Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Siswa Ditinjau dari Gender dalam Menyelesaikan Soal Matematika Hasna Salsabilla Jati; Hilda Amalia; Amanda Amelia Putri; Ayu Faradillah; Rizki Dwi Siswanto
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura 2021: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/snpmunpatti.2021.pp1-8

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemahaman konsep dalam menyelesaikan soal matematika berdasarkan gender. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dimana dalam pengumpulan datanya dilakukan dengan beberapa cara yaitu observasi, pemberian tes uraian, dan wawancara. Subjek pada penelitian sebanyak 2 siswa dengan 1 siswa perempuan dan 1 siswa laki-laki kelas X IPA 1 pada jenjang SMA tahun ajaran 2020/2021. Terdapat 7 indikator pada penelitian ini, yaitu mengulang sebuah konsep; memberikan contoh dan non contoh dari suatu konsep; mengelompokkan objek menurut sifat tertentu sesuai konsepnya; mempresentasikan konsep dalam bentuk representasi matematis; mengembangkan syarat perlu/ cukup suatu konsep; menggunakan dan memanfaatkan prosedur tertentu; menerapkan konsep atau algoritma dalam pemecahan masalah. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep antara siswa laki-laki dan perempuan. Yaitu kemampuan siswa perempuan lebih unggul dari siswa laki-laki. Hal ini dapat dilihat dari skor pemahaman siswa perempuan lebih tinggi dari siswa laki-laki.
Kemampuan Pemahaman Konsep Siswa dalam Menyelesaikan Soal Matematika Ditinjau dari Gender pada Sekolah Menengah Kejuruan Anisa Laela Ramadhina; Khoeri Aji Pangestu; Ayu Faradillah; Rizki Dwi Siswanto
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura 2021: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika Universitas Pattimura
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/snpmunpatti.2021.pp22-34

Abstract

Kemampuan pemahaman konsep matematis sangat penting karena menjadi salah satu tujuan pendidikan nasional dan menjadi fondasi dasar dalam setiap pembelajaran matematika di sekolah. Indikator dalam kemampuan pemahaman matematis siswa meliputi (1) menyatakan ulang sebuah konsep, (2) mengklasifikasikan objek menurut sifatn-sifat tertentu sesuai dengan konsepnya, (3) memberi contoh dan bukan contoh dari suatu konsep, (4) menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis, (5) mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup dari suatu konsep, (6) menggunakan dan memanfaatkan serta memilih prosedur atau operasi tertentu dan (7) mengaplikasikan konsep atau algoritma pada pemecahan masalah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur kemampuan pemahaman konsep matematis siswa jenjang SMK berdasarkan gender. Penelitian tersebut menggunakan metode kualitatif deskriptif. Total subjek pada penelitian sebanyak 2 siswa pada jenjang SMK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep siswa laki-laki lebih baik daripada siswa perempuan. Siswa laki-laki dapat memenuhi 6 indikator sedangkan siswa perempuan hanya memenuhi 5 indikator.
Pelatihan Penanganan Cidera dan Pembuatan Lampu Emergency serta Pemasangan Lampu Penerangan Jalan di Kampung Tunggilis Pojok Korban Bencana Gempa Bumi Cianjur Rosalina Rosalina; Rizki Dwi Siswanto; Khavisa Pranata; Akhmad Haqiqi Ma'mun; Reza Gunadi; Miftahuddin Miftahuddin; M. Adnan Widodo
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 1 (2023): JAMSI - Januari 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.650

Abstract

Pada Senin 21 November 2022 pukul 13.21 WIB terjadi gempa bumi di daerah Cianjur, berkekuatan 5,6 skala rihter, mengakibatkan banyak rumah warga yang rusak dan fasilitas umum hancur. Tim Relawan UHAMKA menitik beratkan pelaksanaan KKM (Kegiatan Kemandirian Masyarakat) hibah insentif dikti ini dipusatkan pada daerah perkampungan diwilayah Cianjur tepatnya di kampung Tunggilis Pojok RT 03 rw 02 desa Ciputri, Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Dampak gempa bumi Cianjur yang lumayan hampir 70% menghancurkan bangunan rumah penduduk dan menguncangkan perekonomian penduduk, disaat malam penerangan jalan menuju ke perkampungan gelap karena rusaknya lampu PJU disepanjang jalan. Tim berinisiatif melatih masyarakat Cianjur yang terkena dampak gempa agar mampu membuat Lampu emergency dalam memenuhi kebutuhan penerangan di tenda- tenda darurat pada malam hari dan melatih mitigasi bencana agar mampu menangani cedera ringan sebagai solusi dalam membantu tenaga medis di masa pemulihan pasca gempa serta membuat instalasi Lampu PJU untuk menerangi jalan utama di malam hari. Alhamdulillah atas dukungan masyarakat yang menjaga sikap gotong royong terhadap pembenahan kampung yang rusak, 90% kegiatan Tim KKM UHAMKA berhasil membantu masyarakat dari sisi penerangan jalan, penerangan rumah dalam kondisi darurat dengan pelatihan dan pemberian lampu emergency serta berhasil melatih warga dalam menangani pertolongan pertama pada kecelakaan.
The effect of GeoGebra android on increasing mathematical understanding ability based on gender Rizki Dwi Siswanto; Dadan Dasari; Agus Hendriyanto; Lukman Hakim Muhaimin; Rahmat Kusharyadi; Sani Sahara
UNION : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/union.v11i1.14462

