Claim Missing Document
Check
Articles

PENDAMPINGAN OPTIMALISASI KOMPETENSI GURU DALAM MERANCANG PEMBELAJARAN TEMATIK BERORIENTASI STEAM DI SEKOLAH DASAR Belinda Dewi Regina; Beti Istanti Suwandayani; Kuncahyono Kuncahyono; Rusnilawati Rusnilawati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.7952

Abstract

Sebagai sekolah yang baru tumbuh berkembang, SD Mumtas dihadapkan pada beberapa permasalahan, diantaranya adalah kualitas guru dan ketatnya persaingan sekolah dasar (SD) di wilayah kota Malang. Inovasi juga dilakukan dengan menetapkan target jangka pendek yang memuat ciri khas SD Mumtas di masa datang, yang menjadi pembeda dari sekolah dasar yang ada di wilayah kota Malang, yakni melalui implementasi pendekatan pembelajaran saintifik berorientasikan STEAM. Hasil kesepakatan antara tim program pengabdian dan sekolah mitra, dapat disimpulkan bahwa permasalahan yang dihadapi dan urgen untuk diselesaikan meliputi: 1) adanya perbedaan persepsi antara guru di sekolah mitra dalam mengintepretasikan pembelajaran STEAM. 2) Perlu adanya upaya peningkatan kompetensi preofesional guru di sekolah mitra khususnya merancang pembelajaran STEAM. 3) Implementasi pembelajaran tematik berorientasi STEAM belum optimal. 4) Penggunaan ecoliteracy yang belum optimal sebagai media/bahan/ sumber belajar. Solusi mengatasi permasalahan tersebut adalah 1) Focus Group Discussion (FGD) dan pelatihan aktivitas pembelajaran STEAM, 2) Pelatihan Pembelajaran Berbasis STEAM, 3) Penyusunan design pembelajaran STEAM. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah, diskusi, metode simulasi direct instruction), dan metode pendampingan. Sehingga secara lengkap target luaran pada program pengabdian ini yaitu tersusunnya design pembelajaran STEAM.
Developing SPOK Litaracy Board Media (PALIPOK) for Reading of First Grade of Elementary School Zhella Rahma Novita; Belinda Dewi Regina; Bahrul Ulum
Journal Of Teaching And Learning In Elementary Education Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, FKIP, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jtlee.v5i2.7931

Abstract

Based on the results of observations, namely by knowing the conditions in the field with a total number of students, namely 13 students, the learning media is said to have not trained students' reading skills and students have not experienced, still have difficulty in carrying out learning. For that we need media that can support students' reading skills in learning activities. This study uses the ADDIE model with five stages, namely: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The results of the evaluation through the material expert validation test stage 1 were 72.72 in stage 2 of 86.36, while the media validation test was 73.07, the teacher's response was 65.62 and the results of student responses from 13 students who did not enter 2 were 72, 10. This falls into the good category and is good to use as the basis for a conversion table. The results of these efforts indicate that the media is in the appropriate category for use.
Kajian Etnosains Berbasis Kearifan Lokal pada Karya Seni Batik Tulis di Anjani Batik Galeri Bumiaji Belinda Dewi Regina; Arinta Rezty Wijayaningputri
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 2 (2022): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i2.8339

Abstract

Etnosains merupakan kegiatan mentransformasikan antara sains asli masyarakat dengan sains ilmiah. Sains asli tercermin dalam kearifan lokal sebagai pemahaman terhadap alam dan budaya yang berkembang dikalangan masyarakat. Lahirnya etnosains tidak terlepas dari trial and error sebagai salah satu metode ilmiah yang digunakan jaman dahulu, dan telah menghasilkan pengetahuan baru tetapi tidak mampu menggali potensi sains yang terkandung karena keterbatasan pengetahuan. Peran fisika dan etnosains sangat penting dalam pembelajaran sains mengingat luasnya cakupan ilmu fisika sebagai salah satu ranah etnosains. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap etnosains dan kearifan lokal budaya di Indonesia. Metodenya yaitu kajian literatur dengan sampel bahan kajian karya Batik Tulis Anjani Batik Galery, Bumiaji. Pendekatan ini menggunakan kualitatif dengan penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini tentang Kajian Etnosains berbasis Kearifan Lokal Pada Karya Seni Batik Tulis Di Anjani Batik. Hasil dari penelitian ini yaitu melalui eksplorasi pengetahuan sains masyarakat dihasilkan menjadi sebuah konsep sains.
Analisis Keterampilan Apresiasi Guru dalam Kegiatan Pembelajaran Peserta Didik Kelas 5 Rizqi Hanna Desi Pratiwi; Bahrul Ulum; Belinda Dewi Regina
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 2 (2022): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i2.10624

