Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Kapasitas Parking Stand Pada Jam Sibuk Di Terminal 2 Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya Anisa Anastasya; Sundoro Sundoro; Nunuk Praptiningsih
Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN) Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurbisman.v4i3.1886

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kapasitas penggunaan Parking Stand di Terminal 2 Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya pada jam sibuk, mengevaluasi kesesuaian fasilitas yang tersedia dengan kebutuhan. Latar belakang penelitian adalah tingginya intensitas pergerakan pesawat yang sering memicu konflik penggunaan stand, tercatat beberapa insiden pesawat tidak memperoleh Parking Stand sesuai alokasi awal akibat adanya keterlambatan pada pesawat lain. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan melakukan perhitungan berdasarkan data aktual pergerakan pesawat selama Oktober hingga Desember 2025. Analisis data mencakup perhitungan kapasitas harian, identifikasi jam sibuk, dan pengukuran tingkat okupansi. Hasil penelitian Terminal 2 memiliki 9 Parking Stand dengan kapasitas teoritis harian mencapai 60,3 pesawat per hari. Berdasarkan data pergerakan penggunaan stand harian adalah 17,38 pesawat dengan okupansi rata - rata sebesar 28,82%. Jam sibuk secara konsisten terjadi pada pukul 09.00 - 10.00 WIB dengan tingkat okupansi mencapai 66,7%. Kesimpulan dari penelitian ini kapasitas Parking Stand di Terminal 2 masih mencukupi karena nilai okupansi masih di bawah ambang batas 85%. Namun, penggunaan pada jam sibuk yang mencapai 66,7% sudah mendekati ambang batas optimal (70%). Peneliti menyarankan optimalisasi alokasi stand dan pengendalian turnaround time yang lebih ketat pada jam  sibuk.
Kajian Pengawasan Ground Support Equipment (GSE) Terhadap Kelancaran Operasional di Area Apron Bandar Udara Internasional Kualanamu Deli Serdang Christoper Fidesmons; Kardi; Nunuk Praptiningsih
Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol. 3 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v3i2.8995

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya intensitas pergerakan operasional di area apron Bandar Udara Internasional Kualanamu yang menuntut ketersediaan dan pengaturan ruang yang efisien, khususnya terkait keberadaan Ground Support Equipment (GSE). Permasalahan utama yang dijumpai di lapangan adalah masih terdapat GSE yang tidak segera dikembalikan ke Equipment Parking Area (EPA) setelah proses pelayanan pesawat udara selesai, terutama pada waktu operasional malam hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengawasan operasional penempatan GSE oleh Apron Movement Control (AMC) serta dampaknya terhadap kelancaran operasional di area apron. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Pemilihan metode kualitatif dilakukan untuk menggali informasi kontekstual mengenai proses pengawasan dan hambatan di lapangan secara komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AMC telah menjalankan pengawasan melalui patroli rutin dan teguran, namun kepatuhan operator ground handling masih belum optimal. Keberadaan GSE yang tidak dikembalikan secara tepat waktu menyebabkan penyempitan ruang gerak kendaraan operasional, menambah beban pengawasan, dan memicu potensi bahaya (hazard). Kesimpulannya, ketidakdisiplinan dalam penempatan GSE berdampak signifikan terhadap efisiensi dan kelancaran manuver di apron. Rekomendasi untuk penelitian lanjutan adalah perlu adanya kajian mengenai sistem pelacakan (tracking) GSE berbasis teknologi untuk mempermudah unit AMC dalam melakukan monitoring aset ground handling secara real-time.
Rancang Bangun Alat Hose Reel and Drainer Untuk Meringankan Beban Kerja Personel PKP-PK Dalam Pengurasan dan Penggulungan Selang Pemadam Muhammad Salsabiil; Supri; Nunuk Praptiningsih
Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol. 3 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v3i2.9047

Abstract

Proses pengurasan sisa air dan penggulungan selang pemadam kebakaran di Unit PKP-PK Bandar Udara Internasional Kualanamu sebagian besar masih dilakukan secara manual. Metode manual ini membutuhkan tenaga fisik yang besar, melibat dua hingga empat personel, serta memakan waktu lama dengan posisi kerja membungkuk yang berpotensi memicu timbulnya Musculoskeletal Disorders (MSDs) serta kerusakan material selang akibat kelembapan sisa air. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji alat Hose Reel and Drainer yang mengintegrasikan fungsi pengurasan dan penggulungan selang secara mekanis dan terpadu. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) Level 2, yaitu mengembangkan prototype alat dan melakukan pengujian terbatas di lapangan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat ini mampu membuang sisa air hingga 90% pada selang 1,5 inci dan 80% pada selang 2,5 inci, serta merapikan gulungan selang dalam waktu 30–45 detik. Secara keseluruhan, alat ini memangkas durasi operasional dari 1 menit 40 detik (metode manual) menjadi 45 detik (efisiensi waktu sebesar 55 detik) sekaligus memperbaiki postur kerja personel menjadi berdiri tegak yang ergonomis. Rekomendasi penelitian selanjutnya mencakup otomatisasi sistem transmisi menggunakan motor listrik serta penambahan sistem pegas adaptif pada rol penjepit.
Mitigasi Risiko Kebakaran Kendaraan Listrik GATe dalam Keadaan Darurat Area Landside Yogyakarta International Airport Dendy Fu'at Prasetyo; Wahyudono; Nunuk Praptiningsih
Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol. 3 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v3i2.9056