Abstract

This study aims to describe the increase of students' mathematical understanding ability in learning the two-variable linear equation system (SPLDV) and the two-variable linear inequality system (SPTLDV) with Android GeoGebra media reviewed by gender. This experimental quasi research is one group pretest postest design. The sample in this study was a class XI of 32 students with Purposive Random Sampling techniques. Data collection in this study uses an instrument for a mathematical understanding ability test in the form of a description. The results of the study can be concluded in the learning of Android GeoGebra, the mathematical understanding of male students is significantly different from the mathematical understanding of female students. It means that in learning the Android GeoGebra Improvement of the Mathematical Understanding Ability of Male Students is greater than female students. Thus it can be concluded that in the learning of Android GeoGebra, an increase in the mathematical understanding of male students is better than female students.
PENGEMBANGAN E-LKPD UNTUK MENANAMKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS PESERTA DIDIK Putri, Fadilah Nurul; Siswanto, Rizki Dwi
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika Vol 16, No 1 (2023): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 16 Nomor 1 Februari
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.451 KB) | DOI: 10.30870/jppm.v16i1.16397

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan tujuan menghasilkan produk pembelajaran berupa E-LKPD untuk peserta didik SMA dalam pembelajaran matematika, dengan tujuan mengetahui kemampuan komunikasi matematis peserta didik dan menentukan kualitas media. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) yang diadaptasi dari model pengembangan 4D. Ada empat tahap: mendefinisikan, merancang, mengembangkan, dan menyebarluaskan. Validasi dilakukan oleh validator ahli materi dan ahli media. Penelitian ini dikembangkan dan diujicobakan di salah satu SMA di Jakarta. ELKPD yang dikembangkan diujicobakan pada 9 peserta didik dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Hasil penelitian menemukan bahwa media yang telah dikembangkan berdasarkan hasil uji validitas dalam aspek kualitas tampilan 96,86% dengan kategori sangat baik, aspek text tulisan 95,31% dengan kategori sangat baik, dan aspek rekayasa perangkat 96,86% dengan kategori sangat baik. Hasil uji praktis menunjukkan, dalam aspek kualitas tampilan 91,2% dalam kategori sangat baik, aspek text tulisan 86,81% kategori sangat baik, dan aspek rekayasa perangkat 87,5% dalam kategori sangat baik. Berdasarkan hasil data yang diperoleh menunjukkan bahwa E-LKPD berbasis liveworksheets pada materi SPLTV layak untuk digunakan sebagai media belajar matematika peserta didik SMA dan dapat menanamkan kemampuan komunikasi matematis peserta didik
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI SELF-EFFICACY SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Banowati, Azzeinafitri; Siswanto, Rizki Dwi
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika Vol 16, No 1 (2023): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 16 Nomor 1 Februari
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.861 KB) | DOI: 10.30870/jppm.v16i1.16266

Abstract

This study aims to analyze and describe students’ mathematical understanding abilities in terms of self-efficacy during the Covid-19 pandemic. Methodology in this research used descriptive qualitative. Purposive sampling technique was used to take 6 samples, 1 sample with high self-efficacy male gender, 1 sample with high self-efficacy female gender, 1 sample with moderate self-efficacy male gender, 1 sample with moderate self-efficacy female gender, 1 sample with low self-efficacy male gender, 1 sample with low self-efficacy female gender. Instrument of this study were a questionnaire, a test of mathematical understanding ability and an interview guide. Data analysis technique in this research are data reduction, data display, and conclusion. Test the validity of the data in this study using data triangulation techniques to compare the results of mathematical understanding ability test and the result of the interview. Conclusion of this study are subjects with high self-efficacy of female gender (S2) are better than subjects with high self-efficacy of male gender (S1) in restating a concept both verbally and in writing and classifying objects according to certain characteristics. Subjects with moderate self-efficacy of male gender (S3) were better than subjects with moderate self-efficacy of female gender (S4) in presenting concepts in various forms of mathematical representation and explaining the relationship between one concept and another. Subjects with low self-efficacy of male gender (S5) were better than subjects with low self-efficacy of female gender (S6) in classifying objects according to certain characteristics.
Self Efficacy Selama Pembelajaran Di Masa Pandemi Covid 19 Berdasarkan Gender Siswanto, Rizki Dwi; Juandi, Dadang; Morin, Shelly; Inayah, Sarah
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/anargya.v5i2.7353

