Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : LIMIT - Pendidikan Matematika

KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS (TINJAUAN TERHADAP PENDEKATAN PEMBELAJARAN SAVI) Mujiyem Sapti
LIMIT - Pendidikan Matematika No 11 (2010): LIMIT No. 11 \ Oktober 2010
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.363 KB)

Abstract

Abstrak Tulisan ini bertujuan untuk membahas salah satu kemampuan yang harus dikuasai siswa yang direkondasikan NCTM yaitu koneksi matematis. Dalam tulisan ini dibahas mengenai salah satu pendekatan pembelajaran  yang dapat mengakomodir kemampuan koneksi matematis siswa yaitu  pendekatan pembelajaran SAVI. Kata Kunci: koneksi matematis, SAVI
OPTIMALISASI PEMBELAJARAN KONVENSIONAL DENGAN MODEL KONTEKSTUAL Dwijo Susanto; Mujiyem Sapti
LIMIT - Pendidikan Matematika No 02 (2006): LIMIT No 02\April 2006
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.824 KB)

Abstract

Pembelajaran konvensional merupakan pembelajaran yang paling banyak dilaksanakan oleh guru selama ini. Banyak kalangan yang berpendapata bahwapemebalajaran ini adalah pembelajaran ala kadarnya Hal ini yang akan diperbaiki dalam tulisan ini, bahwa dengan menggunakan model kontekstual, ita dapat mengoptimalkan pembelajaran konmvensional yang digunakan. Berdasarkan hasil penelitian, metode konvensional dengan model kontekstual efektif meningkatkan hasil pembelajaran.   Kata Kunci: metode konvensional, model kontekstual
MEDIA PEMBELAJARAN DAN PEMBELAJARAN GEOMETRI SMP BERBANTUAN KOMPUTER Mujiyem Sapti
LIMIT - Pendidikan Matematika No 03 (2006): LIMIT No. 03\Oktober 2006
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.688 KB)

Abstract

AbstrakDalam rangka menunjang pelaksanaan KBK, agar siswa dapat memahami konsep-konsep yang abstrak, perlu digunakan media pembelajaran yang sesuai. Pola belajar merupakan interaksi antara kurikulum, guru, media, dan siswa yang mengalami perubahan seiring dengan perjalanan waktu. Dengan interaksi tersebut menumbuhkan pemikiran untuk dapat membuat siswa mempunyai pengalaman belajar mengkonstruksikan konsep dengan menggunakan media berupa alat bantu belajar komputer dan program. Salah satu program yang dapat digunakan adalah program Wingeom. Dengan aplikasi program ini guru dan siswa memiliki tugas dan peranan yang berbeda dimana guru sebagai fasilitator dan motivator, sedangkan siswa berperan aktif dalam belajar mengkonstruksikan suatu konsep.Kata Kunci: kurikulum berbasis kompetensi, media pembelajaran,program wingeom
TRANSFORMASI LINIAR DAN SIFAT-SIFATNYA Mujiyem Sapti
LIMIT - Pendidikan Matematika No 01 (2005): LIMIT No. 01\Oktober 2005
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1516.636 KB)

Abstract

Dalam ruang vektor dapat dikembangkan hubungan antara masing-masing ruang vektor atas lapangan yang sama dengan suatu fungsi yang disebut transformasi liniar. Dalam transformasi linier selanjutnya dapat ditunjukan sifat-sifat yang dimilikinya. Dengan suatu transformasi linier f maka Kernel (f) dan Image (f) berturut-turut membentuk subruang dari V dan W.Kata kunci: transformasi linier, ruang vektor, sifat, matriks reperesentasi
DESAIN PEMBELAJARAN MATHEMATICAL LEARNING TRAJECTORIES Mujiyem Sapti
LIMIT - Pendidikan Matematika No 12 (2011): LIMIT No. 12\April 2011
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.147 KB)

Abstract

Artikel ini membahas tentang lintasan belajar matematika (Mathematical Learning Trajectories). Lintasan belajar merupakan suatu desain pembelajaran yang memperhatikan tingkat berpikir anak sesuai dengan teori Piaget dan Vigotsky. Lintasan belajar dapat dilakukan untuk membuat grand desain pembelajaran Matematika maupun untuk membuat rancangan pembelajaran pada level tertentu. Pada artikel ini disampaikan langkah membuat lintasan belajar atas dasar suatu ide besar tertentu dan bagian-bagian dari lintasan belajar matematika. Kata kunci: lintasan belajar, Learning Trajectory
Tinjauan Motivasi Berprestasi pada Mata Kuliah Geometri Analitika I Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Purworejo Tahun 2008/2009 Mujiyem Sapti
LIMIT - Pendidikan Matematika No 09 (2009): LIMIT No. 09\Oktober 2009
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.345 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan motivasi berprestasi mahasiswa peserta perkuliahan Geometri Analitika I dari sisi pemilihan tempat duduk, target, keyakinan, pencapaian, serta motivasi belajar. Penelitian dilaksanakan selama 5 bulan dari September 2008 sampai Januari 2009. Populasi penelitian ini mahasiswa semester III Prodi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Purworejo sejumlah 317 mahasiswa. Sampel penelitian 80 mahasiswa diambil dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa lembar pengamatan, kuesioner, dan tes UAS. Analisis data menggunakan teknik desriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemilihan tempat duduk oleh mahasiswa tidak berkaitan langsung dengan tingkat kemampuan mahasiswa dalam hal ini nilai. Sebagian besar mahasiswa membuat target yang tinggi yaitu 75% menentukan target nilai A dan 25% menentukan target nilai B. Target tersebut sebagian tidak diikuti oleh keyakinan mahasiswa tentang ketercapaiannya yaitu 40% mahasiswa merasa yakin memperoleh nilai A dan 57,5%mahasiswa merasa yakin mendapat nilai B dan 2,5% mahasiswa merasa yakin mendapat nilai C. Baru 11, 5% mahasiswa yang memiliki kesesuaian antara target, keyakinan, dan pencapaian nilai.Motivasi belajar mahasiswa cukup tinggi tetapi tidak ada kesesuaian antara tingginya motivasi belajar dengan perolehan nilai.Kata Kunci: Geometri , motivasi, posisi tempat duduk