Abstract

Kendaraan listrik GATe (Gadjahmada Airport Transporter Electric) telah dioperasikan di area landside Yogyakarta International Airport sebagai kendaraan operasional berbasis baterai lithium, yang memiliki karakteristik risiko berbeda dari kendaraan konvensional karena berpotensi mengalami overheating, thermal runaway, dan re-ignition, sementara fasilitas charging station khusus dan checklist inspeksi harian kendaraan listrik belum tersedia. Penelitian terdahulu yang relevan masih berfokus pada karakteristik teknis baterai lithium-ion dan keselamatan kendaraan listrik jalan raya secara umum, tanpa mengaitkannya dengan konteks operasional bandar udara, sehingga penelitian ini bertujuan mengkaji potensi risiko, potensi keadaan darurat, dan upaya mitigasi risiko kebakaran kendaraan listrik GATe di area landside Yogyakarta International Airport. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif studi kasus, karena bertujuan memperoleh pemahaman mendalam mengenai fenomena berdasarkan perspektif partisipan pada kondisi alamiah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur kepada empat informan yang dipilih dengan teknik purposive sampling, serta dokumentasi, dan diperiksa keabsahannya melalui triangulasi teknik, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi risiko kebakaran kendaraan GATe dipengaruhi oleh karakteristik baterai lithium-ion, kondisi sistem kelistrikan, dan efektivitas sistem pengendalian operasional; potensi keadaan darurat, menurut proyeksi informan, berupa kebakaran dengan durasi penanganan lebih panjang akibat kebutuhan pendinginan dan pemantauan pascapemadaman; sedangkan upaya mitigasi telah berjalan matang pada pemeliharaan kendaraan dan koordinasi antarunit, tetapi masih tertinggal pada instrumen inspeksi harian dan prosedur penanganan khusus kendaraan listrik. Penelitian ini merekomendasikan penerapan rancangan Daily Inspection Checklist kendaraan listrik GATe sebagai instrumen pelengkap untuk memperkuat identifikasi bahaya pada tahap pra-operasional guna mendukung keselamatan operasional bandar udara.
Optimalisasi Penerapan Pushback and Start Management di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali Riani Riani; Nunuk Praptiningsih; Rahmawati Sukra
Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 3 (2026): September: Jurnal Multidisiplin Indonesia
Publisher : PT. ALHAFI BERKAH INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62007/joumi.v4i3.954

Abstract

I Gusti Ngurah Rai International Airport is one of the busiest airports in Indonesia, with high aircraft movement, particularly during peak hours. This condition may lead to ground congestion that affects the effectiveness of departure operations. One of the operational strategies implemented to address this issue is Pushback and Start Management (PSM). This study aimed to analyze the implementation of Pushback and Start Management and its effect on the effectiveness of departure operations at I Gusti Ngurah Rai International Airport. A quantitative approach was employed using a survey method through questionnaires distributed to Ground Controllers and Pilots. Data were analyzed using descriptive statistics, validity and reliability tests, normality testing, simple linear regression, t-test, F-test, and the coefficient of determination. The results showed that the implementation of Pushback and Start Management was categorized as high, with a mean score of 3.72. Simple linear regression analysis indicated that Pushback and Start Management had a positive and significant effect on the effectiveness of departure operations (p = 0.000 < 0.05). The coefficient of determination (R² = 0.498) indicated that Pushback and Start Management explained 49.8% of the variance in the effectiveness of departure operations. In conclusion, the implementation of Pushback and Start Management contributes significantly to improving the effectiveness of departure operations at I Gusti Ngurah Rai International Airport.
Perancangan Sistem Digital Logbook Sebagai Solusi Pengelolaan Dan Pemeliharaan Peralatan Di Program Studi PKP-PK Tiaraningtyas Febriana Putri Setyawan; Nunuk Praptiningsih; Dimas Kahfi
Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol. 5 No. 3 (2025): November : Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/teknik.v5i3.7840

Abstract

The absence of a good documentation process for equipment management in the Aircraft Rescue and Fire Fighting (ARFF) Study Program at the Indonesian Aviation Polytechnic Curug has led to various issues, such as delayed damage handling, risk of equipment loss, and disruptions in cadet practicum activities. This research aims to design a web-based digital logbook system as a solution to these problems. The study uses a Research and Development (R&D) level 1 approach, which focuses on product design without physical implementation or testing. Data were collected through complete participatory observation and literature studies. The digital logbook system was developed using Google Sites, integrated with Google Forms and Google Sheet to systematically and in real-time record equipment inventory, borrowing, and damage reports. The system was validated using the black box testing method, which confirmed that all features functioned according to specifications and met user needs. The digital logbook is expected to improve efficiency, accuracy, and transparency in equipment management and maintenance within the ARFF academic environment.