Abstract

This study aims to describe self-efficacy during learning during the Covid-19 pandemic based on gender. Using a non-experimental design with a quantitative descriptive approach. Collecting data using 30 statement questionnaires based on every aspect needed to achieve self-efficacy conditions, namely magnitude, generality, and strength. Subjects amounted to 616 respondents, consisting of students and students from various schools and universities, obtained by random sampling technique. Data analysis uses descriptive statistics, which do not aim to draw conclusions about the entire population but rather help understand the details of the sample. The results of the study concluded that, overall, the average self-efficacy of the respondents was in the moderate category. The magnitude aspect is in the medium category and the other is high. The medium category on the magnitude shows the need for attention to the level of task difficulty, meaning that it describes students and students who will be able to do enough to do tasks that are considered feasible and avoid situations and behaviors that are beyond their capabilities. High category on generality, meaning that students’ beliefs and students to complete the given task can take place in appropriate and real situations and psychology. The high category on strength means that students and students have persistent expectations in trying to complete assignments well, even though they do not have experience. Based on gender, it was found that female and male students had self-efficacy, which tended to be the same in dealing with the dynamics of learning during the COVID-19 pandemic.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA BERDASARKAN KEMAMPUAN MATEMATIKA DAN GENDER Sugiarti, Marselia; Siswanto, Rizki Dwi
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/anargya.v5i2.8393

Abstract

This research aims to describe indicators of students' mathematical problem-solving ability in solving story problems related to derivative material in male and female students based on high, medium, and low mathematical abilities. This research is based on the importance of mathematical problem-solving skills and the low ability of students to solve problems, especially in story problems. This research used a qualitative descriptive method. The reduction of data that used is to group male and female students into three categories of mathematical abilities, namely high, medium and low abilities. The selection of research samples used purposive sampling techniques based on the consideration of the last value obtained by students on differential material. The research subjects consisted of 6 grade 11 students with criteria based on mathematical ability and gender. The results showed that only male students were able to meet the indicators of understanding the problem and drawing up a solution plan. Whereas on the indicators of carrying out the settlement, all subjects can write them down precisely. On the indicators of evaluating and drawing conclusions from the results obtained, only female students with low mathematical ability cannot write them down.
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa ditinjau dari Self-Confidence selama Masa Pandemi Covid-19 Rahmawati, Widi; Siswanto, Rizki Dwi
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2022): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.009 KB) | DOI: 10.30605/proximal.v5i2.1904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji kemampuan komunikasi tertulis dan lisan siswa yang mempelajari materi matematika secara online di SMK Al-Bahri selama wabah COVID-19 dalam hal kepercayaan diri. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif-kualitatif, pengumpulan data menggunakan angket, tes, dan wawancara. Sebagai uji keabsahan data, pendekatan triangulasi dilakukan dengan membandingkan hasil temuan ujian kemampuan komunikasi matematis subjek dengan hasil wawancara. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI Teknik Sepeda Motor dan Bisnis dan Otomasi Perkantoran dan Tata Kelola SMK AL-BAHRI yang berjumlah 44 siswa yang dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan tingkat self-confidence yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Penelitian ini menggunakan empat indikator, yaitu materi tekstual dan ilustrasi, hubungan ide matematis, proses penyelesaian, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini mengungkapkan bahwa peserta dengan kepercayaan diri tinggi mampu menjawab pertanyaan pada indikator 1, 2, dan 3, tetapi melakukan kesalahan pada indikator 4. Subjek dengan kepercayaan diri sedang mampu menjawab pertanyaan pada indikasi 2 dan 3, tetapi membuat kesalahan pada indikator 1 dan 3. Sebaliknya, orang dengan kepercayaan diri rendah mampu menyelesaikan indikator 2 dan 4, tetapi membuat kesalahan pada indikator 1 dan 3.
Workshop Penyusunan Modul Ajar pada Kurikulum Merdeka pada Guru Sekolah Menengah Pertama Miatun, Asih; Khusna, Hikmatul; Ulfah, Syafika; Siswanto, Rizki Dwi
BERDAYA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : LPMP Imperium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36407/berdaya.v6i2.1283

Abstract

Curriculum changes are one kind of change in education. Currently, primary and secondary education units use an independent curriculum to replace the 2013 curriculum. The Mathematics Education Study Program, FKIP, UHAMKA, held a workshop on designing teaching modules for the independent curriculum at SMP Negeri 79 in Jakarta as part of its community service activities. This training activity involved a total of 33 people. As a result of this activity, participants have a better understanding of how to prepare teaching modules. Based on the evaluation findings for the speaker's method of delivering material, 32% of participants said they were highly satisfied, 59% said they were satisfied, and the rest were less satisfied. Furthermore, in terms of activity usefulness and participant satisfaction with its implementation, 64% were highly satisfied, 27% were satisfied, and the remaining 9% were less satisfied.