Terdapat juga kebutuhan yang besar untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan terkait kecerdasan buatan melalui pelatihan dan informasi lebih lanjut. Harapannya, penelitian ini dapat memberi wawasan tentang bagaimana mahasiswa calon guru matematika memandang teknologi AI dalam konteks pembelajaran dan dapat menjadi pertimbangan dalam transformasi pendidikan di masa depan.
Efektivitas Project Based Learning terhadap Hasil Belajar Geometri Mahasiswa Pendidikan Matematika Hidayati, Ully
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 3 (2024): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v4i3.752

Abstract

Project Based Learning adalah inovasi pendekatan pembelajaran yang melibatkan mahasiswa dalam proyek tertentu untuk mendapatkan pengetahuan dan keterampilan. Model ini berpeluang besar untuk meningkatkan mutu pendidikan sehingga menarik untuk diteliti efektivitasnya terhadap berbagai aspek pembelajaran. Potensi ini mendorong peneliti untuk memeriksa efektivitas PjBL terhadap hasil belajar dengan melibatkan mahasiswa program studi Pendidikan Matematika, Universitas Sembilanbelas November Kolaka yang memprogram mata kuliah geometri. Terlebih dahulu, mahasiswa diberi pre-test lalu diterapkan PjBL dan diberi post-test setelahnya. Dari proses tersebut diperoleh data yang dianalisis secara deskriptif dan inferensial untuk menarik kesimpulan. Analisis menunjukkan bahwa nilai pre-test mahasiswa memiliki rata-rata 65,53 sedangkan pada post-test terjadi peningkatan rata-rata menjadi 83. Analisis inferensial dengan sample paired t-test setelah memenuhi uji asumsi menunjukkan bahwa signifikansi hasil belajar adalah 0,000 < 0,05. Sesuai kriteria uji hipotesis, hasil ini menunjukkan bahwa Project Based Learning efektif terhadap peningkatan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah geometri. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan PjBL tidak hanya untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa tetapi juga dalam berbagai aspek pengajaran matematika.
Eksplorasi Etnomatematika Konsep Transformasi Geometri pada Ragam Hias Mekongga Motif Tabere Hidayati, Ully; Haidar, Irajuana; Marillah, Dima
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 1 (2025): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v5i1.1467

Abstract

Penelitian ini mengkaji unsur etnomatematika dalam ragam hias Mekongga motif tabere pada rumah adat Tolaki Mekongga yang merupakan warisan budaya masyarakat di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Fokus penelitian adalah mengidentifikasi dan menganalisis konsep transformasi geometri yang terkandung dalam motif tradisional tersebut. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode etnografi, peneliti melakukan observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi visual terhadap replika rumah adat yang menampilkan motif tabere. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi pola matematis, khususnya transformasi geometri yang meliputi refleksi, translasi, rotasi, dan dilatasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif tabere memiliki struktur matematis kompleks yang mengikuti kaidah transformasi geometri. Refleksi simetris ditemukan pada susunan motif vertikal, translasi pada pengulangan pola horizontal, rotasi pada elemen dekoratif pusat, dan dilatasi pada perbedaan ukuran motif. Temuan ini membuktikan adanya keterkaitan antara budaya Mekongga dengan konsep matematika formal, yang dapat dimanfaatkan sebagai konteks pembelajaran matematika berbasis budaya lokal. Implementasi hasil penelitian ini dalam pembelajaran matematika di sekolah berpotensi meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep transformasi geometri sekaligus memperkuat identitas budaya lokal. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan etnomatematika sebagai bidang kajian yang menghubungkan matematika dengan konteks sosial-budaya masyarakat Indonesia.
ANALYSIS OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS' MATHEMATICAL PROBLEM-SOLVING SKILLS IN HOTS TASKS BASED ON TOLAKI MEKONGGA LOCAL WISDOM Tang, Nur; Mashuri, Sufri; Hidayati, Ully
JME (Journal of Mathematics Education) Vol 10, No 2 (2025): JME (Jul - Dec)
Publisher : Universitas Sembilanbelas November Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31327/jme.v10i2.2542

Abstract

Mathematical problem-solving is a crucial competence that enables students to think critically and creatively in facing real-life challenges. However, mathematics learning often lacks meaningful connections to students’ cultural contexts. This study integrates local wisdom from the Tolaki Mekongga community as a culturally relevant approach to strengthen students’ understanding of mathematical concepts. The study aims to describe and analyze junior high school students’ mathematical problem-solving abilities through ethnomathematics-based problems derived from Tolaki Mekongga traditions. This research employed a descriptive qualitative design involving 32 eighth-grade students from SMP Negeri 2 Kolaka. Data were collected through problem-solving tests and interviews, then analyzed according to Polya’s four stages: understanding, planning, implementing, and reviewing the solution. The findings revealed that most students demonstrated moderate to high levels of problem-solving ability. High-ability students could relate mathematical concepts to local cultural contexts, while low-ability students struggled to interpret contextual information and apply appropriate strategies. The study concludes that incorporating problems based on local wisdom enhances students’ engagement and conceptual understanding. Integrating cultural contexts such as Tolaki Mekongga traditions can serve as an effective ethnomathematical approach for improving mathematical problem-solving skills and fostering culturally responsive mathematics learning.
Ethnomathematical Exploration of Two-Dimensional Geometric Shapes in Mekongga Traditional House Architecture Ully Hidayati; Irajuana Haidar; Dima Marillah
Journal of Honai Math Vol. 8 No. 2 (2025): Journal of Honai Math
Publisher : Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/jhm.v8i2.805

Abstract

Geometry is a fundamental branch of mathematics, yet many students struggle to comprehend it as they often perceive the subject as disconnected from real-world applications. In reality, geometric concepts are deeply embedded in daily life, particularly evident in traditional architecture. The Mekongga tribe of Southeast Sulawesi, Indonesia, exemplifies this connection through their culturally rich architectural heritage. However, ethnomathematical research on the Mekongga remains limited, despite its significant potential for enhancing contextual mathematics education. This study aims to address this gap by examining geometric shapes in Mekongiga traditional houses. This investigation also highlights the properties of each two- dimensional geometric form discovered. Data collection involved field observations, semi- structured interviews with traditional house guards, and photographic documentation of existing structures. Data analysis was carried out by identifying two-dimensional geometric shapes, focusing on the walls, roofs and stairs which were then visualized using GeoGebra. The findings reveal specific geometric shapes integrated throughout the architectural elements: isosceles triangles and trapezoids are prominent in the roof structure, rectangular shapes dominate the walls designs, and parallelograms are distinctly present in the staircase construction. The formal properties inherent in mathematical principles correspond directly with each two-dimensional geometric shape discovered in the traditional Mekongga houses. This research contributes to the field of ethnomathematics by highlighting how traditional cultural practices incorporate mathematics and suggests applications to connect academic content with students' cultural heritage, providing teachers with authentic contexts for teaching geometric concepts.