Abstract

Keterampilan apresiasi merupakan keterampilan dimana guru menunjukan gestur, gerakan atau pujian kepada peserta didik. Apresiasi sendiri merupakan ungkapan yang diberikan saat peserta didik mampu memberikan kinerja yang baik. Apresiasi dalam bahasa Indonesia sama dengan kata aprecitio dalam bahasa latin dan kata appreciation dalam bahasa Inggris. Apresiasi memiliki arti penghargaan, dan penghayatan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui keterampilan apresiasi guru dalam kegiatan pembelajaran peserta didik kelas 5 SD Muhammadiyah 08 Dau Malang serta bagaimana faktor pendukung keterampilan apresiasi guru dalam kegiatan pembelajaran 5 SD Muhammadiyah 08 Dau Malang. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif dengan pembiasaan di lingkungan. Hasil penelitian ini yaitu keterampilan apresiasi guru dalam kegaiatan pembelajaran peserta didik, presiasi dapat berupa reward, pujian, punishment and reward dan gestrur guru baik dari gestur wajah dan gerakan guru.
Implemementasi Bahan Ajar Mobile Learning Berbantuan Augmented Reality di Sekolah Dasar Kuncahyono Kuncahyono; Belinda Dewi Regina; Beti Istanti Suwandayani
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 2 (2022): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i2.10644

Abstract

Saat ini, kemajuan teknologi seluler telah berkembang dalam dimensi augmented reality yang dapat digunakan dalam pembelajaran. Teknologi augmented reality dapat menyediakan akses materi dan konten pembelajaran menjadi lebih menarik. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan dampak yang dirasakan siswa dalam pembelajaran sains yang didukung aplikasi smartphone. Metode yang digunakan analisis deskriptif kuantitatif, data dikumpulkan melalui survei kemudian pengolahan data menggunakan statistik deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 25 siswa kelas V Sekolah Dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi aplikasi smartphone berbantuan augmented reality khususnya materi sains mampu meningkatkan respon dan kinerja belajar siswa. Namun, pembelajaran dengan bantuan augmented reality perlu dirancang dengan baik berdasarkan analisis kebutuhan siswa dan perlu difasilitasi oleh guru secara menyeluruh. Siswa harus memiliki perangkat smartphone agar aplikasi augmented reality dapat digunakan dengan baik. Penelitian lebih lanjut harus memperhatikan aspek responden dan memperluas aplikasi ke platform iOS.
Peranan Seni Budaya di Sekolah pada Masa Milenial Debby Mayasari; Belinda Dewi Regina
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 3 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i3.12690

Abstract

Seni diartikan sebagai sesuatu yang dibuat oleh manusia yang memiliki unsur keindahan. Sedangkan budaya adalah cara hidup yang berkembang bersama pada sekelompok orang dengan cara turun-temurun. Namun jika melihat kondisi generasi bangsa saat ini sangat miris karena mulai menurunnya rasa kecintaan dan keinginan untuk memajukan serta melestarikan seni dan budaya daerah sebagai warisan leluhur. Lemahnya peran pemuda dalam menjaga dan melestarikan seni dan budaya daerah masing-masing bisa dilihat dari trend gaya hidup yang banyak budaya modern yang kebarat-baratan. Akibatnya, mereka kurang mengenal budaya daerah negeri sendiri apalagi bisa ikut mempelajari dan melestarikannya. Tujuan dari penelitian ini yaitu bagaimana seharusnya para generasi muda menjalankan perannya dalam mempertahankan seni dan budaya bangsa. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu dengan cara mengenal seni dan budaya, mencegah supaya tidak diakui oleh orang lain, melahirkan kesadaran untuk melestarikan seni dan budaya, memiliki rasa bangga, serta mengenalkan keragaman budaya pada dunia.
Kearifan Lokal Kota Batu Pada Karya Seni Batik Tulis Menggunakan Kajian Etnosains Arinta Rezty Wijayaningputri; Belinda Dewi Regina
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.3733

Abstract

Written batik artwork is a cultural heritage that has high value and reflects the local wisdom of an area. Batu City, as one of the cities in Indonesia which is rich in cultural diversity and tradition, has local wisdom which is reflected in its written batik artwork. This study aims to analyze the local wisdom of Batu City in written batik artwork, using an ethnoscience study approach.The research method used is this approach using qualitative descriptive research. The subject of this study was an Ethnoscience Study based on Local Wisdom on Written Batik Art in Anjani Batik. The results of the study show that written batik artworks in Batu City contain various local wisdom values. The process of making written batik involves traditional knowledge passed down from generation to generation, such as selecting motifs, using natural colors, and fabric processing techniques.Ethnoscientific studies provide a deeper understanding of the local wisdom of Batu City in written batik artwork. This research can be the basis for appreciating and preserving the cultural heritage of Batu City and encouraging the development of a sustainable written batik industry. In addition, this research can also provide insight for artists, craftsmen, and art observers in exploring local wisdom values ​​in written batik artworks in other areas.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Pecahan Sederhana melalui Media Papan Pecahan Yeni Rahmawaty; Belinda Dewi Regina; Atot Samboro
Journal on Teacher Education Vol. 5 No. 1 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v5i1.18576

Abstract

Nilai rata-rata siswa paling rendah dibandingkan dengan mata pelajaran yang lain. Karena proses pembelajaran guru banyak menggunakan metode ceramah sehingga bersifat monoton. Dalam halini perlu dilakukan upaya peningkatan pemahaman siswa tentang konsep pecahan sederhana menggunakan media pembelajaran kartu pecahan. Media ini dapat menguatkan pemahaman siswa, sehingga memberikan kesan pada siswa selain itu dapat meningkatkan minat siswa. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan oleh peniliti pada siswa kelas IV SDN 2 Somoroto. Pelaksanaan penelitian ada 2 siklus dengan 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian ini terjadi peningkatan di setiap siklusnya. Dibuktikan dengan nilai belajar siswa siklus I dengan nilai tuntas sebanyak 9 siswa 73,9%, siklus II nilai tuntas naik 4 siswa menjadi 13 siswa 91,3%. Sedangkan aktivitas guru dalam pembelajaran juga mengalami peningkatan 11,7 % dari 73,3% siklus I menjadi 83,3% siklus II, Sehingga aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran menggunakan media papan pecahan meningkat mencapai target lebih dari 75% dengan predikat keberhasilan sangat baik.
Penerapan Metode PBL dan Media Wayang Karakter untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Ricky Rismadhiarwan; Belinda Dewi Regina
Journal on Teacher Education Vol. 5 No. 1 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v5i1.18585

Abstract

Penelitian bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan pada peserta didik kelas I A SDN Kesatrian 1 Kota Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Pengumpulan data melalui tes untuk mendapatkan data hasil belajar peserta didik, sedangkan pengumpulan data melalui observasi untuk mendapatkan data aktivitas peserta didik. Hasilnya menunjukkan bahwa pembelajaran melalui metode Problem Base Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dari siklus I peserta didik yang tuntas mencapai 57,69%, sedangkan pada siklus II peserta didik yang tuntas mencapai 100%, ada peningkatan sebesar 42.31%. Begitu pula dengan aktivitas peserta didik, terjadi perubahan yang positif pada sikapnya dalam proses pembelajaran melalui metode Problem Based Learning (PBL).
Pengembangan Karya Tari SOLARIT (Solah Lare Alit) untuk Mengenalkan Budaya Daerah Trenggalek melalui Mata Pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) di Sekolah Dasar Yulinda Dwi Pangesti; Arina Restian; Belinda Dewi Regina
Indonesian Journal of Primary Education Vol 3, No 2 (2019): Indonesian Journal of Primary Education: December 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijpe.v3i2.19302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengembangan dan kevalidan karya tari Solah Lare Alit  di SD Negeri Sukorejo. Karya tari Solah Lare Alit dikembangkan sebagai media pembelajaran seni tari serta mengenalkan budaya daerah Trenggalek kepada peserta didik sekolah dasar. Hasil validasi pada penelitian pengembangan ini diperoleh melalui validasi ahli media dan ahli materi. Validasi media dan media dilaksanakan sebanyak 2 kali. Validasi media tahap pertama mendapatkan tingkat kevalidan 73% dan tahap dua memperoleh 90,5%. Sedangkan pada validasi ahli materi mendapatkan tingkat kevalidan 82% dan tahap dua mendapatkan tingkat kevalidan 97%. Uji coba karya tari Solah Lare Alit mendapatkan respon yang baik dari pendidik dan peserta didik. Hasil diperoleh melalui angket respon guru memperoleh skor 97,3% dan melalui keseluruhan angket respon peserta didik memperoleh skor 99%. Berdasarkan data tersebut, maka karya tari Solah Lare Alit efektif digunakan sebagai media pembelajaran di sekolah dasar. pernyataan tersebut didukung adanya respon peserta didik yang menyatakan bahwa karya tari Solah Lare Alit menarik untuk dipelajari.